Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 211


__ADS_3

Lukas terdiam karna ia tak mendapat pembelaan sama sekali. .itu salah dirinya sendiri -Dan kini Lukas merasa sangat bersalah. Karna bersikap egois pada Grace.


" Dengar nak, papi dan mami hanya mengingatkan mu .Kalo nanti Grace tak mau lagi bersama mu Jangan pernah datang pada kami. Cukup kami sudah menasehati mu .Karna kami sudah mengingatkan mu berkali kali " kata Papi Yang menghela nafas panjang


Sedangkan mami Lukas hanya mengusap punggung putranya itu. Lukas terdiam karna kini ia sudah tak bisa berbuat apa apa. Kalo nanti perusahaan nya hancur otomatis Nathan akan mengambil alih semuanya. Karna ia sudah memakai dana bantuan dari temannya itu.


*******


Emma berdiri ketika Nathan dan Lian datang .


" Pagi pa , bu " kata Emma sopan


" Pagi Em " jawab Nathan yang melewati meja Emma.


" Apa kabar bu bos " kata Emma tersenyum pada Lian.


" Kau ini Em, biasa aja kali " kata Lian Yang tak ingin Emma menganggapnya berlebihan .


" Iya tahu kamu ngak enak Li, tapi gimana pun kau kan istri atasan ku .Ya aku tetap menghormati mu bu bos . Kan ini kantor . beda kalo kita diluar beb " kata Emma Yang bersikap profesional .


" Ya deh...Kau memang karyawan teladan Aku acungi dua jempol " puji Lian terkekeh Membuat Emma juga ikut tertawa.


Lalu keduanya pun sibuk berkutat dengan pekerjaan masing masing. Begitu juga Lian Yang bersiap mengantar Laporan nya pada Nathan sang bos .


" Aku antar laporan dan jadwal bos dulu ya Em " kata Lian .


" Ya beb , Eh sekalian tanyakan apa aku nanti ikut Atau tidak kan hari ini ada undangan sekertaris untuk peninjauan " kata Emma


" Astaga aku hampir lupa , ya Em aku tanyakan ya Biar aku juga ada teman ngak enak sendiri kaya anak ayam kehilangan induknya " Kata Lian


" Woi.... kita bukan ayam beb " kata Emma protes sambil terkekeh


" Iya umpama saja " tawa Lian sambil melangkah menuju ruangan Nathan


Tok..... tok.... tok.....


" Masuk " kata Nathan .


Ceklek.....


Lian pun langsung meletakan berkas laporannya dan jadwal Nathan.


" Hai sayang duduk lah dulu " kata Nathan tersenyum


" Thanks pa, oh ya pa nanti kan Ada undangan buatku Untuk menghadiri acara para sekertaris apa Emma boleh ikut " kata Lian

__ADS_1


" Ya dia boleh ikut , ada Dion bersamaku " kata Nathan karna ia ingin Lian tak sendiri disana.


" Baik teimakasih pa " kata Lian.


" Hei kenapa masih memanggil bapa , aku suami mu sayang " kata Nathan menatap Lian lekat


" Ini di kantor sayang , paling tidak kita bisa saling menjaga Aku hanya bersikap profesional ." kata Lian.


Nathan tersenyum lalu memegang tangan Lian . " Ya aku mengerti sayang " kata Nathan . Yang kagum dengan istrinya yang tahu tempat di mana posisi bos dan di mana posisi seorang suami .Yang. tak mencampur adukan urusan kantor Dan urusan rumah tangga mereka.


" Sudah ya pa saya kembali kemeja " kata Lian yang bersikap biasa walau canggung.


" Ya kembalilah " Kata Nathan tersenyum


Lian pun lalu menuju pintu dan keluar Untuk kembali ke mejanya.


" Bagaimana Li aku boleh ikut " kata Enma ketika Lian sudah duduk disebelah nya .


" Iya kita berangkat habis makan siang dan selesai sholat ya Biar ngak menunggu disana " kata Lian.


" Ok ..... aku mau lihat seperti apa tampang tampang sekertaris dan para adminitrasi perusahaan lain dan cara kerja nya " kata Emma Yang baru pertama kali ikut serta Karna untuk menambah wawasan nya.


"' Ya biasa aja sih Em, seperti kita di kantor cuma kadang pada berkelompok. " kata Lian


**********


" Pa .... kita langsung pulang sore ini juga kan " kata Ayse .


" Iya ... " kata Jhon cangung


" Oh ya pa apa tadi bapa mendengar berita tentang Rose di bandara " kata Ayse penasaran.


