Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 253


__ADS_3

Pagi nya Rayyan sudah mendapat laporan dari Bin atas semua penyelidikan mereka


Yang mengarah pada Eduardo


"' Ini nama nya musuh dalam selimut " kata Rayyan yang duduk tenang di ruang kerjanya .


" Baiklah Bin awasi dia " kata Rayyan


" Baik tuan muda " kata Bin yang lalu pergi keluar dari ruangan Rayyan


Dan Rayyan pun beranjak dari duduk nya menuju kamarnya untuk berganti pakaian . Setelah siap Rayyan pun ke ruang makan . Disana keluargga nya sudah berkumpul termasuk Jasmine Yang sedang menyuapi Al sambil duduk tenang di kursinya .


" Siapa yan " kata bunda pada sang putra


" Pengawal de Lian bun " kata Rayyan sambil melirik Lian


" Hah...... sepagi ini sudah melapor " kata Lian kaget.


Sedangkan yang lain diam..Begitu juga Lukas dan Grace yang ikut sarapan bersama kedua mertuanya


" Siapa dalang nya kak " kata Nathan


" Sahabat mu sendiri Eduardo " kata Rayyan .Yang membuat Lukas kaget


" Uhuk.....uhuk......uhuk.....batuk Lukas yang membuat sang ibu memberikan segelas air putih. Dan lalu meneguk nya pelan.


" Astaga ...... " kata Nathan lalu menatap Lian Yang sedang asyik menyuap serapan nya . Tampa bergeming sedikit pun


" Papah hanya mengingatkan kadang teman juga bisa jadi musuh dalam selimut . Karna mereka mendekati kita karna ingin tahu lebih banyak atau mencari kelemahan mu . Tapi kita tetap harus berhati hati karna sejatinya bisnis tetap bisnis Dan teman yang baik tak akan menusuk dari belakang " kata papah Bian menatap Nathan.


" Ya pah aku akan mengurus nya " kata Nathan


" Ingat istrimu sedang hamil jangan gegabah " kata papah


" Ya pah " kata Nathan melirik sang istri yang sedang lapar karna tadi subuh kedua nya sempat olahraga diranjang .


" Sayang ada apa ?" kata Lian


" Nothing hanya ingin melihatmu makan saja. Oh ya hari ini temani bunda dan ibu mertua mu saja di rumah " kata Nathan


" Baiklah " kata Lian santai Yang tak mau ikut campur mengurusi urusan pria


Sedangkan yang lain hanya jadi pendengar setia .Sedangkan Lukas yang duduk di sebelah Grace makan dengan tenang . Sesekali ia menatap Nathan Karna merasa tak enak karena selama ini ia juga sempat memusuhi Nathan .Dan beberapa kali membantu Kurt dan Andreas


"' Oh ya , yan apa bunda boleh nanti pinjam Chris untuk pergi keluar belanja Bersama besan ibu juga Jasmine dan Lian Grace apa kau mau ikut bersama mertuamu " kata bunda


" Tapi Grace kerja bun sama mami saja bagaimana " kata Grace menatap mertua nya .


" Tapi bukan nya bisa ditangani Lukas " kata bunda yang tahu Grace dan Lukas sudah akur

__ADS_1


" Iya Grace sekali ini saja ngak masuk kan sudah ada sekertaris mu .Lagian nanti malam kita ke pesta " kata Lian


" Iya Grace biar mami yang bawa Callan karna Al .juga ikut " kata mami


" Tapi bunda Ana akan menarik perhatian orang " kata Nathan .


" Ya ampun Nat istri mu itu bisa di modifikasi " kata bunda.


" Hah......emang Lian mobil bun pake di modifikasi segala " kata Nathan kaget


" Hahaha ....semua orang pun tertawa bersama mendengar perkataan Nathan Yang belum mengerti kemana arah pembicaraan mertua nya .itu


" Sayang maksud bunda menyamar bukan di otak atik " kata Lian terkekeh. Dan lagi aku bisa tampil keren " kata Lian karna sang bunda juga pintar merias


" Ya tapi ingat baju pengaman mu de " kata Rayyan yang tak mau terjadi apa apa dengan adik satu satunya itu Apalagi sekarang semua nya masih dalam proses mencari bukti akurat Karna saksi bunuh diri . Dan mereka pasti nya menghilang kan


semau bukti yang ada


" Ya kak " kata Lian .


" Aku akan menyuruh orang mengawal kalian Tapi ingan jangan sampai lelah " kata Nathan


" Bunda akan menjaga nya Nat " kata bunda yang tahu Nathan khawatir


" Ya bun ,Nathan percaya " kata Nathan Yang menikmati makanannya .


