Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 294


__ADS_3

Setelah para pemuda itu kabur kedua nya masuk mobil dan saling tersenyum .


" Kau hebat tuan Nathan " puji Lian


" Trimakasih nona Ana , kau juga hebat Dan aku yakin kau bisa menjadi ibu yang baik buat anak anak kita " kata Nathan


Sambil mengecup bibir Lian . Dan sesaat keduanya berciuman . Lalu keduanya pun saling tersenyum mengurai pelukan.


Gee yang melihat dari Kaca spion mobil hanya bisa membuang nafas dalam Karna iri dengan ulah tuan muda nya


" Ish ...... tuan muda membuat ku ngak kuat saja " kata Gee.


" Hah..... kau ngomong apa Gee " kata Lian mendengar Gee bicara


" Ah bukan apa apa nona " kata Gee tersenyum


" Cih kau ini Gee paling iri kan " kata Nathan


" Kok tahu tuan " kata Gee tersenyum


" Makanya cepat menikah Gee jangan menyendiri terus ngak baik buat hidupmu " kata Nathan


" Aish tuan muda aja baru menikah .Saya masih santai tuan, ngak akan lama nanti juga dapat " kata Gee terkekeh Karna memang Gee lebih muda tiga tahun dari Nathan .


Sedang kan Lian hanya tersenyum mendengar kan obrolan dia pria itu lalu menyandarkan kepalanya pada bahu Nathan Dan Nathan langsung merangkul Lian dan mencium pucuk rambut Lian .


" Tidur lah " kata Nathan mengusap bahu Lian


" Ya sayang " kata Lian tersenyum


Gee lalu melajukan mobil nya dengan cepat Agar nona nya itu bisa cepat istirahat di mansion . Karna jalan lengang dan sepi.


Hampir 1 jam lebih berkendara mobil yang dibawa Gee langsung merapat di taman samping Karna tenda sudah terpasang dan terlihat cantik .


" Wow..... cantik tuan " kata Gee.


" Ya mereka bekerja tepat waktu , buka pintunya Gee nona mu ketiduran . Oh ya bawakan tas ku sekalian keruang kerja " kata Nathan


" Baik tuan " kata Gee yang bergegas membuka pintu mobil Dan Nathan pun langsung mengendong Lian menuju kamarnya.


" Nat ....apa Ana ketiduran " kata mommy Yang buru buru menghampiri Nathan .


" Ya ....mom mungkin dia lelah. Biar dia tidur sebentar sebelum acara dimulai " kata Nathan..

__ADS_1


" Ya sayang " kata mommy Yang memberikan bantal untuk kepala Lian lalu menyelimuti menantunya .


" Ya tuhan mudahan cucu cucu ku sehat semua " kata mommy mengusap perut Lian yang masih rata


" Aamiin ....." kata Nathan Yang lalu memindah kan anak rambut di dahi Lian


Dan mencium kening nya


" Dia pasti sangat lelah " kata mommy


" Ya mom kami tadi habis menghajar anak anak brandal Dan dia ikut turun ." kata Nathan


" Astaga Nat , kau gila kau punya banyak pengawal Kenapa membiarkan nya . berkelahi hah....." kata mommy Sheila kesal


Lalu menarik kuping Nathan


" Auw .....ampun mom , kenapa menjewer ku sih mom " kata Nathan protes .Yang menyeret putra tunggal nya itu keluar dari kamarnya


" Karna mommy tak mau cucu cucu mommy dalam bahaya. Apa guna nya kau membayar bodyguard hah...... bila cucu dan menantu ku Masih turun tangan melawan penjahat . Harus nya kau suruh mereka menjaga istrimu dengan baik " omel mommy


" Hei.....ada apa ribut ribut " kata daddy


" Sayang , nasehati putra kesayangan mu itu. . Bagaimana bisa dia bisa menyuruh Menantu ku berkelahi melawan penjahat . Apa dia tak .berpikir orang akan menyerang perut nya Dan itu bisa mem bahaya kan . cucu kita. Bukanya dia sudah membayar body guard " omel mami


" Tuh daddy mu ikut kaget kan " kata mommy


" Oh My good .... kenapa bisa " kata daddy Paul .


