
Jhon pun melompat keluar sambil merangkul Rayyan dan Eduardo yang membuat mereka terpental. Entah apa yang terjadi Cafe itu luluh lantah separo Dan untungnya tak ada korban nyawa
" Astaga gila apa yang mereka laku kan " kata Rayyan.
" Ngak tahu bos mungkin mereka sengaja karna cafe itu jadi sengketa" kata Jhon.
" Mereka tidak waras ayo kita pulang biar kan polisi yang mengurusnya " kata Rayyan Yang sedari tadi memang merasa ada yang janggal ketiga Eduardo mengajaknya ngobrol.
" Bro kami pulang dulu ya " kata Rayyan.
" Wah gila apa yang terjadi sebenarnya " kata Eduardo bingung untungnya mereka cepat keluar
" Entah lah aku juga tidak tahu oh ya kami pulang dulu " kata Rayyan
"' Ya hati hati " kata Eduardo yang lalu menelpon Katrina numpang menginap .
Rayyan pun pulang dengan Jhon. menuju mansion karna sudah mulai larut malam .
Karna tadi cukup lama ngobrol .
" Aku merasa aneh dengan yang terjadi di cafe itu Jhon Coba kau cari tahu. Karna aku biasa nongkrong disana Dan biasanya tak ada masalah Tapi tadi aku merasa mereka memperhatikan aku dan Eduardo " kata Rayyan .
" Apa tuan curiga dengan Eduardo ." kata Jhon
" Entah lah dia bukan pengusaha yang culas Datanya juga bagus tak ada masalah Atau ada orang yang sedang mengincar nya " kata Rayyan
" Bisa jadi tuan " kata Jhon yang masih fokus menyetir
" Yah kau selidiki saja. Suruh Chris dan yang lain Untuk mencari tahu " kata Rayyan .
" Baik tuan " kata Jhon .
" Sudah malam Jhon tidurlah disini . Banyak kamar di belakang kau bisa menempatinya " kata Rayyan yang tak mau terjadi apa apa dengan asistennya itu. Apa lagi Jhon orang kepercayaan nya.
Setelah Rayyan turun Jhon pun menyuruh satpam menutup rapat gerbang dan menguncinya Lalu masuk ke mansion mencari kamar di belakang untuk tidur .Tampa sengaja memasuki kamar
yang salah.
*********
Jam empat subuh Nathan dan Lian sudah bangun dan mandi. Lalu sholat bersama. Tapi karna mengantuk Nathan kembali tidur lagi.
" Ya ampun dia tidur lagi " kata Lian Yang melipat rukuh dan sajadah lalu pergi ke dapur untuk melihat apa yang dimasak.
" Hai Al....." Kata Lian menoel pipi bayi Al yang di gedong Jasmine sedang sarapan
__ADS_1
" Dia lapar makanya sepagi ini sudah minta makan , karna tadi malam main bersama Callan menguras tenaga " kata Jasmine.
" Hahaha .... memang main apa hah ... ganteng " kata Lian
" Miniatur dan menyusun balok heboh ngak mau diganggu Li, .Kak Jasmine dan Grace hanya mengawasi saja tak boleh dekat dekat " kata Jasmine
" Hahaha...... bocah pintar mereka mengerti bermain sekarang kak, makanya tak mau diganggu " kata Lian mencium pipi Al yang dibalas ciuman oleh Al .
" Cih ..... sayang aunty kok mamah ngak " protes Jasmine yang membuat Al tersenyum lalu mencium Jasmine .
" Nathan belum bangun de ?" kata Jasmine .
" Tadi sih sudah tapi tidur lagi " kata Lian Yang lalu mengambil beberapa roti dan memberinya selai untuk disiapkan di piring ..Karna Lian menyiapkan untuk Nathan
Sedangkan Di sebuah gedung tua seorang pria sedang marah dengan rahang mengeras karna tak bisa menghabisi Rayyan . karna tadi malam mereka gagal
Membuat Rayyan tewas
" Dia harus mati bahkan kalo Eduardo terlibat pun aku tak perduli.. Dan jika perlu Ana dan Nathan Juga " kata Pria itu
"' Tapi bos mereka bukan orang sembarangan . Kita akan tertangkap bila ketahuan . " kata Pria itu yang tak lain saudara Hendrik yang ingin balas dendam pada Nathan dan juga Rayyan Karna mengambil alih lahan mereka yang menjadi markas Narkoba Hingga tempat itu di aman kan kepolisian . Padahal itu satu satu nya bisnis mereka. Yang menguntungkan
" Tadi nya aku berharap pada Lukas dan Brian .Tapi mereka tak bisa diandalkan " kata Kurt geram. Karna usahanya hancur berantakan .Ketika proyek Nathan berjalan.
