
Nathan pun lalu membuka pintu.
Ceklek..........
" Sore bos maaf ganggu , apa boleh saya minta izin untuk ke butik " kata Lian.
" Hah .....ngapain kesana ?" tanya Nathan
" Mau lihat lihat saja pa, mumpung di sini " jawab Lian.
" Apa perlu ku antar " tanya Nathan. Menawarkan diri
" Tidak pa, sudah ada yang jemput "Jawab Lian.
" Baik lah tapi jangan pulang malam " kata Nathan .Seraya menatap Lian .
" Trimakasih pa, Saya permisi dulu " kata Lian yang lalu pergi meninggal kan Nathan .
Nathan pun lalu kembali masuk dengan perasaan tak menentu.
" Akh kenapa tadi aku tidak menanyakannya ke butik mana? huh.......ada apa denganku " kata Nathan yang gelisah sendiri.
Lalu menatap mengambil jaketnya . Dan bergegas keluar kamar . Untuk menyusul Lian Namun terlambat .Lian sudah pergi dari tadi.
" Kemana dia ?atau dia ke menara Eiffel " kata Nathan yang bingung sendiri . Lalu menelpon Dion untuk mencari teman ngobrol di lobby.
.....................................
Karna bosan ngobrol di hotel Nathan lalu mengajak Dion keluar. Untuk menikmati kota paris . Dan melihat lihat kota paris di malam.hari .Yang terlihat indah.
" Bagus ya bos " kata Dion yang berdiri melihat menara Eiffel didepannya. Dengan tangan di dalam saku celananya.
" Iya mungkin Ana senang bila diajak kesini. " kata Nathan.
" Lah ...kenapa bos tak mengajaknya kesini " kata Dion .
" Dia sudah pergi Di, apa dia mengatakan sesuatu padamu. " tanya Nathan.
" Tidak bos , pergi kemana? dengan siapa ?" tanya Dion.
" Mana kutahu, kalo aku tahu pasti aku tak bertanya " kata Nathan .
" Astaga sensi banget sih bos .Kan cuma nanya " kata Dion .Sambil melihat lihat para turis yang sedang asyik berfoto selvi.
" Bos tuh Lian " kata Dion
" Mana .......mana.....Mana ? kata Nathan yang mengawasi semua orang .
Dion hanya tersenyum Melihat tingkah bosnya itu. Dan berdiri dengan kedua tangan di lipat ke dada.
" Kenapa ngak jujur aja bos" kata Dion tersenyum karna berhasil mengerjai bosnya
__ADS_1
" Kau mengerjai ku hah.....' kata Nathan kesal
Karna Merasa di kerjain Dion.
" Hahaha .........ketahuan bos , ngak usah gengsi jujur saja .Kalo bos suka ketimbang nanti patah hati lalu bunuh diri " kata Dion meledek bos nya itu.
" Ck.......siapa juga yang mau mati rugi belum merasa kan surga dunia " kata Nathan
" Hahahaha .......tuh baru sadar " kata Dion terbahak bahak .
Membuat Nathan kesal. Karna merasa disudutkan.Oleh asistennya itu. Lalu pergi meninggal kan Dion yang menertawakannya.
" Yah kabur dia. Tapi sekali kali dikerjain baru tahu rasa " kata Dion sengaja mengerjai bosnya itu. Karna selama ini bosnya itu slalu menyusahkan nya selama dikantor .Dan ini adalah bentuk pembalasan Dion mumpung di luar area kantor .
" Rupanya ia ada hati juga sama Lian." kata Dion . Sambil berjalan berkeliling .Melihat lihat kemegahan menara Eiffel .Dan melihat para pasangan romantis yang sedang mengambil foto bersama.
................................
Sedangkan Lian sedang asyik bercengkrama dengan kakak iparnya. disebuah butik. Dan setelah itu mereka sholat di sebuah masjid kecil di kota Paris
Kau ingin kakak antar melihat lihat kota paris " kata Rayyan. ketika tadi terlebih dulu mengantar istrinya pulang ke .apartemen. Karna Jasmine sudah lelah bekerja. Dan kondisinya juga sedang hamil.muda.
" Apa kakak belum pulang ke new york kak" tanya Lian.
" Belum mungkin seminggu lagi. Ka yan ngak tega ninggalin kak ipar mu. Yang lagi manja manjanya ketika hamil muda " kata Rayyan.
