Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 73


__ADS_3

Lian segera membersihkan dirinya. Dan ketika selesai ia baru sadar mereka menginap dikantor.


" Astaga jadi aku belum pulang terus gimana ganti bajunya " kata Lian yang masih memakai pakaian kemaren.


Lian pun kembali masuk kamar dan membuka lemari Nathan dan mencari pakaian yang pas untuk dirinya Namun tak ada tapi tiba tiba. ......


Tok. tok...tok...


" Ada yang mengetuk pintu " kata Lian yamg lalu mencari remote pembuka pintu .


" Ini dia " kata Lian yang lalu memencet kunci otomatis dan lalu membuka pintu.


Ceklek....


" Gee" kata Lian kaget .


" Ini pakaian dan dan makanan untuk sarapan nona, tadi malam tuan Nathan sudah memesannya " kata Gee yang memberikan Tiga paper bag pada Lian .


" Trimakasih Gee." kata Lian yang langsung menerimanya.


" Kalo begitu saya pamit nona " kata Gee mohon diri.


" Ya Gee skali lagi trimakasih " kata Lian . Yang lalu menutup pintu ketika Gee sudah pergi. meninggalkannya.


" Huh........ syukur dia ingat juga . aku tak punya pakaian ganti. Tapi........" kata Lian yang mengingat kejadian disofa.


" Astaga apa aku benar benar ....Ah kenapa bisa sih dia mengambil kesempatan ketika aku ngak sadar " kata Lian bingung.


" Ah bodo amat " kata Lian yang lalu ingin masuk kamar mandi tapi....


Deg......


" Kenapa kaget " kata Nathan yang keluar dengan handuk di pinggang dan bertelanjang dada. Yang membuat nya langsung menutup mata.


" Cih ngapain tutup mata sudan ngelihat juga kan . Dan aku juga sudah merasakannya " bisik Nathan pada Lian yang berdiri sambil menutup matanya.


" Bapa jahat kenapa bapa melakukanya " kata Lian cemberut lalu langsung masuk kamar mandi untuk berganti pakaian.


" Ck...... ngak usah sembunyi aku sudah melihatnya semua " kata Nathan sambil tersenyum yang membuat Lian kesal.


Brak.........


Lian membanting pintu kamar mandi dengan keras. Yang membuat nathan terkekeh sambil memasang pakaiannya.


Tak lama Lian sudah keluar dengan baju baru nya dan terlihat pas ditubuhnya. Dan lalu duduk membuka paperbag yang berisi makanan. Lalu menatanya diatas meja.


" Gimana ?" kata Nathan seraya duduk di depan Lian dan mengambil burger dan langsung menggigitnya.


" Gimana apanya ?" kata Lian mengerutkan alisnya.


" Tadi malam !!! bukanya kita sudah bercinta jadi aku boleh ikut ke apartemen mu " kata Nathan


Lian pun menatap Nathan Sambil mengambil sandwich dan memakannya.


pelan dan tangan kirinya membuka coffe cup yang masih panas.

__ADS_1


" Saya lupa pa apa yang terjadi " kata Lian cuek. tak mau mengingat apa yang terjadi diantara mereka.


" Oh ya, apa kau ingin melihat cctv nya dan apa perlu di sebar di grup perusahaan " kata Nathan.


" Hah...apaan sih pa , apa bapa ngak malu menyebar aib sendiri " kata Lian protes.


" Malu ...sih tapi itu membuktikan kita pasangan Jadi mereka tahu kalo kita sudah berhubungan badan dan kau adalah milikku " kata Nathan. Seraya menatap Lian lekat


Lian hanya diam tak bisa bicara .apa apa Membayangkan nya saja ia tak berani karna dua kali ini ia tidur dengan tubuh polos dengan Nathan. Dia Lian tak merasakan apa apa. tahu tahu dia bangun sudah polos saja. Tapi seingatnya ia hanya berciuman dengan Nathan. Lian lalu mengingat ingatnya lagi Namun tetap tak ada yang nyantol di pikirannya.


" Kenapa ? " kata Nathan heran melihat Lian yang terdiam sedang melamun


" Ngak ada , tapi bapak harus bertangung jawab " kata Lian menatap Nathan tajam.


" No problem okey, kapan aku harus menikahi mu. Apa kita menikah di gereja atau masjid " kata Nathan bertanya.


" Bagaimana kalo bapa menjadi seorang muslim kata Lian .bertanya


" Apa harus " kata Nathan


" Iya karna aku tak mau kita bersebrangan keyakinan " kata Lian jujur .karna kebanyakan di negara barat seperti Amerika memperbolehkan menikah beda keyakinan


" What your mean ?"" kata Nathan bingung


" Bapa akan menjadi seseorang muslim bila menikahi. denganku. Karna orang tuaku tak mau menerima kalo bukan muslim " kata Lian. menjelaskan


" Ok lalu ........


