
" Jangan berteriak , aku tak membelanya
aku hanya memuji nya dia gadis hebat kau menyakitinya dan wajar dia membalas mu iyakan " kata Nathan santai.
" Gila ..... kau senang melihat temanmu bangkrut hah......" kata Lukas emosi.
" Aku datang kesini minta tolong kau bisa membantuku dan menyelesaikan masalah ku tapi kau malah membuat ku pusing " kata Lukas.
" Hahaha. ........Lukas Lukas kau Ceo perusahaan besar . pintar dan terkenal sebagai player Dan mampu memikat wanita dengan uang mu. Kau juga bos handal. Tapi bagaimana bisa gadis lugu Seperti Grace bisa membuat hancur dalam sekejap . Padahal dia baru saja wisuda beberapa hari yang lalu . Sedangkan kau sudah berpengalaman om my good . Apa kata dunia. " kata Nathan dengan nafa menyindir.
Jleb.
Lukas pun terdiam . Karna apa yang dikata kan Nathan benar . Grace gadis yang lugu dan terlihat polos bahkan ia bisa menipu nya. tapi kenapa kini ia yang tertipu.
" Aku.........tidak tahu bagaimana bisa ia berbuat begitu Aku sekarang bingung harus bagaimana Dan apa yang bisa kulakukan tampa uang itu " kata Lukas yang lalu bersandar di sofa . Yang membuat Nathan iba melihat temannya itu terkulai tak berdaya.
" Aish kau ini .. Ini ulah mu sendiri mungkin ini hukuman mu yang sangat senang mempermain kan wanita Dan sekarang kau kena batunya . Gadis kecil itu ternyata tak sebodoh yang kau kira kan. Sampai ia bisa menghancurkan mu. Apa kau tahu aku salut padanya . Dia wanita cerdas dia tak perlu mengancam mu dan berbuat anarkis kan Tapi cukup menghancurkan mu dalam sekejap. Bayangkan saja kau bisa dikerjai anak kemaren sore yang baru selesai kuliah
Cih....... memalukan " kata Nathan..
"' Lalu aku harus bagaimana, ayolah bro bantu Apa kau tak kasihan melihat ku " kata Lukas.
" Makanya punya burung itu lihat lihat tempat kalo mau bersarang . Nah giliran bertelur tak mau tangung jawab . Kau membuang nya .dan mengancamnya Dan juga menyuruh nya melenyapkan nya Wajar dia marah .Kini apa kau bisa merasa sombong lagi. Ck.....rupanya dia membuat mu tak bisa berkutik Aku yakin Grace akan menertawakan mu . Lalu dimana Lukas yang slama ini terkenal arogan dan angkuh hah " kata Nathan .
Ceklek........
pintu pun terbuka Nathan hanya menoleh
sekilas lalu kembali menatap Lukas.
" Bos ini makanan nya " kata Dion yang sudah selesai makan.
" Masuk lah Dion aku butuh pendapat mu Lihat pria miskin itu sedang sekarat " kata Nathan menyindir.
__ADS_1
" Hah..... kenapa bisa " kaya Dion kaget..
Lalu masuk dan menutup pintu.
" Kenapa dengannya ?" kata Dion yang melihat wajah Lukas yang muram seperti orang yang tak bergairah hidup
Setelah Dion duduk Nathan pun menceritakan Apa yang terjadi dengan Lukas Dari cerita Lian sampai Lukas yang ia kumpulkan jadi satu. Sehingga mendapat kan kesimpulan bahwa Lukas tak mau bertanggung jawab Tapi akhir nya berakhir dengan sangat mengenaskan.
" Hahaha..........hahaha......."
Dion tertawa terbahak bahak bukanya iba malah ia senang karna menurutnya pantas kalo Grace melakukan hal demikian.
" Maka nya bro lihat lihat dulu gadis mana yang bisa kau bodohi. Kau dapat masalah kan . Aku yakin gadis empat sekawan itu bisa menghancurkan mu sampai menjadi abu. Aku mengenal mereka dengan baik .Karna mereka sering hang out bersama ku .Tapi mereka tak bermasalah. Dan kau membangun kan sisi lain wanita yang lugu Dan membuatnya jelas sakit hati. sekarang kau rasa kau kena batunya.Jangan kau pikir gadis lugu itu bodoh. Gadis seperti mereka pintar dan cerdas juga bisa membuat mu mati mendadak. Jangan kan dirimu. Bos Nathan aja bisa pusing di buat Lian " kata Dion santai..
