
Lama keduanya duduk di cafe .Sampai Gee memberitahu kan . Jalan sudah mulai normal kembali..Lalu Nathan dan Lian pun meninggal kan cafe. Setelah membayarnya.
" Di mana apartemen mu aku lupa " tanya Nathan ketika mereka masuk mobil ketika hendak pulang.
" Di jalan xxx pa" kata Lian
" Gee antar Ana dulu baru kita pulang " kata Nathan
" Baik tuan " kata Gee. Yang lalu menuju jalan apartemen Lian.
Hampir satu jam . Mobil pun berhenti di depan apartemen Lian . Lian pun bergegas turun .
" Trimakasih pa " kata Lian.
" Ya hati hati " kata Nathan .
Lian pun lalu melambaikan tangannya . Dan berbalik menuju apartemennya di lantai 9.
...............................
" Tumben telat pulang apa kencan ?" tanya Ayse memainkan alisnya.Ketika Lian sudah selesai sholat.
" Kepo aja pengen tahu. Lagi ngantar klein pulang tadi " kata Lian.
" Sama siapa? bos lho ?" kata Ayse..
" Ya iyalah masa sama satpam Ay" kata Lian yang duduk disofa di depan televisi.
" Lama lama lho bisa jatuh cinta juga tuh sama lho Li " kata Ayse. Seraya ikut duduk di sebelah Lian.
" Ngawur ah, mana ada umur kita terpaut jauh..Dan lagi dia bos jelas banyak perempuan yang nempel dengan tuh orang " kata Lian.
" Yah bisa jadi Li, kan karna sering pergi berdua lama lama ada hati ":kata Ayse.
" Tahu ah, ngak usah dibahas nanti ada yang ikutan nimbrung " kata Lian .
" Hahaha .......itu biasa kan , Lagian mereka juga kepo malah lebih parah beb " kata Ayse.
"Narsis aja kalian itu . Bikin pusing kalo sudah nanya kaya mengintrogasi " kata Lian cemberut .
" Apaan yang diintrogasi " kata Emma yang muncul bersama Grace.
" Hadeh.......panjang umur lho berdua nongol aja. Padahal baru di omongin juga " kata Ayse
" Hah .......wah pasti gosipin kita ya " kata Grace
" Iya lah , masalahnya belum muncul dari tadi " kata Lian
" Kita lagi ngerjain tugas Li, emang lho ngak Li?" tanya Emma .
" Sudah lah masa harus laporan kalian" kata Lian
" Cakep lho anak rajin " kata Grace yang menyenggol bahu Lian .Lalu duduk disebelah Lian.
" Ck........lebay lho Grace " kata Ayse terkekeh.
":Biasa dia mah makin hari ketularan bos jhon gitu , kaya kaya gimana gitu " kata Emma tersenyum.
" Aish ............curiga aja lho Em .santai Lagi gue hanya godaan Lian " kata Grace manyun.
Yang membuat mereka bertiga ketawa. Karna biasa mencari keusilan teman untuk dijadikan kambing hitam.
__ADS_1
..........................................
Pagi ini seperti biasa Lian sudah di mejanya.
Sudah hampir 2 bulan lebih ia magang kerja. Dan semuanya berjalan baik baik saja
Tak ada masalah dan juga kesalahan yang ia buat. Namun entah mengapa akhir akhir ini Bosnya itu terlihat sedikit agresif dan sok perhatian. Yang membuat Lian tidak nyaman.
" Pagi cantik " kata Dion yang menghampiri meja Lian
" Pagi kak " kata Lian
" Nih tugas baru, bos agak telat datang .Tadi harus mengantar kakeknya sakit ke rumah sakit " kata Dion.
" Hah.......ya ampun tapi ngak parah kan sakitnya kak " kata Lian.
" Biasa penyakit tua, jadi harus rajin cek up " kata Dion
" Oh gitu sakit apa emang kak " kata Lian.
" Ngak tahu , tapi seingat sudah lumayan lana " kata Dion
" Oh ya mudahan cepat sembuh ya kak " kata Lian . Yang ikut prihatin . Karna Lian mengingat opanya masih sehat bersama sang oma. di indonesia.
" Ya sudah slamat bekerja " kata Dion Yang meninggalkan meja Lian .Bersamaan dengan Nathan yang baru saja datang .
Lian yang melihatnya pun langsung berdiri.
Menyambut bosnya itu. Karna itu sudah menjadi kebiasaannya.
