Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 252


__ADS_3

Lian pun menceritakan kalo saat itu ia Dalam kondisi ngantuk ketika pulang kerja dan ia digendong Nathan juga dipangku Nathan ketika di mobil karna ia sedang hamil


" Jadi lho hamil ?" kata Grace


" Ya hamil lah Grace kalo digoyang terus masa ngak " kata Jasmine terkekeh


" Ya ampun beb untung ngak pa pa kalo itu sampai terjadi bisa gila tuh big bos kehilangan dua nyawa " kata Grace yang baru tahu sahabat nya itu hamil


" Iya Allah masih sayang sama big bos Grace Maka nya ngak ngambil nyawa ku Kasihan suami baru ditinggal " kata Lian tersenyum


" Plak......." pukul Grace ke kaki Lian


" Auw ...apa sih Grace pake kdrt " pekik Lian


" Hahaha ...... kalian ini ada ada saja " tawa Jasmine


" Lihat kak kelakuan adik ipar mu diajak ngomong serius malah bercanda tuh " protes Grace


" Hahaha...... biasa Grace mentang mentang punya suami tajir yantai dia Padahal kita sudah panik mikirin dia . Aku saja sempat deg degan lihat beritanya sampai kakak teriak teriak sama pelayan karna panik eh tahunya dia tidur " kata Jasmine


""itu nama nya keajaiban kak karna tidur aku ngak sadar Dan tuhan menolong ku


Lagian mereka ngak tahu rencana Allah kan sengaja biar penembak nya senang mengira aku sudah mati " kata Lian


" Itu pasti Li, pasti dia sedang pesta


malam ini Karna bisa membunuhmu Dan mungkin dia sekarang tinggal mengincar Nathan saja " kata Grace


" Ya mungkin saja Tapi aku harap dia


Berpikir dua kali untuk berpesta karna


Tak ada pemakaman " kata Lian


Lama ketiga nya ngobrol begitu juga dua bocah yang asyik berceloteh seakan mereka juga ngobrol berdua .Entah apa yang diobrolkan hanya tuhan yang tahu karna mereka asyik sambil bermain .


Sedangkan diruang tengah semuanya asyik ngobrol dengan seusianya masing masing .Hingga tak terasa waktu berjalan cepat .


" Ya ampun nyonya Aira ini sudah malam maaf kami menganggu waktu kalian istirahat " kata mami


" Oh tidak sama sekali nyonya Neni karna kami sudah tidur lama di pesawat " kata Bunda Aira lalu keduanya menuju kamar Al untuk mengajak Grace dan Callan pulang . Namun Callan menolak membuat semua orang tertawa. Karna Callan hanya mengelengkan kepalanya tidak mau pulang

__ADS_1


Sedangkan di club Bin masih mengawasi Mayat pria yang sedang duduk .Chris yang pulang untuk berganti pakaian


" Hei ......kenapa kau duduk saja disitu siapa kau " kata seorang keamanan dan bug........ Mayat pun terjerembab ke lantai


" Bos ...... dia sudah mati....." kata security


itu kaget


" Siapa yang melakukan nya " kata seorang pria yang tak lain manajer club .


" Dia mati bunuh diri " kata seorang wanita yang juga seorang mahasiswa kedokteran yang ikut berjudi


" Ngak mungkin " kata manajer itu kaget lalu menelpon sang bos Dan bos mereka meminta pada pelanggan untuk tutup mulut .Dan tak melapor polisi. Karna pria itu bunuh diri . Tak lama Eduardo datang bersama beberapa anak buahnya dan ...


"Astaga kenapa ia bisa bunuh diri sendiri Bagaimana bisa dia mati disini " kata Eduardo murka . Namun terlihat jelas ia terkejut


" Heh......rupanya kau orang nya " kata Bin


Yang melihat ekspresi wajah panik Eduardo Yang menyuruh anak buah nya untuk mengangkat jasad pria itu Dan lalu mengajak sang manajer bicara . Di sebuah ruangan Dan Bin pun mengendap endap untuk mencuri dengar pembicaraan keduanya


" Antar jasad nya keluarganya cek semua cctv dan cari tahu siapa yang melakukan nya " kata Eduardo pada bawahan nya . Yang membuat Bin cepat pergi dan bergegas meninggal kan club perjudian itu. Dengan motornya menuju markas mereka di sebuah Villa


Di mansion Rayyan Callan tetap tak mau pulang . Grace mencoba membujuk nya Namun tetap juga tak mau membuat Lian terkekeh


Namun Callan memberi kode bahwa Callan ingin bobo dengan Al yang membuat semua orang gemas .Di tambah Al merangkulnya .


