
Lian mematahkan kan semua serangan dua pria itu Dengan gerakan nya yang lincah .
Hiat...... bug ..... bug
Plak.........
Dua pria itu kewalahan pun cukup kaget Karna Lian terlihat lincah dan mampu menghindari serangan mereka Yang membuat mereka kewalahan sendiri
Beberapa orang yang melihat itu pun langsung melaporkan ke atasan mereka dan keamanan kantor
" Hai tangkap mereka " teriak Dion Yang melihat dua pria Yang menyerang Lian.
Ketika mendengar itu kedua pria itu pun langsung kabur .Dan berlari terbirit birit meninggal kan Lian Nathan yang sempat melihat kejadian itu langsung menghampiri Lian .
" Ana Kau tidak apa apa " kata Nathan.
" Tidak pa saya tidak apa apa." kata Lian.
" Syukur lah " kata Nathan Yang lalu langsung menyuruh dua orang keamanan itu untuk mengecek dan melaporkannya pada ketua keamanan kantor
" Kalian laporkan mereka ke polisi .Aku ingin tahu apa motif mereka menyerang sekretaris ku Ingat itu !! cari tahu juga. Apa ada yang menyuruh mereka agar mereka di proses " kata Nathan.
" Baik pa. " kata para keamanan kompak.
" Astaga bagaimana bisa mereka lengah " kata Nathan kesal
" Mungkin tadi mereka lagi kebelakang pa " kata Lian..Yang tak mau kedua satpam itu salahkan atau dipecat tampa alasan.
" Ya sudah pa kami pulang duluan ya sampa ketemu besok " kata Lian pamit.
" Ya hati hati dijalan " kata Nathan melepaskan kepergian Lian..
Setelah Lian masuk mobil dan pergi Nathan pun bicara dengan Dion .Karna tak mau kecolongan lagi . Keduanya menuju ruangan cctv untuk mencari tahu indentitas 2 orang penyerang itu.
" Bagaimana bisa mereka bisa masuk ke parkiran tampa pengawasan . Aku ingin semuanya diusut tuntas " kata Nathan yang memarahi dua orang karyawan nya Yang tertunduk merasa bersalah. Karna membuat Nathan gusar . Begitu juga dengan ketua keamanan kantor. Yang langsung sigap melihat rekaman cctv
" Ini pa mereka sepertinya....."
.
" Laporkan ke polisi setempat..Dan biar mereka mencari dan mengusutnya " kata Dion Memotong perkataan ketua keamanan. itu. Yang melihat Lian begitu terampil dengan ilmu bela dirinya
" Astaga nona Lian......" kata para itu satpam kaget.
__ADS_1
" Untung dia punya kemampuan . Kalo tidak dia pasti sudah diculik " kata Nathan Yang masih kesal. Karna tahu ada orang yang sangat brani mengusik kekasih nya itu. Apalagi di halaman kantornya
********
Lian dan Emma baru saja sampai di mansion ketika Grace tergopoh gopoh menghampiri mereka .
" Ada apa Grace ?" kata Lian kaget.
" Ayse Ayse Li, dia .. ..
" Ayse . ...tadi dia diculik " kata Grace terbata bata .
" Hah bagaimana bisa " kata Lian dan Enma kaget Lalu Lian.pun langsung menghubungi kantor kakak nya
📱" iya nona ada apa ?" kata asisten Rayyan
📱" Apa Ayse masih dikantor " tanya Lian
📱" Iya kenapa Li, aku belum pulang " kata Ayse yang suara nya terdengar jelas
📱" Ok nanti suruh Willie mengantar mu pulang Jangan tanya apa pun Nanti akan ku jelaskan " kata Lian yang langsung memutuskan pembicaraan .
" Ini pasti ulah Lukas ayo masuk kita bicara didalam . Untung kau tak kemana mana Grace " kata Lian Yang melirik Grace
" Jangan sekali kali keluar , kalau kau tak ingin Lukas menangkap mu .Kami baru saja diserang di halaman kantor sore ini " kata Emma. memotong perkataan Grace
" Hah ... bagaimana bisa " Kata Grace kaget.
" Ayse baik baik saja. Dia sengaja membuat mu panik dia mengalih kan panggilan ponselmu dan menyadapnya . Mana ponselnya berikan padaku " kata Lian.
" Sebentar aku ambil " kata Grace yang lega karna tak terjadi apa apa dengan teman teman nya. Untungnya ia tak keluar dari mansion .
" Ini Li " kata Grace memberikan ponsel mu.
