Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 33 Menolong kakek.


__ADS_3

Setelah makan siang .Keduanya oun kembali kekantor. Namun tiba tiba ponsel Nathan berdering .Dan Nathan langung mengangkat nya .


"'Ya aku segera kesana " kata Nathan.


" Ana kembalilah duluan, aku ada urusan sebentar " kata Nathan


"'Baik pa " kata Lian yang lalu masuk kedalam Lift. Lian ingin melangkah ke meja kerja nya Ketika tiba tiba Katrina memanggilnya.


" Berliana ........."


Lian yang merasa dipanggil pun langsung menoleh kearah sumber suara.


" Bu Katrin...." kata Lian menghampirinya .


" Apa hari ini kerja mu full " kata Katrina menatap Lian.


" Tidak juga bu, Ada apa ya bu ? " kata Lian .Yang lalu menata dosen nya itu.


" Saya mau minta tolong . Tolong belikan Atk untuk ruangan ku ini uangnya .Sebentar biar ku catat dulu .Biar kamu ngak lupa " kata Katrina.


" Baik bu" kata Lian .Karna memang laporannya sudah selesai semua. Tinggal ia keluar dengan bos nya .nanti sore.


" Ya sudah hati hati " Kata katrina


" Ya bu " kata Lian .Yang lalu pergi ke sebuah pertokoan alat kantor . Yang 15 menit dari kantornya.


Lian ingin menyeberang jalan. Ketika seorang kakek keluar dari mobil. Dan tiba tiba seorang jambret mengambil tas sang kakek.


" Help me........." teriak kakek itu. .


Yang membuat Lian berlari cepat mengejar kali penjambret itu lalu menghadangnya.


" Hei kembali barang itu " kata Lian .


" Heh....siapa kau .jangan ikut campur " kata pria itu ingin pergi. Namun Lian menahannya


Namun karna tak terima. Pria itu pun memukul Lian. Namun Lian cepat menghindar .Dan merebut tas si kakek Lalu menendang pria itu. Yang membuatnya terpental .


" Dasar gadis sialan " kata Pria itu lalu menyerang Lian .


" Namun Lian yang sudah biasa berkelahi menahan serangan itu.


Bles....bug .....plak.........


Serangan demi serangan dipatahkan Lian hingga pria itu terdesak. Lalu kabur....


" Woi .....kenapa kabur !!!! " teriak Lian kesal. Karna lawan nya kabur. begitu saja .


Lalu Lian pun mengembalikan tas sang kakek. Yang sedang duduk di pinggir jalan ditemani sang sopir.


" Grand pa ini tas milikmu " kata Lian yang memberikan tasnya pada sang kakek.


" Ya ampun kau baik sekali nak , trimakasih ya nak, ini tas sangat berharga . Karna banyak berkas perusahaan " kata kakek itu senang tasnya selamat.


" Iya kek sama sama . Kalo begitu saya pergi dulu ya kek. Kakek hati hati ya pulangnya " kata Lian.

__ADS_1


" Ya nak trimakasih banyak...oh ya siapa namamu nak " kata Kakek itu. menelisik wajah Lian.


" Oh nama saya Berliana kek . Panggil saya Lian atau Ana " kata Lian tersenyum.


" Iya...iya....baiklah Ana...kakek panggil Ana saja .,trimakasih Ana " kata Kakek itu.


" Sama sama kek " kata Lian


Lalu kakeknya pun naik ke mobilnya. Sopir yang menemaninya membungkuk hormat pada Lian . Lian pun membalasnya dengan membungkuk kan badannya sedikit. Setelah mobil kakek itu pergi .Lian lalu menuju toko peralatan kantor.


Tak lama Lian disana ia hanya membeli barang sesuai dengan catatan yang diberikan bu katrina. Setelah semua terbeli ia pun kembali pulang kekantor.


..................................


" Huh .......alhamdulilah sampai juga " kata Lian yang lalu masuk lift. menuju ruangan bu Katrina.


Tok......tok.....tok.....


" Masuk saja " kata sebuah suara


Ceklek.......


" Hai sudah selesai " Kata Katrina yang sedang mengecek berkas di mejanya.


"'Sudah bu. ini ......" kata Lian yang lalu menaruh belanjaan nya diatas meja.


" Ok.....trimakasih ya " kata Katrina


" Sama sama bu, saya kembali dulu ke meja kerja saya bu " kata Lian.


