
Mereka berempat pun lalu membawa semua buah kedapur Membuat bibi Maria kaget dengan apa yang di lihat nya
"' Nona kenapa banyak sekali" kata bibi Maria.
" Untuk stock saja bi " kata Lian
" Bukan buat stock lagi bi, buat seminggu menahan kelaparan " kata Emma
" Hahaha nona Emma bisa saja., tapi bagus lah bisa buat bikin salad buah kesukaan nona Lian " kata bi Maria.
" Ya..... bi boleh boleh " kata Lian Yang lalu kembali menuju kekamarnya . Dan masih diikuti ketiga temannya.
" Kalian kenapa sih ? kok kaya butut aja " kata Lian yang merasa ketiga teman nya itu mengekori nya .
" Hei .... kita cuma ingin tahu apa yang terjadi " kata Grace penasaran.
" Iya ngak sekarang juga. Beri ruang untuk ku beristirahat juga " kata Lian cemberut.
" Baiklah " kata ketiganya .lalu mereka pun berhenti mengikuti Lian ketika sudah berada di depan pintu kamar .Dan Lian masuk dan menutup pintu. Sehingga ketiganya mematung hanya saling pandang.
" Ada apa dengan nya ?" kata Ayse.
" Mana aku tahu ?" kata Grace
" Mungkin lagi ada masalah ?" kata Emma.
" Apa .....?" kata Ayse dan Grace menatap Emma.
" Mana aku tahu. nanti ditanya ayo pergi dia juga butuh ruang untuk berpikir " kata Emma mengangkat kedua bahunya..
**†*****
Disisi lain Nathan dan Dion bertemu Clara di cafe . Yang memang sengaja ingin bertemu untuk memperingati Clara.
" Ini yang terakhir aku memperingatkan mu Cla Dan jangan sekali kali kau berani lagi mengganggunya " kata Nathan.
" Ck...... beruntung sekali dia slalu kau bela Nat Apa kau lupa kita teman lama dari SMA tapi kenapa gadis kecil seperti itu yang kau suka. Nat " kata Clara padahal baru sepulang kerja tadi ia bertemu dengan Ana. Tapi sekarang Nathan sudah memperingat kan nya Tentang rencana jahatnya kemaren untuk menyingkirkan Ana.
__ADS_1
" Aku tahu kita teman Cla Tapi kau sudah diluar batas. Kita tak punya hubungan apa apa Jadi Aku memintamu jangan sampai Aku memberi tahu Brian tentang ini. Ia akan mengangap mu terobsesi padaku " kata Nathan.
" Kalo iya kenapa?" apa kurang nya aku . Aku bosan dengan Brian Nat .
" Cih bosan..... tapi tiap malam kau disambanginya kan " cibir Dion.
" Tutup mulut mu yon !!!!" bentak Clara.
" Bukan nya itu fakta Kenapa harus aku harus tutup mulut Kenapa ? kau takut kehilangan tambang emas mu. Dan merusak persahabatan mereka. Dan lagi bos tak tertarik pada mu " kata Dion ikut menyela.
" Kau jangan ikut campur urus saja dirimu sendiri ?" kata Clara gusar.
" Ck.......kau terlalu serakah Cla ...bos tak tertarik pada mu Jangan berharap dan bermimpi " kata Dion berdecak kesal. karma wanita yang dulu ia kenal baik itu Berubah menjadi licik dan jahat.
Nathan yang sudah malas pun beranjak dari kursinya Terserah.. tapi ingat kalau kau berani mengusiknya lagi Jangan salahkan aku .Aku tak memberi mu kesempatan kedua " kata Nathan penuh penekanan . Lalu pergi . Begitu juga Dion yang mengikutinya.
" **** ....." umpat Clara. Yang kesal . Karna sampai hari ini ia tak pernah bisa mendekati Nathan. Padahal.ia sudah memakai seribu cara untuk bisa mengambil hati Nathan.
Nathan dan Dion pun menuju halaman parkir untuk pulang Dan lalu masuk kedalam .mobil.
" Sepertinya dia ngak akan kapok bos, kenapa Clara jadi wanita jahat seperti itu ya Clara berubah bos " kata Dion.
Lalu keduanya pun pulang . Karna besok akan kembali bekerja . Dan masih ada acara meeting penting yang harus Nathan hadiri. Yang membuatnya tak ada waktu untuk bersantai akhir akhir ini .
