Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 202


__ADS_3

Setelah semua nya siap Dion pun membawa mobil melaju sedang . Ayse sempat protes karna ia duduk ditengah seorang diri di kursi tengah sedangkan Teman temanya berpasangan


" Kalo bosan bisa tidur Ay ngak usah ngedumel " kata Emma tertawa .


" Jahat lho Em, tahu gini ngak usah ikut gue " kata Ayse.


" Eh kok gitu jangan baper dong Ay, Aku doakan cepat dapat jodoh deh .Biar ngak ngedumel terus " kata Emma terkekeh


"Cih ...... lebay " kata Ayse yang lalu rebahan di kursi tengah


" Tapi mobilnya keren Em, bisa buat tidur nih. Dan lagi ada bantalnya " Kata Ayse Yang selonjoran di kursi duduknya sambil mendengarkan music lewat earphone nya.


Sedang kan Nathan dan Lian yang duduk di belakang bersandar di kursi empuk didekat kasur lipat Yang dibuat Nathan.


" Mobilnya unik " kata Lian Yang merasa nyaman dan tak terlalu berisik karna ada peredam suaranya .


" Sini biar aku peluk kau bisa tidur " kata Nathan merengkuh tubuh Lian


" Tapi aku tak enak sama Emma dan Ayse bila tertidur pa " kata Lian menatap Nathan .


" Kita sampai 6 jam .Mereka tak akan membahas itu " kata Nathan yang lalu memeluk Lian Dan Lian pun menyadarkan badannya di dada bidang Nathan.


" Tidurlah " kata Nathan memeluk Lian sambil duduk yang memejamkan matanya


***********


Di sisi Lain Rose berteriak teriak diselnya sampai seorang polsi datang ke selnya.


" Hei diam lah ini sudah pagi kau belum tidur dari tadi malam " kata polisi itu. Menatap Rose dari atas sampai bawah


" Lepaskan aku , aku akan memberimu uang " kata Rose merayu polisi itu.


" Berapa banyak uang yang kau punya hah...." kata polisi itu terkekeh


" Lumayan banyak untuk mu " kata Rose Mengeluarkan uang segepok Dan lalu mendekati polisi itu


" Boleh juga tapi aku minta lebih " kata polisi itu tersenyum


" Ok ..... ini kalung belian ku kau bisa mengambilnya " kata Rose menyodorkan uang dan berlian miliknya Untuk menyuap polisi itu Dan polisi itu mulai tergoda .


" Tapi ingat bila aku melepaskan mu Apa kau mau tutup mulut " kata polisi itu Menatap Rose lekat penuh nafsu


" Ya tentu " kata Rose berbisik pelan lalu mengusap leher polisi itu dan mengecup nya pelan agar pria itu tergoda.


"' Tapi kau harus hati hati Aku akan mengeluarkan nanti malam ' bisik polisi itu ketika tangan Rose masuk menyelusup di balik celana


" Baik lah ,aku akan memberi mu bonus " kata Rose pelan lalu mencium bibir polisi itu dengan perlahan .


Polisi kurup itu pun tersenyum . Lalu mengangkat kaki Rise dan menyingkap rok Rose. Setelah itu hanya ******* pelan Rose yang terdengar. Karna apapun akan ia lakukan asal ia bisa menghirup udara bebas.


" Lihat lah Ana kau tak bisa membuat ku dipenjara " kata hati Rose tersenyum sinis Sambil berdiri memeluk polisi yang


bermain dengan nya.

__ADS_1


********


Sedangkan Nathan terbangun ketika mobil berhenti di pom bensin


" Apa kau lelah yon kita bisa gantian" kata Nathan hendak turun


" Santai bos Emma yang membawanya Tidur lah bos menemani Lian saja " kata Dion yang melihat Lian tertidur lelap di pelukan Nathan


" Ya baiklah hati hati membawanya bangun kan aku Bila Emma ngantuk " kata Nathan.


" Ya bos " kata Dion lalu kembali ke depan Dan duduk disebelah Emma yang memegang setir mobil


" Sudah kita jalan Lagi " kata Emma


" Ya sayang " kata Dion yang mengajak Emma ngobrol Biar tidak mengantuk. Sedangkan Ayse tertidur pulas di kursi tengah.


Nathan memindahkan Lian keatas kasur Lipat yang ia gelar Agar Lian bisa tidur dengan nyaman


" Kau slalu cantik dalam keadaan apapun Ana " guman Nathan menatap lekat wajah Lian Dan mengecup bibirnya. Lalu berbaring disebelah Lian Dan memeluk tubuh Lian sambil memejamkan mata.


Hampir jam 2 siang mereka sampai di rumah Grace . Grace tersenyum senang melihat teman temannya itu datang menjemputnya.


