Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 32


__ADS_3

Hah.................


" Tapi pa kita ........


" Cepat naik ......!! " perintah Nathan Yang lalu membukakan pintu mobil.


Akhirnya Lian pun terpaksa masuk bersama Ayse . Lalu duduk dibelakang


" Kenapa bisa malam malam di jalanan ?" tanya Nathan yang melihat Lian dari kaca spion.


" Tadinya kita datang ke ulang tahun teman pa .Karna kita di undang .Tapi acaranya di club. Karna ngak betah dan berisik kami akhirnya pulang " kata Lian menjelaskan.


" Mhemm.......memang kalian berangkat pake apa ? " tanya Nathan lagi.


" Tadinya numpang teman pa, tapi karna mereka masih betah disana . kita pulang duluan dan mau nyari taxi " kata Lian jujur.


" Apa kalian sudah makan " tanya Nathan .


" Be....belum pa "'kata Lian tergagap . Tapi memang ia belum makan apapun setelah pulang kerja tadi.


" Kita makan dulu , baru ku antar kalian pulang " kata Nathan .. Yang membuat Ayse senang mendengar nya.


" Asyik kita ditraktir makan Li, bos lho kok baik banget sih " kata Ayse menyenggol Lian.


" Shut ....... " Kata Lian


Mobil pun berhenti di depan sebuah restoran mewah. Dan Nathan pun turun .Begitu juga dengan Lian dan Ayse.


" Ayo masuk "'kata Nathan yang lalu mencari meja yang kosong. Dan mereka pun duduk disana Sambil memesan makanan.


"' Oh apa dia teman sekamar mu " tanya Nathan pada Lian.


" Iya pa, kami teman satu apartemen. . Nama saya Ayse " kata Ayse tersenyum memperkenalkan dirinya.


" Ok .......nice to meet you Ayse ..Saya bosnya. Ana . Ana adalah sekertaris saya dikantor " kata Nathan ..


" Hah .....kok bisa pa , kan Ana itu jurusan manajemen bisnis kok bisa jadi sekertaris dadakan pa " kata Ayse bingung.


Nathan hanya mengangkat bahunya. Karna Nathan tak tahu masalah jurusan Lian .Yang ia tahu bahwa Lian cukup bertangung jawab dengan pekerjaan. Dan juga cukup mampu untuk menjadi seorang sekertaris .


Tak lama menunggu .Makanan pun datang .


Ketiga nya pun langsung makan. Walau Lian cukup cangung Namun ia berusaha bersikap tenang.


" Ya ampun kenapa aku jadi deg degan " bathin Lian .Yang mengingatkan kejadian tadi sore. Yang membuatnya sedikit nervous ketemu dengan bosnya itu


" Lho kenapa Li " kata Ayse yang melihat Lian sedikit gelisah.


" Ngak pa pa Ay " kata Lian yang mencoba duduk tenang .


Ketiganya tak banyak bicara ketika makan. Setelah selesai makan Nathan pun mengantar Lian dan Ayse pulang ke apartemennya.

__ADS_1


"Trimakasih pa ya makan malam dan tumpangannya " kata Lian


" Ya pa , apa mau mampir dulu " tawar Ayse basa basi.


" Tidak trimakasih lain kali saja .Saya lagi ada janji dengan teman " kata Nathan.


" Oh ya trimakasih ya pa " kata Ayse. Sambil tersenyum. ramah.


" Sama sama " kata Nathan yang lalu menutup kaca mobil. Lalu pergi meninggalkan keduanya.Yang berdiri mematung .


" Ya ampun bos mu masih muda Li, ganteng dan tajir lagi. Boleh juga tuh digoda" kata Ayse memuji Nathan


" Jangan ngawur. deh .....ayo pulang " kata Lian .Yang tak mau membahas tentang bosnya itu. Yang membuat kepalanya makin pusing memikirkannya


..................................


Pagi ini Lian sudah datang lebih awal . Dan langsung mengecek semua pekerjaanya. Yang sudah harus siap ketika bosnya itu nanti datang.


"'Huh......mudahan magangnya cepat selesai " kata Lian .Yang sudah rindu ingin pulang.ke tanah airnya.


Lalu ia pun menghidupkan komputernya dan tampa sengaja Nathan sudah berdiri di sebelahnya.


" Pa..........pa Nathan kenapa bisa disini " kata Lian kaget.


