Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 153


__ADS_3

5 hari berlalu.......


Hari ini Lian harus kembali ke Amerika karna dia harus mengurus kuliahnya dan juga pekerjaannya. Apalagi ia hanya cuti seminggu.


" Yakin ngak pulang bareng kakak saja Li" kata Jasmine


" Pengen sih kak tapi Lian cuma ambil cuti seminggu .Jadi ngak mungkin kan Lian menambah lagi .Apalagi Lian akan mengurus kuliah Lian lagi kak " kata Lian


" Ya ampun de masih pengen kuliah ngak. pengen nikah aja . Nanti keburu ngak laku laku lho " kata Jasmine terkekeh


" Tenang kak Lian sudah punya stock " kata Lian


" Emang beras punya stock he he cinta Li bukan beras . Beras buat makan bukan buat dirayu pedagang nya tuh yang dirayu ' kata Jasmine terkekeh


" Boleh yang ini pedagang nya tua kak lebih dewasa ngak makan beras tapi roti " kata Lian terkekeh


" Ganteng dan tajir ngak ?" kata Jasmine


" Lumayan kak " kata Lian


" Lumayan gimana . Apanya ?" kata Jasmine kepo


" Hahaha ....wah kepo banget nih kak jasmine pengen tahu .Atau mau tahu banget " kata Lian terkekeh.


" Kalo pengen tahu banget gimana? penasaran kakak Mana lebih ganteng sama kak Ray.


" Lah pake bandingin segala. Kan beda selera " kata Lian terkekeh


" Hehehe...... maksud nya Lian seleranya lebih tua gitu ngak seumur Tapi mapan kan " kata Jasmine memainkan alisnya .


"Gimana rasa nya " kata Jasmine


" Rasa nano nano kak manis asam asin gitu lho " kata Lian


" Hahaha....... permen dong " kata Jasmine terkekeh......


" Iya begitu lah " kata Lian tersenyum


" Aish.......kau ini aneh aneh saja..Bawa kesini dong biar dikenalin de. " kata Jasmine


" Belum saat nya kak nanti juga kesini kok kan papah bunda sudah tahu kak Ray juga " kata Lian


" Hah kok ngak ada yang cerita sama kak Jasmine curang nih ... " kata Jasmine


" Ngak ada yang perlu diceritain kak Nanti kan ada saat nya " kata Lian . Karna Lian dan Nathan juga belum sepenuhnya di restui papahnya Dan masih dalam proses.


******


Lian mengambil penerbangan sore agar di pesawat nanti bisa tidur Dan ketika sampai sana. Pagi nya ia bisa langsung bekerja .Dan Lian tiba disana waktu tengah malam dijemput sang kakak dan Jhon.


" Hai de gimana perjalanan nya ?" kata Rayyan ketika Lian sudah masuk mobil


" Cukup melelahkan kak , Oh ya oleh oleh buat kakak di koper biru ya Yang dari kak Jasmine " kata Lian

__ADS_1


"' Ok thanks....ayo pulang Jhon." kata Rayyan menyeret koper Lian


" Apa bang Jhon belum tidur " kata Lian Yang sekarang jam 1 dini hari .


" Sudah nona selepas Isya . kami langsung tidur baru jam 11 terbangun Dan ngopi bersama tuan muda di cafe " kata Jhon


" Wow ...... asyik dong " kata Lian ketika masuk mobil.


" Yah begitulah nona " kata Jhon


" Sudah semua jhon lets go home " kata Rayyan masuk mobil Dan menutup pintunya


" Ya bos siap " kata Jhon yang lalu menghidupkan mesin mobil Dan meninggal kan bandara. menuju mansion.


Tak ada suara didalam mobil Paling hanya sesekali Rayyan berbicara dengan Jhon untuk menanyakan jam. Sesampai nya di mansion Lian masuk ke kamarnya Begitu juga dengan Rayyan dan Jhon yang langsung istirahat.


" Huh..... akhirnya sampai juga" kata Lian. Menaruh kopernya dipojok ruangan. Dan melihat Jam ke angka 03 10.


" Sholat dulu baru tidur lagi " kata Lian Yang menaruh tasnya dan berwudhu.Untuk sholat malam Dan dan menunggu sholat subuh. karna di negara asing memang memakai waktu . karna Masjid jarang jarang ada kecuali di tempat tertentu.


Ketika waktu subuh masuk Lian pun langsung sholat Dan tidur lagi. Karna nanti ia akan kekantor agak sedikit siang.