" Hadeh.......dia tahu Grace Maka nya kalian menginap disini saja " kata Lian


" Kami juga akan menginap disini " kata Lian


" Lian benar nyonya Neni menginap lah disini" kata bunda Aira karna memang banyak kamar kosong .


.


" Baiklah biar kutanya kan dulu pada mereka " kata mami Yang bergegas keluar dan menanyakan kepada suami dan putranya .Dan mereka pun setuju


Lalu Jasmine menyuruh pelayan untuk menyiapkan kamar


Malam itu pun mereka menginap di mansion Rayyan karna sudah larut malam


Sedangkan Al dan Callan tetap asyik bermain Sampai lelah akhirnya Grace pun membawa Callan tidur

__ADS_1


Sedang kan di sebuah cafe Bin dan Chris bertemu sambil duduk di santai sambil menyesap kopi pahit .setelah Bin mampir Villa


" Dia bernama Eduardo setelah dapat bukti dan akurat kita bisa melaporkannya pada bos " kata Bin


" Ya kita akan mengawasi nya Seperti nya dia ikut merencana nya Atau bisa jadi dia dalangnya " kata Chris


" Ya ....aku juga berpikir begitu .Ayo kita pulang besok kita bahas lagi " kata Bin yang sudah lelah .


" Ok yuk " kata Chris juga lalu keduanya pun pergi meninggalkan tempat itu.


Sedangkan Eduardo kembali menyuruh orang untuk mencari dimana Lian dirawat Karna dari sore tadi ia juga belum mendapat kan hasil Karna ponsel Nathan slalu sibuk Dan tidak tahu kabar Nathan dan Lian terkini


"' Sialan kemana Nathan membawa istrinya Tidak mungkin ia menyembunyikan nya dirumah nya 0 sedangkan luka nya luka tembak dan lagi Dan kalo pun ingin selamat ia harus operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di punggung nya " kata Eduardo berpikir.


" Aneh tapi aku belum bertemu dengan nya. Aku akan mengirim orang untuk mengawasi Nathan Dan tetap akan mencari tahu kemana Nathan menyimpan dan menyembunyikan istrinya itu " kata Eduardo penasaran karna ia belum melihat jasad istri Nathan .


Sedangkan Nathan berbaring memeluk Lian sambil memejam kan mata nya Memikirkan orang orang yang ingin mencelakainya. Yang slalu saja terhalang


Lian Yang menjadi takdirnya .


Entah mengapa Lian slalu menyelamat nya . Entah itu sengaja atau tidak tapi Slalu saja Nathan bisa lolos dan selamat.


" Aku harus memenjarakan mereka seumur hidup Agar tahu rasanya sakit " kata Nathan


Karna kalo tidak menghukum mereka pasti mereka akan senang dan masih berkeliaran bebas diluar sana Dan akan mengincar nya lagi .


Untungnya Nathan bekerja sama dengan Lian dan Rayyan yang membantunya


Untuk mengungkap siapa saja musuh musuh nya Yang nyata atau tidak nyata


Yang selama ini bertopeng dan bersikap manis padanya Apalagi ia juga harus tahu teman teman nya mana yang berkhianat


Sedangkan Bin baru saja sampai dan masuk ke dalam mansion Rayyan Ketika seseorang menahan nya


" Siapa kau " kata pria itu menatap Bin


" Ya ampun Sam kenapa kau tak mengenaliku " kata Bin membuka penyamaran nya .


" **** .......kau membuatku kaget " kata Sam Yang lalu membiarkan Bin lewat


begitu saja

__ADS_1


.


__ADS_2