
Sedangkan dikantor polisi Gee mendengar pria itu menyebut nama Rose. Yang membuat polisi bergegas mencari Rose ..
" Rupanya wanita iblis itu tak kapok " bathin Gee.
" Apa motif mereka pa " kata Gee melihat polisi yang keluar dari ruangan interograsi .
" Belum jelas karna Rose yang merencanakannya " kata polisi itu.
" Lalu apa urusan dengan saya sudah selesai pa" kata Gee Yang duduk tenang didepan meja polisi.
" Sebentar . bagaimana nona Ana bisa ada bersama tuan Nathan. Dan dia selamat karna setahu kami nona Ana sudah tewas " kata polisi yang sempat tahu kejadian 4 bulan lalu.
Gee pun menarik nafas dalam dalam Karna memang itu pasti membuat para polisi penasaran dan bertanya tanya tentang Lian
" Nona Lian selamat dengan keadaan lumpuh dan Amnesia. Dia baru saja sembuh dari kejadian itu Dan kami belum bisa mempublikasikannya. Karma masih ada orang yang berniat seperti tadi Jadi tuan Nathan tak mau nyawa nona Ana terancam lagi Apalagi dia mengalami trauma psikis " kata Gee
" Dimana tuan Nathan menemukannya
" kata polisi menatap Gee lekat.
" Di Pesisir pantai sebelah utara .Dekat tebing curam " kata Gee.
" Baik apa kau melihat penembak yang menembak pria itu dan temannya " kata Polisi seakan mengintimidasi Gee.
" Tidak sama sekali pa karna saya merunduk didalam mobil Bersama nona Ana dan tuan Nathan " kata Gee bersyukur Karna ada orang yang menolong mereka Entah siapapun itu Gee berharap orang itu tak tertangkap. ..
" Baiklah kami tak tahu motif jelas mereka tapi kami harus tahu siap musuh kalian dan siapa yang membantu. Tapi kami akan mengusut tuntas ini " kata polisi
" Ya pa itu harus, terima kasih sebelumnya sudah datang tepat waktu . " kata Gee
" Ya sama sama ini sudah menjadi tugas kami " kata polisi itu
Ketika sudah selesai Gee pun pulang menuju mansion orang tua Nathan Dengan taxi umum .Sambil menelpon bosnya.
********
Dikantor Rayyan baru saja Jhon duduk menemuinya untuk melaporkan kejadian yang menimpa adiknya itu.
" Mereka baik baik saya tuan muda " kata Jhon
" Bagus lah jaga dan awasi Lian . Aku Yakin kehadiran Lian membuat mereka terancam maka nya mereka ingin menyingkir kan Lian. " kata Rayyan
" Ya bos seperti nya begitu " kata Jhon
" Apa Chris sudah menghubungi mu " Kata Rayyan .
" Sudah tuan, wanita itu wanita yang sama yang dulu juga mencelakai nona Lian.
" Wanita iblis , tuntut dia seumur hidup dalam penjara jangan sampai lepas lagi " kata Rayyan dengan rahang mengeras.
__ADS_1
" Baik tuan " kata Jhon yang lalu berpamitan meninggalkan ruangan Rayyan.
*******
Sedangkan Lian sedang duduk berdua Natha di taman bersama Nathan . Nathan tersenyum melihat Lian Yang terlihat cantik walau memakai baju sederhana.
" Apa masih terasa perih " tanya Lian
" Tidak, karna obat nya memakai cinta " jawab Nathan
" Kau terluka tapi masih bisa bercanda " kata Lian menatap Nathan
" Ini tak seberapa dengan apa yang kau alami saat itu . Mulai hari ini Aku janji akan menjagamu Walau apa pun yang terjadi . Luka ku belum seberapa sakit Ketika aku tak bisa menyelamatkan mu saat itu " kata Nathan yang lalu meraih tangan Lian dan mengengam nya erat.
Keduanya lalu saling padang. Dan manik mata keduanya bertemu .
" Aku tak mau kehilangan mu lagi " kata Nathan
" Aku tak tahu apa yang terjadi di masa depan Tapi aku hanya berusaha sebaik mungkin bertahan hidup untuk mu " kata Lian lirih .Yang membuat Nathan langsung memeluk Lian . Lian pun membiarkan tangan kekar itu memeluknya . Dan menyadarkan kepalanya didada Nathan.
Namun...
Mhem.....mhem......
