
Lukas yang melihat Lian mengangkat kedua tangan nya geram . Karna tadi dia sempat melihat keempat gadis itu berpelukan.
" Apa Kalian tak mau memberi tahu ku " kata Lukas
" Tidak lalu kenapa? " kata Lian tegas
Lukas pun lalu menyuruh keempat bodyguard nya menangkap Lian dan Ayse Namun bukan Lian kalo dia tak bisa membaca isyarat itu.
" Kesini kalian " kata salah seorang pria bertubuh besar . Yang mendekati keduanya
" Enak saja tangkap kami kalo bisa " kata Ayse yang sudah siap dengan kuda kudanya.
Empat pria suruhan Lukas pun lalu menyerang Ayse dan Lian yang dibalas perlawanan .
" Hiat ...... bug...... bug " Lian yang menendang pria besar yang sempat terhuyung kebelakang kaget Bahwa kedua gadis itu punya kemampuan bela diri.
Perkelahian pun terjadi satu lawan dua. dan pergerakan Lian yang cukup lincah membuat mereka kewalahan . Sedang kan Lukas yang melihat mereka bertarung hanya berpangku tangan. Berdiri kaget tak menyangka Lian dan temannya mampu melawan
" Sialan rupanya mereka punya kemampuan bela diri ." kata Lukas yang ingin menangkap Lian dan Ayse agar Grace keluar dari persembunyiannya.
" Hiat ....... brak.......plak ......" Kata Lian terus membuat kedua nya terjungkal.
" Sialan punya nyali juga kau gadis kecil " kata pria bertubuh besar itu lalu bangkit dan membabi buta
Lukas yang melihat melihat itu tersenyum tipis karna Ayse mulai kewalahan. Namun tiba tiba plak ........
Sebuah tendangan mendarat di wajah Lukas yang terasa pedas Karna mendapat tendangan mendadak dari seseorang
" Siapa kau brani sekali kau ikut campur " kata Lukas emosi Melihat seorang wanita cantik menyerang nya mendadak
" Tak perlu tahu siapa aku, tapi bila kau berurusan dengan dua gadis itu .Berarti kau juga berurusan dengan ku " kata wanita itu.
" Bunda......" kata Lian Yang tersenyum melihat bundanya datang menolong mereka.
" Kita bereskan mereka " kata bunda Aira
" Ya bun " kata Lian . Yang bersemangat menyerang lawan nya.
Hia......... gap bug ....plak.....
Lian semakin lincah dan semangat menyerang lawan nya Sambil merapat kan diri dengan Ayse .Sedangkan bunda menghajar Lukas Dengan gerakan yang tak terbaca Yang membuat Lukas kewalahan dan terjungkal dan bibir nya mengeluarkan darah.
" Apa hanya segitu kemampuan mu tuan Lukas " kata bunda Aira berkacak pinggang.
__ADS_1
" ****......." umpat Lukas membuang ludah nya lalu menyerang bunda Kaget karna wanita itu tahu namanya . Dan lalu menyerang bunda Aira dengan membabi buta . Namun serangannya slalu berhasil dan dipatahkan bunda Aira . Dan
bruk........... tubuh Lukas terpental beberapa langkah kebelakang karna tendangan keras Bunda Aira.
Disisi Lain Ayse dan Lian berhasil menghajar keempat pria itu Yang membuat mereka semua terkapar . Apalagi yang bertubuh besar.
"Cih........ sombong hanya tubuhnya yang besar tapi kemampuan mu sebesar biji jagung " kata Lian .
" Kau .... geram nya kesal " karna dia di kalah kan seorang gadis kecil
" Apa mau lagi ......" kata Ayse yang hendak menendang pria itu.
" Ampun.. nona " kata pria itu .Karna Ayse ingin menendang ***********.
" Dasar pria pria brengsek kalian tidak tahu malu " Umpat Ayse kesal yang lalu mengandeng Lian mendekati Bunda Aira yang berdiri menatap Lukas yang sedang terjerembab mencium tanah.
" Kalo kau berani mendekati mereka lagi Akan ku pasti kan kaki dan tangan mu itu patah ...." kata bunda Aira tajam . Setelah Menendang Lukas sampai tak berdaya .
