
Lian hendak pulang naik taxi ketika sebuah tangan menariknya
" Ayo ikut " kata Nathan menarik tangan Lian kedalam mobil .
" Maaf saya mau pulang pa " kata Lian.
" Lian ayo naik " kata Dion yang membuka kaca mobil
" Lho kak Dion. "Kata Lian kaget .
":Ayo masuk kita ada pertemuan dengan klein bisnis " kata Nathan yang masuk kedalam mobil.
" Ish ....Kenapa bapa ngak ngomong pas tadi di kantor " kata Lian
":Lupa ":kata Nathan singkat
" Astaga ......" guman Lian lalu duduk tenang disamping Nathan.Sedangkan Dion duduk dikursi tengah.
Ketiganya tak ada yang bicara Sampai mereka sampai di sebuah restoran mewah. Dimana klein mereka janji menunggu. Dan ketiganya pun turun dari mobil.
Dion membawa Nathan dan Lian bertemu dengan klein. Sudah tersenyum manis melihat kehadiran mereka bertiga.
" Maaf tuan Lee sudah membuat anda menunggu" kata Nathan yang Lalu duduk di hadapan Lee
" Oh tidak apa apa Mr Nathan , di buat santai saja saya juga baru tiba "'kata Tuan Lee ramah.
Setelah basa basi keduanya membicarakan tentang pulau pribadi yang akan disewakan yang di kelola .tuan Lee hingga di ambil alih perusahaan sesuai harga yang ditetapkan bersama. hingga keuntungan bisa dibagi rata.
Lian dan Dion menunggu dan mendengarkan semuanya sambil menikmati hidangan . Bersama sekretaris tuan Lee . hampir jam 9 malam pertemuan baru selesai
"kak Dion ini harus dihitung lembur masa kita kerja malam malam " kata Lian berbisik
" Iyalah kan kita besok bisa berangkat agak siangan " kata Dion .
"'Hah serius kak,....?" tanya Lian.
" Iyalah serius masa aku bercanda. Kak Dion juga capek " kata Dion . Yang lalu membantu Nathan merinci semua harga sesuai data.
Setelah selesai ketiganya pun pulang. Begitu juga tuan Lee.
__ADS_1
"'Lama juga bos kesepakatannya " kata Dion.
" Kan harus pasti dan juga sesuai perjanjian " kata Nathan ketika mereka masuk mobil.
Untungnya Lian sempat sholat . disela makan bersama dengan alasan ke kamar kecil . Lalu ketiganya pun pulang dengan hati lega.Dan memotong jalan agar cepat sampai Namun ketika melewati jalan sepi. karna lokasinya jauh dari jalan raya .Terasa mencekam . Lian yang duduk di kursi tengah .hanya diam. Dan ketika hendak berbelok ke arah jalan raya .Tiba tiba mereka di hadang 5 preman yang mencegat mobil mereka .Dan menyuruh Nathan dan Dion turun.
" Wah apa apaan nih ?" kata Dion jengkel.
Yang lalu menyuruh mereka minggir .Dan mereka tidak mau Sebelum mereka diberikan uang. Hingga membuat Nathan jengkel .Dan turun untuk ikut nego .Namun mereka tidak mau dan malah menyerang Dion. perkelahian pun tak bisa dihindari. Dion dan Nathan melawan 5 preman itu namun mereka kewalahan Hingga Lian yang tadi hanya melihat akhirnya keluar .
"Hei berhenti....."teriak Lian
"Ana masuk mobil kenapa keluar " kata Nathan yang tak mau terjadi apa apa
dengan Lian .
Namun Lian yang tangannya gatal Karna lama tak olahraga terlihat santai . Dan berusaha bernegosiasi dengan para preman
" kalian boleh lewat asal kau melayani kami hei gadis cantik " kata ketua preman itu yang terlihat sangar .Menatap Lian penuh nafsu.
" Wow.......coba saja kalo kalian bisa. " kata Lian mengejek.
" Ana masuklah kunci mobil , biar kami urus mereka " kata Nathan. memerintah Lian masuk mobil karna khawatir Lian kenapa napa.
" Hahaha .......hei gadis kecil ayo kemari lah tidur lah dengan kami biar kau cepat mengantuk " kata Ketua preman.
" Iya kami akan membuat terbuai dan merasakan nikmat tiada tara " kata yang lain lalu tertawa sambil menyeringai.
