
" Bagaimana bapa bisa tahu aku mau ke toko oleh oleh " kata Lian heran.
.
" Kenapa ? aneh memang. Kan biasanya kalo mau pulang orang akan beli oleh oleh " kata Nathan yang berpikir logis.
" Iya juga ya " kata Lian mangut mangut.
" Eh pa, kak Dion ketinggalan " kata Lian
" Biarin paling nanti dia juga menyusul " kata Nathan. Yang memang sengaja tak mengajak Dion.Kalo tak ingin Dion mengganggunya.
" Yah tapi kasihan pa, kali aja dia juga ingin beli oleh oleh " kata Lian
" Sudah ...ngak usah dipikir. Nanti dia juga akan mencari oleh oleh sendiri. " kata Nathan memberi alasan .
"Ya sudah " kata Lian Sambil memikirkan apa yang akan mereka beli.
Hampir 30 menit taxi pun berhenti di pusat pertokoan oleh oleh. Lian pun turun bersama Nathan dan mencari oleh oleh untuk 3 sahabatnya
" Mau mencari apa ?" tanya Nathan pada Lian yang berdiri lama dipinggir jalan.
"'Toko coklat dan kaos cantik " kata Lian yang lalu melangkah ke toko baju kaos .Dan melihat lihat kaos cantik .Dengan beragam motif dan model
" Bapa mau beli apa ?" tanya Lian .
"'Lihat lihat dulu kalo ada yang menarik baru beli " kata Nathan santai
" Dih bapa... mana bisa gitu. ini kaos menarik semua ." kata Lian.
" Ya kamu tinggal pilih ,nanti biar saya yang bayar " kata Nathan.
" Serius pa gratis nih " kata Lian
" Ya tentu saja " kata Nathan. Yang memang ingin dekat dengan Lian.Dan ia sedang mengambil kesempatan .
Lian pun lalu memilih kaos kaos cantik untuk oleh olehnya. Mumpung gratis coy. pilih yang bagus . Kesempatan hanya sekali. Manfaatkan saja " kata Lian dalam hati.
Lalu mengambil beberapa potong kaos dan menaruhnya di keranjang.Juga baju rumahan cantik. Lian yang kalap pun mengambil 10 potong . Setelah itu Nathan pun membayarnya.Tampa melihat harga .Karna yang bukan masalah bagi Nathan.
" Mau kemana lagi ?" tanya Nathan
" Itu pa toko coklat dan cemilan " kata Lian .Yang bergegas menuju toko coklat.
Lian memilih coklat Almond kesukaan nya. Dan juga coklat permen. Nathan hanya terpaku melihat Lian memilih milih. Yang terlihat mengemaskan Dengan sifatnya nya yang periang.
" Wah banyak banget pa " kata Lian yang mengeluarkan dompetnya..
" Biar saya yang bayar. Kau santai saja Saya tak kan bangkrut hanya membayar coklat. Sepuluh toko ini mampu saya beli " kata Nathan
" Baiklah... apa bapa tak membeli juga? ":kata Lian .Menatap Nathan
"'Tuh ...... " kata Nathan yang menunjuk keranjang
__ADS_1
Lian tersenyum .......ketika melihat isi keranjang belanjaan Nathan .Bagaimana tidak isinya coklat coklat nya lucu . Yang harusnya diperuntukkan untuk anak anak kecil.
" Bapa belikan buat siapa ?" kata Lian.
" Buat keponakanku " jawab Nathan datar.
" O......" kata Lian dengan bibir membulat .Yang mengerti kenapa Nathan membeli coklat coklat lucu. Pantas saja" kata Lian . Bosnya itu membeli coklat coklat yang tergolong unik untuk keponakannya.
Setelah selesai keduanya pun mencari ketempat yang lain .Yang tak sengaja bertemu dengan Dion.
" Kak Dion........!!" teriak Lian
Dion yang namanya disebut pun.Langsung menoleh. Dan lalu berjalan kearah keduanya
" Cih..... curang ya. Pergi ngak ngajak ngajak .Main kabur saja " dumel Dion menatap Nathan.
" Kami lupa " kata Nathan cuek.
" Lupa apa sengaja lupa " kata Dion menyeringai .Seraya menatap Nathan sinis.
" Tadi Lian ingin balik menghampiri kak Dion. Tapi pa Nathan bilang kalo kak Dion bisa pergi sendiri " kata Lian
" O......begitu....ya....ish....ish....bos curang . Mencari kesempatan dalam.kesempitan " kata Dion sambil menelisik keduanya.
" Hah .......apa kak " tanya Lian bingung.
" Sudah lupakan.... ayo kita ketempat lain " kata Nathan yang tak mau berdebat. Dan membuang waktu. Lalu berjalan lebih dulu.
Ketiganya mengitari toko oleh oleh. Hampir 2 jam mereka belanja. Setelah semua terbeli.Ketiganya pun lalu makan malam sebelum kembali ke hotel. Karna jam sudah menunjukan jam 08 malam.