" Ayo sayang kita pergi " kata bunda yang merangkul Lian Dan diikuti Ayse yang memegang tangan Lian. Lalu mereka pun pergi meninggalkan tempat itu. Dengan Lima pria yang masih merintih kesakitan
Lalu mereka pun berjalan di lorong tempat sepi menuju parkiran mobil
" Bun bukannya tadi bunda sudah pulang " kata Lian Yang heran bunda nya datang tiba tiba Sambil menuju mobil yang menunggu
" Bunda ngak sengaja dari kamar kecil eh lihat kalian berdua sedang berduel " kata Bunda Aira.
" Yah begitulah Ay, bunda guru privat ku yang mengajarkan aku dan kak Rayyan " kata Lian bangga.
" Bisa saja kau ini " kata bunda yang mengusap kepala Lian. Lalu mereka pun masuk kedalam.mobil
" Kok lama sekali , sampai bete nih papah nungguin " kata Papah Bian . ketika bunda masuk mobil dan duduk disebelahnya . Dan di susul Lian dan Ayse.
" Lho.... lho ..... bukan nya tadi kalian mau pulang nanti Mana yang Lain ?" kata Papah Bian bingung
" Sudah duluan pah, kami baru saja menghajar para banci di bantu bunda " kata Lian . Yang membuat papah Bian kaget.
" Hah...... kok bisa sayang " kata papah Bian bertanya.
" Sudah ayo pulang hanya kecoa kecoa nakal" kata bunda Aira melirik suami nya
" Aish....... pasti kecoa nya sudah pada gepeng dan benyek ya " kata papah Bian terkekeh.
Sedang kan Ayse dan Lian yang duduk di kursi tengah. Hanya saling pandang dan tersenyum Lalu mobil pun melaju meninggal kan kampus .
__ADS_1
*********
Di Mansion Emma dan Grace gelisah mondar mandir memikirkan Lian dan Ayse karna tak bisa dihubungi .
" Ya Allah mudahan mereka tak kenapa napa " kata Emma khawatir.
" Iya Em, aku merasa bersalah membuat kalian repot " kata Grace
" Sudah kamu duduk saja " kata Emma.
" Ih kenapa sih Em, aku juga khawatir . Lagian kamu juga mondar mandir tuh " kata Grace. Yang akhirnya membuat kedua nya duduk disofa .Karna gelisah menunggu kabar dari Lian dan Ayse
Hampir setengah jam menunggu Papah dan bunda Aira pun masuk mansion .Yang membuat Grace dan Emma pun berdiri dan ketika ingin bicara......
" Hai..... kalian menunggu kami ya " kata Ayse yang muncul dibelakang bunda Aira.
Yang membuat Grace dan Emma lega ketika melihat kedua temannya itu muncul dengan kondisi baik baik saja.
" Alhamdulilah , kami menunggu kalian " kata Emma .Yang mengusap dadanya yang sempat dag dig dug.
" Lian ..... " kata Grace yang langsung memeluk Lian . Sedangkan Ayse dan Emma hanya tersenyum ..
Bunda dan papah Bian pun melewati keempatnya begitu saja. menuju kamar.
" Kita olahraga yuk yang " kata Papah Bian ketika masuk kamar dan mengunci pintu kamar dengan rapat.
" Apaan sih bi sudah siang juga , mana ada olahraga siang siang gini " kata bunda Aira duduk di depan nakas .Untuk membersihkan wajahnya.
" Adalah lah olah raga cinta " kata papah Bian yang lalu membopong tubuh bunda Aira keatas ranjang.
" Hubby ........." teriak bunda kaget
" Shut ...... pake teriak segala orang mau enak enak juga " kata papah Bian yang melepaskan semua pakaiannya .
" Tahu ah " kata bunda Aira manyun..... yang menyerah. Kalo sudah berada dibawah kungkungan sang suami Yang tak pernah mau menunda hasratnya Untuk masalah bercinta.
Sedangkan di ruang tengah Lian Ayse dan Emma juga Grace menceritakan apa yang terjadi Ketika mereka di cegat Lukas sampai dibantu bunda Aira.
" Mulai sekarang kamu jangan pernah keluar dari mansion ini Grace dia pasti tak kan berhenti mencari mu . " kata Emma
" Padahal kan aku sudah tak berurusan dengan nya .Dan juga sudah tak perduli lagi " kata Grace.
" Tapi menurutku kita baru mulai .......Grace.
__ADS_1
Kau memang melupakan nya Tapi di perut mu itu harta berharga untuk nya . Makanya dia mengejar mu " kata Lian.
" Hah.......bagaimana bisa ?" kata Grace kaget