Nathan sebenarnya berat melepas istrinya pergi keluar Karna mengudang bahaya Tapi Karna bersama sang mertua ia cukup tenang karna tahu pasti ada pengawal yang menjaga mereka


*******


" Sudah cantik kan Grace " kata Lian yang terlihat cantik dengan wig nya berdandan ala barbie Yang membuat Grace kaget


" Astaga Lian " kata Grace kaget yang membuat Jasmine terkekeh


" Dia sedang merubah jati dirinya Grace " kata Jasmine


" Aku hanya kaget kak, karna Lian jarang berdandan Tapi kau seperti boneka Li bila begitu . Persis boneka hidup " kata Grace


" Oh ya berarti nanti malam aku akan tampil kaya barbie saja untuk ikut datang " kata Lian tersenyum


" Ya itu ide yang bagus " kata Jasmine


Lalu setelah siap mereka pun berangkat bersama bunda dan mertua Lian juga mami Neni yang ikut menemani Karna dirumah juga ngak ada yang dikerjakan .


*******


Sesampainya di kantor Nathan langsung masuk keruangan nya dan memanggil Dion mencari tahu perkembangan penyelidikan mereka tentang penembak Lian


" Tuan Rayyan benar bos, sepertinya memang Eduardo dalang nya Tapi kita harus punya bukti untuk menjebloskan nya dalam penjara " kata Dion

__ADS_1


" Awasi terus dia jangan lengah Aku tak mau terjadi apa apa lagi dengan Lian .Dan aku sendiri yang akan menghabisinya bila perlu " kata Nathan emosi .


" Bos tenang dulu jangan gegabah karna dia sudah menghapus bukti Dan kita harus berhati hati . Untuk sementara ini kita harus tenang Apalagi nanti malam bos mengadakan acara resepsi " kata Dion


" Ya dia cukup pintar , tapi cari celah untuk kita menghancurkan saham nya " kata Nathan yang merasa jengkel .


" Siap bos kami akan mencari celah sebelum ia bergerak . Aku yakin sekarang ini ia pasti sedang berhati hati dalam bertindak Karna polisi sedang memeriksa club nya atas kematian Neil " kata Dion


Nathan pun terdiam memikirkan perkataan Dion. Ada benarnya mereka bertindak hati hati Karna Eduardo memang orang yang licik ..Pria keturunan mexico itu sudah terbiasa dengan pekerjaan kotor dan terlibat dengan beberapa Mafia .


" Ya kau benar kita awasi dulu dia Tapi ingat jangan lengah " kata Nathan .


Sedangkan Eduardo mondar mandir di kantor nya gelisah .


" Brak ......


" Sialan kenapa ia bisa tewas di sana . Siapa yang melakukan nya " kata Eduardo


Yang memang menyuruh Neil dan temanya Yang menembak Lian


" Aku harus menangkap Jason sebelum mereka menemukan nya Karna pasti dia akan buka mulut bila kepepet " kata Eduardo Yang lalu menelpon anak buah nya .


" Cari Jason sampai dapat !!! jangan kembali bila kalian belum bisa menemu kan nya " perintah Eduardo


" Baik tuan " kata seorang pria di sebrang sana


Lalu pembicaraan pun terputus Dan pria itu pergi menemui teman nya. Dengan naik motor trail nya . Namun tak jauh dari tempat itu Seseorang sedang mengikuti nya Dengan motor sportnya


*********


Sedangkan di pusat perbelanjaan Lian sedang belanja bersama Grace Dan bunda juga mertuanya . Yang sedang memborong sepatu dan tas juga blazer cantik .


"' Astaga Lian banyak banget " kata Grace


" Sekalian Grace kan aku jarang belanja Dan mumpung ada yang bayar " kata Lian tersenyum


" Astaga punya suami tajir masih minta bunda juga " kata Grace terkekeh .


" Biarin .... orang bunda ku ini we....." kata Lian Yang membuat Grace terkekeh


Ya bagaimana tidak sudah punya suami tajir aja Lian bisa bebas belanja Tapi masih dibayarin bunda dan papah nya juga Kak Rayyan Yang membuat Grace iri pada sahabat nya itu. Padahal uang gaji nya saja utuh sebagai sekertaris tak tersentuh sama sekali .


" Enak banget hidup mu Li, kalo gue cowok mending nikah sama Lho deh kaya nya " kata Grace terkekeh


" Heh ..... amit....amit ...pahit pahit ogah nggak mau " kata Lian tertawa .


Dan ketika mereka berjalan tiba tiba seseorang menabrak mereka


Bug........

__ADS_1


" Jason ayo cepat " kata seorang pria


__ADS_2