" Capek juga ya kak ....keliling keliling " kata Lian disela makannya.
"'Makan lah agar cepat pulang dan istirahat " kata Nathan
" Bos ini bukan jam kerja dan kita free. Santai sedikit lah. Kan besok sudah pulang .Biar kan kami menikmati waktu senggang.Mumpung bisa .kan setelah pulang langsung tidur "kata Dion protes
" Kau ini slalu saja pintar ngeles" kata Nathan.
" Ya ... masa harus serius terus pa. Santai.........Quality time ....emang kaya bos yang suka curang mencuri waktu " kata Dion menyindir.
" Hah.......kapan ? mana ada " kata Nathan bingung.
" Lah tadi berangkat ngak bilang bilang. Ku pikir kalian solid teamwork eh malah main tinggal aja " kata Dion ngedumel mengungkit lagi masalah sore tadi.
" Cih ......cuma sekali kok ngambek " kata Nathan.
" Shut ......sudah.Nanti kak Dion Lian kasih coklat deh....tadi Lian beli coklat banyak. " kata Lian mengalihkan perhatian Dion.. supaya Dion tak mengajak ribut bosnya
" Oh ya bagi dong....mana? ." kata Dion.
" Ck .....seperti anak kecil " cibir Nathan.
" Lah kan lumayan bos , buat oleh oleh keponakan dirumah " kata Dion tersenyum senang .Karna Lian akan membagikan oleh oleh hasil berkeliling nya tadi.
__ADS_1
" Nanti di kamar aja ya kak ,sekalian packing" kata Lian.
" Ok kasih kak Dion yang banyak ya " kata Dion memainkan kedua alisnya.
" Ya gampang " kata Lian yang tersenyum sambil menguyah makanannya.
Sedang kan Nathan memutar bola matanya kesal .Karna Dion sudah mengacaukan acara berdua nya dengan Lian.
Setelah selesai makan .Merekapun kembali ke hotel. Lian langsung packing sesampainya di kamar. Tak lupa ia memberikan beberapa coklat untuk Dion .Sesuai apa yang ia janjikan ketika makan malam tadi.
" Wah......makasih ya Li, ini coklat mahal lho. Apa kau membelinya banyak?. " tanya Dion .
" Lumayan kak, buat oleh oleh teman temanku" kata Lian tersenyum..
" Oh ya kalian kemana aja sore kemaren dan ngapain ? tanya Dion kepo. Karna Dion tahu bosnya itu mulai ada hati dengan Lian .Apa salahnya mengorek info dari Lian.
" Cuma belanja kak dan lihat lihat . Memangnya kenapa kak? .tanya Lian bingung.
" Ah tidak ....kak Dion cuma nanya. Apa kau sudah packing ?" tanya Dion Seraya menatap Lian intens
" Sudah kak. Biar besok kita langsung berangkat dan tidak ribet. " kata Lian .
" Ya sudah masuk lah kita ngobrol dulu kau belum mengantuk kan " kata Dion .Yang menyuruh Lian masuk untuk mengajaknya ngobrol.
" Belum sih " kata Lian .yang lalu hendak melangkah masak kamar Dion..Namun tiba tiba....
" Mhem...mhem.....tak baik malam malam ngobrol .Sana kembali kekamar istirahat " kata Nathan yang mendadak muncul tiba tiba.
" Wah .......sejak kapan bapa disitu " kata Dion menatap Nathan penuh selidik.
" Aku hanya ingin lewat tadi .karna melihat Lian disini ya.....ku hampiri saja " kata Nathan memberi alasan.
" Cih ......apa bos mengawasi kami .Lian hanya datang mengantar coklat ?" kata Dion menjelaskan.
" Iya pa , kan tadi Lian janji ngasih coklat buat kak Dion " kata Lian.
" Sudahkan sekarang waktunya tidur.Biar aku antar ke kamarmu " kata Nathan .Lalu menarik tangan Lian .Dan membawanya pergi dari hadapan Dion.
" Woi ....bos anak orang tuh jangan macam macam...." kata Dion.
" Tahu ........aku hanya mengantarnya kekamar " kata Nathan.
" Cih......cari cari kesempatan " guman Dion tersenyum. Karna sudah yakin bosnya itu menyukai sekertarisnya sendiri.
" Wah ada bahan gosip baru ,nanti aku kasih tahu Katrina deh " bathin Dion . Sambil senyum senyum .Lalu menutup pintu kamarnya.
Sedangkan Nathan mengantar Lian sampai depan pintu kamarnya.
" Sudah tidur sana. ....biar ngak lelah " kata Dion.
" Ok pa good night. " kata Lian tersenyum melambaikan tangannya seraya menutup pintu.
" Yes .........." kata Nathan senang . Lalu pergi meninggalkan kamar Lian dengan bersiul
__ADS_1