
Paginya Lian mengantar sang suami sampai halaman depan .Karna hari ini juga papah dan bundanya pergi ke paris Bersama mertuanya. Setelah berpamitan pada mertua nya tadi Nathan langsung siap siap berangkat
" Hati hati sayang " kata Lian melepas suaminya itu pergi
" Ya..... jangan kemana mana sebelum aku pulang ya " kata Nathan
" Baik pa bos " kata Lian tersenyum . Yang membuat Nathan langsung meluk istrinya itu Dan mencium pucuk rambut Lian cukup lama..
" Aku berangkat " kata Nathan
" Ya jangan nakal " kata Lian Yang membuat Nathan tersenyum Lalu melambaikan tangan nya pada sang istri Karna hari ini Nathan diantar Gee. Sedangkan Jordan kembali mengurus cafenya Karna Gee sudah baikan
" Apa nona Lian berhenti kerja tuan " kata Gee. melirik majikan nya itu
" Kenapa memangnya " kata Nathan menatap luar jendela.
" Tidak apa apa tuan Hanya takut nona bosan tinggal di mansion " kata Gee
" Hanya untuk sementara Gee aku ngak mau dia lelah . Apalagi mondar mandir dikantor dalam kondisi ngantuk " kata Nathan yang tahu akhir akhir ini Lian jadi pemalas .
Sedangkan disisi lain Lian sedang masuk ruangan Rayyan Dan mendekati sang kakak yang sibuk mengecek berkas .
"' De apa yang di pesisir pantai sudah kau terima berkasnya dari Jhon " kata Rayyan
" Sudah kak , apa ada masalah " kata Lian
"' Tidak cuma akhir akhir ini kita belum melihat nya. " kata Rayyan .
" Apa aku harus kesana " kata Lian.
" Tidak aku akan mengirim Jhon kesana Dan minta Nathan mengirim wakilnya untuk melihat perkembangannya Karna resort sudah berjalan 70 % dan kita harus mengecek semua hasilnya " kata Rayyan
" Bagaimana kalo minggu depan kak , aku bisa pergi bersama Nathan dan kita bisa melihat langsung lokasinya " kata Lian
Terserah kau saja tapi perjalanan kesana hampir 2 jam perjalanan Apa kau tidak lelah " kata Rayyan .
" Aku bisa tidur di Van kak " kata Lian mengingat mobil antik milik Nathan yang sempat mereka pakai menjemput Grace
" Terserah ya minggu depan kita bisa kesana karna minggu ini kakak ada urusan Kemarilah kau pelajari ini " kata Rayyan menyuruh Lian mendekatinya.
Karna Rayyan ingin Lian belajar cepat.. Walau Lian hamil Rayyan tetap melibatkan Lian dalam bekerja Karna cepat atau lambat sang adik tetap akan menangani perusahaan nya Karna papahnya sudah ingin pensiun ..
__ADS_1
Lian pun lalu mempelajari semua berkas . Dan Rayyan asyik menandatangani dokumen penting sebelum berangkat ke kantornya Karna bagaimana pun ia tetap harus datang kekantor untuk menghadiri rapat . Karma Jhon akan mewakilinya ke perusahaan Lain .
" Apa Kenan masih ikut mengawasi disana " kata Lian
" Iya bersama Jack kenapa ?" kata Rayyan
" Ngak Lian lama tak bertemu dengan nya dan kakek nya juga -semoga mereka baik baik saja " kata Lian Sambil kembali fokus mempelajari berkas bekas penting
Yang harus ia cek ulang
Sedangkan di kantor Nathan baru saja hendak masuk ruangan ketika Katrina memanggilnya.
" Nathan.... bisa kita bicara " kata katrina
" Ya masuk lah ada apa " kata Nathan
" Uncle masuk rumah sakit Tapi aunty melarang ku memberi tahu mu dan grand pa ." kata Katrina
" Why ....." kata Nathan kaget karna ia tak tahu daddy nya masuk rumah sakit
" Aunty bilang Ana sedang hamil jadi biar kau fokus memperhatikan nya " kata Katrina
" Pulang dari sana uncle dihadang sebuah mobil Beberapa orang mengeroyoknya dan aunty luka memar dan Mike luka parah " kata Katrine
" Astaga apa sudah melapor polisi " kata Nathan menahan marah
"'Sudah tapi mereka belum tertangkap " Kata Katrina .