" Sepertinya mereka sedang di interogasi " kata Jhon dan Ayse yang menunggu di ruang kantor cabang untuk istirahat sebelum makan siang .


Yang membuat kedua mata mereka saling bertemu .Karna duduk saling berhadapan. Ayse cepat membuang mukanya kearah lain . Karna malu ditatap Jhon..


" Aih.....kenapa dadaku jadi deg degan ya " kata Ayse yang merasa ngak enak ketika


Jhon menatapnya. Begitu juga Jhon yang terdiam.


" Kenapa denganku " kata Jhon juga yang merasa senang melihat Ayse tersipu malu padanya. Dan wajahnya jadi merah merona


**********


Disisi lain Lian dan Emma baru saja sampai di pertemuan .Sudah banyak orang di sana ketika Lian dan Emma mencari tempat duduk. kosong Semua mata tertuju pada keduanya.

__ADS_1


" Bukan nya itu nona Berliana sekertaris Tuan Nathan yang dinyatakan tewas dan menghilang " kata seseorang.


" Iya dia bersama sekertaris yang baru sekarang " kata yang lainnya


Sedangkan beberapa mata lain menatap Lian dengan wajah terkejut . Karna kehadiran Lian Yang tak berubah sama sekali..Begitu juga dengan panitia acara Yang kaget melihat Lian datang bersama Emma.


" Oh my good jadi dia benar masih hidup Dan sepertinya dia baik baik saja " kata salah seorang MC.


" Iya dia tetap santai dan tak berubah sedikit pun " kata yang lain .Karna kedatangan Lian menjadi pusat perhatian banyak orang Yang tahu dan sempat mendengar tewasnya Lian karena sebuah kecelakaan . Dan sempat menyelamatkan bosnya Apa lagi ia sempat jadi trending topik berita Karna Nathan mengakuinya sebagai kekasih


" Wow rupanya ratu perhatian sudah datang " kata Jenny menyindir Lian.


" Heh........ Apa tadi .Maaf nona Jenny apa kau bicara dengan kami " kata Emma.


" Apa kalian merasa " kata Jenny cuek


" Tumben sendiri , apa kau tidak bersama sekutu mu " kata Lian membalas sindiran Jenny.


" Tidak ia di luar kota " kata Jenny


" Oh ya atau dia sedang dikantor polisi , oh ya Apa kau juga terlibat nona Jenny " kata Lian Yang sengaja memancing Jenny Untuk melihat egonya. Karna selama ini Lian tahu Jenny juga tak menyukai nya.


Deg.....


" Apa maksud mu " kata Jenny menatap tajam Lian. .


" Kurasa kau tahu Apa maksud ku " kata Lian balik menatap Jenny Yang memang akrab dengan Clara dan Rose


" Kau curiga pada ku, aku tak punya niat buruk padamu Ana. Dan lagi untuk apa bersaingan dengan bocah ingusan seperti mu Yang sombong .Kau tahu Nathan hanya mempermainkan mu Kau hanya boneka nya Untuk mengangkat perusahaan nya. Agar punya nama. Dulu dia bukan siapa siapa. Jeb Bastian lebih senior dan berpengalaman padanya . " kata Jenny.


" Aih....kau pemarah sekali rupanya nona Jenny . Apa kau tahu kau bersikap arogan itu tak membuat ku simpati dan merasa dirimu sekertaris hebat Tapi sayang hanya level cari nama " ejek Emma


" Kau brani sekali Nathan bisa memecat mu kalo aku memintanya Karna dia sahabatku " kata Jenny sombong


" Oh ya..... ih takut .....masa sih " kata Emma mengejek Jenny Karna menurut nya Jenny terlalu sombong .


" Cih.... lihat saja nanti . dasar asisten bodoh !!" kata Jenny kesal


" Maaf nona Jenny kau sangat cantik dan terpelajar juga pintar. Tapi sayang sekali mulutmu setajam silet Aku hanya takut silet nya mengiris hatimu . Dan kau bisa terluka " kata Lian peringatkan...Andai Jenny tahu Lian sekarang istri Nathan Lian yakin wanita itu akan mendadak jantungan.


" Kau " kata Jenny melotot


" Udah Li ngak usah diladeni dia sama saja dengan Clara dan Rose " kata Emma.


" Ya ......" kata Lian santai. Namun terlihat Jenny menatap tajam pada Lian dan Emma Tapi keduanya cuek saja dengan sikap Jenny. Dan tak ambil pusing Lalu fokus mengikuti acara

__ADS_1


__ADS_2