Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 57


__ADS_3

Wanita itu terdiam .Ketika sikap Nathan tak senang ia datang kekantor itu.


" Ya ampun Nat apa aku menganggumu kan kita lama tak bertemu " kata wanita itu lalu menarik kursi didepan meja Nathan


" Kau tahukan aku sibuk , apalagi pagi pagi begini " kata Nathan


" iya akan tahu, aku hanya mampir sebentar kok karna lama kita ngak kongkow bareng. Bagaimana kalo kita nanti malam pesta di rumah Jeb " kata wanita itu yang tak. lain adalah Clara teman kuliah nya sekertaris Brian partner bisnisnya.


" Maaf aku tak bisa "'Kata Nathan .Yang fokus pada berkasnya .


"Ya ampun Nat, Apa kau tak bisa bersenang senang sebentar toh perusahaan mu sudah maju dan hampir mengalahkan Jeb dan Brian " kata Clara . Yang kakinya dibawah sedang menggerayangi paha Nathan.


Membuat Nathan yang merasa kan langsung menatap Clara . Clara pun tersenyum beranjak dari kursinya. Dan melingkar kan tangannya di leher Nathan . Lalu berbisik pelan.


" Kita bisa bercinta malam ini sayang " kata Clara yang lalu mendekatkan bibirnya ke telinga Nathan ..Dan mengigit nya sedikit . Membuat bulu kuduk Nathan meremang.


" Menjauh lah Cla apa kau tak punya malu ini dikantor " kata Nathan yang tahu sudah lama Clara tertarik padanya


" Tak ada yang melihat kita Nat " kata Clara yang mengusap dada Nathan pelan . Lalu mencium bibir Nathan yang terlihat seksi.


" Kau.........." kata Nathan kaget . yang mendorong Clara sedikit menjauh dari tempat duduknya. Namun Clara tak menyerah menggodanya. Yang ingin merasakan sensasi bercinta dengan Nathan karna pria itu terlihat gagah dan tampan.


" Aku tak tertarik carilah yang lain , Apa kau tak puas hanya dengan Brian saja " kata Nathan yang mulai risih .


" Ya ampun Nat bagaimana mungkin aku melakunya . dengan orang lain sedangkan hatiku ada padamu ." kata Clara yang kembali mendekati Nathan dan merangkul


" Clara pergilah " kata Nathan yang mulai jengah . Karna entah mengapa ia tak tertarik sedikit pun pada godaan Clara .


Clara pun terlihat begitu kesal Padahal dia sudah berusaha mengoda Nathan dengan penampilan seksi.nya Bahkan dengan dua kancing kemejanya yang sengaja di buka Agar Nathan melihatnya dan mengoda nya. Namun nihil Nathan tidak tertarik sama sekali. Dan juga tergoda .


Sedang Lian yang baru kembali dari ruangan HRD mengantar berkas Clara. yang sengaja agar Lian tak menganggu nya untuk merayu Nathan.


" Kok lama di ruang Big bos ngobrol apaan ya ?" kata Lian Yang ingin mengantarkan laporannya . Tapi nggak enak hati pada Clara.


Tapi mau tak mau ia harus mengantar laporannya Dan lalu mengetuk pintu ruangan Nathan

__ADS_1


Tok......tok........tok.........


" Masuk....... " kata Nathan .


Ceklek


"'Maaf pa menganggu .Saya hanya mengantar laporan pa " kata Lian basa basi.


" Tidak sama sekali , Clara pergilah kami ada urusan " kata Nathan mengusir Clara . Yang membuat Lian kaget. Namun ia membuang rasa kagetnya itu dengan terlihat tenang.


Sedang Clara mengepalkan tangan nya karna jengkel dengan Nathan yang masih menolak nya .Padahal mami Sheila sudah setuju bila ia menikah dengan Nathan


Namun Nathan tak pernah menggubris nya.


Clara pun lalu keluar . Dengan wajah memerah menahan amarahnya . Yang lalu meninggalkan ruangan. Dengan membanting pintu.


Braaaak........


" Astaga kenapa dengannya " kata Lian kaget Lalu memegang dadanya karna terkejut. Sedang Nahan sibuk memeriksa laporan .


Lalu Lian pun beranjak dari kursinya. Bersamaan dengan Nathan yang juga okut berdiri. Untuk mengambil air mineral di meja dekat sofa .