" **** .... kenapa kau baru memberitahukan nya sekarang Ayo kita kerumah sakit " kata Nathan .
" Tapi bukan nya sebentar lagi ada rapat Setelah itu baru kita kerumah sakit. Alexa sedang menunggu mereka disana " kata Alexa .
" Ok .... " kata Nathan lalu menelpon Dion untuk mempercepat rapat.
Lalu Katrina kembali keruangan nya Dan Nathan bergegas menuju ruang rapat . Karna pikiran nya tertuju pada sang daddy
Yang membuat nya kecewa karna ia terlambat tahu kondisi sang daddy
Selesai rapat Nathan bergegas kerumah sakit bersama Dion dan Gee. Dan melihat kondisi daddy Paul .
" Mommy "kata Nathan yang memeluk sang mommy yang duduk di kamar yang sama dengan daddy paul .
__ADS_1
" Nat..... " kata mommy memeluk putranya itu Dan menangis .
" Bagaimana mereka bisa melakukan itu pada mommy dan daddy ." kata Nathan
" Mereka menyuruh daddy mu melepas kan Eduardo Dan mereka mengacam akan membunuh mu bila kami tak melakukannya " kata mommy Sheila .
" Apa mommy mengingat mereka dan punya bukti mereka mengacam mommy " kata Nathan Sambil melihat daddy Paul sedang terlelap Yang sudah melewati masa kritis .
" Aunty punya bukti di ponsel Nat Tapi ponselnya terjatuh di mobil dan hilang kami tidak menemukan nya " kata Alexa Yang datang membawa makanan .
" Lalu dimana mobilnya " kata Dion
" Di mansion . Dan kami sudah memeriksanya Tapi tak menemukannya " kata Alexa .
" Baik kita cari bukti cctv ditempat kejadian saja " kata Dion yang lalu minta izin pada Nathan untuk pergi kesana Dan Nathan mengizinkan nya pergi bersama Gee. Sedang kan Nathan menelpon Rayyan meminta bantuan pada kakak iparnya itu Untuk mencari tahu siapa pelaku Yang membuat orang tuanya terluka
" Baik aku akan menyuruh Dave dan Chris mencari tahu " kata Rayyan dari kantor nya
" Ya kak trimakasih "' kata Nathan yang sedikit tenang ketika kakak ipar nya itu Mau turun tangan membantunya.
Lian yang mendapat kabar tentang mertuanya dari Chris langsung memeriksa
data Yang diberikan Dave lalu langsung berkutat di ruangan sang kakak.
" Brani sekali mereka mengancam " Kata Lian yang lalu menghitung mundur tiap mobil yang lewat. Memang ia tak bisa melihat jelas kejadian karna cctv dihapus Tapi sebelum kejadian Lian bisa melihat jelas mobil hitam mengikuti mobil mertuanya .
'" Dave aku menemukan mobilnya " kata Lian dan lalu me zoom foto yang terlihat jelas dan mencetak semuanya .
" Lihat saja nanti kalian pasti ketahuan " kata Lian yang juga pintar mengunakan perangkat lunak itu. Lalu me print semua foto yang berhasil ia zoom . .
Lian pun mencatat plat dan kode mobil Agar bisa diselidiki oleh Dave . Dan juga foto lengkapnya . Lalu menghubungi Dave .
Chris yang di hubungi Dion langsung menuju ke mansion orang tua Nathan . Dan Chris menjelaskan pada Lian semua nya tentang kondisi orang tuan Nathan Yang ia dapat dari cerita Dion .
" Ok Chris kita kemansion daddy dulu baru kerumah sakit , Apa suami ku disana " kata Lian .
" Ya nona " kata Chris yang lalu masuk mobil dan Lian bergegas berganti pakaian tak lupa ia memakai baju pemberian sang kakak. Karna tahu pasti ada yang ingin mem bahaya kan nya. Dan lalu bergegas keluar karna Chris sudah menunggunya .
" Ok Chris ayo jalan " kata Lian
" Baik nona " kata Chris yang tersenyum pada nona mudanya itu Yang menurut Chris terlalu pintar untuknya. Sayang saja ia tak berani mendekatinya .Hanya mengaguminya dalam diam
__ADS_1