
Setelah selesai mengurus segala nya Nathan pun membawa Lian pulang .Nathan menyuruh Gee mengantar mereka ke mansion Rayyan .Karna ada yang harus Nathan bicarakan pada Rayyan .Masalah penyerangan Lian Dan lebih aman bila mereka berada di mansion.
Sedangkan Grace dan Ayse berolah raga latihan ilmu beladiri di gudang belakang bersama Chris agar mereka bisa menjaga diri mengingat yang terjadi siang tadi Dan kini Grace pun ikut latihan.
Ciat..... bug ....bug....
" Serang .... jangan lengah " kata chris pada Grace.
Begitu juga Ayse .Yang banyak berhati hati dalam bertindak Karna menurut nya semakin tinggi posisi jabatannya juga semakin banyak orang yang iri Yang membuatnya peka Terhadap orang orang yang ingin mencelakai nya
"':Akh......... " teriak Grace
" Cukup nan " kata Chris yang menyuruh Kenan berhenti menyerang Grace.
"' Auw ..... kata Grace yang langsung mengimbangi dirinya. Yang hampir limbung yang ditahan Ayse
"' Bagus Grace trus semangat sudah waktunya kau menghajar Lukas bila dia macam macam " kata Ayse .
" Ya itu sangat penting " kata Grace tersenyum kini dia sudah sedikit mahir setelah beberapa kali di ajarkan Ayse.
Lalu keduanya pun istirahat. Kembali kekamar untuk masing masing
Lian dan Nathan baru saja masuk kamar.
Kedua terdiam sejenak saling tatap
"' Kenapa ?" kata Nathan menatap Lian
" Aku berpikir kita berpisah saja " kata Lian
"' What..... hei sayang ada apa dengan mu " kata Nathan kaget mendengar perkataan Lian.
" Maksud ku begini sayang , kita akan besama besok ke dubai Dan setelah aku tak menjadi sekertaris . Bisa kau kah menjaga jarak kita sayang. kita akan bertemu sembunyi sembunyi sebelum acara resepsi. Apalagi waktu ku hanya tinggal 15 hari saja . Anggap saja kita saling tak kenal walau kita serumah.
Karna kau akan melihat siapa musuh ku Dan aku bisa melihat siapa musuh mu dalam kaca mata kita " kata Lian
" Maksudnya kita bersandiwara begitu " kata Nathan. menatap Lian
" Ya sayang apalagi kak Rayyan akan pergi dan kembali ke jakarta .Maaf aku hanya merasa tak enak entah mereka musuh ku atau musuh mu kita tak pernah tahu " kata Lian Lirih .
Nathan pun memeluk Lian dan mencium pucuk kepala Lian berkali kali .Karna sangat menyayangi Lian .
" Ya kita bisa mencobanya Untuk membuat mereka bingung " kata Nathan
__ADS_1
" Aku ....... tak mau kehilangan mu " kata Lian Yang sudah pernah merasa kan kehilangan Aska dan kini ia tak ingin lagi Nathan meninggalkannya
" Tak akan , aku akan bertahan hidup demi dirimu " kata Nathan sudah berjanji pada dirinya sendiri . Dan tak mau lagi terjadi Seperti kecelakaan yang sempat memisahkan mereka berdua
" Terimakasih " kata Lian mendongakkan kepalanya pada Nathan . Yang membuat Nathan menunduk mencium bibir ranum Lian dan **********
" Aku mencintai mu sayang " kata Nathan sambil melepaskan pungutannya .
" Aku juga " kata Lian yang membuat mereka kembali saling berciuman Dan Nathan mengangkat tubuh Lian keatas tempat tidur.
********
" Ah ..... au....... au " celoteh Al dan Callan
Yang asyik bermain bersama
" Ya ampun kalian ya semuanya kaya kapal pecah " kata Grace yang merapikan mainan ulah dua bocah itu
" Biar kan Grace sampai mereka .puas Karna kalo ngak puas ngak akan berhenti . " kata Jasmine
" Tapi ini berantakan sekali kak biar sedikit berkurang " kata Grace yang memasukan sedikit mainan kedalam boks mainan
" Mereka super aktif Grace kau tak boleh lengah Callan dan Al cukup cerdas " kata Jasmine yang slalu mengawasi bayi berusia 7 bulan dan 6 bulan itu berinteraksi .
