
Clara dan Jenny pun menoleh pada katrina
Yang masik membawa keranjang buah diikuti Alexa yang juga membawa bunga untuk Lian.
" Mana Ana Nat " kata Katrina yang bersikap cuek pada Clara dan Jenny
" Mereka sedang ditaman " kata Nathan
" Terimakasih untuk bingkisan nya " kata Nathan yang melihat Katrina dan Alexa yang meletakkannya diatas nakas.
" Sama sama " kata Katrina.. Lalu menatap Jeb dan Brian .
" Hei kat rupanya kau tak berubah kat masih tetap galak " kata Jeb tersenyum.
Katrina memang tak begitu senang dengan Jeb dan juga Brian yang semasa mudanya bad boy suka gonta ganti pacar Dan juga mempunyai sejarah pergaulan bebas Yang membuat Katrina dan Alexa mem blacklist Nama mereka dari pria idaman walau mereka pengusaha sukses . Apalagi Brian yang selingkuh dengan Clara sekertarisnya itu terdengar sampai telinga Katrina. Begitu juga dengan Jenny yang sering merayu Jeb dikantornya.
" Apa aku harus berubah menjadi wonder women untuk menumpas pria pria brengsek seperti kalian " jawab katrina santai.
" Heh.....hehehe.... rupanya keluargga Andersen memang cukup disiplin dan tak bisa diremehkan . Aku salut " kata Jeb membuang nafas kasar karna bagi Jeb Katrina adalah wanita yang berdedikasi tinggi cerdas pintar dan bertalenta. Hingga karismanya cukup kuat .Dan adik kelasnya itu juga tak mudah di permainkan. Wajar kalo banyak pria yang menyukainya namun mereka cukup berhati hati . Karna katrina cukup pemilih dan tak sembarangan dekat dengan pria manapun . Membuat keluargga mereka cukup disegani dalam kalangan bisnis sebagai pengusaha yang bersih dari rumor dan gosip miring.
" Sedang apa kalian disini " kata Alexa
" Kami hanya ingin membesuk tapi rupanya .....niat kami diabaikan " kata Brian menyindir Nathan.
" Kurasa memang harus begitu, kalian pasti bersikap tak sopan dan hanya datang untuk menganggu iya kan Nat " kata Katrina
" Ya begitulah , itulah sebabnya Rayyan membawa Lian ketaman. " jawan Nathan
" Hei..... bro ....kenapa kau mengadu membuat kami jadi ngak enak hati " kata Jeb yang merasa bersalah dan salah tingkah. Karna mereka tadi memang datang sengaja. Untuk mengagetkan Nathan tapi sebaliknya waktunya tidak tepat. Membuat mereka malu sendiri . Karna ada Rayyan yang tak mereka duga sama sekali.
" Cih .... kebiasaan lama, pasti kalian ingin mengerjai Nathan kan.. Tapi gagal " kata Katrina yang sudah biasa dengan tingkah teman temannya itu.
__ADS_1
" Maaf Kat, tadinya kami hanya ingin menyapa tapi moment nya ngak pas. Kami juga tidak tahu kalo Tuan Rayyan ada disini " kata Jenny menjelaskan
" Ck....... kalian memang sudah biasa kan begitu . Ngak usah tersinggung . Tapi maaf jangan diulangi. itu bisa mempermalukan diri kalian sendiri. Karna kami bisa mentolerir nya Tapi tidak bagi orang asing Apalagi kalian belum mengenal baik mereka. " kata Alexa .
Yang bisa melihat dari sikap Nathan dan juga Rayyan yang membawa pergi Lian Untuk menghindari para tamu yang tidak sopan
*********
Sedangkan ditaman Lian dan Ayse tersenyum melihat taman yang banyak didatangi anak anak yang dirawat dirumah sakit.. Yang membuat Rayyan ikut tersenyum. Mengingat anak dan istrinya dirumah.
" Kak apa kakak ngak kembali kekantor, ada Ayse disini ngak pa pa kalo kakak mau kembali " kata Lian.
" Baiklah aku kembali kekantor ya, Ayse titip Lian ya. Kakak ada janji dengan klein bisnis sore ini " kata Rayyan yang melihat jam tangannya dan mengelus rambut Lian.
" Ya kak " kata Ayse tersenyum ..
" Ya sudah kalian hati hati ya salam buat Nathan. Kakak pergi dulu " kata Rayyan yang berlalu meninggalkan Ayse dan Lian yang duduk santai melihat anak anak bermain ..
