
Lian akhirnya ketiduran. Dan tampa terasa ia terbangun dengan sebuah ciuman di pipinya. Lian yang sadar ada yang mencium nya langsung membuka mata.
" Papah...... !!!!! " teriak lian yang langsung melompat dan memeluk papahnya
" Ya allah kok anak gadis papah masih bobo lihat jam berapa? Apa ngak sholat subuh " kata papah Bian .
" Oh ya Lian lupa papah sama bunda datang jam berapa ?" Kata Lian yang masih memeluk papahnya begitu mesra bak sepasang kekasih. Dan ketiga temannya yang ingin membangun kan Lian semua melongo melihat kedua nya . begitu mesra.
" Papah dan bunda sampai tadi malam kau sudah tidur nyenyak " kata Papah Bian mencubit pelan hidung putrinya itu
" Hehehe ........ bawa oleh oleh kan " kata Lian manja.
" Itu pasti dong Apa yang tidak buat anak cantik papah ini . Sekarang sholat dulu .Bunda lagi bantu bi Maria di belakang sana ayo sholat " kata papah Bian yang menepuk bokong Lian .
" Siap bos " kata Lian yang lalu mencium pipi papahnya dan lalu bergegas masuk kekamar mandi.
Papah Bian yang berbalik badan hendak keluar pintu terkejut melihat tiga gadis yang melongo melihat nya.
"Hai...........apa kalian teman Lian " papah Bian pun melambai lambaikan tangannya kedepan wajah mereka.
" I...... iya om ....kami teman Lian " kata Ayse tergagap Yang menelan salivanya melihat ketampanan papah Bian yang selevel dengan kak Rayyan kakak Lian.
" Woi...... ngapain kalian disitu itu papah gue" kata Lian berteriak melihat ketiga temannya melongo.
"' Hahaha.......... masuk lah permisi " kata Papah Bian yang melewati tiga gadis yang terpaku menatapnya . Yang sudah biasa bagi papah Bian . Karna dulu ia idola kampus .
Grace , Emma dan Ayse pun hanya terdiam dilewati pria paro baya itu Yang masih terlihat tampan walau sudah mempunyai anak dua yang dan satu orang cucu. Tapi tak mengurangi level ketampanan seorang Albian Atmaja . Pengusaha sukses di jakarta itu. masih bisa memikat para wanita
" Hubby dari mana ?" kata bunda Aira yang asyik menata meja Bersama bi Maria dan seorang pelayan lain.
" Biasa membangunkan putri tidur yang manja " kata Papah Bian menarik kursi dan duduk. sambil matanya melihat menu yang sudah terhidang diatas meja.
" Apa teman temanya juga menginap disini ?" tanya papah Bian.
" Seperti tidak tahu saja sifat putri mu dia bisa mengangkut teman nya satu truk kalo mau. Kan hubby sudah tahu Lian kenapa masih tanya bunda lagi " kata Bunda Aira.
" Yah...... biarkan saja " kata papah Bian yang sangat tahu putrinya itu sama persis seperti istrinya Yang banyak punya sahabat Karna supel dan ramah. Dan juga rendah hati tidak sombong sehingga teman temannya betah dan nyaman mengikutinya apalagi Kedua wanita itu royal tak pelit mentraktir teman temannya.
" Papah mau apa ? nasi goreng omelet atau roti saja " kata bunda Aira.
" Nasi goreng dulu sama omelette nya " kata Papah Bian Yang menyesap jus wortel nya
Tak lama Lian pun datang bersama ketiga teman temannya. " pagi .bun pah " kata Lian.
__ADS_1
" Pagi om tante " kata Ayse Emma dan Grace bersamaan
" Duduk lah , kalian kaya trio bebek saja " kata papah Bian tersenyum
" Hehehe ...... papah ...ih mereka teman temanku bukan trio bebek " kata Lian yang menyuruh teman temannya duduk ..
Ketiga nya pun duduk saling berhadapan hanya bunda Aira dan Papa Bian yang saling bersebelahan.
" Kalian mau ke salon atau dirumah saja dandannya ?" tanya bunda . menatap empat gadis itu bergantian.
" Dirumah bun , kami sudah mengudang periasnya kesini mungkin jam 7 mereka datang karna acara jam 10 baru mulai " kata Lian menjelaskan.
