Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 169


__ADS_3

Mommy mengelengkan kepalanya . Karna Elisabet adalah pilihan nya .Agar Nathan bisa melupakan Ana yang sudah meninggal . Namun Nathan tak pernah bisa melupakan semua kenangan itu. Yang membuat Mommy Sheila harus bisa mengalihkan perhatian Nathan .


Sudah tiga hari ini Nathan tidak pulang dan Eli berkerja menjadi sekertaris Nathan .


Dan ia berusaha bersikap profesional untuk bisa menangani pekerjaan. Nathan membiarkan saja apa mau Eli Ia ingin melihat sejauh mana Eli bisa bersaing dengan Ana.


"' Ini jadwalnya sayang " kata Eli bersikap manis pada Nathan


"' Ini kantor , jaga ucapan mu kau sekertaris ku bukan siapa siapa disini" kata Nathan dingin.


" Astaga..... kalo bukan karna uang mu dan pengaruh mu Aku sudah membuatmu membusuk di kolong jembatan Nat " kata Eli dalam hati . Karna tak mungkin ia berani seperti itu pada Nathan seenaknya karna Nathan belum memberikan apa pun.


" Baik pa " kata Eli dengan hati dongkol . Lalu meninggalkan ruangan Nathan


" Pagi nona Eli , anda di panggil nona Alexa keruangan nya nona " kata seorang karyawan staf menghampiri meja Eli.


" Ya .... aku akan segera kesana " kata Eli cuek.


Karyawan itu hanya diam lalu bergegas pergi Kembali kemejanya. Dan Eli beranjak dari duduknya Untuk menemui sepupu Nathan yaitu Alexa


" Hai slamat siang ,apa ada yang perlu ku bantu " kata Eli langsung duduk didepan Alexa Dengan gaya angkuhnya Melipat tangan didada dengan kaki disilangkan .diatas pahanya.


" Brak........


" Ini tugasmu kerjakan , kau merusak jadwal dan laporan Nathan .Padahal dua hari saja kau baru bekerja Tapi semua nya kacau karna ulahmu . Untuk apa kau datang El kalo kau hanya membuat masalah Apa tidak cukup di rumah saja Menunggu dan bersenang senang " kata Alex ketus


" What tapi Nathan tidak komplain sama sekali pada ku " protes Eli gusar yang tersingung dengan ucapan sepupu Nathan itu.


" Ia tak mau membuang waktunya dengan memarahi . Bukan berarti dia takut dengan mu . Tapi karna tak ingin meja Ana diisi dengan sekertaris yang bodoh .


" Berhenti lah dan pulang lah " kata Alex


"' Brani sekali kau. berkata begitu Aku istri Nathan perusahaan ini milikku juga " kata Eli emosi.


" Hahaha....... rupa nya ketahuan juga belang mu El ingin perusahaan ini ....jangan mimpi terlalu tinggi nona , Sekali pun kau istrinya kalo Nathan mati ia tak akan pernah mau menyerahkan perusahaan ini padamu. Karna dia tak mau hasil kerja kerasnya sia sia begitu saja Apalagi ditangan orang yang salah " kata Alex mengejek Eli


" Kau jaga mulutmu " kata Eli marah.


" Kau lah yang harap menjaga sikapmu disini nona Elisabet. Mimpi sebagai istri Nathan terwujud Tapi sayang hanya formalitas saja kau bukan siapa siapa " kata Alexa.

__ADS_1


" Sekarang pergilah dan perbaiki tugas mu sebelum aku memecat mu " kata Alexa


" Kau .... kau dan katrina sama saja, perawan tua yang tak punya hati " kata Eli yang menatap tajam Alexa.


" Apa kau bilang " kata Katrina yang muncul didepan pintu.


" Brani sekali kau El, ingin masuk keluarga kami Hanya dengan modal tubuh kotor mu itu hah.....Nathan tak tertarik sama sekali dengan mu . Lagi pula kau sudah tak orisinil barang second " sindir Katrina


" Kau ....rupanya kalian sama saja. Wanita rubah . kalian sendiri menumpang hidup pada Nathan .Apa bedanya dengan ku " kata Eli gusar.


" Tapi kami tak seperti dirimu Bersikap manis dan baik Tapi di belakang nya menikam. Bukan kah kau bersama orang tua mu hanya menginginkan harta Nathan saja " kata katrina menatap Eli sinis


" Kau ..." kata Eli ingin menampar Katrina Namun ditahan oleh Alexa.


" Pergilah kerjakan tugas mu . Kalo tidak selesai hari ini maaf kami terpaksa memecat mu nona Eli " kata Alex Yang sudah pusing dengan kekacauan kantor .