" Itu pasti lah kak, kan perasaannya sensitif ,kadang bumil macam macam permintaannya. dan kakak harus sabar." kata Lian.
" Sok tahu kaya pernah aja " kata Rayyan menyindir adiknya .
"'Hahaha...........ya deh aku menyerah pada kaum hawa " kata Rayyan tertawa..
" Ok kalo gitu tolong antar kan Lian cari makan ya kak " kata Lian.
" Ok .....tuan putri " kata Rayyan .Yang lalu membawa mobilnya. Kesebuah restoran ternama. Ditengah kota paris Yang juga tak jauh dari Menara Eiffel.
...........................
Nathan sedang asyik makan bersama Dion . Menikmati makanan lezat. ala paris. Sedang Dion lebih memilih steak . Yang sudah biasa ia makan. Karna itu makanan kesukaannya.
Lian dan Rayyan memasuki restoran dan memesan makanan. Sambil menunggu pesanan datang keduanya pun asyik ngobrol .
Nathan yang tak sengaja membayar bill nya tampa sengaja melihat Lian .Yang bersama seorang pria
" Astaga.....rupanya ia bersama pria itu" kata Nathan yang kini melihat jelas pria yang bersama Lian. Cukup tampan dan muda.
Membuat tangan Nathan terkepal erat. Melihat mereka tertawa bahagia. Tampa beban dan sambil asyik ngobrol
Nathan pun bergegas membayar dan lalu mengajak Dion pergi dari tempat itu. Karna takut tak bisa menahan emosi.nya pada Lian
Yang membuat hatinya memanas.
__ADS_1
............................
Nathan mondar mandir di kamarnya . memikirkan apa yang ia lihat.
" Ada apa dengan ku " kata Nathan yang laku masuk kamar mandi dan melepas semua pakaiannya. karna tubuhnya rasa terbakar
Hampir 30 menit Nathan membersihkan diri .Lalu ia keluar dan memakai piyamanya.
Dan lalu menghempaskan badannya disofa sambil menghidupkan televisi.
" Pasti ia sudah tidur " guman Nathan
Yang masih memikirkan Lian
Sedangkan Lian baru saja masuk kamarnya . Setelah tadi diantar kakaknya. Yang langsung menghempas kan badannya di atas ranjang
" Yah akhirnya ngantuk juga.Untung tadi sudah makan " kata Lian lalu memejamkan matanya. Dan langsung terlelap
.......................................
Paginya setelah sarapan ketiganya pun berangkat bandara. menuju Swedia negara kunjungan kerja berikutnya.Hari ini Nathan terlihat berbeda. Ia terkesan cuek. Namun wajar saja bagi Lian .Yang tak terpengaruh sama sekali. Karna bosnya itu memang begitu .Dingin dan juga cuek.
" Tadi malam kemana Li? tanya Dion
" Cari makan kak " kata Lian
" Kok ngak ngajak kita Li " kata Dion santai.
" Ngak enak gangguin kalian istirahat kak " kata Lian .
" Sama siapa ? " tanya Dion lagi
" Ada deh " kata Lian tersenyum manis . Sambil melirik sang bos yang diam saja tampa perduli.
" Kenapa dengan bos ?" kata Lian berbisik.
" Sariawan kali " kata Dion tersenyum
" Hah.......kok bisa kemaren ngak kenapa napa kok " kata Lian khawatir
" Hati nya yang butuh vitamin .jadi ya begitu Jadi lemas karna broken heart " kata Dion menyindir.Membuat Nathan meliriknya .
Lian pun lalu diam .Karna berpikir bosnya lagi marahan dengan kekasih atau tunangan nya
.Yang membuat Lian tak mau ikut campur karna itu urusan pribadi.
" Lian nanti sampai sana kita langsung kekantor jangan lupa bawa berkasnya " kata Dion mengingatkan
" Ya kak " kata Lian. tersenyum lalu memejamkan matanya. Untuk tidur sebelum pesawat mendarat. Agar punya waktu tidur dan mengunakan waktu sebaik mungkin.
" Kau ingin tidur ?" tanya Dion yang duduk sebelahnya.
__ADS_1
" Ya kak mumpung ada waktu " kata Lian
Yang membuat Nathan melirik gadis itu .