Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 144


__ADS_3

" Tapi aku sudah memberinya kesempatan untuk serius pada putrimu itu. Dengan syarat mereka satu keyakinan " kata Papah Bian.


" Syukurlah lalu apa katanya ?" kata bunda Aira penasaran.


" Dia berjanji merubah keyakinan nya dan akan belajar " kata Papah Bian.


" Alhamdulilah ..... tapi hubby tak memaksa nya kan Dan menekannya " kata bunda.


" Aish kau ini untuk apa aku memaksa nya. Orang dia mencintai putri mu itu. Tapi aneh juga ya.Kenapa Lian putrimu itu Bisa menaklukan manusia kutub itu " kata papah Bian bingung.


" Astaga apa maksud mu bi " kata bunda heran


" Dulu seingat ku dia cuek dan juga dingin bahkan gosip yang beredar dis seorang gay


dan ....."


" Astagfirulah bi jangan berburuk sangka dosa Kita ngak tahu siapa dia dan belum mengenal nya baik. Jangan percaya gosip orang lain. Lagi pula papah mengenal kakeknya kan " kata bunda.


" Iya .....tapi aku ragu ia serius dengan putrimu ..Karna keluargga Andersen cukup kaku dan tertutup Namun tidak .untuk urusan bisnis Tapi mungkin seiring nya waktu mereka bisa berubah " kata papah Bian.


" Lalu ......." kata bunda Aira


" Aku menegas kan keseriusannya. Dan juga keyakinannya untuk bisa menerima nya. Agar tak ada masalah dikemudian hari


Dan aku juga ingin ia membuktikan ketulusannya mencintai Lian . Dan belajar membenahi diri ." kata papah Bian


" Apa dia mau .?" tanya bunda Aira


" Dia sedang mempertimbangkan nya " kata papah Bian.


" Its okey " kata bunda Lalu mengandeng mesra suami nya itu Untuk masuk kedalam kamar.


Sedang kan Lian dan Nathan duduk saling berhadapan dan juga saling ber genggaman tangan . Sambil menatap dalam satu sama lain.


" Apa papah marah ?" kata Lian


"' Tidak.... dia hanya ingin menegaskan putrinya aman Tidak disakiti dan tidak permainkan Dan aku sangat mengerti itu. Karna dia sangat menyayangi putrinya ini


" kata Nathan


" Oh ya apa dia menolak mu " kata Lian lagi

__ADS_1


" Dia memberikan ku kesempatan . Tapi dengan batasan Agar aku yakin aku serius padamu. Agar beliau tenang . Karna kau sangat berharga baginya .Wajar bagi ku dia marah.. Tapi dia pria yang baik dan tegas Dan juga punya prinsip yang jelas . Yang membuat ku kagum Dan itu tak bisa ditukar dengan harta apapun. Dia sangat menjaga dan mencintai keluargganya Dan aku salut pada papahmu. " kata Nathan jujur


" Lalu....." kata Lian. Yang menatap Nathan dalam.


" Aku akan mempersiapkan diri untuk menyakini keseriusanku Dan setelah siap aku akan datang melamar mu Karna papah mu tak ingin kita berbeda keyakinan Dan aku akan belajar lebih dulu ." kata Nathan


" Aku sudah berjanji padamu, aku serius mencintaimu. Jadi kita tetap berhubungan sambil mempersiapkan kan segala sesuatu nya . Tapi papah mu meminta batasan agar kita menjaga jarak " kata Nathan


Lian membuang nafas nya lega . Bahwa akhirnya papahnya memberikan restu nya Tapi dengan syarat yang berlaku. Agar Nathan tak bermain main padanya Yang membuat Lian sadar bahwa Sang papah sangat sayang padanya. Karna pastinya papahnya tak ingin ia hancur suatu saat nanti Dan tentunya ia ingin melihat Lian bahagia. Yang membuat Lian terharu. Bahwa dibalik sikap keras sang papah


Ada ketulusan dan kasih sayang papahnya


" Trimakasih pa sudah mencintai ku maaf bila papah bersikap keras pada bapa..Oh ya mungkin besok aku cuti dulu pa untuk pulang ke negara ku Aku rindu pulang " kata Lian jujur


" Ya boleh, kau boleh pulang . Tapi jangan menghindari ku tetap aktifkan ponselmu ya Aku akan merindukan mu " kata Nathan


" Ya pa , titip Emma tolong jaga dia selama aku pergi " kata Lian


" Ya " jawab Nathan


Keduanya saling tersenyum ..Nathan pun sedikit tenang ..Kini ia punya harapan untuk bisa melamar wanita pujaan nya .


