
Grace merasa senang bertemu Lian. Hampir saja Lukas memaksa nya .
" Apa dia mengancam mu Grace ?"tanya Emma menatap Grace.
" Ya begitulah " jawab Grace sendu
" Rupanya dia harus di beri pelajaran agar bisa sadar sepenuhnya " kara Emma
" Itu bagus Em biar dia kapok , kau harus hati hati Grace . Aku pikir dengan berjalan nya waktu dia bisa berubah Tapi sangat disayangkan dia tak pernah sadar diri " kata Lian pelan . Sambil menunggu teller untuk melayani nya
" Iya Li, kita menunggu disini ya Li " kata Emma Yang mencari tempat duduk bersama Grace
" Ya " kata Lian.
Sedangkan disisi lain Nathan dan Dion sedang berdiskusi. .Cukup lama mereka berunding sampai akhir Nathan meminta waktu berpikir Karna dari pihak Cina tak bergeming dengan keputusan mereka
" Apa kita batalkan saja bos . Sepertinya sia sia bila mereka tetap kekeh Dengan ego mereka biarkan saja perusahaan nya kolaps " kata Dion.
" Kita ulur waktu. saja dalam tiga hari mereka tak menghubungi kita Berarti kita tak bisa membantu mereka. Toh masih banyak perusahaan Lain yang butuh kita " kata Nathan Tak ambil pusing . Karena masih bisa berinvestasi dengan perusahaan lain
" Baik bos ayo kembali " kata Dion beranjak dari kursinya.
" Ya kita akan makan siang setelah ini Tanya kan Katrina dimana kita akan bertemu " kata Nathan yang ikut berdiri. Lalu keduanya meninggalkan tempat itu.
Dan tampa sengaja Nathan melihat Rose
sedang bersama Elisabet .
" Dion bukannya itu Eli " kata Nathan
" Ya dia bersama sekutunya " kata Dion santai.
" Bukannya kau bilang dia hamil . Kenapa tak terlihat perutnya membesar " kata Nathan heran
" Entahlah bisa saja dia aborsi " kata Dion Yang cuek karna tak mau mengurusi wanita yang tak jelas.
" Astaga .... ayo pulang " kata Nathan yang lalu melangkah diikuti Dion dibelakangnya.
Keduanya pun sampai di parkiran mobil ketika Nathan dan Dion hendak masuk mobil terlihat Lukas datang dan langsung memukul seorang pria yang tak dikenal.
" Bos....." kata Dion.
" Kita Lihat saja " kata Nathan pada Dion.
Yang masuk mobil dan membuka kaca jendela mobil .
" Kau gila kenapa bisa gagal menculiknya . Dan kenapa dia tak kau habisi " kata Lukas.
__ADS_1
" Maaf tuan temannya yang bernama Ayse itu cukup brani Dia bisa ilmu bela diri. Jadi kami tak bisa menculiknya kemaren " kata pria itu menghapus darah di bibirnya .
" Ok lain kali jangan sampai gagal " kata Lukas.
" Baik bos " kata pria itu. Lalu Lukas pun pergi meninggalkan parkiran. Membuat Nathan dan Dion saling pandang .
" Dia pasti lagi butuh uang sampai ingin mencelakai istrinya sendiri " kata Dion.
" Telpon Emma katakan itu pada Grace " kata Nathan . Yang tak mengerti sifat temannya itu tak berubah . Padahal Grace gadis yang baik dan juga pekerja keras..
*******
Makan siang semua berkumpul di sebuah restoran vvip yang dipesan Katrina . Yang cukup nyaman dan juga di ruang tertutup
" Hei ....kenapa Lian tidak bersama kalian
" kata Alexa bertanya ketika Nathan dan Dion datang
" Apa mereka belum datang ?" tanya Nathan.
" Mungkin masih di jalan tadi mereka masih di bank " kata Katrina yang tadi sempat menelpon Emma .
" Ya sudah kita tunggu saja sambil kita memesan makanan " kata Dion.
Sedangkan Lian dan Grace juga Emma baru saja keluar dari bank Ketika dua orang pria tak dikenal menyeret Grace . Ketika Grace berdiri disamping Emma.
" Bug .... bug....
" Grace menjauh " kata Lian ketika dua pria itu ingin menyerang Lian
" Baiklah apa mau kalian " kata Lian
" Kami hanya menginginkan teman mu itu kau tak perlu ikut campur urusan kami " kata dua pria itu .