"'Kita menikah " kata Lian sambil menguyah makanannya . Dan lalu menyesap kopinya.


" Ok apa hari ini juga " kata Nathan .


" Oh my good kenapa ngak sekarang saja " kata Nathan tak sabar ingin menikahi gadis pujaannya itu


" Ngak bisa kita masih ada urusan dan juga masalah. " kata Lian yang masih terikat kontrak dengan Nathan .


" Ok aku tunggu kapan pun kau Mau " kata Nathan yang sudah menyelesaikan makannya.


Lalu setelah itu kedua nya beraktivitas seperti biasanya. Dan mulai sire ini Nathan latihan bela diri untuk membalas Rayyan. Sedangkan Lian pulang ke apartemennya.


*****,


Bug.....buk.... buk.....prak......


Nathan terpental.ketika tiga serangan menghantam nya


" Ayo bangun jangan loyo " kata Ben pelatih Nathan yang di rekomendasi Dion.


" Aku lelah bisa istirahat dulu " kata Nathan .


" Baiklah cuma 15 menit " kata Ben yang memang ingin mengajarkan Nathan belajar serius Untuk bisa cepat memahami dan menguasai ilmu bela diri. Karna Nathan membayarnya mahal.


*******


Di mansion nyonya sheila baru daja menelpon seseorang untuk menanyakan gaun yang ia pesan.

__ADS_1


" Katrina apa Nathan belum pulang ?" kata mommy


" Belum aunty mungkin dia menginap di tempat grand pa " kata Katrina.


" Astaga lalu bagaimana aku menyuruh Ana mencoba gaunnya, paling tidak ada pesta kecil untuknya " kata mommy Sheila.


" Mungkin nanti saja aunty , nggak usah. buru buru pasti besok mereka akan kesini Dan kita bisa sekalian membuat pestanya kata katrina. Yang kini juga ingin merencanakan sesuatu buat Nathan.


" Baik lah " kata mommy Sheila . Yang lalu meninggal katrina yang sedang asyik membaca koran


" Apa Aunty pergi lagi " tanya Alex


" Ya mungkin lagi ada urusan " jawab katrina .tampa menoleh


" Lalu bagaimana dengan rencana kita " kata Alex melirik Katrina.


" Kita jalankan seperti semula , tapi setelah mereka masuk kamar dan pastikan itu benar benar terjadi. dengan keduanya " kata Katrina


" Apa kakak yakin " kata Alex menatap katrina .


" Kita cuba saja dia pria normal pastinya ia juga bisa melakukannya setelah sekali terjadi akan seperti candu baginya " kata Katrina yang memang ingin Nathan menikahi Lian karna Lian gadis yang baik..


Mereka berencana membuat pesta kecil di mansion .untuk Lian agar Lian bisa diperkenalkan pada keluargga besar Nathan. Dan itu semua ide Katrina. Untuk keduanya bisa bersatu menjadi suami istri yang sah.


Sedangkan si Apartemen Lian baru daja selesai berpakaian dan duduk disofa ketika Emma datang . Menghampirinya.


" Mana Ayse ?" kata Emma


" Tuh lagi didapur , Grace mana ?" kata Lian. yang mengambil cemilan di toples.


" Pergi kata nya mau menemui seseorang " kata Emma.


" Siapa ?"Lian menatap Emma penuh selidik


" Entahlah dia belum .mau bercerita. Tapi seperti nya dia punya masalah deh Li " kata Emma


" Bagaimana kamu tahu Em " kata Lian


" Tadi siang dia gelisah , seperti menunggu telp seseorang .Dan wajahnya juga terlihat panik . dan tak bersemangat kerja seperti biasanya " kata Emma.


" Mungkin lagi bermasalah dengan kekasihnya " kata Lian.


" Itu juga yang kupikirkan Li , Tapi aneh deh Kemaren aku nemuin pil kontrasepsi di tas Grace " cerita Emma.


Lian pun menatap Emma intens mengingat apa yang terjadi dengannya.. Tapi bedanya ia bersikap santai Tidak seperti Grace yang memang terlihat berubah akhir akhir ini


" Memang pil kontrasepsi buat apa ? kata Lian yang belum tahu banyak kegunaannya


" Ya anti hamil lah bila berhubungan " sahut Ayse


" Hah ...maksudnya ." kata Lian kaget.


" Misalnya lho tidur sama bos trus berhubungan badan itu bisa menyebabkan kehamilan ." jelas Emma.


" Deg........

__ADS_1


" Hamil.....perut buncit gitu " kata Lian


" Iya Li........!!!!! " teriak Emma dan Ayse bersamaan ..


__ADS_2