Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 55 Jadi Umpan.


__ADS_3

Lian dan Nathan baru masuk kedalam rumah. grand pa .Ketika Alexa ikut masuk dan langsung duduk Yang membuat Nathan dan Lian kaget.


" Alex kok bisa ada disini " kata Nathan yang meletakan keranjang buah Lalu duduk yang diikuti Lian Setelah meletakan kotak roti di atas meja.


" Kenapa ? kita lagi nengok grand pa , kau punya rencana apa sama opa sampai bawa bawa Berliana ?" tanya Katrina yang menatap Lian. Lian hanya diam Dan melirik Nathan agar menjelaskan semuanya.


" Ayo kita bicara " kata Nathan yang beranjak dari tempat duduknya menarik Katrina kekamarnya .


" Ada apa dengannya " kata Alex menatap Lian .Sambil membuka tutup roti dan mencomot nya satu lalu memakannya.


" Ngak tahu kak " kata Lian yang bingung harus menjawab apa. Karna tak mungkin ia menceritakan nya pada Alex tampa persetujuan Nathan.


Sedang asyik ngobrol grand pa datang menghampiri mereka .Dan melihat buah dan roti diatas meja. " wah kelihatannya enak pasti Lian yang membawa semua ini." kata grand pa senang.


" Kok grand pa tahu. Mereka berdua kompak membawanya buat grand pa " kata Alex tersenyum .


" Jelas grand pa tahu. Kalian datang ngak membawa apa apa. Dan pastinya yang baru datang yang membawanya. ya kan Ana " kata grand pa menatap Lian.


" Iya grand pa ini buat grand pa Kalo nonton bisa sambil nyemil biar ngak bosan sendiri Kalo ngak ada Nathan dan kak Alex " kata Lian.


"'Trimakasih sayang kau sangat pengertian " grand pa pun lalu merangkul Lian dengan rasa sayang. Dan tak lama muncul dengan Katrina . dan Nathan .Yang ikut bergabung.


" Wah grand pa pasti senang nih Ana sudah datang bersama Nathan . kalian menginap disini kan " tanya Katrina seraya tersenyum melirik Lian.


" Itu harus " kata grand pa . Yang membuat Alex ternganga ,Namun di bekap Katrina. Karna Alex belum tahu apa yang terjadinya di antar keduanya.


******


Malamnya Lian gelisah tak bisa tidur. Sedangkan Nathan sudah ngatuk berat. Namun masih setengah sadar. Apalagi ketika Lian turun dari ranjang. Lalu meraih tasnya. Dan keluar dari kamar.


" Ana kau mau kemana ?" tanya Nathan ketika Lian ingin membuka pintu .


" Mau pulang pa , aku tak bisa tidur disini " kata Lian yang memang perasaannya ngak enak . Karna dosennya tahu kalo ia bersandiwara.

__ADS_1


" Apa perlu aku tidur disofa agar kau bisa tidur ?" tanya Nathan yang duduk di atas ranjangnya.


" Ngak pa,bapa tidur aja " kata Lian


Lian pun lalu keluar dari kamar dan menuju pintu utama Mansion dan keluar berjalan menuju pintu gerbang untuk mencari taxi.


" Lian tunggu biar ku antar" kata Nathan yang menyusulnya.


" Ngak usah pa bapa kembalilah kedalam. Karna ini sudah malam " kata Lian yang berjalan menyusuri jalanan menuju jalan raya. Namun tak di duga ada mobilnya yang berhenti lalu menghadang Lian


Lian yang slalu siaga langsung melawan dan membuat kelimanya mundur . Namun tak disangka Nathan datang dan menghampiri Lian ." Ayo pulang " kata Nathan


"' Tangkap dia " kata salah seorang dari mereka yang menghajar Nathan dan menyeret Nathan ke mobil..


Tiga teman nya yang lain mengalihkan Lian lalu bergegas naik mobil.


Lian yang melihat Nathan. Dibawa preman langsung masuk kemobil Nathan Dan menyusul mereka yang ngebut. Lian pun lalu mempercepat mobilnya. . Yang membuat kedua mobil itu saling susul menyusul.