" Baiklah bilang Lukas bos kalian itu. Dia tak akan pernah bisa mengambil sesuatu Yang bukan haknya . " kata Lian menyiap kan kuda kuda untuk berkelahi..
Dua pria itu pun saling pandang Dan bukan nya menyerang Mereka langsung kabur Mengunakan motor trail dan menghilang cepat dari tempat itu..
" Lah kok kabur sih " kata Lian bingung
" Heh ....cemen belum apa apa sudah takut mereka Li dengan mu Padahal baru mulai ." kata Emma terkekeh .
Grace yang melihat itu pun terbengong bengong.. " Ada apa dengan mereka " kata Grace heran.
" Mana ku tahu belum mulai sudah main kabur aja Padahal mau olahraga siang nih " kata Lian terkekeh
" Kau menakuti mereka Li, maka nya mereka kabur " kata Emma...
__ADS_1
" Ya sudah ayo kita makan siang , Grace sebaiknya untuk sementara kau tinggal
di mansion kak Ray saja dulu. Biar Callan dan Al bisa berteman. .Bilang mertua mu Kau ambil cuti sebulan biar bisa melihat reaksi Lukas setelah kau pergi " kata Lian ketika mereka masuk mobil.
" Iya jangan pertemukan Callan padanya " kata Emma menambahi.
" Ya Li, nanti aku minta Ayse menjemput ku biar mertua ku tak curiga . Aku ngak enak karna mereka sangat baik padaku . Hanya saja kenapa Lukas tak seperti mereka " kata Grace kecewa
" Yah... begitu lah orang yang buta uang. Kau perlu membuka hati untuk pria lain Grace Dan hidup bahagia. Bercerai lah dengan nya . Dan jangan menyiksa diri " kata Lian memberi saran .
" Iya Grace kami mendukung mu " kata Emma yang lalu menghidupkan mesin mobil Dan membawanya meninggalkan tempat itu Menuju restoran tempat mereka makan siang.
**********
Sedang kan Ayse baru saja selesai meeting dengan Rayyan dan Jhon ketika
Seseorang ingin bertemu Rayyan.
" Suruh dia keruangan ku " kata Rayyan
" Baik pa " kata sekertaris Rayyan.
Tak lama datang seorang pemuda Yang tak lain adalah Kenan Pemuda yang pernah menolong Lian yang menemukan nya dipinggir pantai.
" Kenan masuk lah " kata Rayyan.
" Trimakasih kak " kata Kenan yang lalu duduk sopan di hadapan Rayyan .
" Apa ada yang perlu aku bantu " kata Rayyan Pasti Kenan sedang butuh bantuan bila pria itu datang kepadanya
" Maaf kak , bila merepotkan Kak Rayyan lagi Tapi kali ini aku minta tolong selamatkan lah lahan pinggir pantai itu. Disana ingin di bangun resort Dan kami penduduk sana di usir oleh pemilik pengembangnya .." kata Kenan.
" Hah..... apa lahan itu sudah di lelang " kata Rayyan kaget. Karna kemaren ia memang sempat mendengar rencana pengembangan resort
" Aku tidak tahu kak " kata Kenan mengeleng. karna memang tak mengerti
" Baik lah apa kakek Beni mu sehat " kata Rayyan
" Ya dia baik baik saja. Beliau lah yang menyuruh ku untuk minta bantuan kak Ray " kata Kenan jujur
" Baik ... kau ikut kerumah ku nanti...Kau ceritakan masalah ini dengan Girl dia sudah kembali kesini " kata Rayyan.
" Hah.. ..benarkah kak syukurlah " kata Kenan kaget tapi juga senang.
Rayyan tersenyum ..Ia berencana ingin melihat Lian membeli wilayah resort itu Dan bekerja sama dengan Nathan Agar Bisa mengalah kan Brian Rivalnya Yang sedang gigih ingin membeli wilayah sengketa lahan pesisir pantai itu. Karna menurut Rayyan Tempat itu cukup eksotis untuk tempat wisata Dan bagus untuk investasi masa depannya.
"' Ok de sudah waktunya aku melihat bakatmu sebelum aku pulang " kata Rayyan dalam hati. Tersenyum penuh arti
__ADS_1