
Sedangkan Lian sedang packing dikamar nya .Sambil menelpon Nathan yang juga sedang packing
"Apa sudah siap say atau perlu aku kesana membantu " kata Lian
" Tidak usah sayang aku hanya membawa setelan jas saja sisa nya nanti bisa beli disana " kata Nathan.
" Ya sudah, berarti aku menunggu disini saja kan sayang " kata Lian
" Ya aku akan menjemput mu . Ya sudah sampai ketemu nanti tunggu saja aku datang " kata Nathan Yang sedang menata pakaian nya ke dalam koper
" Ya sudah bye ...." kata Lian lalu menutup memutuskan pembicaraan lalu melanjut kan menutup kopernya Setelah semua keperluannya masuk Lian pun mengunci kopernya.
"' Sudah selesai tinggal siap siap " kata Lian . Lalu berganti pakaian. Setelah itu bersiap menunggu di teras depan sambil mengobrol dengan kak Jasmine
Tak lama mobil Nathan pun datang menjemput Lian
" Kak tuh mobilnya datang Lian berangkat dulu ya " kata Lian yang lalu berpamitan dan mencium pipi Al . Pada Jasmine sambil mengendong bayi Al
" Ya de hati hati " kata Jasmine
" Kak kami berangkat dulu ya " pamit Nathan yang juga berpamitan dengan Jasmine lalu mencium bayi Al yang lansung tersenyum pada Nathan .
" Muah..... besok om bawakan hadiah , buat Al dan Callan ya salam buat Callan om berangkat dulu dah " kata Nathan
" Iya om hati hati " kata Jasmine tersenyum dengan bayi Al yang melambaikan tangan nya
Nathan dan Lian pun lalu masuk kedalam mobil .Setelah siap mobil pun melaju pergi meninggal kan mansion Rayyan.
" Say ...... kita akan tiba pagi disana .Nanti kita tidur di pesawat ya " Kata Nathan
" Ya sayang " kata Lian yang tak banyak bicara. Hanya tangan nya memegang erat tangan Nathan
**********
Sedang kan di kantor Brian Brian sedang emosi Ketika seorang tamunya datang kekantornya tampa diundang
Brak.........
" Bagaimana bisa kau mengacam ku hah ...... Aku tak terlibat apapun pada kejadian itu " kata Brian .
" Tapi sekertaris mu terlibat. Dan kau juga tak perduli kan pada Nathan ." kata Pria itu yang tak Lain Kurt . Yang mengacam Brian karna sempat membuat Clara dan Rose terlibat
" Kau..... apa mau mu " kata Brian menatap kurt .
" Mau ku kita berkerja saling bekerja sama menghancurkan nya " kata Kurt .
" Kau Gila , aku yakin Nathan tak kan tinggal diam saja. Kalo dia tahu dia akan celaka " kata Bian .
__ADS_1
" Itu lah sebabnya aku mengajak mu " kata kurt
"" Tidak maaf aku tidak ikutan " kata Brian yang tak mau seperti Hendrik apa lagi kini perusahaan nya lagi bermasalah dan ia tak ingin terlibat masalah apa pun Lagi yang membuatnya makin stress
Sedangkan ditempat Lain Chris dan Deve sedang duduk berhadapan sambil menunggu Rayyan dan Jhon datang
" Bos ...tuam muda sudah datang kami sudah siap " kata seorang pria berpakaian hitam
" Ya tunggulah di luar " kata Dave
" Kalian sudah disini rupa nya " kata Jhon yang masuk bersama Rayyan
" Ya kami sedang menunggu mu dan tuan muda " kata Chris
" Bagaimana kalian sudan menemu kan markasnya " kata Rayyan .
" Sudah bos di pinggir hutan sebelah selatan Rupanya mereka juga berjualan senjata api ilegal . Dan Narkoba mereka di masukan dan patung maneken agar bisnis mereka lancar. " kata Chris
" Habis kan dari pada banyak yang akan hancur kita bergerak siang ini .Karna pasti mereka lengah " Kata Rayyan karna ketika siang pasti Kurt sedangkan ada di ada dikantornya
"' Ya bos . Lalu kita memakai apa ? pakai motor atau mobil " kata Jhon .