" Itu tak sengaja daddy . Mereka hanya anak anak remaja nakal , Dan Lian juga tak masalah kok.. Dan dia tak apa apa " kata Nathan


" Ya sudah lain kali jangan ikut sertakan dia..Mommy mu benar . untuk apa kau punya banyak bodyguard bila mereka tak bisa menjaga istrimu. Kau tahu boy sudah saat nya Ana pergi di kawal bodyguard Dan siap kan juga sopirnya ." kata daddy khawatir


" Ya dad " kata Nathan


" Sekarang di mana dia ?" kata daddy Paul


" Dia kelelahan sayang dia sedang tidur di kamar. Biarkan dulu dia istirahat " kata mommy


" Kasihan....... baiklah Boy jaga dia baik baik jangan lengah dia membawa dua nyawa di perutnya Daddy tak mau terjadi apa apa dengan nya Dan jangan sampai ketahuan grand pa mu. Kau bisa dimarahi .


" kata daddy menepuk bahu Nathan


" Ya dad " kata Nathan membuang nafas kasar. nya Ia bisa mengerti keluargga nya sangat menyayangi Lian .Apa lagi Lian sedang mengandung anak anak nya Dan hal itu wajar bila mommy dan daddy nya

__ADS_1


khawatir Apalagi grand pa nya tahu pasti opanya akan marah bila cucu mantunya itu di usik Karna grand pa nya juga ikut melaporkan dan mengawasi para penjahat Yang sudah menyerang Nathan dan Lian .


Daddy dan mommy pun kembali keruang tengah Sedang kan Nathan kembali masuk untuk beristirahat sebentar menemani Lian.


Sambil menatap dalam wajah istrinya


" Maaf bila tadi reflek mengajak mu berkelahi Tapi lain kali tak akan terjadi lagi " kata Nathan .Apa yang dikatakan mommy nya benar tak salah sama sekali Untuk apa ia membayar bodyguard kalo tak bisa menjaga istrinya. Dan sekarang sudah saat nya Nathan menyuruh para bodyguard nya untuk mengawal istrinya. Seperti Rayyan yang slalu menaruh Chris kemana pun Lian pergi Karna Chris memang di tugas kan Rayyan menjaga Lian Sopir pribadi Lian sekaligus bodyguard . Untuk mengawasi Lian di kantor atau pun di luar rumah .Dan Nathan kini baru ingat . Jadi ia bisa menambah satu lagi orang nya Untuk bisa mengawasi Lian dan menjaga istrinya kemana pun ia pergi


Nathan pun tertidur sebentar hingga Alarm Lian berbunyi untuk sholat magrib Yang membuat Nathan kaget.


" Sayang ayo .bangun sholat " kata Lian


" Eugh ...... ya , maaf aku ketiduran " kata Nathan lalu beranjak dari ranjang . Dan kedua nya pun berwudhu dan sholat .


Setelah itu keduanya mandi bersama dan berpakaian . Nathan tak sedikit pun jauh dari Lian .Setelah keluar kamar keduanya pun Langsung berkumpul bersama para Keluargga dan kerabat mereka.


" Lian " kata Emma dengan perut yang sudah makin buncit dan berdiri bersama Margaret


" Kalian mana kak Dion ?" kata Lian


" Biasa, dia berkumpul bersama yang lain Gimana bayinya sehatkan " kata Emma


tersenyum .


" Alhamdulilah sehat , oh ya mana Ayse dan Grace " kata Lian


" Tuh. ayo kesana Mar ayo kita gabung " kata Lian menarik tangan Margaret. Mendekati Grace dan Ayse


" Hai .... beb....senang kita bertemu " kata


Ayse Grace ikut tersenyum .


" Hai ... juga kalian sehat kan " kata Lian


" Ya pasti beb, oh ya Grace hamil lagi " kata Ayse.


" What ...." kata Emma dan Lian kaget membuat Grace tertunduk.


" Astaga. .......Syukurlah kalo kalian sudah akur dan dia berubah slamat ya " kata Lian memeluk Grace .Yang membuat Grace


terharu karna teman teman nya itu tak menghakimi nya tentang Lukas


" Hei ... jangan sedih kita sayang pada mu Dan juga Callan bagus lah kalo Lukas baik pada mu dan berubah " kata Emma. ikut memeluk Grace

__ADS_1


Keempatnya pun akhirnya berpelukan. Margaret pun ikut memeluk mereka Yang membuat nya iri sekaligus terharu pada persahabatan keempat gadis itu.


__ADS_2