Nathan yang khawatir lalu maju dan melindungi Lian yang berdiri tenang tampa rasa takut .
" Masuk lah , ini bahaya untuk mu " kata Nathan lembut pada Lian.
"Bapa ngga perlu khawatir , mereka hanya gede badan tapi otaknya kerdil " ejek Lian pada ke lima pria itu.
":Berani skali dia menghina kita bro ayo kita tangkap dia . Setelah itu kita gilir " kata salah seorang dari mereka.
Yamg membuat Dion dan Nathan panik ketika para preman terlihat emosi di ejek Lian Dan Lian memang sengaja memancing emosi mereka agar konsentrasi mereka teralih.
Para preman pun menyerang Dion dan Nathan dan mencoba mendekati Lian
__ADS_1
" Lian masuk dan kunci mobil " kata Nathan ketika Nathan kewalahan .Namun Lian tetap berdiri tenang. Ketika lima preman itu ingin menyerangnya yang dihalangi Nathan
" Wah kau sangat cantik bila dilihat dari dekat , membuat miliki berkedut .kedut " hahaha ........tawa preman itu merendahkan Lian. karna mereka pikir Lian hanya gadis lemah.
Lian pun tersenyum manis " Oh ya jadi kalian ingin bersenang senang " tantang Lian tampa rasa takut.
"'Lian jangan nekad mereka bahaya, masuk mobil dan kunci. " kata Dion yang khawatir Lian jadi sasaran.
Kelima preman itu pun makin maju dan lalu menghajar Dion dan Nathan yang mencoba menghalangi mereka mendekati Lian Dan keduanya kewalahan dan akhirnya Lian pun turun tangan ketika salah seorang dari mereka ingin menyeret Lian. Yang membuat Lian menendang selangkangannya.
":**** ....tangkap gadis itu cepat biar dia merasakan kejantananku. " kata ketua preman. Yang membuat anak buahnya ingin menangkap Lian
Namun di Luar dugaan Lian membuat kedua pria itu kewalahan . Lalu membuat ketua preman marah dan menyerang Lian. Lian yang sudah lama tangan nya gatal tidak memukul orang menghadapi mereka dengan santai .Dan menghadapi semua serangan dengan mudah
Dion dan Nathan yang melihat itu pun cukup kaget Dan tak menyangka Lian jago bela diri dan mematahkan setiap serangan musuh dengan cepat dan gesit . Lalu menghajar mereka satu persatu. Karma tadi berani meremehkannya.
":Ayo maju lagi kenapa ? apa cuma mulut kalian saja yang hebat " kata Lian setelah mereka semua babak belur. Hanya dalam 10 menit. Lian membuat mereka terkapar.
Dion pun lalu menghubungi polisi untuk mengurus mereka.
Nathan yang cukup terkejut menarik nafas dalam karna lega . Namun itu membuat nya menelan saliva karna Lian terlihat garang . Hingga bisa membuat kelimanya babak belur.
"'Ayo bangun mana kejantanan kalian yang hebat tadi " ejek Lian jengkel .
" Maaf nona kami tak bermaksud merendahkan mu " kata salah seorang dari mereka .Yang memegang ************ yang sakit ditendang Lian.bersama ketua preman.
Yang membuat Dion tersenyum miring dan tertawa kecil " mampus kalian baru tahu rasa kan . Makanya jangan suka bangga kalo kejantanan kalian belum nyoba . Baru juga gadis kecil sudah keok " kata Dion mencibir.
Dan tak lama kemudian polisi pun datang menjemput mereka.
" Trimakasih pa, mereka ini sering memang suka membuat onar disini. " kata seorang Polisi .
" Sama sama pa tahan meraka biar membusuk dipenjara " kata Nathan.
" Baik pa " kata Polisi dan itu tersenyum ramah . Lalu membergol kelima preman itu dan membawa mereka pergi .
Dion dan Nathan pun lega .Lalu melanjutkan perjalanan mereka untuk pulang ..Yang membuat Nathan tak bisa menahan Lian lagi untuk pulang. ke apartemennya.
" Ok trimakasih bos, kak Dion . slamat malam " kata Lian yang sumringah ketika ia diantar pulang lebih dulu.
__ADS_1
" Ya ....sama sama Li, kamu hebat " balas Dion tersenyum .Sambil memberikan acungan jempol
Sedangkan Nathan diam. Karna hari ini adalah peringatan untuknya . bahwa Lian tak bisa di buat main main