" Dengar Grace untuk sementara ponselmu aku bawa. dulu. Dan ingat apa pun yang terjadi diluar sana. Jangan keluar dari mansion ini. Kalo kau butuh apa apa dan ingin menghubungi kami bilang dengan bibi Maria ya . Ingat itu !!! "kata Lian.
" Iya Li " kata Grace
" Iya Grace kau aman disini. Jadi tetap lah didalam. Pasti dia sengaja melakukan nya Agar kau keluar .Padahal dia dirumah sakit masih saja berniat mencelakai mu " kata Emma .Yang tak habis pikir dengan Lukas
"' Sudah aku mau mandi dulu , nanti kita bicara lagi " kata Lian Yang berlalu menuju kamarnya.
" Sabar ya Grace ingat kau aman disini . Ingat pesan Lian apa pun yang terjadi jangan pernah meninggalkan mansion. Kami bisa menjaga diri. " kata Emma merangkul Grace .
__ADS_1
" Iya Em " Kata Grace Yang sudah mulai tenang. Karna tadi dia sempat panik dan Khawatir. Tapi rupanya hanya tipuan pria brengsek itu.
" Ya sudah ayo kekamar " kata Emma Yang lalu melangkah kekamarnya Di ikuti Grace disampingnya.
Malam nya keempatnya berkumpul diruang tengah. Sambil menonton acara telivisi Mereka berempat pun ngobrol santai membahas kejadian tadi sore.
"' Mungkin dia sengaja Grace memancing mu keluar " kata Ayse .
" Itu jelas Ay makanya dia mengalihkan ponselnya pada panggilan mu " kata Lian .
" kok bisa " kata Ayse heran
" Bisa lah dia sekelas mafia kelas teri ." kata Lian .
" Cih......awas saja kalo ketemu bisa ku bikin babak belur tuh muka " kata Ayse jengkel.
" Tapi bukan nya dia dirumah sakit Li, atau itu hanya untuk mengalihkan perhatian kita." kata Emma
" Entah lah, tapi besok aku akan mengecek nya langsung kesana Apa itu hanya rekayasa nya saja atau dia ingin mempermainkan Grace " kata Lian .Yang belum mengizinkan Grace keluar .Walau orang tua Lukas menelponnya. Karna Lian khawatir Grace hanya dijebak
" Maaf .....bila karna aku merepotkan kalian semua " kata Grace lirih.
" Hai jangan begitu Grace., kita sahabat kita saling membatu. Kami sudah berusaha Agar kau tetap aman ..Jadi santai saja " kata Ayse.
" Iya tapi aku menjadi tak enak apa lagi kita membawa bawa kak Rayyan " kata Grace.
" Jangan khawatir Grace. Kak Rayyan juga akan melakukan hal sama bila dia di posisi kita " kata Emma
" Iya Grace , ingat jangan sampai kau terpancing ..Aku sendiri yang akan datang menemuinya besok . Em kau akan pulang bersama Ayse besok Aku akan menyuruh Jhon pengantar kalian . Agar kalian aman. " kata Lian .
"' Ya Li " kata Ayse dan Emma kompak.
Sedangkan disebuah apartemen seorang wanita mondar mandir kesal karna tak berhasil membuat rivalnya di culik.
" Sialan rupanya ia pintar berkelahi " kata Clara Yang tadi sore langsung membayar orang orang nya Dan menyuruhnya mereka pergi jauh jauh agar tidak ketahuan.
" Pantas dia begitu brani dan tenang mempermalukan ku" guman Clara kesal . Mengingat Lian terlihat santai dan cuek Tiap kali dia mengerjainya. Kini ia tahu Lian bukan lawan yang mudah. Untuk ia singkirkan begitu saja. Apalagi Nathan sangat menyukainya
" Sialan.......prank.......prak.......:"kata Clara melibas dan melempar semua barang diatas mejanya kelantai. Mengingat Nathan menolak nya Setelah kehadiran Ana. Yang membuatnya kini merasa sakit hati diabaikan Nathan
" Aku akan membuatmu menyesal Nat suatu hari nanti. Kau menolak ku Padahal kau tahu aku sangat mencintaimu Sejak dari awal kita kuliah " kata Clara sedih . Bahkan dia sempat bersaing dengan Rose untuk merebut perhatian Nathan. Sampai Nathan menolak Rose
" Kita lihat saja nanti Ana , siapa pemenang sesungguhnya " kata Clara tersenyum sinis sambil melihat keluar jendela. Berpikir mencari jalan yang lain.Untuk bisa mengalahkan rivalnya itu
__ADS_1
.