" Gila pacarmu itu ganas juga " kata seorang pria yang duduk di sebelah Nathan.


" Hahaha ...... enak saja , kami ingin tahu rasanya mencicipinya gadis cantik itu " kata pria yang duduk disebelah supir. Yang membuat Nathan mengepalkan tangannya.


" Jangan mimpi dan berharap, aku yakin ia akan membuat kalian babak belur " kata Nathan kesal..


Sedangkan Mobil terus kejar kejaran .Nathan yang diikat supaya tak bisa berontak . Lalu mobil pun berhenti di dekat gudang tua perkebunan Lian pun langsung berlari mengejar Nathan yang menjadi umpan untuk menangkap Lian.


Hiat..... ciat brak.... bruk


Lian yang sudah terlatih dengan baik langsung mengeluarkan jurus jurus andalannya. Untuk menghajar Para preman. Sedang Nathan mencoba melepaskan diri.


Hanya 20 menit ia sudah membuat kelima preman babak belur Dan meringis dengan menahan rasa sakit yang diberikan Lian . Yang memukul dengan cepat. Dengan gerakan yang cukup mahir.


" Trimakasih " kata Nathan pada Lian.

__ADS_1


" Harusnya bapa tak merepotkan sudah ku bilang kembali Malah cari masalah sok sok an bukan nya membantu malah menambah masalah dan waktu ku habis buat membebaskan bapa " kata Lian mengomel. Yang lalu menuju mobil . Untuk pulang. kerumah.


Nathan hanya bisa membuang nafas Lalu masuk kedalam mobil tampa bicara. Karna yang dikata Lian benar . Ia malah jadi tawanan .Dan malu rasanya seorang ceo malah diselamatkan perempuan.


Mobil melesat cepat menuju mansion grand pa . Kedua nya masuk. kedalam rumah dam masuk kamar untuk tidur Karna Lian sangat ngatuk Lalu langsung terpejam berbaring di atas ranjang karna jam menunjukan kan ke angka 02 16. yang membuat Lian tak sanggup lagi bicara. Ia memilih karna sudah nganguk berat.


Nathan hanya membiarkan Lian tertidur . karena ia juga mengantuk akhirnya Nathan tidur disebelah Lian.Dan keduanya terlelap sampai pagi.


"'Apa mereka belum bangun " kata grand pa


" Belum tuan, mungkin kelelahan tuan olahraga malam " kata pelayannya. tersenyum.


" Iya iya aku mengerti " kata grand pa tersenyum . Berharap segera menimang cicitnya Yang menjadi anggota baru penerus keluargganya .


Sedangkan di kamar. keduanya masih terlelap karna lelah karna baru saja tidur .


****


Sedang di kantor Dion bingung. karna ia barus berbuat apa . Harus mewakili atau menunggu karna meeting akan dimulai 2 jam lagi. Sehingga membuat Dion gelisah dan trus menelpon Lian.


Lian terbangun karna suara ponselnya dan melihat siapa yang menelpon nya .


" Halo kak kenapa ?" kata Lian


" Ya ampun Lian Lihat jam pake nanya segala " kata Dion dari sebrang sana .


"Hah........":kata Lian kaget yang lalu melihat jam sudah jam 8 Lewat.


" Bos bos ....bangun kita ada rapat jam 10 " kata Lian yang langsung menuju kamar mandi dan setelah itu langsung berpakaian.


Nathan yang ikut kaget pun lalu bangun dan mandi.. Setelah semua siap . keduanya langung berangkat . Namun Lian sempat mengambil beberapa potong roti . Untuk sarapan di mobil..Dan sambil menyuapi Nathan yang memegang setir mobil.


Hampir setengah jam mereka berkendara . Ketika sampai di kantor keduanya tergesa gesa menuju lift . Dan langsung menyiapkan laporan .

__ADS_1


" Astaga untung kalian sudah datang .Hampir saja aku mati serangan jantung " kata Dion panik


":Hah......kok bisa ? " tanya Lian bingung.


__ADS_2