Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 34 Ke Mansion Grand pa


__ADS_3

Lian di ajak ngobrol grand pa Benyamin grand pa Nathan itu bercerita panjang lebar .Dan sepertinya ia sangat menyukai Lian.Yang membuat Nathan terabaikan.


" Ih apaan si grand pa kok cucunya sendiri dicuekin " bathin Nathan heran. Entah sejak kapan kakeknya itu mengenal Lian. Hingga keduanya cepat akrab


" Grand pa , bukannya grand pa baru sembuh dan pulang dari rumah sakit kenapa ngak istirahat " kata Nathan yang khawatir.


" Grand pa sudah sembuh than, kau terlambat. Kemana saja kau hah... jarang menengok grand pa " kata kakeknya protes.


" Maaf grand pa Nathan sangat sibuk akhir akhir ini " kata Nathan memberi alasan.


" Cih......uang mu sudah banyak .Kenapa tidak punya waktu untuk mengobrol dengan grand pa barang semenit saja . Pasti kau bersenang senang kan " kata grand pa Benyamin mengomel.


" Astaga orang tua ini " kata Nathan kesal. Lalu meninggalkan keduanya untuk masuk kedalam rumah .


Lian hanya diam. Dan tak mau ikut campur urusan kakek dan cucunya itu. Karna Lian hanya tamu .saja.


"'Nona silahkan diminum " kata seorang pelayan yang datang membawakan coklat panas dan cemilan untuk Lian dan Nathan.


" Trimakasih " kata Lian


" Oh iya cantik ayo diminum .Jangan sungkan. Anggap saja rumah sendiri " kata grand pa Benyamin. Karna merasa berhutang budi karna Lian. Yang tadi sore sudah menolongnya


Setelah pelayan pergi. Keduanya kembali ngobrol . Yang membuat Nathan yang kembali dari belakang jengah Melihat keduanya Mereka masih saja asyik ngobrol .Nathan memasang muka datar .Kesal dengan ulah sang kakek. Yang tak perduli dengannya. Padahal ia sudah membagi waktu nya Untuk menyempatkan diri bisa bertemu sang grand pa ....eh malah orang lain yang di ajak ngobrol .


" Lian ayo kita pulang " kata Nathan yang ikut duduk di sofa.


" Hei kenapa kau buru buru. Kan kau baru saja datang " tanya grand pa menatap Nathan heran.


" Grand pa sebenarnya yang cucu grand pa itu Nathan atau Ana . Hingga Nathan di cuekin. Padahal Nathan sudah datang dengan bersusah payah kesini. Untuk bisa bertemu grand pa. Tapi malah ........"


"Hei dasar anak manja kau ini , kenapa cemburu. Kita hanya ngobrol " kata grand pa yang duduk bergeser mendekati Nathan Dan memeluk cucu kesayangannya itu .


"'Ayo di minum coklatnya mumpung hangat" kata Kakek Nathan sambil mengusap bahu Nathan .


Lian yang melihat reaksi kedua pria itu tersenyum. Karna Nathan begitu sayang pada sang kakek. Begitu juga dengan kakeknya.


" Kau pintar memilih " bisik grand pa pada Nathan. Disela obrolan keduanya.

__ADS_1


" Hah.........." kata Nathan kaget. Karna sangat jarang kakek nya itu mudah akrab dengan orang asing. Apalagi ini pertana kali Nahan membawa Lian..


" Kenapa kakek sudah pulang dari rumah sakit,? Seharusnya masih banyak istirahat " kata Nathan. Yang tak ingin membahas Lian.Dan mencoba mengalihkan perhatian grand pa nya itu


" Grand pa bosan hanya tiduran saja .Tampa melakukan apapun " kata grand pa .Yang menghela nafas kasarnya.


" Ya kalo begitu sekarang grand pa harus istirahat di kamar ya " kata Nathan .Karna tak ingin penyakit grand pa nya itu kumat .Karna kelelahan. Mengingat sang kakek tak boleh beraktivitas berat. dan banyak pikiran.


" Baiklah .ayo antar kan grand pa " kata grand pa Ben.


" Iya grand pa " kata Nathan yang lalu bangkit dari kursinya dan ingin menuntun sang kakek.


" Ana tunggu disini ya , Aku akan mengantar grand pa dulu " kata Nathan yang mengandeng grand pa nya menuju kamar..