"' Motor saja copot semua plat nya setelah semua selesai kalian modifikasi Agar tak ada jejak dan mumpung Nathan dan Lian Ke dubai jadi mereka tak akan tahu . Dan hanya akan menebak nebak saja " kata Rayyan .Yang sedang berganti pakaian hitam .
" Chris bagikan maskernya " kata Jhon
Tak lama Lima motor pun kedua dari tempat persembunyian . Dan mereka pun menuju kemana Yang Dave tunjukan . Lalu memasang bom di setiap sisi gedung gudang.
" Apa ada orangnya " kata Rayyan pada Jhon Yang sedang memantau
"' Hanya satu Ray , mereka sedang lengah dan kita beruntung . karna Dewi fortuna
berpihak. pada kita
" Bagus lah Allah membantu orang baik " guman Rayyan Karna mengurangi pengedaran narkoba
Tak lama setelah semua terpasang Dan siap Chris dan anak buah nya pun pergi menjauh .
" Ayo sudah selesai Kita ambil jalan pintas Agar mereka tak melihat kita. " kata Jhon yang memutar jalan ke kiri
" Ya ...... ayo Dave aktif kan " kata Rayyan Yang melihat Dave memegang remote kontrol .
" Ok , ayo kita pulang angka mudur sudah aktif " kata Dave .
Lima motor kembali menyusuri jalan berbeda karna tak ingin berselisih jalan dan pasti akan tak lama
Bum ......bum..... bum......bum.... ledakan pun terdengar keras .
__ADS_1
.
"' Aaa........ kata seorang pria yang cepat berlari menjauh dari ledakan itu yang sempat kaget ketika api menyambar jaketnya
" Oh..... **** ...... " kata pria itu lalu langsung menghubungi Kurt yang baru keluar dari kantor Brian
" Ada apa " kata Kurt kaget
" Tuan cepat lah kemari gudang meledak Dan lihat semua nya tak bersisa " kata pria itu ketakutan
" **** ...... will ayo .... jalan " kata Kurt dengan wajah tegang mendengar kabar tak mengenakan . Dan mobil pun melaju dengan kecepatan tinggi menuju markas mereka dipinggir hutan .
" Di mana kau Kyle " teriak Kurt murka
" Tuan ..... " kata Kyle
Bug.... bug.... dua bogeman mentah melayang di wajah pria itu dan membuat nya terjungkal..
" Bagaimana ini terjadi " kata Kurt murka Melihat gudang itu menyala dengan api besar Dan melahap habis semua yang ada Begitu juga Narkoba dan senjata yang akan mereka jual
" Saya tidak tahu tuan saya hanya menunggu di pos jaga dan semua terkunci rapat . " kata Kyle
" Will ada yang mencurigakan " kata Kurt
" Percikan api dari sesuatu ledakan bos dan hanya ada satu titik saja Tapi kenapa bisa cepat sekali apinya penyebar " kata Will
" What satu titik saja " kata Kurt berpikir lalu menatap Kyle.
" Saya sempat mendengar satu ledakan bos Setelah itu ledakan bertambah saya yang duduk pun ikut terbakar karna api sudah merambat " kata Kyle memperlihat kan jaket nya .
" Akh.......Aaa......... semua nya habis dalam sekejap Bagaimana bisa siapa mereka yang brani melakukannya " teriak kurt marah karna semuanya habis lenyap jadi abu .
" Nathan ...... Will cepat cari tahu di Nathan berada di mana tanyakan pada Jill
Will pun lalu menelpon teman nya yang mengawasi . Nathan dikantornya.
" Nathan sedang ke Dubai bos .Tak ada yang mencurigakan ." Kata Will menatap Kurt dengan wajah merah mengeras..
" ****. ..... pasti ada orang yang sedang mengincar ku " kata Kurt lalu menyuruh Will dan Kyle untuk mengecek sekitar hutan..
Sedangkan Rayyan dan Jhon sudah ada dikantor setelah membakar gudang itu Dan kembali bekerja seperti biasa begitu juga Dave dan Kurt yang menuju kantor cabang.
" Pasti mereka kelimpungan Chris sekarang " kata Dave tersenyum
" Itu pasti bos aku bisa membayangkan wajah nya marah " kata Chris tertawa.
" Biarkan saja siapa suruh mengusik tuan muda dan nona Lian " kata Dave mengeleng kan kepala sambil tersenyum .
__ADS_1
.