
Tak hampir Setengah jam dua pria itu pun kabur . Dan pria Yang menolong Lian kembali mendekati Lian .
" Aska ....." kata Lian mengingat cinta pertamanya di bangku SMA
" Kau masih ingat dengan ku .Baguslah aku mencari mu cantik kemana mana eh malah bertemu di depan mini market " kata pria Audi Aska itu
" Ya karna kau masih sama seperti dulu tak berubah sedikit pun " kata Lian tersenyum..
" Oh ...ya ....wah aku beruntung kau masih mengingat ku dengan baik. .Ku dengar kau amnesia sayang " gombal Audi biasa Lian memanggilnya Tapi disekolah ia dia biasa di panggil Aska oleh teman temannya.
" Hahaha .... sayang aku ngak punya receh " kata Lian terkekeh.
" Pake kertas biru juga boleh Atau yang gambar mawar Dan bila perlu dollar juga ngak pa pa " kata Aska tertawa.
" Cih...... modus .....berarti sama kaya mereka tadi dong " sindir Lian
" Hei tetap beda cantik kan aku pangeran berkuda yang datang menolong " kata Aska.
" Hahaha........pangeran dari mana ?. Jatuh dari langit kali. Tampang keren boleh col dan keren iya sih Tapi sayang orang celana nya bolong gitu ....hahaha ......" tawa Lian meledek.
" Ups " kata Aska menutup celana nya yang sobek karna tadi habis berkelahi.
" Maaf ini ngak sengaja karna tadi jadi hero dadakan " kata Aska. tersenyum Yang mengeluar kan baju kaosnya hingga menutupi celana bolongnya. Yang tak terlihat.
" Ok bisa diterima sih. Mungkin juga tuh burung pengen silir menikmati angin malam ini " kata Lian terkekeh.
" Hadeh......itu sih pasti . Karna pengen melihat cewek cantik juga " kata Aska tersenyum..
" Yuk ku antar Nanti kita bisa ngobrol di cafe sebrang " kata Aska meraih tangan Lian untuk menyebrang ke mini market .
Untuk menemani Lian belanja
" Mau beli apa " kata Aska.
" Pembalut " kata Lian cuek.
" Hahaha roti selai strawberry ya . Cari yang bersayap biar bisa terbang " kata Aska menyindir.
" Cih..... ngak usah . pesawat nya ngak bakal bisa mendarat juga lapangan nya lagi becek " kata Lian. tersenyum.
" Ya terserah deh...... aku memang bukan ahlinya . Apalagi belum ijab " kata Aska .
__ADS_1
" Pengen cepat nih sudah punya calon belum " kata Lian bertanya.
" Belum Yang diincar masih cuek mana bisa .Padahal gue sudah cinta mati " kata Aska sambil memilih beberapa roti kesukaannya. sedangkan Lian sedang memilih pembalut.
" Wah kenapa ngak pakai pemikat atau mbah dukun saja " kata Lian bercanda.
" Takut dosa nanti kalo lidah nya melet melet gini kaya ular kan ngak asyik kalo di bawa jalan jalan " kata Aska tertawa. membalas candaan Lian.
" Trus patah hati dong lalu bunuh diri gantung diri di pohon cabe. Minum racun wah...... bahaya bahaya dong " kata Lian terkekeh
" Jangan lah mending kalo masuk surga kalo masuk neraka ..... wah apes Li.. gue ngak bisa ketemu putri cantik lagi deh " kata Aska .
" Ya sudah ni sudah semua nya , kamu sudah belum " kata Lian melihat Aska yang tak banyak belanja hanya membeli roti dan permen juga susu.
"' Ok biar gue yang bayar " kata Aska lalu menyuruh kasir memisahkan barang mereka berdua. Dan membayarnya .
" Trimakasih ya As sudah nolong dan traktir gue , mudahan rezeki mu berlimpah " kata Lian yang berjalan menuju Sebuah Cafe agar mereka bisa ngobrol .
"Aamin Sama sama cantik, kerja dimana sekarang Kudengar masih betah aja kuliah di Harvard ngak gabut tinggal di tempat orang " kata Aska yang menarik kursi untuk Lian.
