Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 83


__ADS_3

Lian kembali kemeja nya Mengambil berkas laporan dan juga jadwal sang bos . Untungnya hari ini tak ada meeting penting


Hingga Lian bisa bersantai sedikit. setelah itu .Lian Kembali keruangan Nathan .Lalu memberikan laporan .dan berkas jadwal nya


" Ini pa , saya permisi " kata Lian berbalik badan hendak keluar dari ruangan Nathan


" Hei kau mau kemana belum selesai " kata Nathan.


" Tapi pa " kata Lian.


" Aku bos mu apa kau membantahku " kata Nathan. Seraya melihat laporan Lian .


Lian pun berdiri mematung menunggu Nathan sambil mengerucutkan bibirnya. Yang membuat Nathan tersenyum dengan polah sekertarisnya. itu. Karna terlihat sangat mengemaskan . Kalo saja tidak di kantor mungkin saja ia sudah menciumnya..


" Ah .. kenapa otakku jadi mesum ?" kata Nathan dalam hati . Lalu mengelengkan kepalanya.


Lian yang melihatnya hanya diam. Tetap berdiri .tegak sambil menunggu Nathan selesai.


" Kenapa kau berdiri duduklah....!!" kata Nathan pada Lian .


Tampa berkata Lian pun menarik kursi .Dan duduk.." kok lama sih masa memeriksa laporan saja pake harus menunggu " bathin Lian .


" Apa kau mau makan diluar siang ini ?" tanya Nathan .


" Tidak pa , saya dikantin saja " jawab Lian


" Baiklah kita makan dikantin nanti " kata Nathan Seraya meletakan laporan Lian.


" Laporan mu ada yang kurang kau belum memasukan data akun yang akan kita proses Apa kau bekerja sambil melamun " kata Nathan


" Hah ........ bukannya tadi saya sudah mengulang semuanya " kata Lian lalu mengambil laporannya.. Benar saja ada angka yang belum masuk.


" Astaga ......kenapa bisa sih , padahal tadi sudah dicek dua kali .Lian....Lian....." gerutu Lian yang lalu beranjak dari duduknya


" Sebentar pa saya print kan lagi " kata Lian karna tadi pikirannya sempat tegang


" Hem......" dehem Nathan


Lian pun kembali kemejanya dan mengecek datanya Dan lalu memperbaiki laporannya . Setelah selesai dan klop Lian kembali me print laporannya.


" Yah......akhirnya " guman Lian yang menjadi tak enak. Karna laporannya salah


Dan ia harus mengulang. Untungnya tak banyak .Jadi bisa diperbaiki dengan cepat.


Lian lalu kembali keruangan Nathan . Dan menyerahkan laporannya. " ini pa maaf salah " kata Lian . Sambil mengigit bibir bawahnya

__ADS_1


" Baiklah ini sudah benar..kembalilah kemejamu " kata Nathan..


" Siap pa " kata Lian yang lalu melangkah cepat kembali kemejanya. Karna sedikit malu hari ini karna ia membuat kesalahan. Karna tadi sempat memikirkan Grace. Ketika Lukas menanyakan nya.


" Huh.........kenapa bisa sampai kelewat salah Padahal aku sudah yakin " kata Lian yang lalu menyusun berkas laporannya dan memperbaikinya dan lalu membuang kertas laporan yang salah . Menjadi bulatan bulatan karna Lian meremasnya.


**********,


Siang nya Lian makan kekantin seorang diri..Karna Emma dan Grace sudah tak masuk kerja. Banyak mata yang melihatnya. Karna Lian sendiri.. Namun bukan Lian kalo dia tidak cuek..Karna Lian sangat percaya diri. Jadi ia pun makan dengan tenang Tampa perduli pandangan orang padanya. Sampai akhirnya......


" Pa.......... ih kok bapa duduk disini sih " kata Lian terkejut.


" Kenapa ?" aku juga lapar " kata Nathan Yang menyuap makanannya. Tampa perduli Lian memperhatikannya.


" Apa aku juga boleh bergabung " kata Dion yang juga datang membawa sepiring penuh makanannya.


" Oh kak Dion duduklah. " kata Lian.


" Trimakasih " kata Dion yang langsung duduk dan memakan makanannya.


" Kenapa bapa dan Dion ngak makan diluar ?" tanya Lian Yang tahu biasanya bosnya itu makan di Luar.