*******


" Pagi pa " kata Emma yang langsung berdiri ketika Nathan datang


" Pagi juga " kata Nathan Yang langsung melangkah keruangannya.


Emma pun langsung mengambil berkas Lalu bergegas mengantar laporan dan jadwal nya .


" Masuk " kata Nathan


" Ini jadwal nya dan laporannya pa " kata Emma memberikan berkas berkasnya.


" Trimakasih apa sudah ada kabar dari Lian kapan ia pulang ?" kata Nathan menatap Emma.


" Belum pa , Lian masih belum memberi kabar " kata Emma..Karna memang Lian belum Menelponnya hari ini.


Padahal besok Nathan ada rapat penting . Kalo ia membawa Emma akan banyak pertanyaan Karna Emma bukan sekertaris nya hanya asisten Lian .


" Baik lah kembalilah " kata Nathan.


' Ya pa permisi " Kata Emma Yang keluar menuju kembali kemejanya.


Sedangkan Lian baru saja mau berangkat kerja.. Ketika.....


" Lian kamu sudah pulang " kata Grace yang melihat Lian yang ingin pergi sambil meringis


" Astaga Grace kamu kenapa ?" kata Lian yang mendekati Grace lalu membawa Grace ke sofa


" Perutku rasanya kram. " kata .Grace


" Sebentar aku telpon dokter " kata Lian Yang lansung menelpon dokter keluargga nya Dan memintanya datang ke mansion.

__ADS_1


" Apa kamu ngak rutin periksa Grace " kata Lian. Menatap perut Grace yang sudah menginjak 7 bulan . Dan terlihat membesar


" Sudah Li cuma mungkin aku kurang minum air putih akhir akhir ini " kata Grace.


" Ya ampun Grace kau harus rutin mengikuti anjuran dokter .Biar bayi mu sehat Dan senam hamil tiap sore. Kerja mu kan nggak terlalu berat. jadi kamu masih punya waktu untuk olah raga " kata Lian


" Iya Li trimakasih sudah mengingatkan. Kapan datang nya kok kita ngak tahu " kata Grace.


" Tadi malam. rencana bikin kejutan. Malah aku yang terkejut. Aku mau kekantor hari ini. Tapi lihat kamu gini jadi ngak tega " kata Lian.


" Maaf "' kata Grace sambil meringis .


" Ayo kekamar nanti dokter Hanna kesini aku sudah menyuruhnya langsung kekamar " kata Lian


" Ya " kata Grace Yang di papah Lian menuju kamarnya.


Tak lama dokter Hanna pun datang dan memeriksa Grace Yang terbaring lemas diatas ranjang


" Kandungannya baik baik saja .Kau hanya stres dan banyak pikiran . Banyaklah minum dan berolahraga " kata dokter Hanna .


" Baiklah dok teimakasih " kata Grace.


" Ok aku akan tulis resep vitamin tapi ingat jangan terlalu lelah Dan tetap senam hamil agar melahirkan nya lancar " kata dokter Hanna. Yang lalu meletakkan secarik kertas diatas meja


" Ya dok " kata Grace Yang lalu mengambil uang yang ia siapkan .Setiap memeriksa kandungan


" Ini dok trimakasih " kata Grace


" Kau ini baiklah aku terima " kata Hanna tersenyum. Tapi tak menolak.


" Trimakasih dok , ayo aku antar kedepan.


" kata Lian.


" Baik lah " kata dokter Hanna yang membawa tas kerjanya .Yang diantar Lian Sampai teras. mansion .


"Apa nona Lian baru pulang " kata dokter Hanna


" Iya dok tadi malam ini mau berangkat kerja " kata Lian tersenyum .


" Baiklah slamat bekerja salam .buat Rayyan " kata dokter Hanna Yang lalu masuk ke dalam mobil dan pulang keluar lewat pintu gerbang. Lian pun kembali masuk setelah mobil menghilang


" Mikirin apa ? kok stres gitu " kata Lian setelah dikamar Grace.


" Lukas dan orang tuanya sudah datang kerumah Li, dan Papi dan mami ku memaksaku pulang " kata Grace lirih.


" Orang tuamu bilang apa ?" kata Lian menatap wajah Grace penuh selidik


" Mereka bilang aku harus menikah deni anak ini. Dan aku harus tinggal bersama Lukas " kata Grace .


" Lalu......." kata Lian


" Entah lah aku ragu...papi marah marah dan ingin menjemput ku besok tapi......

__ADS_1


" Apa ?".........


__ADS_2