" Bagus lah. jadi ngak ribet " kata bunda..
" Oh ya apa orang tua kalian tidak datang " tanya bunda pada teman teman Lian.
" Kalo orang tua saya berhalangan tante masalahnya ada kendala keluargga " kata Ayse.
" Kalo saya umi dan abi ngak bisa karna kendala ekonomi bun " kara Emma.
" Lalu Grace " tanya bunda menatap Grace.
" Bisa tan, tapi hanya sebentar saja setelah wisuda langsung pulang tampa menginap " kata Grace.
" Kenapa ngak disuruh menginap disini saja " kata bunda Aira menawarkan.
" Ya sudah ayo sarapan jangan sungkan " kata bunda Aira ramah. Sedangkan papah Bian sudah menyuap nasi gorengnya sedari tadi Sambil menyimak obrolan para wanita. Karma hanya dirinya pria diantara kelima wanita cantik..
" Papah kok senyum senyum lagi senang ya ?" tanya Lian.
" Iya dong masa ngak sih apa lagi disini banyak wanita cantik menemani papah sarapan " kata papah Bian santai.
" Dih papah mu mulai genit de " kata bunda menyenggol tangan papah Bian
" Lah kan memang kenyataan pagi ini papah ditemani wanita wanita cantik " kata Papah Bian tersenyum
" Hahaha...... wah bunda perlu di kasih hukuman tuh bun papah mulai genit " kata Lian terkekeh.
" Ngak usah kan bunda juga bisa nyari brondong tampan Disini kan bule bulenya lumayan kece nanti bunda bisa selfie bareng " kata bunda.
" Awas saja kalo berani papah gigit " kata papah Bian kesal .
" Hahaha ....... papah baru digoda aja sudah kesal Apa lagi benaran bisa kebakaran jengot bun " kata Lian terkekeh.
__ADS_1
" Kan kita saingan kenapa sewot " kata bunda Aira tersenyum.
Cup .......
" Hubby apaan sih ngak malu dilihat anak anak dibawah umur " kata bunda Aira melotot.
" Bodo amat tuh mereka nanti juga tahu. Kan hubby romantis " kata papah Bian
Membuat Lian terkekeh Sedangkan ketiga temannya hanya tersenyum melihat keromantisan orang tua Lian.
" Wah om sangat romantis so sweet " kata Ayse tersenyum .
" Iya apa om juga begitu sewaktu mudanya tante " Tanya Grace.
" Iya dong itu pasti makanya istri papah ini langsung klepek klepek " kata papah Bian.
" Wow...... keren dong " kata Emma
" Lebay..... ih papah caper " kata bunda Aira manyun .Dengan sikap konyol suaminya
" Hahaha ... .....tuh pah bunda ngambek " ledek Lian terkekeh.
" Biarin lah paling juga cuma sebentar " kata papah Bian sambil menguyah makanannya.
" Jangan di biasakan ya by . Tidak pantas dilihat anak anak " kata bunda.
" Ya ampun sayang mereka sudah besar bukan anak kecil lagi. Nanti juga tahu sendiri apalagi kalo sudah menikah muda. pasti nya ...... " kata papah menggantung karna bunda Aira mendelik kan matanya
" Apa om " kata Emma penasaran.
" Yah nanti kalian tahu sendiri kalo sudah menikah " kata papah Bian tersenyum
" Yah Emma kepo tuh Grace sudah tahu rasanya bukan begitu kan Grace " kata Ayse .Namun mata Grace langsung melotot menatap Ayse
" Ups...........maaf " kata Ayse keceplosan.
" Apa Grace sudah menikah ?" tanya bunda Aira penuh selidik menatap Ayse
" Ah Ayse bercanda bun, biasa dia mau ngerjain Grace " kata Lian menengahi kalo tidak bundanya itu akan mengintrogasi semua nya termasuk dirinya.
" O ..... begitu " kata bunda . Yang lalu menyesap jus alpukat . Yang dibawa dari indonesia.
" Tapi kalian pernah berciuman kan ?" tanya papah Bian.
__ADS_1
" Hah......... papah ??? Apaan sih " kata bunda yang tak mau otak anak gadisnya tercemar masalah mesum
" Ups ........ salah " kata papah keceplosan