" Pagi menjelang siang pa " kata Lian
" Ya slamat bekerja " kata Nathan yang melewati Lian menuju ruangannya.
" Tok....tok....tok.....
" Masuk " kata Nathan tampa melihat .
" Ini jadwal dan laporannya pa " kata Lian yang lalu menaruh berkas diatas meja.
" Ya trimakasih " kata Nathan
" Sama sama pa, permisi " kata Lian yang lalu bergegas meninggalkan ruangan bosnya.
...................................
Lian bergegas keluar dari lift . Dan berjalan menuju halaman kantor ketika hujan deras . Ketika ia hendak pulang. Emma dan Grace sudah lebih dulu pulang sedari tadi.. Karna Lian memang harus menyelesaikan laporannya. Terlebih dulu. Agar besok tidak buru buru Karna ada rapat.
" Yah malah tambah deras nih " kata Lian.Yang menunggu di halaman kantor.
Namun sebuah mobil menghampirinya.
" Masuk ku antar pulang " kata Nathan yang membukakan pintu mobil.
Tampa menjawab Lian pun masuk,lalu menutup pintu mobil. Duduk disebelah Nathan dikursi depan.
" Bapa ngak bawa sopir ?" tanya Lian Karna Nathan membawa mobilnya sendiri.
" Gee cuti " jawab Nathan singkat.
" Oh gitu. pantasan bapa bawa mobil sendiri " kata Lian. Yang melirik bosnya itu sekilas.Lalu mobil melaju dijalanan.
__ADS_1
Hampir 50 menit mobil pun berhenti. Di dekat apartemen Lian.
" Trimakasih pa " kata Lian yang hendak turun namun sebuah mobil mendadak lewat . Yang membuat Lian kaget
" Akh .........sialan " kata Lian yang hampir kecipratan air namun ........
Deg .........
Lian terkejut karna Nathan sudah berdiri didepannya memayunginya.
" Pa ....." kata Lian kaget .
Lalu Nathan mengandeng tangannya sambil memayunginya. Mengantar sampai pintu apartemen bawah
" Trimakasih pa " kata Lian .
" Sama sama naiklah " kata Nathan.
Lian hendak melangkah naik apartemen. Ketika seseorang menabraknya tak sengaja .Hingga menyenggol Lian dan menyebabkan keseimbangan tubuhnya hilang karna kaget.
" Hei hati hati......" kata Nathan yang menahan tubuh Lian .
" Maaf tuan saya buru buru " kata pria itu .Tampa merasa bersalah.
" Kau tak kenapa napa " tanya Nathan.
" Ngak pa " kata Lian yang hendak melangkah namun......
" Permisi " kata seseorang yang melewati keduanya.
Yang membuat Lian jatuh kembali ke pelukan Nathan . Dan deg............
Mata Lian cukup kaget ketika benda kenyal menyentuh bibir nya tampa sengaja. Dan ketika melihat bosnya dihadapannya.
" Maaf " kata Nathan yang cepat melepaskan pelukan tubuh Lian yang reflek sama kagetnya
" E ....trimakasih pa " kata Lian lalu bergegas pergi meninggal Nathan . Karna malu setelah apa yang terjadi.
Sedang Nathan terpaku. Melihat tubuh Lian hilang di balik tangga. Namun sambil menyentuh bibirnya . Yang tadi tampa sengaja menyentuh bibir Lian.
" Apa tadi aku menciumnya " bathin Nathan .Yang masih berdiri mematung Mengingat apa yang terjad.i Diantara dirinya dan Lian.
Nathan pun lalu berbalik menuju mobil dengan masih tak percaya dengan apa yang dialaminya barusan.
..............................
Sedang Lian bergegas masuk kamarnya . Dan lalu menutupnya.
" Astaga kenapa bisa sih " kata Lian yang memukul kepalanya pelan . Karna tadi ia sempat beradu bibir dengan bosnya itu.
" Aish...........yah malu banget gue, sialan aja tuh orang lewat asal lewat " gerutu .Lian kesal.
.
" Yah gimana besok . Mana ketemu tiap hari lagi " kata Lian Yang memegang bibirnya . Yang tadi dicium Nathan tampa sengaja.
" Yang ngak perawan deh........" kata Lian.
" Siapa yang ngak perawan Li ?" tanya Ayse yang kepalanya nongol dibalik pintu.
Jleb..............
__ADS_1
.