Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 145


__ADS_3

Lian pun lalu menuju tempat tidurnya sambil tersenyum. Dan dan merebahkan tubuh nya Lalu memejamkan matanya . Berharap tidur nya bermimpi indah


*******


" Pagi sayang ayo kita sarapan " kata bunda yang ikut membantu bi Maria meyiapkan semua.


" Apa kita pulang sore ini bun " kata Lian.


" Iya sore ini sayang , bersiap siap lah Papah hanya menghadiri rapat saja sebentar Bersama kak yan mu " kata Papah Bian


" Ya pah Lin akan pergi kekantor sebentar Untuk minta izin dan membereskan berkas Agar selama Lian tinggal Emma nggak bingung ' kata Lian menarik kursi untuk duduk.


" Berarti kau akan lama disana Li " kata Ayse


" Ya sekitar semingguan Ay, kalian jaga diri ya Hati hati slama ku tinggal Grace ingat ....!!!! " kata Lian mengingat kan


" Ya Li trimakasih sudah mengingatkan " kata Grace.


" Ayo pah, pimpin doa kita sarapan " kata bunda ketika Rayyan sudah duduk di kursinya.


" Ya " kata papah Bian memimpin doa. Lalu mereka pun sarapan bersama.


Semuanya sarapan dengan lahap. Tadi sesekali Grace dan Ayse saling pandang seolah ada yang ingin mereka tanyakan pada Rayyan. Lian yang melihat itu pun langsung menatap Ayse.


" Ada apa Ayse kok kamu gelisah " kata Lian mumpung kak Rayyan disini Tanyakan saja " kata Lian .Seraya menatap sang kakak.


" Ada apa ? " kata Rayyan .


" Itu kak apa saya masih di bagian office atau departemen . Karna Mr Roy menolak kalo saya masih disana . Katanya karyawan penuh . " kata Ayse Karna ia memang menunggu keputusan Rayyan untuk pindah. Karna sewaktu masuk kantor Rayyan tak ada karna pulang


"' Nanti kita berangkat sama sama Biar ku tunjukkan tempat mu Dan ruangan mu apa kau sudah bertemu Jhon kemaren ." tanya Rayyan


" Belum kak, rencana nya Mr Roy bilang hari ini .


" Ya sudah " kata Rayyan menghela nafas.


Sedang kan Grace bingung . Karna ia juga ingin bertanya tapi bingung apa yang ingin ditanyakan nya.


" Trus Grace gimana kak? kata Lian yang mewakili pertanyaan Grace . Yang membuat Grace tersenyum Karna Lian mengerti apa yang ia ingin tanyakan .

__ADS_1


" Grace untuk sementara tetap di mansion


Kerja nya cukup bagus .Nanti aku akan menyuruh Jhon memperbaiki data online agar Grace bisa terhubung langsung kekantor . Kau aman disini " kata Rayyan.


" Iya kak Trimakasih kak ' kata Grace senang lalu tersenyum..


Papah Bian dan Bunda Aira pun hanya tersenyum Dengan apa yang mereka dengar . Karna Rayyan cukup tegas dan bijaksana bersikap pada bawahannya


Setelah selesai Lian pun kekantor dengan Emma Dan Ayse bersama Rayyan .Sedang papah Bian dan bunda Aira sedang packing Karna nanti siang Papah Bian akan menghadiri pertemuan. di sebuah hotel yang ditemani bunda Aira.


**********


Kantor masih lengang ketiga Lian dan Emma sampai. Keduanya naik lift langsung menuju lantai tempat mereka bekerja.


Ting....... pintu lift pun terbuka.


" Alhamdulilah akhir nya aku bisa pulang juga Em . Aku kangen rumah " kata Lian


" Ya syukurlah Li, aku juga rindu dengan negara ku tapi mau apa lagi .Masa pulang kesana hanya untuk kerja di dapur .Trus ijasah ku ngak ke pake dong " kata Emma.


" Hahaha......... masih jahiliyah saja ya aturan daerah mu . Ya kaya di jaman orang tua dulu . Perempuan hanya di taruh didapur dikasur dan di sumur .Dan juga dibatasi gerak gerik nya. Tapi ini sudah modern Em . Emansipasi wanita perlu...Harus berjuang kita sederajat cuma tanggung jawabnya saja yang berbeda " kata Lian.