" Tidak akan , Kalian berdua lah yang akan dipecat " kata Eli sombong lalu pergi meninggalkan ruangan Alexa


" Gila juga tuh orang Dia berambisi sekali Bagaimana Nathan diam saja melihat kekacauan ini " kata Alex


" Dia malas membuang energinya untuk berteriak " kata Katrina meraup wajah kasarnya. Yang juga mulai pusing ulah Eli


" Sepertinya dia akan merayu aunty lagi nanti " kata Alex.


Sedangkan di ruangan Nathan Eli mengadukan semua kelakuan Alexa dan Katrina pada nya Nathan yang sedang sibuk menanda tangani berkas Hanya diam saja tak menggubrisnya.


" Aku ingin kau memecat mereka Nat. Aku istrimu " kata Eli menatap Nathan


" Kau lah yang dipecat karna tak becus bekerja. Aku diam saja beberapa hari ini Karna aku ingin melihat mu bekerja dengan baik .Tapi sayang kau menyalah gunakan kepercayaan ku. Bagaimana bisa kau bisa bersikap seenak nya di kantor ini Aku membangun nya dari nol bukan untuk kau hancur kan Tapi untuk bisa menolong orang lain bisa bekerja " kata Nathan santai tanpa emosi.


" Tapi Nath....aku" kata Eli


.


"' Pulanglah waktu mu sudah habis disini . Bukan kah perjanjian nya cuma seminggu dan kau sudah membuatnya semua kacau ini cek buat mu bersenang senanglah " kata Nathan menandatangani cek setengah milyar untuk Eli dan meletakkannya dihadapan Eli Yang membuat Eli membelalakkan matanya .


Eli pun tersenyum senang dan lalu pergi begitu saja meninggal kan Nathan Yang kembali menuju meja kerjanya. Dan mengambil tasnya lalu pergi meninggalkan kantor untuk bersenang senang .


" Ok baiklah Sayang aku akan bersenang senang hari ini. Lagian untuk apa kerja aku kan istri seorang milyuner hebat " kata Eli tersenyum melangkah pergi. Meninggal kantor Nathan

__ADS_1


Sedangkan disisi lain Dion mengawasinya dari layar cctv di ruangannya.. Yang membuat Emma penasaran dengan apa yang dikerjakan Dion. Lalu menelpon seseorang .


" Ikutan dia dan ambil tanda tangan nya ketika dia sedang mabuk atau ketika dia tidak sadar kan diri "kata Dion tersenyum .


" Huh.......akhirnya dia sedang masuk perangkap " kata Dion.


" Apa kalian ingin menjebaknya " kata Emma .


" Iya paling tidak bos Nathan tak terikat lagi padanya " kata Dion yang tahu pasti mereka aman


" Tapi aku apa kau yakin yon, aku takut dia sama seperti Rose " kata Emma


" Hei tak perlu terlalu khawatir sayang , sekarang kau bisa kembali kemeja mu " kata Dion mengecup bibir Emma


" Ih .....Dion mpt...... mpt......" Emma tak bersuara lagi .Hanya bisa membalas perlakuan Dion padanya. Setelah itu keduanya berhenti dan kembali bekerja.


" Thanks baby mood booster nya Aku pergi meeting dulu ya " kata Dion Yang lalu melangkah pergi meninggalkan Emma . Sedangkan Emma merapikan pakaiannya Yang hampir saja membuat nya tak bisa menahan diri . Ulah suami nya itu.


Di negara Lain Lian sedang meluruskan kedua kakinya kini ia sudah tak berjalan terseret seret lagi. Seminggu setelah rajin terapi ia sudah berjalan normal dan ingatannya juga kembali pulih .


" Dia sudah menikah. Dia melupakan ku " kata Lian yang menatap bunga mawar putih bermekaran di taman belakang.


" Apa aku tak usah kembali . Apa aku mengurus kuliahku disini saja " kata Lian Yang tak mau melihat bundanya sedih. . Setelah apa yang terjadi padanya .


" Lian........." kata bunda xang melihat putri bungsunya itu duduk dilantai meluruskan kakinya .


" Ya bun " kata Lian


" Sudah sore mandilah " kata bunda


" Ya bun , Lian juga mau ke supermaket mau membeli pembalut " kata Lian.


" Ya pergilah tapi hati hati " kata bunda Yang tahu putrinya itu baru sembuh.


********


Lian baru saja ingin menyebrang ketika sebuah tangan mencoba menarik tasnya . Lian dengan cepat menahannya dan perkelahian pun terjadi. Dua pria itu mencoba membuat Lian terdesak Namun saat Lian terjatuh.


Bug..... bug ... bug ...

__ADS_1


" Beraninya cuma merampok ya kasihan tak punya modal " ejek pria itu . Yang menolong Lian berdiri .


" Duduk lah disini " katanya yang melawan dua preman yang tadi ingin menjambret tas Lian. Dan Lian tersenyum menonton pris itu berkelahi dengan santainya ..


__ADS_2