"' Kak Ray " kata Lian tergagap melihat Rayyan sudah berdiri sambil berpangku tangan dekat kursi keduanya
" Maaf bro aku hanya memeluknya " kata Nathan yang tak enak hati .
" Lian sana bantu kak Jasmine. kak Rayyan mau bicara dengan Nathan sebentar " kata Rayyan .
"' Ya kak " kata Lian dengan wajah bersemu merah karna malu terciduk sang kakak Yang berpelukan untung saja tadi Nathan tak menciumnya .
Lian pun lalu pergi meninggal kan taman dan menuju ruang tengah .Disana ada Jasmine dan Al sedang duduk bermain.
" Ih kenapa tuh muka Li, kaya kepiting gosong " kata Jasmine terkekeh
" Keciduk kak Ray " kata Lian jujur
" Hah ...... kok bisa lagi pelukan atau lagi berciuman " kata Jasmine terkekeh
" Cuma lagi pelukan " kata Lian malu.
" Hahaha.........santai de ngak mungkin juga kan kak Ray marah. orang sudah biasa " kata Jasmine
" Dih biasa apaan coba" kata Lian bingung
" Biasa pelukan lah Apa lagi mengadu bibir Enakkan saling ***** ? " sindir Jasmine
" Ih apaan sih kak Jasmine " kata Lian cemberut
__ADS_1
" Hahaha..... jangan muna Li, kak Jasmine tahu Jangan bilang kamu ngak pernah berciuman dengan Nathan Pasti sering kan Orang Nathan biar begitu diam diam
Menghanyutkan kok. Cuek cuek nya cowok saat jatuh cinta pasti tetap nyosor Li" kata Jasmine yang sudah berpengalaman
" Kaya kak Ray gitu kan " kata Lian sengaja mencari kejujuran kakak iparnya.
" Ya begitulah " kata Jasmine tersenyum .
" Dih .....pantasan kak Jasmine lulus SMA sudah nikah kak kuat nahan kan " sindir Lian . Yang tahu dulu kakak iparnya itu sempat cemburu padanya
" Hahaha...... ya iya lah kalo nyosor terus mending nikah kan jadi ngak dosa " kata Jasmine tergelak.
" Emang kamu sama Aska enggak de" kata Jasmine
" Ngak lah belum sempat ngapa ngapain juga dan cuma ciuman doang " kata Lian terus terang.
" Berarti dia pria yang baik " kata Jasmine.
" Ya Itu lah sebabnya Allah cepat mengambilnya " lirih Lian mengingat Aska pria yang penyayang .
" Tapi juga dapat penggantinya kan Yang lebih baik Tampan keren dan seorang Milyuner lagi " goda Jasmine
Lian hanya tersenyum . Dan lalu mencium bayi Al yang sibuk menyusun mainannya. Yang membuat Lian tersenyum senang
" Al pintar banget nih ,sudah bisa susun mobil nya " kaya Lian
" Ya iyalah anak siapa dulu " kata Ray yang datang bersama Nathan
" Ayo kita makan malam , Al sama mba Lisa dulu ya , Grace mana ?" kata Rayyan menatap Jasmine
" Tadi izin pulang kerumah orang tuanya Besok siang katanya sudah pulang bi " kata Jasmine
" Ya sudah ayo makan " kata Ray mengulurkan tangannya pada Jasmine untuk berdiri Sedangkan Lian dan Nathan lebih dulu menuju meja makan
Disisi Lain Ayse baru saja pulang ke apartemennya Ketika melihat seorang pria sedang menunggunya Didepan pintu. apartemennya
"' Siapa dia , aku tak mengenalnya " kata Ayse yang pura pura membuang sampah lalu bergegas pergi menjauh.
" Woi tunggu .... kata pria itu melihat Ayse ..
Ayse langsung pergi dan masuk lift lalu menuju parkiran mobilnya Dan masuk lalu pergi meninggalkan tempat itu .
" Aku ke mansion kak Ray saja " kata Ayse yang lalu mempercepat laju mobilnya.
" Dia kabur " kata pria itu menelpon temannya.
" Sialan ayo kejar kemana dia pergi " kata seorang pria yang kecolongan tak melihat Ayse pergi.
" Sialan dia slalu lolos " kata pria itu.
__ADS_1
Entah ada urusan apa mereka dengan Ayse. Namun Ayse lebih dulu kabur dari pada tertangkap.