
Di tempat Lain seorang pria duduk melamun Setelah perusahaannya bangkrut dan kini ia bekerja di perusahaan sendiri Atas perjanjian dengan pembeli saham nya .Yang membuat hatinya bingung . Karna bila ia tak bekerja tak akan ada uang masukan Untuk menghidupi dirinya sendiri Dan tidak mungkin ia meminta pada papi dan maminya . Karna sekarang hanya tinggal apartemen dan mobilnya saja yang kini ia miliki Karna semua nya habis ia lelang untuk membayar utang .
" Kanapa ?" kata mami menegur putranya itu .Yang duduk melamun seorang diri
" Mi bisa kah mami mempertemukan ku dengan Callan " kata mami
" Kau harus meminta izin dulu dengan Grace bukan mami nak. Karna dia ibunya ." kata mami
" Tapi aku merindukan nya mi, tolong bantu aku " kata Lukas memelas karna entah mengapa ia rindu dengan anaknya
" Huh.........baiklah besok minggu mami akan menyuruhnya kesini Tapi ingat jangan mengusik nya lagi Kau sudah membuat banyak kesalahan padanya . " kata mami
" Ya mi Lukas janji tak akan mengusik ya lagi " kata Lukas yang benar benar rindu dengan Callan ..
" Ya ..... sudah mami telpon Grace dulu " kata Mami yang lalu masuk kedalam rumah .
Lukas pun hanya duduk terdiam menatap halaman luas rumah orang tuanya ..Sambil meratapi penyesalan nya .Apalagi ia tahu Kini Kurt dan Andreas juga Sam masuk
penjara karna ingin mencelakai Nathan Dan itu sudah sampai ke telinga Brian dan Jeb yang kini jadi rahasia umum di relasi
bisnis nya
Sedangkan Rayyan sedang duduk santai menatap keluar jendela di ruang kerjanya
Sambil memikirkan rencana selanjutnya
Karna kini ia sedikit tenang setelah tahu
Ketiga musuh Nathan di sudah di jebloskan ke dalam. penjara Dan itu membuat Rayyan sedikit tenang Karna paling tidak Lian aman
" Sedang apa sayang " kata Jasmine membuyarkan lamunan Rayyan
" Memikirkan Lian .." jawab Rayyan yang menarik tubuh Jasmine kepangkuan nya
" Dia baik baik saja tadi dia menelpon ku sedang di mansion grand pa Nathan Dan besok ia bilang mau kesini
" Oh ya apa dia tak bekerja karna aku tak.melihat nya ikut Nathan rapat " kata Rayyan mencium bibir Jasmine
" Dia bilang lagi malas , wajar sih suaminya sudah tajir ngak masalah baginya untuk bermalas malasan " kata Jasmine
" Hei.......aku juga tak menyuruh mu bekerja kan .Kau bisa melakukan apa pun sayang " kata Rayyan menoel hidung Jasmine
" Tapi aku tak tega melihatmu lembur tiap hari " kata Jasmine .
__ADS_1
" Hahaha .... kau ini ayo lah suami mu ini juga mengumpulkan uang untuk mu dan Al Apa masih kurang hah....." kata Rayyan yang mengecup bibir Jasmine
" Aku kangen kau slalu sibuk .Lalu kapan untuk ku bersama mu Aku juga ingin di perhatikan " kata Jasmine manyun.
" Uluh.......uluh baiklah mulai besok aku akan pulang cepat " kata Rayyan lalu ******* bibir Jasmine . Dan mereka pun bertukar saliva . Sampai akhirnya Rayyan membawa istrinya itu keatas sofa empuk Tempat biasa ia rebahan .
**********
Sedangkan Emma baru saja sampai di mansion grand pa . Untuk memberikan Lian salad buah karna sewaktu dikantor ia ingin salad buatan Emma .
" Sore bi Apa tuan muda ada " kata Dion menyapa seorang pelayan
" Hai ....yon masuklah " kata Nathan yang baru saja keluar dari kamarnya
" Aish bos apa tak di jeda sore sore begini masih sempat aja buat kecebong
" kata Dion yang melihat rambut bosnya basah habis keramas.
" Iri bilang yon apa kau tak memberinya jatah Em " kata Nathan menyindir Emma
" Yah kalo itu rutin bos oh ya Lian mana pa .Kami kesini ingin mengantar salad pesanan nya " kata Emma.
