
Sesampainya di mansion Lian pun masuk dan langsung menuju kamarnya .Lalu membersihkan diri . Selesai mandi ia pun berpakaian dan duduk menyisir rambut nya
" Siapa dia " kata Lian yang masih bertanya tanya . Kenapa ada saja orang Yang ingin mencelakai nya juga dengan Nathan
" Apa ku suruh Blair saja untuk mengawasinya " kata Lian yang mempunyai orang yang bisa slalu ia andalkan . Dan bisa mencari tahu siapa yang mengikutinya.
" Ya aku coba dulu " kata Lian.Yang mengambil ponselnya dan menelpon seseorang
Sedang disisi Lain dua orang pria sedang berduel di gelanggang sasana.
Hiat.... bug ..... bug ......plak
Brak . ......sekali tendangan Nathan terpental ke ujung tembok
" Aish kau tak kira kira bro " kata Nathan meringis kesakitan
" Astaga ayolah bangun.... bagaimana mana bisa kau melindungi nya Kalo masih lemah " kata Rayyan berdiri dengan berpangku tangan. Lalu mendekati Nathan Untuk membantu Nathan berdiri
" Yah aku akui kau hebat tenaga mu luar biasa " kata Nathan yang merasakan sakit di perutnya
" Kau harus kuat Apakah Kau ingin kehilangan nya lagi. Baru tadi sore ia menelpon ku Ada orang yang ingin berbuat jahat padanya. Dan kau bisa bertanya pada Jhon nanti kalo ia sudah datang. " kata Rayyan.
" Hah....... bagaimana bisa !!! kapan itu terjadi " kata Nathan Kaget
" Tadi sore orang yang mengikutinya membawa senjata " kata Rayyan menegaskan .
" Lalu bagaimana ?" kata Nathan dengan wajah khawatir.
" Jhon sudah mengantarnya pulang dan sekarang sedang menjemput ku " kata Rayyan
" Gila .... siapa mereka ?" kata Nathan mengepalkan tangan nya .Entah mengapa ia merasa akhir akhir ini banyak sekali orang yang ingin mencelakainya. juga Lian.
" Pasti orang itu ingin mengincar Lian karna aku " kata Nathan
" Ya mungkin juga kau harus berhati hati bahkan teman sendiri kadang juga bisa menjadi musuh kita " kata Rayyan
" Kau benar bro " kata Nathan Yang melepas kaos nya karna keringat yang basah usai Latihan
Memang Nathan meminta Rayyan untuk menjadi mentornya agar ia bisa mengasah kemampuannya . Untuk dirinya sendiri. Juga untuk Lian Karna selama ini ia merasa Lian lah yang slalu melindunginya Oleh karna itu Nathan mendekati Rayyan Agar bisa belajar banyak sejak Lian pulang kejakarta.
" Apa tender kalian sudah pasti tak ada yang ingin bersaing kan ." kata Rayyan yang menganti baju kaos nya .
" Sudah pasti bro , cuma Brian sempat memintaku untuk menangani nya tapi aku menolaknya " kata Nathan.
" Berhati hatilah dengan nya " kata Rayyan
__ADS_1
" Ya aku mulai curiga dengan nya. Entah mengapa ia terlibat dengan bisnis kotor Yang membuat ku tak habis pikir padahal perusahaan nya stabil tak ada masalah "kata Nathan.
" Bisa jadi dia menyembunyikan sesuatu dari mu " kata Rayyan .
" Entah lah tapi aku sedang mencari tahu " kata Nathan melirik Rayyan.
" Baguslah.... kau harus tahu hati hati dengan teman teman dekat mu " kata Rayyan.
" Ya kadang teman lah yang kadang menjadi musuh dalam selimut" kata Nathan
Lalu keduanya pun sudah berganti baju
Ketika Jhon datang .Dan mendekati keduanya yang sedang duduk sambil minum air meneral
" Bagaimana Jhon " kata Rayyan .
" Dia membawa senjata bos . Dia suruhan seseorang Saya sudah mengantarkan nona Lian sampa rumah. Mobilnya masih disana. Saya sudah mengirim Foto dan flat motor nya pada Kal untuk menyelidiki nya" kata Jhon.
" Kabari aku bila kal ia tahu siapa dia dan siapa yang menyuruh nya " kata Nathan.
" Ya itu pasti Nat " kata Rayyan.
" Untuk sementara biar kan dulu mobil nya disana Apa kau sudah menyuruh orang mengawasinya Jhon" kata Rayyan
" Sudah bos aku menyuruh Chris untuk mengawasi mobil nona Lian " kata Jhon.