" Ngak asyik kok , bisa lihat bule dan pa le " kata Lian terkekeh.
" Hadeh .....Ya sudah mau pesan apa sekalian makan juga boleh " kata Aska.
" Aku bertugas di surabaya .Setelah lulus aku masuk Akmil dan jadi perwira sempat keliling indonesia dan kembali lagi kesini. Lalu menetap dijakarta baru Dua bulan ini . Kau sendiri bagaimana " kata Aska Yang menatap Lian tak berubah sama sekali.
" Aku sempat berkerja di Amerika lalu mengalami kecelakaan Dan pulang . Sebenar nya aku masih mau lanjut S3 Tapi bunda bilang disini juga bisa kalo mau " kata Lian
" Yah kenapa tidak , tak kalah bagus kan " kata Aska tersenyum .
" Ya lihat nanti As , aku pikir dulu matang matang " kata Lian tersenyum sambil menikmati roti bakar keju yang ia pesan .
Begitu juga Aska yang menyeruput jus dan mie nyemek nya.
*******
Di sebuah club malam Eli masih sibuk bersama teman teman nya bergoyang goyang dan meliuk liukkan badan dan bergoyang narsis kaya penari ular
" Hei sayang kau cantik sekali " kata seorang pria yang merangkul pinggang Eli mesra dan memeluknya.
" Hai apa kau tertarik dengan ku ayo kita bermain " kata Eli meraba tempat sensitif pria muda itu .
__ADS_1
" Bagaimana kalo aku memesan kamar untuk kita bermain ,Kau pasti suka sayang " kata pria muda itu mengigit pelan telinga Eli ..
" Aish kau ini baiklah " kata Eli yang sudah lama tidak ke club karna dia sibuk bekerja di periklanan . sebelum menikah dengan Nathan .
Pria itu pun lalu memesan kamar vvip Dan lalu kedua nya masuk. Oh ya sebentar aku ambil minuman dulu Untuk kita berpesta. Mau kah tanda tangan disini Untuk membantuku ." kata pria itu Yang membawa dua gelas sloki kekamar. Tampa berpikir panjang Eli pun menandatangani kertas kosong itu..Dan pria itu dengan cepat pergi keluar . Dan memberikannya pada seorang pria berkaca mata hitam dan bertopi .Yang ia tidak kenal.
" Ok bro trimakasih , ini uang mu dan kau bersenang senang lah " kata pria itu memberikan cek 200 juta Dan pergi meninggalkan pria muda itu.
" Trimakasih " jawab pria tersenyum karna kerja sangat mudah pikirnya .
Lalu ia pun kembali kekamar .Untuk menemui Eli Yang tergeletak sambil tertawa dan bergoyang Diatas tempat tidur karna mabuk .
Ceklek..... pintu pun kembali dikunci dan Pria itu merangkak mendekati Eli
" Kenapa kau lama sekali sayang " kata Eli menciumi pria itu yang lebih muda darinya
" Kau mau minum lagi " kata pria itu
.
" Tidak aku hanya ingin bersamamu" kata Eli sambil menaiki tubuh Pria itu .
*******
Di sebuah rumah kecil Dion baru saja memberikan kertas kosong yang sudah ditandatangani Eli " Ini bos kita sudah mendapatkannya " kata Dion.
" Good job ,Bonusmu akan aku kirim minggu depan " kata Nathan Yang kini sudah bisa membuatnya sedikit tenang Karna ia bisa bercerai dengan Elisabet
Karna memang tak ada cinta diantara keduanya.
" Di mana dia sekarang ?" kata Nathan.
" Di club malam dia sedang bersama Swan " kata Dion
" What gila ... bukanya dia seorang model fashion " kata Nathan kaget
" Iya bos dia lagi sepi job karna Eli lumayan berkelas .Apa salahnya menyicipi Apa kau ingin aku mengantar mu kesana bos " kata Dion
" Tidak ..... aku tak tertarik " kata Nathan.
" Baiklah kalo begitu aku pulang dulu selang karatan ku butuh hiburan dirumah bye bos slamat malam ." kata Dion..
__ADS_1
" Ya pergilah " kata Nathan Yang juga tak mau diganggu malam ini .Tersenyum membayangkan wajah sekertaris cantiknya .