Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 89


__ADS_3

Nathan pulang larut malam ketika ngobrol lama dengan Andrew dan Rayyan . Walau tadi ia mengantuk namun ditahannya agar bisa mendekati Rayyan . Namun Rayyan bersikap cuek..Karna ingin mengerjai Nathan Dan ingin tahu seberapa hebat pria itu mendekati Lian


Bug .........


Nathan menghempaskan tubuhnya diatas ranjang Karna gelisah rindu pada Lian Tadi ia sempat menelpon Lian namun tak diangkat Nathan mengira gadis itu sudah terlelap Hingga akhirnya ia masuk kamar Dan memeluk guling membuang rasa resah nya


" Apa dia menghindari ku " kata Nathan. Yang memejamkan matanya membayang kan Lian disisinya. Karna ia sudah terbiasa memeluknya.


" Ah...... kenapa perasaan nggak enak sih " kata Nathan lalu duduk dan beranjak dari tempat tidur kembali mengambil gawainya menelpon Lian.


********


Sedangan di mansion Lian baru saja terlelap setelah tadi berenang dengan Emma dan Ayse. sedangkan Grace hanya menonton saja karna dia sudah mandi.


" Li ponselnya berbunyi " kata Ayse yang mendengar ponsel Lian bergetar sedari tadi


" Ugh....." kata Lian sambil meraih ponsel


dan menaruh gawainya di telinga nya.


" Halo who are you ?" kata Lian Sambil mengantuk


" Ana are you sleeping hah....." kata suara disebrang sana.


" Yah......why you disturb me " kata Lian


" Ok Nice dream honey in your sleep "


" Ok good night nice hear your voice bye " kata Lian yang tak melihat siapa penelpon nya Lalu meletakan ponselnya dibawah bantal dengan mata terpejam.


Ayse yang melihat Lian hanya bisa mengeleng karna temannya itu memang sudah ngantuk berat .Dan tak perduli siapa yang menelponnya.


******


Nathan yang sudah menelpon Lian pun lega lalu meletakan ponselnya diatas meja.Dan kembali keatas tempat tidur..setelah mendengar suara Lian.


" Dia pasti sambil terpejam " bathin Nathan lalu memejamkan matanya .Karna sudah cukup mendengar suara Lian ia pun tertidur.


Paginya Nathan sudah bersiap siap sarapan sebelum pergi kekantor .


"' Apa kau tak mengajak Ana pulang boy" kata daddy paul melihat putranya itu lesu.


" Iya sayang apa ada masalah?" tanya mommy .


" No mommy dia pulang ke apartemen nya karna ada urusan penting " kata Nathan

__ADS_1


" Bukannya hanya tinggal wisuda Nat, kenapa masih ada urusan . Atau kalian bertengkar " kata Katrin ikut bicara.


" Tapi dia masih kerja kat, dan lagi dia masih mencari temannya Grace yang berhubungan dengan Lukas " kata Nathan memberi Alasan . Walau sedikit berbohong..


"' Ya .....awasi saja istrimu itu. takut terjadi apa apa dengannya " kata daddy. Yang tak mau terjadi apa apa dengan memantu kecilnya itu.


Lalu mereka pun sarapan dengan tenang tapi tiba tiba.......


" Tuan ada tanu didepan " kata seorang pelayan yang datang tergopoh gopoh .


" Hah ...... siapa pagi pagi bertamu sepagi ini " kata Mommy kaget


" Aku .....kata seorang pria tua yang muncul bersama wanita paru baya.


" Jack Bety duduk lah ayo sarapan " kata Paul menyuruh mereka bergabung .


Sedang Alex dan katrina saling pandang satu sama lain.Katna terkejut melihat orang tua Lukas itu bertamu pagi pagi


" Maaf kami menganggu , Kami hanya ingin menanyakan sesuatu tentang Lukas pada Nathan " kata Jack menatap Nathan


" Tanya kan saja uncle ada apa saya tak keberatan" kata Nathan santai.


" Apa benar ada perempuan yang hamil karna Lukas " kata Bety.


" Itu benar kenapa memang nya aunty " kata katrina. Seraya menatap aunty Bety


" Hah .....Jadi Lukas benar benar menghamili nya " kata Mommy Sheila. kaget


" Iyalah Sel , makanya aku kesini siapa tahu Nathan bisa membantu Lukas untuk menemukan nya Aku pikir Lukas mandul karna banyak meniduri wanita tapi tak satu pun ada yang hamil " kata Jack


" OMG apa uncle bangga dia jadi seorang bad boy that crazy uncle " kata Katrina mengelengkan kepala.