" Em " kata Nathan


Lalu berjalan dan menyenggol air mineral yang tumpah didada Nathan . Yang membuat Nathan kaget.


," Ups........maaf pa " kata Lian kaget melihat kemeja Nathan basah. Lalu bergegas mengambil tissue dan mengelapnya . Jarak mereka yang berdekatan membuat nafas Lian terasa di dagu Nathan . Yang membuatnya langsung memeluk Lian.


" Pa ....apaan lepas ini kantor " kata Lian berontak, Namun Nathan makin erat memeluknya dan mengungkungnya didinding . Dengan tubuh tak berjarak membuat Nathan langsung mencium bibir Lian.


":pa .....mpt.....mpt. ......


Lian berusaha berontak namun kalah kuat karna tubuh Nathan lebih besar dan Lian posisi terjepit.


Nathan makin menghimpitnya dan mendekapnya dengan erat . " aku mencintaimu Ana " kata Nathan yang tak mau menyimpan perasaannya lagi.

__ADS_1


Keduanya manik mereka saling tatap . cukup lama keduanya terdiam. sampai akhirnya " Maaf aku tak bisa , kau pria yang terlalu posesif " kata Nathan yang bicara pelan.


Deg.......


" Kau menolak ku ?" tanya Nathan .


" Bu....bukan begitu, tapi kita hanya bawahan dan atasan pa " kata Lian tergagap.


" Lalu apa salahnya mencoba " kata Nathan .


" Tapi aku tak bisa pa, karna........


" Apa......apa karna pria itu lebih muda dariku, atau lebih gagah " kata Nathan . Yang menatap lekat mata Lian mencari kebohongan .


Lian lalu membuang mukanya namun Nathan memegang dagunya " kata kan padaku apa kau mencintainya " kata Nathan . yang menatap dalam mata Lian . Yang tak bisa berkata apa pun . lidahnya kelu . Mana mungkin ia mengatakan mencinta kakaknya sendiri kalo sayang iya . tapi bukan cinta antara pria dan wanita.


"'Jawab aku.....katakan kau mencintainya " kata Nathan lagi . yang tak sedikit pun mengalihkan pandangannya pada Lian . Ia menikmati setiap keindahan di lekuk wajah Lian . Yang grogi dipandang bosnya itu .


"'Aku .....aku.......mpt...... Nathan pun lalu ******* bibir Lian yang terbuka ingin bicara. Ciuman itu cukup dalam . membuat Lian lemas. Ada rasa getar aneh yang merasuki aliran darah Lian yang tadinya berontak perlahan melemah. Nathan yang merasa Lian tak melawan pun . Menikmati ciuman itu dengan santai dan dalam. Yang membuat Lian terbuai karna itu pertama kalinya ia berciuman..Nathan tak melewatkan kesempatan itu. Dia terus ******* lembut bibir mungil l.Lian dengan hasrat yang membuatnya semakin menuntut Namun tiba.....tiba.......


Tok...tok.....tok.......


Suara pintu pun menghentikan aktivitas keduanya yang .membuat Lian mendorong Nathan menjauh dan bergegas membuka pintu.


" Hai kak masuk lah...." kata Lian yang berlalu begitu saja


Dion pun melongo .Sedangkan Nathan tersenyum . " aku pasti bisa merebut hatimu gadis kecil " bathin Nathan yang melihat punggung Lian hilang di depan pintu


" Kenapa dengannya ?" tanya Dion pada Nathan.


" I don't know ......" kata Nathan mengangkat kedua tangannya. Seolah tak ada apapun yang terjadi.


" Tumben.......pa bos ngak pergi meeting " kata Dion.


" Kan sudah diwakilkan katrina . Untuk apalagi . Itu sudah cukup lagian ngak wajib " kata Nathan. cuek.

__ADS_1


" Oh ya ini tadi titipin Clara , ada apa dengan para wanita hari ini yang terlihat marah tadi Clara dengan wajah ditekuk..Lalu Lian . Apa bos membuat mereka kesal " kata Dion penuh selidik.


" Tidak ......ada , mungkin mereka kurang belaian " kata Nathan yang tersenyum penuh arti karna ia berhasil mencium Lian. Dan itu membuang hatinya senang.


__ADS_2