
Lian terpaksa menelpon sang kakak Untuk minta izin pulang malam Karna alasan menemani bosnya di pertemuan bisnis
Yang siang tadi mengadakan pertemuan.
Suasana gedung tempat pertemuan sangat megah. Lian terlihat cantik dengan gaun soft pink dress nya. Nathan tak sekalipun mau melepas tangannya. Ia mengenggam tangan Lian erat. Sejak mereka turun dari mobil .
" Hai tuan Nathan apa kabar ? wow rupanya tahun ini anda sudah punya seseorang yang spesial ya " kata relasi bisnis Nathan.
" Oh iya kenalkan ini Ana spesial woman in my life " kata Nathan sumringah.
Membuat Ana tersenyum walau sedikit cangung. Karna Nathan memperkenalkan nya pada semua orang.
" Senang bertemu anda nona Ana , Saya
Dave dari perusahaan xxx" kata Pria itu tersenyum.
" Senang juga bertemu anda tuan Dave kata Ana ramah Sambil menerima tangan Dave lalu menariknya cepat. .
Acara itu pun makin meriah Karna para tamu semakin bertambah Dan tampa sengaja . Nathan bertemu dengan temannya. Disana ada Brian dan juga Jeb . Dan juga Rayyan yang sedang ngobrol bersama Mark yang tak di sadari oleh Lian. Rayyan yang juga termasuk pengusaha muda Dijajaran teratas Hadir mulai siang tadi Dan itu tampa sepengetahuan Nathan . Sedang Rayyan sudah tahu siapa pria bos magang adiknya
" Hai ....... Nona Ana senang bertemu " kata Jeb yang tersenyum pada Ana dan Nathan.
" Sama sama tuan." kata Ana.
" Hai mr Nathan senang bertemu anda disini . Wah ..rupanya anda membawa seseorang yang spesial who is she ?" kata Bastian yang menyapa Nathan
" Oh ini istriku Ana " kata Nathan sumringah yang membuat seseorang berbalik badan melihat keduanya . Dan keduanya cukup terkejut
" Istri......Apa ada sedang bercanda tuan Nathan ?" kata pria itu yang membuat raut wajah Nathan berubah dan Ana terbelalak.
Melihatnya.
" Hai bro , dia istri tuan Nathan rupanya. aku pikir tuan Nathan masing lajang " Kata Bastian. tersenyum pada Rayyan
Deg.....
" Kak maaf....ini.." kata Lian tergagap.
" Kau bisa menjelaskan nanti dirumah " kata Rayyan yang menatap tajam Nathan.
Namun Nathan bersikap tenang..
__ADS_1
" Apa nanti kita bisa bicara tuan Rayyan " kata Nathan
" Why not, apa ada Masalah ?" kata Rayyan tersenyum tipis. Yang membuat Nathan sedikit minder dengan kakak dari wanita pujaannya itu.
" Hanya masalah pribadi " kata Nathan Yang tak sedikit pun melepaskan genggaman tangannya pada Lian .Yang dilihat jelas oleh Rayyan
" Ok slamat menikmati , saya mau ngobrol dulu dengan Mark " kata Rayyan yang lalu memisahkan diri dari kumpulan pria itu. Lian yang menyadari Rayyan pergi pun menatap Nathan .Nathan yang tahu pun mengangguk.
" Maaf saya harus ke kamar kecil " kata Lian dan lalu mengejar Rayyan.
Nathan membuang nafas kasarnya melihat Lian mengejar sang kakak Pastinya ia tahu kenapa Lian menyusul Rayyan
" Kak tunggu " kata Lian yang menghampiri Rayyan Yang berbalik badan ketika Lian menghampirinya.
" Ada apa ?" kata Rayyan dengan wajah datar
"' Maaf Nathan hanya bercanda nanti Lian jelaskan sama kakak " kata Lian gugup.
" Apa yang mau kau jelas , dia memperkenalkan mu kemana mana sebagai istri nya. Apa kau tidak sadar itu sebuah pelanggaran yang sangat riskan.
" Istri .....Lian .!!! bukan kekasih Apa kalian sudah menikah ?" kata Rayyan .penuh penekanan
"' Kak itu cuma ....."
" Apa ....apa kau tak bisa membedakan kekasih dan istri Lian.... apa kalian sudah tidur bersama Kenapa kau lakukan Apa kau tahu itu hal yang sangat ........" omel Rayyan panjang .
" Ya kami sudah tidur bersama , aku mencintainya . Aku akan bertangung jawab " kata Nathan yang tiba tiba muncul.