" Sama saja yang penting kenyang " jawab Nathan . Membuat Lian melongo dengan jawabannya Nathan yang asal.


" Hei....... jangan sampai bengong juga Li, nanti kemasukan lalat " Kata Dion yang melihat Lian melongo.


" Ih bapa geer siapa yang juga yang melongo melihat bapa " kata Lian protes.


" Oh ya......berarti harus dicium bos biar ngak melongo " goda Dion terkekeh.


" Ih apaan sih kak Dion , ogah......." kata Lian manyun.


" Masa....... tapi ketagihan kan kalo kucium " kata Nathan mengoda Lian . Yang membuat wajah Lian merah seketika .Ketika Nathan membahas ciumannya. .


Hahaha............tawa Dion


Membuat beberapa para karyawan memperhatikan mereka bertiga. Yang duduk di meja yang paling sudut.


"' Kenapa juga harus malu , orang kita sering berciuman. Lagian Dion juga sering melakukannya bersama kekasihnya bahkan lebih dari itu iya kan yon?" kata Nathan .Sambil melirik Dion.


" Ya bos, kan sudah biasa . Bahkan tak aneh lagi " kata Dion yang tersenyum .


" Tahu ah aku sudah selesai , duluan ya pa . Ya kak " kata Lian . Yang beranjak dari kursinya. Dan menaruh piring kotornya


Dan lalu membasuh tangan. Dan bergegas pergi dari kantin untuk sholat.

__ADS_1


******


Sorenya Lian sudah siap pulang dan hendak berdiri ketika Nathan menghampiri mejanya.


" Ayo pulang mommy dan Daddy menunggu kita makan malam dirumah " kata Nathan.


" Tapi pa saya ngak bisa pa karna.....


Belum lagi Lian selesai bicara Nathan sudah menarik tangannya dan menyeret Lian kedalam Lift .


" Ih bapa kenapa memaksa sih pa " kata Lian cemberut. Yang membuat Nathan hanya tersenyum .


Ting.......


Pintu lift pun terbuka .Lalu Nathan kembali menyeret Lian keluar menuju mobil yang sudah menunggu .Dan Gee sudah siap membukakan pintu. .


" Pa kapan kapan saja saya harus pulang " kata Lian.


" Ngak masuk ........!!" perintah Nathan.Yang tak perduli dengan tatapan karyawan nya .Yang melihat dengan tatapan tanda tanya. Dan lalu Lian pun terpaksa masuk..Di susul dengan Nathan yang masuk dan duduk di sebelahnya.


" Kenapa sih bapa senang banget memaksa orang ." dumel Lian dengan wajah ditekuk hingga terlihat menyedihkan.


" Astaga kau ini , kan cuma makan malam. Nanti aku akan mengantarmu pulang ke apartemen mu " kata Nathan


" Awas kalo bapa bohong " kata Lian cemberut. Karna kesal harus mengikuti permainan Nathan


" Iya " jawab Nathan singkat.


Tak lama mereka pun sudah berada di mansion orang tua Nathan dan Gee sudah membuka pintu untuk keduanya " silahkan tuan , nona " kata Gee.


" Trimakasih Gee kau boleh pulang " kata Nathan yang turun dari mobil Dan mengandeng Lian masuk .Kedalam mansion orang tuanya. Dan terlihat Daddy dan mommy nya sudah menunggu kedatangan keduanya.


" Hai.....sayang tumben kau baru datang kesini " kata Mommy sheila.


" Iya sayang kami merindukanmu " kata Daddy paul.


" Oh maaf dad, mom saya sibuk " kata Lian yang tak enak hati karna disambut pulang oleh kedua orang tuan Nathan.


" Ngak masalah , yang penting kau baik baik saja " kata Mommy tersenyum..Karna sangat sayang pada menantunya itu.


" Biasa mom, dia tak ingat waktu kalo sibuk sampai Nathan saya tak digubris " sindir Nathan


" Ih....kapan sih sayang " kata Lian yang merasa Nathan menyindir nya..


" Sudah bawa istirahat sana , Ana pasti lelah ." kata mommy.

__ADS_1


" Iya mom, kami kekamar dulu " kata Nathan Yang lalu menarik tangan Lian. Dan Lian membiarkannya. Karna percuma juga berontak.


__ADS_2