" Kenapa ? kamu kayanya senang banget berhalusinasi. Sampai ngak sadar saya berdiri disini " kata Nathan yang melipat tangannya didepan dada.


" Maaf pa " tadi lagi ngecek tugas" kata Lian.


" Oya " kata Nathan yang mendekati Lian.


Deg..............


" Maaf pa , saya tidak mengerti apa maksud bapa. tapi itu tak sengaja terjadi .Hanya reflek ketika kita lengah " kata Lian memberi alasan.


" Kau yakin ?" tanya Nathan tersenyum


" Maaf pa ,kembali lah keruangan bapa .ngak enak bila ada orang lain yang salam paham. Apabila melihat saya dan bapa " kata Lian memberi alasan.


" Baiklah ....selamat bekerja " kata Nahan lalu pergi kembali keruangan nya .


" Alhamdulilah " kata Lian lega..


Karna dari tadi jantung nya serasa ingin berlompatan .Ketika dekat dengan bosnya itu.


Lian lalu mengeleng geleng kan kepalanya.


" Ayo Lian fokus jangan mengingat kejadian itu " kata Lian dalam hati. Yang tak mau mengingat kejadian itu .Karna itu tak sengaja terjadi . Jadi ngak penting untuk di ingat.


Sedang kan Nathan sedang duduk di kursi kebesarannya. Dan mengetuk getuk meja Sambil memikirkan ide .


" Apa yang dia pikirkan " kata Nathan .

__ADS_1


Lalu melirik kearah meja Lian. Karna sekertarisnya itu terlihat cuek.dan masa bodoh Membuat Nathan makin penasaran


.....................................


" Bagaimana apa gadis itu sudah bisa menjinakkan nya " kata Alexa. Bertanya pada sepupunya itu.


" Lumayan dia cukup pintar dan cerdas sekarang ini Nathan sudah banyak berubah. Dan dia ia juga tidak marah marah lagi . Kurasa ia cukup bagus menjadi sekertaris Nathan " kata Katrina


" Baguslah untuk beberapa bulan kedepan kita bisa santai sedikit. Sebelum mencari sekertaris baru " Kata Katrina. . .


" Ya .. ... aku rasa begitu. karna kita harus menyelesaikan beberapa masalah Yang belum selesai


"'Oh ya apa Dion ,sudah menyelesaikan semuanya?." tanya Katrina .


" Sudah kat , tinggal proposal nya saja mungkin besok kita sudah bisa rapat "


kata Katrina


" Ok... nanti setelah selesai kita langsung beritahu Nathan opa ingin bertemu dengannya " kata katrina. Lalu keduanya pun keluar untuk makan siang


Sedangkan Lian baru saja menyelesaikan tugasnya. Dan lalu masuk ruangan Nathan..


" Pa ini laporan nya " kata Lian .


" Ya taruhlah disitu. akan akan membaca nya nanti " kata Nathan . Yang masih membuat planning untuk meeting besok. Karna dewan direksi akan kembali rapat membahas pembagunan cabang baru .


Satu jam menyelesaikan pekerjaan Nathan lalu mengecek laporan Lian. Setelah semua benar ia pun bersiap siap untuk makan siang.


" Ana ...."


" Ya pa ada apa pa " tanya Lian


" Sudah waktunya makan siang " kata Nathan.


" Ya Pa " kata Lian.


Lalu Lian pun merapikan mejanya. Begitu juga Nathan yang sudah bangkit dari kursinya dan menuju pintu keluar lalu menutup ruangannya Dan melangkah menuju Lift yang diikuti Lian dari belakang.


Ting .. . .....lift pun terbuka


Nathan dan Lian pun melangkah menuju mobil yang sudah menunggu keduanya . Untuk mengantar mereka makan siang Yang sudah dipesan Nathan 15 menit lalu.


" Silahkan masuk tuan" kata sopirnya


" Trimakasih " kata Nathan Yang langsung masuk dan duduk manis .


Begitu juga Lian yang ikut masuk dan duduk di sebelah Nathan. Setalah itu mobil pun melaju meninggal perkantoran .


Sekita 15 menit mereka sudah sampai lalu turun menuju meja yang sudah di dipesan Nathan. Keduanya pun langsung memesan makanan sesuai selera .


" Oh ya nanti setelah meeting kita kerumah sakit sebentar.ya An " kata Nathan.

__ADS_1


" Baik pa " kata Lian.


Tak lama menunggu makanan pun datang. Keduanya pun lalu makan. Menikmati makan siang .


__ADS_2