" Hei tapi ini negara bebas Sudah biasa kan pergaulan bebas Tampa ikatan dan wajar saja toh mereka yang mau Dan juga butuh uang Selama Lukas memberikannya tak masalah kami hanya ingin mengambil anak itu " kata Jack . sumringah.. Yang membuat Nahan kesal mendengarkan perkataan pria tua itu


" Ya ampun pantas Grace lenyap rupanya kalian sama saja" kata Nathan dalam hati . Yang merasa tidak senang mendengar ucapan Jack ayah Lukas.


"'Ku rasa Nathan tak tahu banyak masalah Lukas karna dia juga sangat sibuk " kata mommy sheila disela makannya.


" Ayo sarapan lah , ngak perlu sungkan " tawar Paul pada kedua temannya itu.


" Terima Kasih bro " kata Jack yang lalu ikut makan begitu juga dengan istrinya.


Nathan hanya diam .Katrina melirik sekilas sepupunya itu . Yang terlihat tidak senang karna memang begitulah sifat teman sang daddy .


" Ok ...mom ,dad aku berangkat dulu , uncle Aunty maaf aku duluan semuanya " kata Nathan beranjak dari kursi dan meninggal kan meja makan..Karna ia cukup jengah mendengar pembicaraan yang tak berkualitas Hingga membuat mood nya hilang Dan juga membuatnya pusing.

__ADS_1


Nathan bergegas mengambil tas kerjanya dan melangkah ke halaman depan dan masuk kedalam mobil karna Gee sudah menunggunya.


" Ayo Gee " kata Nathan yang ingin cepat kekantor .


" Baik tuan." kata Gee.


Sedangkan Lian baru saja sarapan pagi


Bersama sang kakak dan teman temanya.


" Apa kau masih magang de " kata Rayyan menatap Lian.


" Iya kak aku sedang menyelesaikan masa kontrak " kata Lian


" Kontrak apa? bukan Emma dan Grace juga Ayse sudah selesai kenapa masih bekerja juga " kata Rayyan menatap curiga.


" Dia menawarkan ku jadi sekertarisnya sampai mendapatkan sekertaris baru " kata Lian memberi alasan .


Rayyan langsung mengerutkan alisnya Dan menatap Lian intens Yang membuat Lian menjadi gugup . Namun ia segera bersikap tenang takut sang kakak tahu semua rahasianya.


" Jangan kau bilang kau menyukainya Li, apa kau merahasiakan sesuatu " kata Rayyan penuh selidik. Karna raut wajah Lian terbaca jelas terlihat dimata Rayyan yang mengenal dekat adik kesayangannya itu.


" Ah ngak bukan begitu kami hanya dekat. Tak lebih dari atasan dan sekertaris dalam hubungan kerja. " kata Lian yang sedikit gugup karna kebohongannya terbaca sang kakak.


" Kau yakin " kata Rayyan menegaskan


" Iya kak " kata Lian


" Baik lah jaga diri mu baik baik , dan suruh sopir menjemput bila kau pulang malam " kata Rayyan.


Sedangkan teman teman Lian hanya diam mendengarkan pembicaraan adik kakak itu. Karna mereka sungkan dengan pria tampan karisma itu.


"' Baiklah kakak sudah selesai , nikmati sarapan kalian.." kata Rayyan . Yang beranjak dari kursinya. Lalu berdiri dan meninggalkan meja makan.


" Kak boleh pinjam mobil kan Lian malas naik taxi " kata Lian yang menghentikan langkah Rayyan dan membuatnya berbalik badan.


" Pakai saja " kata Rayyan lalu kembali melangkah pergi.


" Huh.......... syukurlah " bathin Lian yang menahan rasa gugupnya karna takut ketahuan .


" Kenapa Li kok wajah mu tadi terlihat tegang gitu " kata Ayse.


" Ngak papa, cuma takut nggak di izinin kerja sama Ray Padahal aku sudah janji sama bos sampai 6 bulan kedepan " Kata Lian membuang nafas kasar.


" Wah lumayan tuh Li, lagian gaji nya besar . Aku juga mau tapi sayang Kami ngak ada tawaran kerja disitu. katanya lagi . penuh. Yang mau lamar banyak tapi ngak ada lowongan " kata Emma

__ADS_1


. .


__ADS_2