" Kau bilang Lian ikut mana dia " kata Grace pada Ayse.


" Cih.. kau ini Grace kaya ngak tahu saja.


Mereka tertidur di Van belakang sedang berpelukan " kata Ayse


" Hei ...jangan iri , biarkan saja mereka . Kau tahukan mereka terpisah lama Aku tak tega melihatnya " kata Emma .Yang merasakan kesedihan bosnya itu cukup lama .Apa lagi Dion lah yang slalu setia Menemani bosnya itu Ketika perasaan nya kacau balau seperti orang gila


Lian terbangun merasakan hawa panas dan melihat tangan Nathan memeluk


tubuhnya


" Apa sudah sampai " kata Lian karna merasa kan mobil tak berjalan


" Astaga dia juga tertidur " kata Lian menggeser tangan kekar Nathan pelan pelan agar tak membangunkan nya.


Lalu ketika Lian hendak bangun Nathan langsung memeluknya lagi .


" Astaga " kata Lian yang tak bisa bergerak ditindih tubuh besar Nathan .


" Ya ampun berat sekali " guman Lian pelan Yang merasakan nafas Nathan karna wajah Nathan dekat dengan dipipi nya


Cup......


" Bos apaan sih , aku pikir kau.... " kata Lian tak bersuara lagi .Karna Nathan membungkam mulutnya.


Lama keduanya berciuman dan saling bertukar saliva Ketika tiba tiba pintu van mobil di ketuk Dion


" Ayo turun makan siang dulu "kata Dion


" Astaga dia menganggu saja " guman Nathan yang menghentikan aktivitasnya Lalu menarik Lian untuk duduk.

__ADS_1


" Ya kami segera menyusul " kata Nathan


" Ok kami tunggu " kata Dion yang lalu meninggalkan van itu.


" Ayo bangun kita makan dulu " kata Nathan Yang menghapus bibir basah Lian


Dan mengusap kepalanya sambil tersenyum. Lalu Kedua nya keluar dari van dan masuk rumah Grace


" Woi.... sudah bangun Li makan gih " kata Grace


" Mana Callan Grace " kata Lian


" Tuh lagi sama dua Aunty nya " kata Grace yang menyuruh Lian makan siang Dan mengambilkan untuk Nathan sekalian karna mereka semua sudah makan


" Kenapa tidak membangunkan kami sih Grace " kata Lian


" Bagaimana tega bangunin orang tidur mesra gitu " jawab Grace


Lian langsung terdiam menatap Grace Sedang Grace hanya tersenyum. Sambil menyodorkan piring pada Lian


" Sudah santai saja kami gerti kok Li Kalian sudah berpisah lama bahkan bos Nathan sempat stres So..... ngak mungkin


kan kami tega mengusik kalian Dan cepat lah menikah " bisik Grace pelan


" Kau ini...." kata Lian manyun


" Hehehe...... sudah makan lah nanti kita lihat lihat sekeliling sini dulu sebelum pulang Banyak kebun buah strawberry dan anggur disini kau pasti senang Li " kata Grace .Yang rumahnya memang dekat pedesaan petani anggur dan strawberry


Diteras rumah Nathan sedang makan ditemani Dion.


" Bos nanti kita lihat lihat pertani disini dulu ya sebelum pulang " kata Dion


" Mhem....." jawab Nathan yang menikmati makanan nya


" Enak kan bos " goda Nathan.


" Apa ?" kata Nathan


" Kis and hug di Van mobil Cepatlah menikah supaya ngak banyak menanam dosa " kata Dion.


" Kau......" kata Nathan sambil menginjak laki Dion


" Auw......" kata Dion meringis Lalu terkekeh


" This real bos kau menciumnya penuh nafsu sampai hampir membuat nya tak bernafas . Enak kan apalagi di atas mobil Van penuh sensasi " kata Dion pelan .


" Apa kau mengintip " kata Nathan penuh selidik


" Hahaha ........ tak sengaja melihat bos kan gratis " kata Dion tergelak . Sampai Nathan menendang kaki nya Tapi Dion cepat menghindar.


" Cepatlah menikah supaya merasa kan nikmat sebenarnya . Beuh...... luar biasa nikmat bos . Kau bisa melakukan nya dimanapun bila berdua didalam rumah


Jangan sampai karatan tuh selang air " ledek Dion tergelak puas bisa meledek bos nya itu.

__ADS_1


" Dasar asisten kurang ajar " kata Nathan melengos Dan masuk kedalam mendekati Lian dan Grace.


" Hahaha....... pusing pusing deh sana . Salah sendiri di tunda tunda " kata Dion tergelak sendiri . Karna itulah kesempatan nya mengoda sang bos Karna di kantor . Dion tak akan brani


__ADS_2