" Bos harus hati hati Mereka tidak lengah Rose yang kabur pun kini sudah tertangkap lagi " kata anak buahnya
" Ya mereka licin seperti belut Tapi kita harus membalas semuanya " kata Kurt.
Lalu kembali menghubungi anak buahnya.
**********
Disisi Lain Nathan baru saja bangun karna Lian membangunkan nya Karna mereka juga harus berangkat kerja
" Sarapan dulu sayang aku sudah bawakan roti selai dan susu kesukaan mu " kata Lian .
" Trimakasih sayang " kata Nathan yang bangun lalu duduk di sisi ranjang Dan lalu mencomot roti yang bawakan Lian untuk nya .Sedang kan Lian menyiapkan pakaian kerja Nathan.
" Apa itu milik papah lagi " kata Nathan
" Ya " kata Lian
" Astaga , Aku merasa tak enak dengan papah .Karena meminjam pakaian nya Nanti pulang kita mampir butik langganan ku saja sayang Untuk membeli beberapa stok pakaian menginap disini " kata Nathan
" Terserah kau saja sayang ..Ini juga baru papah tak permah memakainya , jadi tak masalah bila menantunya memakainya " kata Lian .
__ADS_1
" Ya aku tahu, kau sangat perhatian Tapi akulah yang seharusnya menyiapkan semua sendiri . " kata Nathan karna ia harusnya mengisi pakaian nya di lemari Lian Tapi karna sibuk ia belum sempat memesan dan memilihnya.
Lalu keduanya pun bersiap siap ..Setelah itu mereka menuju ruang makan untuk sarapan bersama.
Dikamar Ayse .Ayse baru saja bangun ketika merasakan tubuhnya berat seperti di tindih seseorang . Lalu Ayse membuka Matanya . Bersamaan dengan Grace yang mengetuk pintu kamar..
" Astaga dia aaa........." teriak Ayse nyaring yang membuat Grace langsung mendorong pintu kamar Disusul .Lian Nathan dan Rayyan juga Jasmine
" Kau bagaimana bisa disini " kata Ayse kaget tak menyangka Jhon ada dikamarnya
" Aku ".......kata Jhon kaget kalo salah masuk kamar karna mengantuk
" Brak......... astaga kalian ....ups " kata Grace
" Grace itu tak seperti yang kau bayangkan " kata Ayse.
" Wah kalian ........" kata Lian .Yang ternganga melihat Ayse dan Jhon
" Aish kenapa kau bisa berada dikamar nya Jhon jangan bilang kau nyasar " kata Rayyan
" Maaf tuan saya salah masuk kamar " kata Jhon.
" Hah ....... kok bisa " kata Lian
" Itu namanya jodoh belum nikah sudah tidur bersama berarti kan memang kudu nikah benaran nih " kata Jasmine terkekeh.
" Tuan ...... " kata Jhon menatap Rayyan
" Aku tak ikut campur itu urusan kalian berdua " kata Rayyan yang mengangkat dua tangannya . Lalu pergi meninggalkan Kamar Ayse ..
" Sudah Ay kalian bicara berdua saja " kata Lian tersenyum .
" Iya bagus lagi kalo kalian langsung menikah " kata Grace tersenyum
" Grace......." kata Ayse melotot sedangkan Jhon bergegas keluar dari kamar Ayse. Yang membuat keduanya nya sama sama cangung
" Hahahaha ..... tawa Grace dan Lian sedangkan Nathan keluar dari kamar kembali kemeja makan .
" Sudah mandi kita tinggu di meja makan ya " kata Lian
"' Iya Ay anggap saja mimpi indah dapat jodoh dadakan " ledek Grace.
" Dah sana.... pergi aku mau mandi dan siap siap " kata Ayse dengan wajah malu Yang membuat Lian dan Grace tersenyum lalu kembali ke ruang makan.
.
__ADS_1