" Ya bu sama sama permisi " kata Lian yang lalu kembali ke meja kerjanya.Namun ketika hendak duduk suara seseorang mengagetkannya.


" Dari mana ?" kata suara bariton itu bertanya


" Lho pa sudah kembali " kata Lian kaget.


" Dari tadi , tapi kamu menghilang " kata Nathan menatap wajah Lian yang berkeringat.


" Tadi disuruh bu Katrina beli Atk pa , jadi saya keluar sebentar." kata Lian .


"'Ok siap siap kita akan menengok kakek ku dirumahnya . Sekalian nanti mengantar mu pulang " kata Nathan .


" Lho bukannya kata bapa kakek bapa dirumah sakit tadi. " kata Lian mengerutkan dahinya.


" Iya tapi tadi pagi beliau sudah pulang " kata Nathan.


"Oh ya sudah pa, saya siap siap dulu pa " kata Lian .Yang merapikan meja untuk menemani bosnya. itu berkunjung kerumah kakek Nathan..


Nathan pun lalu kembali ke ruangannya dan merapikan meja nya Setelah itu keduanya pun . Pergi meninggalkan kantor .Sekalian lansung pulang. . Keduanya naik mobil Nathan . Yang dikendarai Nathan sendiri Karna sang sopir sedang cuti.Karna sedang melahirkan.


" Jauh ya pa rumahnya " Kata Lian membuka obrolan ketika mereka di mobil.


" Ya lumayan rumah grand pa di pinggiran kota " kata Nathan tampa menoleh.


"Tapi itu lebih baik pa, karna udaranya lebih sejuk " kata Lian..Yang juga sering pulang untuk liburan Kerumah apa dan ama nya di kalimatan.Yang penuh dengan kebun buah dan udara nya sejuk dan juga nyaman.

__ADS_1


Tak lama mereka pun memasuki sebuah mansion yang cukup besar. Mobil Nathan berhenti di halaman yang cukup luas. Nathan pun lalu turun . Di susul Lian. Yang takjub melihat mansion itu.


"'Kenapa ?" kata Nathan yang melihat Lian celingukan melihat kanan kiri.


" Mansion yang bagus pa, apa grand pa bapa tinggal sendiri " tanya Lian.


" Iya bersama pelayan dan juga asistennya. Karna grand ma sudah tiada. " kata Nathan yang lalu mengajak Lian untuk masuk.


" Sore tuan muda " kata seorang pelayan menyapa Nathan


"Mery di mana grand pa? " kata Nathan .


" Beliau sedang istirahat tuan, apa tuan muda ingin bertemu." tanya mery pelayan setia grand pa Benyamin . kakek Nathan.


" Nanti saja , biar aku berkeliling dulu." kata Nathan


"'Baik tuan muda biar saya buatkan coklat hangat " kata mery yang berlalu pergi.


" Ya .... Mer, .Ana ayo kita keruang tengah " kata Nathan yang lalu mengajak Lian keruang tengah . Dan duduk disana .


Kedua pun lalu asyik ngobrol .Tampa menyadari kehadiran grand pa nya. Yang menuju kearah Nathan.


":Ana ..." panggil seseorang memanggil Lian


Lian pun menoleh dan melihat orang yang memanggilnya .Dan cukup kaget melihat siapa orang yang memanggilnya.


"Grand pa " kata Lian kaget.


" Hei kau............


" Grand pa ini .......


" Hai nak kau pintar mencari calon istri . Sini kemari lah " kata grand pa memotong perkataan Nathan...


" Bukan .......kami...


" Hei ayolah grand pa senang kalian serasi sekali. Cepatlah menikah " kata grand pa senang .dengan kedatangan cucunya itu.


Yang membuat Nathan tak bisa bicara apa pun. Karna grand pa terlihat sumringah . Lalu duduk di sebelah Ryan..


" Grand pa Ana itu...........


" Oh ya kalian harus cepat menikah berikan aku cicit yang banyak dan lucu lucu " lata grand pa pada Nathan.


Jleb..........


Nathan pun diam tak bicara apapun . Dia akhirnya terdiam .Tak bisa berkutik.


" Cepatlah menikah , apa kau senang melihat grand pa mu meninggal hah .....


" Tapi grand pa dia buka.............


" Sini nak dekat sini " kata Benyamin yang merangkul Lian..


Nathan pun memejamkan matanya memikirkan perkataan sang kakek.

__ADS_1


__ADS_2