"' Ya bersabarlah beb .. nabung dulu yang banyak. Lalu buktikan pada keluarga mu Kau bisa berdiri dikaki mu sendiri. Buat apa sekolah tinggi tinggi kalo akhirnya cuma disuruh melayani suami. Tampa dihargai dan di poligami lagi " kata Lian.


" Iya benar Li, kau beruntung Li mendapat kan pria yang mengerti posisi mu dan juga menghargai mu.. Dan membebaskan kita berkarier tampa harus mengatur kita . Ditambah jaman era moderen sekarang wanita diperlakukan sejajar " kata Emma.


" Iya lah itu harus Em. Aku dan pa Nathan itu adalah bos dan atasan tapi kita harus tetap kompak. Dan lagi saling menghargai karna itu perlu dalam team work. Beda lagi dalam percintaan kita sejajar. .Dan aku senang pa Nathan tak membatasi ku Dia memberikan kebebasan pada ku untuk berkarier.." kata Lian.


"' iya Li, itu yang membuat ku salut.. Begitu juga pada papah dan bunda mu Mereka tetap rukun dan harmonis walau bunda mu bekerja. Dan aku iri bisa seperti itu. " kata Emma.


" Ya Em bunda memang sudah lama berkarier Tapi ia juga tak .melupakan tanggung jawab nya pada anak .anaknya . Papah tak pernah membatasi nya .Dan mereka saling mendukung satu sama lain dalam pekerjaan karier dan juga rumah tangga Dan aku dan kak Rayyan lah hasilnya. Kami bisa mengerti bagaimana papah dan bunda . Menjalani kehidupan mereka Keluargga harmonis sukses dalam kehidupan dari segala aspek ..Karier bisnis keluargga dan cinta. " kata Lian bangga.


" Oh my good itu pasti sulit tapi seiringnya waktu berjalan kita pasti bisa Li...Karna kita saling mendukung " kata Emma


" Ya benar Em maka nya ayo semangat bekerja " kata Lian


Ketika asyik ngobrol . Nathan pun datang dan menghampiri meja Lian


" Pagi pa " sapa Lian dan Emma..ketika bosnya itu menghampiri meja keduanya

__ADS_1


" Morning too..Ana apa kau jadi cuti .hari ini ?" tanya Nathan.


" Ya pa jadi. Sore ini saya pulang bersama orang tua saya " kata Lian.


" Baiklah bawa laporan mu , aku akan berikan gajimu " kata Nathan berlalu


" Alhamdulilah " kata Lian tersenyum yang langsung disenggol Emma.


" Akhirnya gajian juga " kata Emma. menyindir.


" Iyalah masa ditahan terus " kata Lian terkekeh karna bulan kemaren ia belum gajian begitu juga bulan ini.


" Ya sudah aku antar laporan dulu ya " kata Lian.


"Ya tapi jangan macam macam ya didalam entar ku intip lho " goda Emma.


" Ish apaan sih ngak lah " kata Lian berlalu sambil tersenyum


Yang membuat Emma juga tersenyum pada sahabat nya itu


" Semoga kau bahagia Li. Karna kau sahabat terbaik kami. Dan kau pantas mendapatkannya " guman Emma. .Yang menatap punggung Lian menghilang dibalik pintu.


Disisi lain Ayse baru saja duduk dimeja kerjanya Untuk mulai pekerjaannya hari ini.


" Wah tumben rajin mau cari muka sama Mr Roy ya biar cepat naik jabatan " sindir seseorang. pada Ayse.


" Eh.... Key baru datang " kata Ayse yang tak mau menangapi perkataan Keyla . Karna ia tak ingin mencari musuh apalagi ia karyawan baru.


" Iyalah .....tumben rajin atau kau mau memikat pria dari departemen lain " kata Keyla menyindir


' Ya kalo bisa ngak masalah sih Key Apalagi bisa naik jabatan Bila perlu sih merayu Ceo sekalian biar cepat naik iya kan " kata Ayse santai meladeni Keyla


" Wah pantasan kau langsung naik jabatan


rupa nya kau wanita seperti itu " kata Mr Roy yang berdiri di depan pintu. Yang lalu menghampiri meja Ayse


" Nih jabatan mu naik ke departemen keuangan pagi ini juga " kata Mr Roy menatap Ayse tajam. Memberikan surat rekomendasi pada Ayse


" What.....bagaimana bisa " kata Keyla kaget tak percaya.

__ADS_1


.


__ADS_2