*******
Dirumah sakit Lukas sudah mulai membaik dan duduk diatas brankar nya.
" Kami sudah memantau nya hari ini tuan tapi ia juga tak terlihat " kata Jimmy
" Kenapa dia betah sekali didalam apa yang ia lakukan Apa dia tidak bekerja " kata Lukas penasaran. Karna tak mungkin bisa ia menerobos masuk mansion yang dijaga ketat itu.
" Entah lah bos Seperti tuan Steve benar tuan harus bernegosiasi dengan nona Ana .
Karna dia tahu nona Grace . Bukan kah dia teman nya .Pastinya ia bisa membantu .." kata Jimmy.
" Gadis itu .... membuat ku sedikit ngeri rupanya dibalik wajah cantiknya Dan tubuh mungil nya ia terlihat kejam. Bagaimana bisa Nathan tak mengetahui nya. " guman Lukas yang awalnya tertarik dengan Lian Namun ketika tahu Lian sahabat Grace Terlihat lah sifat asli Lian Yang cukup membuatnya berpikir dua kali untuk mengusik wanita itu.
__ADS_1
" Tapi dia menarik tuan , aku suka dengan gaya nya . " kata Jimmy memuji.
" Cih..... apa kau ingin dia membuat mu terkapar..Aku yakin dia juga yang mempengaruhi Grace untuk mencairkan cek itu. Agar Grace melawanku " kata Lukas.
"' Hahaha ... tapi dia hebat tuan . Membuat tuan tak bisa berkutik. Dia cukup berani aku penasaran dengannya. " kata Jimmy terkekeh.
" Kau gila dia milik Nathan . Tak mungkin kau bisa bersaing dengannya " kata Lukas mengejek.
" Hei .....aku cuma bercanda bos , siapa tahu bos Nathan bosan bisa membaginya padaku sedikit ." kata Jimmy
" Cih .... jangan harap urus saja pekerjaan mu . Aku yakin Nathan tak membiarkan siapa pun mengusiknya . Gadis itu terlalu sempurna untuknya . Makanya ia terlihat serius mengawasi sekertarisnya itu." kata Lukas.
Sedangkan Lian duduk tenang diatas tempat tidurnya .Sambil membalas pesan pada sang bunda dan kaka iparnya.
Ceklek.......
" Kau sibuk de" kata Rayyan . Yang membuka pintu kamar Lian yang tak terkunci.
" Tidak kak , Lian baru berkirim pesan sama bunda dan kak jasmine " Kata Lian menatap kakaknya itu
" Oh ya papah akan kesini besok Ada pertemuan penting di New york. Mungkin dia akan mampir " kata Rayyan.
" Ya Kak, pa Nathan juga ingin bertemu dengannya " kata Lian.
" Apa dia serius dengan mu . Kau lupa dia kalian beda keyakinan de. Akan sulit bagimu merubah keyakinan seseorang. -" kata Rayyan menatap lekat Lian.
" Tapi dia sudah berjanji akan mengikuti ku kak , Dan juga akan bicara baik baik dengan keluargga nya. " kata Lian dengan mimik wajah serius
" Kau yakin " tatap Nathan menelisik wajah adik kesayangan itu.
" Iya Pa Nathan sendiri yang mengatakan nya. bahwa ia akan belajar asal Lian membantunya " kata Lian
" Baiklah terserah kau saja kalo kau sudah yakin Kakak hanya tak mau kau sakit hati Karna perbedaan kalian. " kata Rayyan Yang tahu tak mudah untuk merubah keyakinan seseorang Karna ketika ia dekat dengan Katrina dulu. Katrina tak bersimpati dengan agamanya. Dan terkesan cuek. Yang membuat Rayyan berpikir ulang untuk terlalu dekat dengan gadis itu dan memilih berteman.
" Ya kak trimakasih sudah perduli dan mengerti Lian " kata Lian yang tahu Kakaknya luar biasa menyayanginya dan juga menjaganya selama ini
" Ini sudah kewajiban kakak " Kata Rayyan memeluk Lian .
__ADS_1
" Trimakasih kak trimakasih untuk semua nya " kata Lian tersenyum lalu balas memeluk Rayyan.
" Kak Rayyan menyayangi mu de, begitu juga papah dan bunda. Yang mengharap kan kau dapat yang terbaik " kata Rayyan.