" Apa mereka berbahaya " kata Nathan
" Yang pasti ia ingin melenyapkan nona Lian Karna dia membawa senjata api " kata Jhon.
" Oh my good . Apa mau mereka ?" kata Nathan dengan rahang mengeras.
" Yang pasti mereka ingin mencelakai Nona Lian tuan, Tapi untungnya nona Lian seperti nya peka " kata Jhon.
" Dia memang punya firasat tajam Jhon dalam masalah apapun . Perasaan Lian sangat peka apa lagi masalah keselamatan diri .Ia sangat berhati hati dan kurasa ia juga sedang mencari tahu " kata Rayyan Yang tahu adiknya itu tak akan diam saja bila ada orang yang brani mengusik nya.
" Ya aku juga tak akan ku biar kan mereka mencelakainya . Ok bro aku pulang dulu" kata Nathan yang mengendong tas ranselnya
" Ok hati hati. Aku yakin banyak orang yang ingin mengincar nyawamu dan Lian apalagi bila dia jadi istrimu " kata Rayyan Yang bisa melihat Banyak wanita yang menatap tak senang pada adiknya dekat dengan milyuner muda itu..
" Thanks bro aku akan ingat perkataanmu itu " Kata Nathan Lalu meninggalkan Rayyan dan Jhon .
" Ya hati hati " kata Rayyan yang dianggukan Nathan.
" Apa kal sudah menghubungimu lagi?" tanya Rayyan pada Jhon
__ADS_1
" Belum mungkin sebentar Lagi " kata Jhon.
Sedangkan Nathan melajukan mobil nya menuju mansion. Dan berpikir apa yang harus ia laku kan ..
" Aku akan menyuruh Jimmy untuk menyelidikinya. Sialan brani sekali mereka " kata Nathan mengepal tangan nya erat .
Karna kali ini ia tak akan diam lagi setelah dua kali Lian menyelamatkannya. Dan sampai Lian celaka Yang membuatnya terpisah lama dengan gadis pujaan itu
" Aku tak akan membiarkan orang lain mengusik mu An, aku janji akan membuat mereka membusuk di penjara " bathin Nathan.
Sedang kan Lian baru saja ingin naik kelantai atas ketika bi Maria datang memanggilnya.
" Nona ada nona Grace " kata bi Maria.
" Hai Li , aku mau tinggal disini sementara boleh kan " kata Grace yang mengendong Callan putranya.
" Hai....... Tentu daja boleh way not . Ya ampun dia lucu banget " kata Lian yang lalu mendekati Grace yang sedang mengendong Callan
" Aku juga lucu Li " kata Ayse yang menyeret koper Grace..Karna Ayse lah yang menjemput Grace.
" Aish kau ini , pengen punya bayi juga makanya cepat lah menikah " kata Lian.
" Hei ... Arjan belum melamar ku Li, jadi belum bisa bikin bayi " kata Ayse terkekeh.
" Maka nya suruh dia melamar mu Agar cepat menikah " kata Lian tersenyum lalu mengambil Callan.
" Ya tunggu saja . Dan kau sendiri kapan? jangan hanya menyuruhku cepat menikah.Kau saja belum menikah dengan big bos mu " kata Ayse
" Habis masa berkabung Ay " kata Lian santai .
" Yah akan aku tunggu Biar aku bisa melihat bayi kalian yang lucu " kata Ayse.
" Cih....... kau ini Ayse bagaimana punya bayi lucu bikin aja belum " kata Jasmine yang ikut datang bergabung .
" Lah Al mana kak " kata Ayse.
" Tidur dia kecapean main air . Tadi siang belajar berenang Makanya setelah malam baru terasa capek nya Dan pegal pegal semua badannya .Tadi aku harus memijatnya sebelum tidur " kata Jasmine.
Yang lalu duduk disofa.
" Wah..... luar biasa Al memang hebat Ada saja hal yang mengejut kan Yang Al buat selain ingin memakan anak tikus " kata Ayse menyindir
" Hahaha........ kau ini Ay, memang Al ingin tahu rasa anak tikus seperti apa. Tapi itu mending kan Ketimbang mengigit jari mu " kata Jasmine tertawa
" Heh.... apa pernah Ayse pernah di gigit Al " kata Grace melihat Ayse
__ADS_1
" Nyaris Grace karna Al marah aku mengambil bolanya Dan menyembunyikan nya. Dan dia tahu jadi ia ingin mengigit ku " kata Ayse terkekeh karna kagum dengan kecerdasan Al . Yang membuat semua orang Yang ada disitu akhirnya tertawa