
Tom pun terdiam. Lalu rapat pun berjalan hening Dan Lian menjelaskan semua nya Dan Lian juga menjawab semua pertanyaan relasi bisnisnya serta wacana kedepannya Tentang kerjasama yang akal berlanjut
" Kami juga sudah memberikan jadwal Peninjauan ulang pada tuan Tom untuk Melihat prosedur kerjasama ini selama
masih berjalan Dan transparan tampa ada yang kami tutupi bukan begitu tuan Tom " kata Lian . Yang menatap Tom serius
" Oh iya itu benar , bahkan saya sudah memberikan data nya lengkap agar proyek itu berjalan lancar " kata Tom kaget .Karna aneh menurutnya Wanita yang berdiri itu Bisa tahu dirinya .Sedang kan Tom belum berkenalan secara pribadi
" Bagaimana dia bisa mengenali ku " kata Tom berbisik .
" I don't know , mungkin dia sudah diberi tahu sebelum nya " kata Luis yang juga
penasaran dengan wanita itu.
Lian lalu menjelaskan hasil survei proyek Yang sedang berjalan. Karna memang harus ia jelaskan semuanya Agar kerja sama mereka tak mengalami masalah.
Cukup lama Lian menjelaskan semua nya Dan setelah selesai ia pun duduk untuk memberi kesempatan pada relasinya untuk bertanya dan mengoreksi semua rencana Takut ada partner yang merasa keberatan. Lima belas menit menunggu tak ada yang bertanya Lian pun melanjutkannya .
" Apa semuanya sudah jelas kalo sudah jelas kita lanjutkan" kata Lian yang menjadi perempuan satu satunya diantara 6 orang pria Yang duduk tenang Dan Lian duduk didampingi oleh Jhon.
" Kami sudah mengerti untuk penjelasan nya.Dan itu sudah cukup nona " kata relasi Lian yang lain
" Baik kalo sudah mengerti kita tinggal break sebentar istirahat makan siang setelah itu kita lanjutkan lagi " kata Lian
" Baik senang bekerja sama dengan anda nona " kata Luis .
" Sama sama tuan Luis . " kata Lian yang lalu berpamitan untuk istirahat Dan relasi bisnis nya Sudah disiapkan makan siang di ruang sebelah ruang rapat
" Gila ada ya wanita muda berbakat seperti itu. Dan dia sangat teliti dan juga mampu menganalisa dengan baik " kata Luis tertarik pada Lian
" Dia adik kandung tuan Rayyan tuan Tom
Dia cerdas dan pintar juga kompeten. Dia Yang akan memimpin perusahaan ini Bila tuan Rayyan pulang ke indonesia Karna Tuan Rayyan mengurus perusahaan yang ada disana." kata Tuan Felix
" Hah ..... semuanya . Bukan kah dia terlalu muda. Bahkan aku yakin dia belum tahu banyak seluk beluk negara ini. " kata Tom
" Anda salah tuan Tom , nona Lian cukup pintar dan jeli dan juga teliti. Kami sudah beberapa kali mengadakan rapat dengan beliau Untuk masalah bisnis ia juga menguasai dengan baik Tak mungkin tuan Rayyan mempercayai nya bila nona Lian tak becus bekerja. " kata Tuan Richard yang sudah sering bertemu Lian .
__ADS_1
" Apa dia masih gadis " kata Luis bertanya Sambil duduk menikmati makanannya dan mereka juga satu meja dengan Jhon.
" Nona Lian sudah menikah " Kata Jhon ikut bicara
" What ...... kau tidak bercanda kan tuan Jhon " kata Tom menatap Jhon penuh selidik .
" Kenapa tuan kaget , sudah biasa kan wanita cantik seperti itu banyak dikejar pria " kata tuan Felix santai Karna sudah tahu Lian istri Nathan
" Pasti suami nya sangat bangga dengan wanita super power seperti itukan " kata Luis
" Apa Tuan Tom dan tuan Luis tidak tahu kalo nona Lian itu istri tuan Nathan " kata Tuan Felix
" What ...... "kata Luis kaget .
" Uhuk...... uhuk.......uhuk...... dia istri tuan Nathan . Wanita bar bar yang lagi trending di telivisi itu " kata Tom kaget .
" Iya kenapa tuan Tom, kurasa nona Lian bukan wanita bar bar . Tapi dia memang sedikit tomboy " kata Jhon
" Oh my good.... aku tak percaya " kata Luis menelan saliva nya .Karna mereka mengira Lian berbeda dengan Ana.