Lian hanya mengangguk. Melihat bosnya itu sangat perhatian pada sang kakek..Dan begitu juga sebaliknya .Yang membuat Lian tersenyum. Melihat kebahagian grand pa Ben.Yang masih terlihat sehat.


Sedangkan dikamar Nathan membantu grand pa untuk berbaring di tempat tidur


" Jangan lama lama sendiri , grand pa sudah uzur paling sebentar lagi sudah tak bisa melihat mu " kata grand pa memasang raut wajah sedih


" Astaga , jangan berkata begitu grand pa .Nathan sayang grand pa " kata Nathan.


" Grand pa kenapa bicara begitu. Nathan ingin melihat Grand pa sehat slalu.Dan bisa melihat cicit cicit grand pa nanti." kata Nathan mengibur sang kakek.


"'Aku ingin kau menikah sekarang .aku takut umurku tak panjang " kata grand pa sedih


Deg..........


Membuat Nathan merasa sangat sedih mendengar perkataan grand pa nya itu.


" Grand pa mau apa ? Nathan akan penuhi semua keinginan grand pa. Percuma Nathan banyak uang bila tak bisa membuat grand pa bahagia " kata Nathan . Yang membetulkan selimut grand pa Ben.


" Benar kah ....boleh kah grand pa meminta sesuatu. " kata grand pa Ben berharap.dengan wajah sedih.


" Apa saja akan Nathan turuti asal grand pa sehat dan bahagia. " kata Nathan berjanji.


" Janji. ....." Kata grand pa serius .menatap cucunya itu.

__ADS_1


" Ya janji grand pa apa saja. " kata Nathan yang sangat sayang pada grand pa nya.


"'Nikahi lah gadis itu " kata grand pa memelas . Memasang raut wajah menyedihkan.Agar Nathan menuruti nya.


" Hah ......tapi dia ......"


" Bukannya kau sudah berjanji barusan " kata grand pa mengingatkan Nathan yang ingin memenuhi keinginannya. Dalam bentuk apa pun.


" Deg .......


Nathan terdiam tak berkutik. Dia merasa terperangkap . Karna janjinya sendiri.karna Ingin berniat membahagiakan kan grand pa nya Namun tidak sesuai dengan ekspektasi nya . Karna grand pa nya meminta yang lain.


" Astaga kenapa aku bodoh !!! " bathin Nathan bingung. Kini ia tak tahu harus berbuat apa. Apalagi Lian hanya sekertaris nya . dan Mereka juga baru saling mengenal.


" Tapi grand pa kami hanya sebatas......."


" Grand pa mau dia jadi istrimu . Ngak ingin yang lain " kata grand pa tampa memberi waktu untuk Nathan menjelaskan.


" Huh ......harus bagaimana ini ? " bathin Nathan bingung .Sambil menyugar rambutnya kasar. Karna ia harus memutar otak mencari jalan keluarnya


"'Ok grand pa beri Nathan waktu untuk bicara dengannya ya, grand pa harus sabar. " kata Nathan meminta waktu. Karna ia bingung harus berkata apa .


" Baiklah waktu mu dua minggu sebelum ulang tahu grand pa " kata Benyamin memberi waktu pada cucunya itu.


" Ya grand pa akan kami bicara kan dulu. tapi bagaimana kalo Ana menolak " kata Nathan. Menatap nanar sang kakek.


" Masa seorang Nathan Becharzyk yang kaya raya ini. Tak punya apa apa untuk memikat seorang gadis hah. ......" ejek grand pa pada Nathan.


Nathan hanya terdiam. Memang ia punya segalanya .Tapi untuk urusan hati .Nathan tak bisa memakai kekerasan dan kekuasaannya. Karna itu alami. Karna cinta tak bisa dipaksakan.


" Huh........itu......."


" No .....tak ada alasan , kau pria yang punya perusahaan besar dan hebat, tampan , kaya , dan mapan juga punya segalanya. Tapi Kenapa kau tak mampu menaklukan hati seorang gadis kecil " Sindir grand pa


" Aish ....... grand pa kenapa meragukan cucumu ini , itu hal mudah ":kata Nathan yang tak mau diremehkan sang kakek.


" Kalo begitu buktikan .......!!!! " kata grand pa menatap Nathan .

__ADS_1


" Jleb......E.......iya .....?????" Kata Nathan tak berkutik.


__ADS_2