" Lalu aku harus bagaimana ?" kata Lukas
" Kita tanya Lian dan Emma baik baik . Aku yakin mereka bisa membantu mu . Untuk menemui Grace. Tapi ingat hati hati bicara kau bisa dihajar gadis kecil itu " kata Dion yang mengenal Lian..
" Baiklah bantu aku... Nat tolong bicara lah padanya aku ingin bertemu baik baik.
" Mereka menghajar ku kemaren lihat nih ....masih membekas " kata Lukas memperlihat kan lebam lebam di sekujur tubuh nya dengan membuka pakaiannya.
" Hah...... kenapa bisa begitu " kata Nathan.
" Aku mau menangkap mereka hanya untuk memancing Grace keluar tapi teryata........
" Hahahaha............. kau dihajar kan . Sudah ku duga Lian pasti tak kan duduk manis saja bila kau mengusik nya ." kata Dion .
Nathan hanya mengeleng kan kepala nya.
Tahu temannya itu bersikap ceroboh . Bukannya masalah selesai malah tambah parah.
" Dengar bro , kurasa aku harus memberi tahumu . Mereka gadis pintar dan polos dan juga baik. Kau tak bisa mengasarinya Dan mengacam.nya atau menakut nakuti mereka. Aku yakin mereka tahu Grace .Tapi kau harus bisa bersikap bijak dan bicara baik baik pada keempat gadis itu . karma..Aku yakin sedikit saja kau membuat masalah pada mereka mereka takkan diam. begitu saja. .Karna mereka bersahabat dan Dion sangat dekat pada keempat gadis itu. Kau bisa minta Dion jadi perantara nya Karna kau sudah bertindak di luar batas biar Dion dulu yang membantu mu mencari tahu tentang Grace. " kata Nathan yang menatap Dion. Yang memang dekat dengan gadis empat sekawan itu..
__ADS_1
" Kau bisa membantu mereka kan yon " kata Nathan
" Ku usaha kan tapi aku tak bisa berjanji mengingat kesalahan mu yang fatal " kata Dion
" Sekarang makan lah lalu pulang biarkan Dion yang mengurusnya pelan pelan ..Karna aku yakin mereka takkan senang kau berada disini..Sampai hari ini Lian tak pernah menceritakan tentang Grace pada ku .Karna Ana tahu aku teman mu .Dan pastinya Ana mengira aku membelamu " kata Nathan.
" Iya bro sebaik nya kau pulang dan kembali kekantor mu . Aku akan .membantu mu sebisa ku . Karna mengingat kau berurusan dengan Ana kau tak akan mudah merayunya sekarang ini Perlu waktu untuk bisa mendekati mereka.
" Baiklah " kata Lukas yang lalu memakan makanannya karna ia sudah putus asa.. tapi ia harus tetap bertahan Setelah itu Lukas pun kembali kekantornya.
Nathan pun menatap Dion sambil membuang nafas kasar.
" Aku yakin mereka tahu Grace Yon. Kau harus membujuk nya pelan pelan .Karna aku tak bisa Lian tak kan percaya pada ku
Karna aku teman Lukas " kata Nathan yang bisa mengerti kenapa Lian tak pernah membahas Grace .Karna dulu ia sempat bercerita dan terlihat Lian tak.mrnyukai Lukas dan bersikap cuek..
" Baik bos aku akan pelan pelan bicara pada mereka berdua. Sambil mengajak. mereka santai. Agar mereka tidak curiga.
" kata Dion . .
" Baiklah kita selesaikan ini baik baik Agar semua selesai tampa ada keributan Dan aku akan membantu Lukas Sementara waktu dalam keuangannya. " kata Nathan.
" Siang pa " kata Emma yang tiba tiba muncul yang ingin mengantar laporan .
" Hai......cantik masuk.lah " kata Dion.
" Mana Ana ?" kata Nathan menatap Emma.
" Anu bos..... dia lagi sholat " kata Emma
" O.... ..sholat ." Kata Nathan terdiam..
****
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya readers dan juga hadiahnya trimakasih sudah mampir ******
.