" Baiklah ini sudah malam aku pulang dulu karna besok aku ada meeting " kata Nathan.


" Belum , kalo kau berkenan tengok lah grand pa sebelum pulang " pinta Nathan.


" Baik pa " kata Lian.


" Berhentilah memanggilku bapa .Itu hanya untuk dikantor . sekarang kita diluar kantor " kata Nathan


" Lalu aku harus manggil apa ?' " kata Lian bingung .


" My heart, honey or sweet heart terserah kau saja " kata Nathan tersenyum


" Apa my heart saja " kata Lian.


" Boleh its okey my heart cukup enak didengar " kata Nathan . Yang membuat Lian tersenyum


" Ya sekarang pulang lah " kata Lian berdiri . Dan lalu menarik tangan Nathan untuk berdiri dan menyuruhnya pulang.


" Okey my heart I love you very much " kata Nathan

__ADS_1


" Me too. " kata Lian


Nathan pun lalu masuk ke mobilnya dan pergi menghilang di depan gerbang mansion . Lalu Lian pun kembali masuk kedalam mansion dengan hati senang.. Karma bahagia. dan lega Bahwa sang papah memberi kan Nathan kesempatan .


*****


" Cie....cie..... ada yang senyum senyum sendiri nih " kata Emma. Ketika Lian masuk kamar dan ketiga sahabatnya itu sudah menunggu nya


" Pastinya lagi happy sudah lega kan dapat lampu hijau " goda Ayse


" Wah bakal ada pesta nih " kata Grace


" Huh........ya begitulah akhir nya aku bisa bernafas lega Karna papah masih memberinya kesempatan " kata Lian .Yang awalnya takut sang papah tak merestui nya karna mereka terhalang keyakinan.


" Syukurlah Li, kami turut senang kau punya calon pria masa depan yang baik tampan tajir dan juga romantis ...Rumah makan gratis " kata Emma meledek.


" Sialan......" kata Lian


" Hahaha.... .... bercanda Li, jangan marah ya kan benar saja. tuh. Pa Nathan ganteng baik tajir mana ceo dan lagi semua bisa lho nikmati gratis tampa bayar . Bayar pake cinta doang " Kata Emma terkekeh


" Iya Li rupanya nasip lho beruntung karna baik sama kita . Dan tuhan membalas nya dengan yang lebih baik juga " kata Ayse


" Iya Li , lagian kamu sudah punya segalanya Aku jadi iri bayangi kan saja punya keluargga sempurna bahagia dan segalanya tercukupi di tambah dapat pria seperti big bos wow.......keren dan siapa yang ngak iri itu sungguh luar biasa sempurna " kata Grace.menimpali


" Yah...perfec bos its great amazing masyaallah ... " kata Ayse memuji


" Iya Li, kita aja belum laku laku nih padahal sudah usaha tapi masih nihil " kata Emma


" Ya mungkin jodoh ku lebih dulu dari kalian Dan lagian kita nggak tahu kan nasip seseorang kedepannya..Aku hanya berharap semuanya baik baik saja " kata Lian.


" Ya Li, slamat ya semoga kau bahagia . Kita ikut senang dan juga bersyukur ada teman yang bisa melebihi rezeki kami bertiga yang bisa membantu kami dalam suka dan duka . Kami hanya berdoa kau bisa hidup bahagia selamanya " kata Ayse..


" Aamiin " kata ketiganya menjawab kompak


" Ya sudah ayo tidur istirahat besok aku


mau nengok grand pa di rumah sakit " kata Lian


" Ya .....ayo bubar .....good night Li " kata ketiga nya yang lalu keluar dari kamar Lian


" Ya met malam juga " kata Lian tersenyum

__ADS_1


Sambil menutup pintu kamar Dan bersandar sejenak di balik pintu seraya memegang dadanya. Yang merasakan hatinya bagai bunga yang bermekaran ..


__ADS_2