" Wah asyik banget ya main terus ,kok belum pada bobo " Kata Ayse menegur keduanya
"' Aaaa...... au.... au....." jawab Al begitu juga dengan Callan
" Hadeh .kompak banget ya bisa jawab bareng " kata Ayse terkekeh yang membuat Jasmine dan Grace saling pandang .
" Maklum Ay, belum puas main kalo di ganggu takut ngamuk ya kakak biarin aja " kata Jasmine
" Iya Ay mereka sekarang bikin group biar bisa demo hehehe ....." kata Grace terkekeh . Karna memang kedua bocah itu sangat kompak Dan Al sangat senang punya teman bermain sejak Callan datang ke mansion ..
Setelah itu Ayse dan Grace juga Jasmine asyik ngobrol sambil minum coklat panas dan ngemil Tak jauh dari dari anak anak mereka .
"' Apa Lian belum pulang " kata Jasmine bertanya.
" Tadi kayanya sudah kak Mungkin nina bobokan si big bos dulu " kata Ayse
"' Itu alamat lama Ay kalo pake di nina bobokan " kata Grace
" Ya mau gimana lagi namanya juga suami " kata Jasmine tersenyum sambil menyesap minumannya.
__ADS_1
" Ya susah juga ya kak kadang kalo kita kerja sudah cape di kerjain lagi " kata Ayse ngedumel
" Hahaha ......kan enak Ay maka nya cepat nikah . Biar merasakan enaknya . Tuh Grace aja nyampe jadi Callan " kata Jasmine terkekeh.
" Lah aku disindir juga kak " kata Grace protes .
" Ya ... mau gimana lagi biar jahat kan tetap pernah saling berhubungan. Kak jasmine doakan dia cepat insaf deh Grace
kasihan Callan Semakin besar ia pasti tetap butuh figur papahnya .Karna kadang Callan cukup lama melihat Al bila bersama papahnya " kata Jasmine
" Iya Grace cari papah baru saja lagi biar Callan senang.
" Alah kau saja kapan mau nikah sih Ay nyuruh nyuruh Kasihan toh Jhon digantung " kata Grace
" Hah..... mana ada siapa juga yang menggantung kan dia " kata Ayse cemberut
" Hahaha ....jadi ngak nolak nih wah berarti tinggal dilamar mau kan Ay " goda Jasmine
" Bagus lah Ay biar Callan ada dede bayinya " kata Grace mengoda.
Sedangkan Ayse hanya diam sambil memikirkan perkataan Jasmine
" Jhon..... ayo cepat dilamar " kata Jasmine yang membuat Ayse menoleh kebelakang. mecari cari orang yang di maksud Namun tak ada
" Ih ..kak Jasmine apaan sih " kata Ayse dengan wajah merona
"' Hahaha .....salah tingkah dia kak " kata Grace . Yang membuat Ayse malu .
Sedangkan Jhon dan Rayyan yang berdiri di tangga hanya tersenyum dengan candaan Jasmine dan Grace.
Sedang kan dikamar Lian Keduanya baru saja selesai mandi Lalu keluar kamar menuju ruang tengah. Disana sudah ada Rayyan yang bermain bersama Al . Callan hanya menatap diam Al bermain dengan sang papah Ketika Nathan melihat nya
Nathan pun langsung mengedong nya Melakukan hal yang sama seperti Rayyan Yang membuat Callan senang lalu memeluk Nathan erat
" Eh kok meluk Nathan erat gitu Li " kata Grace
" Biarkan saja Grace pastinya ia juga pengen seperti Al ." kata Lian Yang mengusap kepala Callan ketika Nathan mengedong Callan
" Papah " kata Callan
" Ya Callan boleh panggil papah " kata Lian tersenyum
" Ya sayang ini papah " kata Nathan Yang juga sayang pada Callan Karna Nathan tahu Callan juga pasti rindu pada papahnya .Hingga mereka berempat bermain layaknya ayah dan anak masing masing
__ADS_1