" Ya kak.....take care " kata Ayse .
Keduanya pun tersenyum melihat Rayyan ya pergi. Menjauh dan menghilang diantara orang yang berlalu lalang
" Apa kau masih mau disini Li " tanya Ayse. Sambil membenahi piyama rumah sakit Lian.
" Sebentar lagi Ay, aku malas melihat mereka yang terlihat arogan dan juga kadang meremehkan orang " Kata Lian.
" Ya ..... itu terlihat dengan gaya bicaranya dan juga bahasa tubuh mereka " kata Ayse.
" Yah begitulah. Kadang cara pemikiran orang berbeda beda..Tapi masih ada kesopanan. Tapi mereka seperti tak punya akhlak. Padahal mereka orang terdidik dan pebisnis handal " kata Lian
" Iya juga , tapi kok bisa ya..." kata Ayse
__ADS_1
" Entah lah mungkin mereka sudah terbiasa hidup mewah jadi tak perduli dengan kehidupan orang lain jadi mereka seenak saja bersikap tidak sopan " kata Lian..
"Ya kau betul. Li, aku juga malas bertemu temu orang orang seperti mereka Wajar bila kak Rayyan bersikap begitu. " kata Ayse
" Huh......." .kata Lian membuang nafas kasar lalu keduanya pun terdiam tampa bicara . Sambil memperhatikan anak anak yang bercanda dan tertawa ditaman.
" Aku jadi ingat Grace Li, Dia sedang apa ya kalo lagi sendiri . Aku harap dia tidak macam macam " kata Ayse khawatir.
" Ya ku harap juga begitu, tapi kurasa Grace Sudah banyak berubah .Aku yakin dia baik baik saja Setelah wisuda besok kita buat Lukas kelabakan Dan aku yakin ia akan mendatangi kita untuk mencari Grace " kata Lian tersenyum penuh arti .
" Apa yang ingin kau lakukan Li?" tanya Ayse heran lalu menatap Lian yang tersenyum tipis.
" Lihat saja nanti. Aku hanya ingin memberinya pelajaran karna berani merendah kan perempuan dan meleceh kan Grace seenak nya " kata Lian.
" Iya Li, aku juga kesal malam itu..Pengen sekali aku cekik lehernya dan membunuh nya kalo aku bisa " kata Ayse.
" Jangan gegabah Ay kita santai saja. Buat permainan nya serapi mungkin Mereka pikir hanya pria saja yang punya power. kita juga jangan mau dibodohi kaum pria. Kau tahu pria dan wanita itu sejajar dengan porsi yang berbeda . Harus nya mereka saling menghargai . Kau tahu di dunia ini pria butuh wanita dan wanita juga membutuhkan pria . karna kita diciptakan saling melengkapi satu sama lain. " kata Lian
" Ya kau betul Li, makanya kita akan balas nanti biar Lukas tahu rasa nya malu. Aku yakin suatu hari dia akan datang mengemis cinta pada Grace
" Hahaha ...... tak kan lama Ay, setelah Wisuda aku yakin dia akan stres dan perusahaan nya akan bangkrut " kata Lian.
" Hah ..... bagaimana bisa Li, bukannya dia juga pengusaha hebat.
" Kita gunakan ini untuk bermain " kata Lian menunjuk kepala. Yang membuat Ayse tersenyum.. Karna ia tahu . Tak sedikit pria mati kutu karna ulah temannya itu.
" Ok..... aku tunggu permainan mu Li, semoga memuaskan " kata Ayse..
" Tunggu saja pasti akan menyenangkan bisa tersenyum melihat nya hancur tampa menyentuhnya " kata Lian Yang tersenyum penuh arti . Yang membuat Ayse cukup tegang karna Lian cukup berani dalam bertindak. Untuk membuat pelajari bagi orang orang yang membuatnya terusik.
" Ya kadang kecerdasan bisa mematikan buat orang lain . Karna mereka seenak nya meremehkan lawan nya .Yang terlihat biasa saja. Padahal pepatah mengatakan belum tentu wanita diam yang tenang tak berbahaya Tapi ketenangan itulah yang membuat orang sangat berbahaya kalo ia membalasnya. .
__ADS_1
Sungai yang tenang bukan tak berbahaya tapi sungai yang tenang itu lah tersembunyi buaya yang mematikan yang suatu saat bisa merenggut nyawa