" Ya.... kenapa tuan Tom kaget. Bagi yang tak mengenalnya Mungkin tak akan bisa membeda kan Namun diluar sana nona Lian memang berpakaian apa adanya karna di luar kantor. Berbeda kalo beliau di kantor ia menunjukan wajah aslinya ." kata Jhon
" Astaga " kata Tom menatap Luis . Yang mereka kira Ana gadis biasa. Dan mereka tak menyangka Nathan menikahi adik relasi bisnis nya yang sepadan.
Setelah selesai makan mereka pun kembali keruang rapat. Dan kembali lagi untuk melanjutkan rapat. Sikap elegan Lian cukup terlihat Dan juga pembawaannya tenang
Setelah rapat selesai .Mereka pun lalu bersiap siap untuk pulang..
" Terimakasih untuk kerjasamanya tuan tuan " kata Lian sopan .
" Sama sama nona , senang bertemu anda lagi " kata tuan Felix yang tahu Lian cukup ramah bila diajak ngobrol
Tom dan Luis pun ikut pulang kedua nya cukup tegang hari ini Karna tak menyangka mereka berhadapan dengan istri Nathan .
Pengusaha yang cukup berpengaruh itu cukup disegani Di tambah istrinya juga seorang pebisnis Pastinya Nathan makin tak bisa dipandang sebelah mata
" Aku tak menyangka dia Ana " kata Luis
__ADS_1
" Ya aku juga, itu sebabnya Nathan membuang Elisabet karna ia mendapatkan yang lebih baik " kata Tom
" Ya kurasa begitu pasti dia ingin menguat kan posisinya Mempunyai ipar seperti tuan Rayyan .Dan tak semua orang tahu kalo dia adik ipar tuan Rayyan. Padahal setahuku tuan Rayyan lebih muda dari Nathan " kata Luis .
" Ya dia sangat beruntung bung , pantas saja semua musuh musuhnya tumbang dengan mudah Rupanya ia di beking orang yang cukup berpengaruh " kata Tom yang mengeleng kan kepala. Karna tak mungkin mereka mencari masalah pada teman masa sekolah nya itu yang duduk sebagai singa bisnis itu. Apa lagi Nathan sudah berada di puncak tangga para pengusaha muda berbakat yang namanya sudah punya pengaruh .
Sedangkan Lian duduk santai dikursi kebesaran sang kakak sambil memeriksa berkas dan laporan yang sudah disiapkan sekretarisnya .
" Tok ......tok .......tok.......
" Siang nona ada ....." kata sekertaris Rayyan
" Hai ... slamat siang nona presdir " kata Nathan yang berdiri sambil kedua tangan nya di saku celananya .
" Sayang kenapa kesini " kata Lian manyun
Melihat suaminya itu menghampirinya.
"Apa kau sudah makan, aku hanya takut ketika memimpin rapat istriku ini ketiduran " kata Nathan menyindir.
" What apa kau..... pikir aku tukang tidur " kata Lian cemberut
" Hahaha....... maaf sayang aku cuma khawatir pada istri kecilku ini Makanya aku kesini " kata Nathan yang mengusap kepala Lian
Yang membuat sekertaris Rayyan tertegun melihat atasan nya itu menjadi berubah manja pada suaminya .Padahal tadi tak sedikitpun Lian bersikap seperti itu Dan Lian terkesan tegas juga sedikit cuek
Bahkan ketika memimpin rapat. Ia seakan seorang wanita yang terkesan perfeksionis
Yang membuat Cleo cukup hati hati bersikap.
" Ya ampun kau khawatir ya, kok ngak bilang kesini " kata Lian yang meminta digendong lalu Nathan pun mengendong nya dan membawanya untuk duduk di sofa.
" Apa kau tidak mengantuk " kata Nathan tersenyum
" Sebentar lagi, aku selesai kan dulu semua pekerjaan ku .Takut nanti kak Ray akan mengomeli ku Karna aku lelet dan pemalas " kata Lian
Yang membuat Nathan tersenyum Karna istrinya itu cukup bertangung jawab..Karna ia tahu Rayyan sangat menyayangi adiknya Dan tak mungkin Rayyan memarahi Lian . Tapi Nathan sangat tahu Lian tak ingin membuat Kepercayaan Rayyan berubah pada adik kesayangan nya itu..
__ADS_1