" Hah......sejak kapan istrimu nyambi berbisnis kuliner yon " kata Nathan kaget
" Hahaha......... sejak nyonya Nathan suka memesan nya pada kami " kata Dion santai Lalu duduk di sofa .
" Kau dimana aku didepan mansion grand pa " kata Emma
" Hah...... ya masuk saja dulu aku berpakaian dulu " kata Lian
" Aish kau ini apa bos tadi menelanjangi mu hah...... " kata Emma yang membuat Nathan ternganga mendengar perkataan absurd bawahan nya itu
" Ya cuma sebentar beb " jawab Lian Yang terdengar jelas oleh Nathan dan Dion Karna Emma mengaktifkan speaker nya
" Hahaha........ tawa Dion yang membuat Lian mematikan ponsel nya dan tak lama kemudian
" Emma..........teriak Lian kesal yang keluar dari kamar dengan wajah cemberut
" Kenapa kau speaker " kata Lian yang berkacak pinggang pada Emma.
" Aku tak sengaja kok " kata Emma berbohong
" Matikan awas kalo menyebarkan nya " kata Lian galak yang membuat Nathan tambah melongo melihat kegalakan istrinya itu .Namun langsung membuat Dion terdiam..Karna tadi sempat menertawakan Lian
__ADS_1
"' Aish .... maaf bu bos ngak sengaja
" Kata Emma tersenyum .Karna memang sengaja mengoda Lian
" Ih..... kau ini " kata Lian .
" Pa bos lihat bu bos galak sekali ." kata Emma menyindir sambil melirik .
Nathan yamg diam saja sedari ..tadi
" Biarin emang gue pikirin " kata Lian cuek yang membuat Nathan mendekati Istrinya itu lalu merangkulnya .
" Aps kau memesan salad sama Emma sayang sejak kapan mereka membuat bisnis baru " kata Nathan mengalihkan perhatian Lian
" Hah ...... siapa bilang " kata Lian kaget lalu menatap Emma yang mengacungkan salad buah yang ia pesan Sambil mengedip kan sebelah matanya .
" Hahaha......... sialan kau Em " kata Lian tertawa yang membuat Dion yang lega karna tadi ia mengira istri bos nya itu marah .benaran
" Sini berikan " kata Lian yang lalu menyuruh seorang pelayan Membuatkan minuman untuk Emma dan Dion Sekalian membawakan sendok untuknya
" Ya ampun kalian ini membuat ku kaget saja " kata Nathan Yang memang kaget mengira istrinya itu marah sungguhan begitu juga Dion.
" Aih ....kalian ini pintar main drama ya " kata Dion yang mencium pipi Emma
" Lah memang istri bos itu sukanya begitu kalo marah .Dia akan berkacak pinggang bila kami berisik apalagi kalo pas kalo lagi belajar beuh ..... suara nya panjang kaya terompet " kata Emma
" Hehehe....... kaya kau tidak saja dia juga bakal berteriak nyaring kak . Bila kesal malah lebih parah . " kata Lian terkekeh .
" Lalu siapa yang paling galak di antara kalian berempat " tanya Nathan
" Ayse ....." kata Lian dan Emma kompak
" Hah ..... wah Jhon hahaha.... cocok .." kata Dion terkekeh karna dia tahu Jhon juga terlihat galak dan sangar bila marah
Karna dulu ia sempat melihat Jhon marah .marah Ketika ada orang yang brani mengusik nya
" Ya imbang deh karna Jhon juga sangar bila bertemu musuh .Dan wajar ia ber jodoh dengan Ayse " kata Nathan .
" Ia pa Ay, pernah menendang ******** seorang pria yang melecehkannya. Dan belum lama ini ia juga menghajar Lukas sampai babak belur karna melecehkan nya Dan Lukas pun Lima hari dirawat dirumah sakit " cerita Emma
" Hah. ....gila trus apa tanggapan Grace " kata Dion kaget .
" Grace cuma santai dia bilang kapok biar mampus tuh Lukas " kata Lian
__ADS_1
" Astaga...... " kata Dion menatap Nathan Karna tak bisa bermain main dan menganggap remeh keempat sekawan itu..
Sedangkan Nathan hanya bisa mengeleng kan kepala nya mendengar cerita para teman istrinya itu Karna dulu Lian juga terlalu jutek dan galak