" Pa..... kenapa kau .......
" Aku mencintaimu Ana, aku meminta restu pada kakakmu , restui kami " kata Nathan menghiba pada Rayyan Dan berlutut di depan Rayyan . Yang menjadi perhatian dari orang orang di sekitar meraka. Ya membuat mereka berbisik bisik Tapi Nathan tak perduli .Karna ia ingin memperjuangkan cintanya..
Rayyan yang melihatnya . Membuang nafas kasar " Berdiri lah jangan merendah kan dirimu ' kata Rayyan .
" Tapi aku ingin kau merestui kami " kata Nathan . Yang masih berlutut didepan Rayyan Yang membuat Lian serba salah
" Pa bangunlah " kata Lian menarik tangan Nathan yang lalu membuat Nathan berdiri lagi. Dan Rayyan menatap intens Nathan.
" Kau tak seharusnya tak memintanya pada ku .Masih ada orang tua kami yang seharusnya merestui kalian "kata Rayyan.
" Kak biar nanti Lian jelaskan, pa Lian akan pulang dengan kak Ray ya " kata Lian yang lalu melepaskan genggaman tangannya pada Nathan . Yang dianggukan Nathan . Dan Lian lalu merangkul tangan Rayyan meninggalkan gedung pertemuan itu. Yang membuat orang bertanya tanya Ingin tahu apa yang terjadi.
__ADS_1
" Hei bro ada apa Apa kau kalah bersaing " kata Jeb dan Brian yang tadi sempat melihat Nathan berlutut.
" Ku rasa jelas dia memilih Ray dia lebih tampan darimu dan juga masih muda " kata Brian mengejek Nathan karna senang bisa membuat Nathan terpojok. dan kalah.
" Aku belum kalah aku baru memulainya." kata Nathan datar yang masih melihat kepergian Rayyan dan Lian
" Hahaha ..... oh ya buktinya Ana memilihnya dan pergi meninggalkanmu " kata Jeb
" Ya padahal.kau lebih unggul sedikit dari Rayyan " ledek Brian.
" Ana adiknya tuan Rayyan jelas Ana membelanya. Karna kakak nya tetap yang utama baginya " kata Nathan
Uhuk........ uhuk..........
" Brian pun terbatuk mendengar apa yang Nathan katakan barusan. Begitu juga dengan Jeb yang terbelalak tak percaya mendengar perkataan Nathan.
" What........Are you kidding" kata Jeb tak percaya.
" Hei kau serius bro " kata Brian yang juga kaget tak percaya.
" Tadi aku hanya memohon pada nya agar dia merestui kami " kata Nathan
Yang membuat Brian dan jeb terdiam .Dan saling pandang satu sama lain .Karna mereka tak menyangka sekertaris Nathan adalah adik dari seorang Rayyan yang mereka kenal . Sebagai pebisnis paling termuda Dan juga tak bisa di pandang sebelah mata. Karna cukup di segani dan pengaruhnya cukup besar di Amerika
" Oh my Good .Aku tak menyangka kalo dia adik Tuan Rayyan . Apa kau dan Ana serius menjalin hubungan?" kata Brian menatap Nathan
" Apa kau pikir aku bercanda , kalo aku bercanda aku tak perlu memohon padanya. " kata Nathan . Yang lalu berbalik badan dan meninggalkan Brian dan Jeb yang melongo.
" Astaga ..... gila kenapa dia slalu lebih beruntung dari kita " kata Jeb.
"Entah lah seperti nya dia slalu di dekati Dewi Fortuna. " kata Brian yang slama ini cukup iri dengan kehidupan Nathan Yang slalu ada dalam lingkaran keberuntungan Bahkan sekarang punya kekasih seorang adik pengusaha muda Yang juga sukses Yang pastinya membuat kekuatan Nathan agar bertambah .Dalam dunia bisnis.
**********
Di mobil Lian menceritakan semuanya. Tentang semua yang terjadi antara dirinya dan Nathan yang membuat Rayyan sempat marah . Namun ia masih bisa memaafkan Lian. Karna bagaimana pun Nathan juga pria baik baik dan tak buruk di mata Rayyan.
" Apa kau juga menyukainya ?" tanya Rayyan melirik Lian.
" Aku............." kata Lian yang bingung dengan perasaanya.
" Tak perlu dijawab .. " kata Rayyan yang tahu persis siapa Lian .Lalu mempercepat laju mobilnya menuju mansion nya .
__ADS_1