Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 166


__ADS_3

Katrina langsung menelpon Dion Menanyakan kabar Nathan yang berada dirumah sakit Lalu bergegas kembali kekantor.


Sedangkan Nathan mencari Lian ketika ia sudah selesai menerima telpon .


" Astaga ..... akh.... kemana perginya "kata Nathan berjalan berkeliling dan mengitari setiap sudut ruang Namun Lian tetap tak terlihat


Sedangkan Lian dan papah Bian sedang berada di ruang dokter untuk memeriksa perkembangan Lian .


" Perkembangannya cukup bagus tak ada retak tulang Jadi nona Lian bisa pulang hari ini .Untuk masalah ingatannya Akan pulih dengan perlahan lahan .Persiapkan Makanan kwalitas baik bagus Buat perkembangan nutrisi dan otak nya juga tubuhnya Dan kurasa buah alpukat dan almond cocok untuk nona Lian jadi usahakan Untuk memakannya setiap hari " saran dokter


" Baik dok teimakasih sudah membantu kami Dan kami akan bersiap siap pulang " kata papah Bian .Yang lalu berpelukan dengan dokter yang menangani Lian


" Hati hati nak jaga dirimu baik baik kau gadis hebat Jarang ada yang sehebat dirimu " kata dokter itu kagum .


" Trimakasih dok ayo pah kita pulang Lian pengen ketemu Al " kata Lian .yang kangen pada mansion kakaknya


" Baiklah ayo " kata papah Bian yang mendorong kursi roda Lian sambil menelpon Chris .


" Lian papah antar ke mobil dulu ya biar papah bayar administrasi nya dulu sambil mengambil baju baju kotor Lian ." kata papah Bian .


" Ya pah " kata Lian.


Keduanya pun menuju koridor rumah sakit Menuju mobil di area parkiran rumah sakit yang rindang .Karna banyak pohon Yang membuat suasana Asri Dan dari jauh terlihat Chris menghampiri keduanya .


" Chris temani nona mu disini aku akan mengurus adminitrasi nya dulu " kata Papah Bian


"' Ya tuan " kata Chris . Yang lalu mengambil alih kursi roda Lian Lalu membawa Lian ketaman rindang tak jauh dari mobil


Sedangkan papah Bian langsung pergi Bergegas membayar adminitrasi dan kembali kekamar inap Lian Merapikan baju yang hanya beberapa potong dan membawa kembali rantang sop iga kesukaan putrinya itu.


Sedangkan Nathan terduduk lemas karna tak bisa menemukan Lian Lagi Lalu ia pun mengecek langsung ke bagian adminitrasi Apa ada daftar nama .Lian disana tapi nihil


" Sebaik mya ada langsung ke direktur rumah sakit saja tuan , biasanya beliau tahu mengenai orang orang penting yang tak tercatat biasa nya mereka di tempatkan di ruang berkelas " kata seorang perawat memberi saran


"' Baik Trimakasih sus " kata Nathan


Yang lalu langsung menuju ruang direktur rumah sakit .


Namun disana Nathan tak bisa bertemu karna orang yang dicari sedang keluar .


" Anda bisa menemuinya nanti malam tuan karna beliau akan datang untuk mengecek laporan " kata seorang dokter


" Baik kata kan saya ingin bertemu beliau nanti malam " kata Nathan


" Baik tuan akan kami sampaikan " kata dokter muda itu.


Lalu Nathan pun kembali melangkah kekamarnya . Tapi disana sudah ada Daddy Paul dan mami sheila yang menjemputnya pulang.

__ADS_1


" Ada apa mommy dan daddy kesini " kata Nathan heran .


" Hei ayo kita ke gereja sebentar untuk berdoa agar putraku ini sehat dan slalu di berkati tuhan " kata Mommy Yang membuat Nathan curiga Namun karena daddy nya merangkul nya dengan santai. Nathan pun lalu mengikuti kedua orang tuannya .


Sesampai nya di gereja Nathan menjadi pusat perhatian . Yang membuat Dion dan Katrina tegang ketika Nathan dibawa ke altar Yang lalu berhadapan dengan pendeta pembimbing nya slama ini . Yang sudah jarang ia temui untuk pengakuan dosa. Karna ia sering minum minuman beralkohol padahal dulu Nathan tak pernah sama sekali menyentuhnya .


" Sini nak "' kata mommy yang memanggil seorang gadis yang wajah nya tertutup cadar Yang membuat Nathan Kaget.


" Jangan mempermalukan mommy mu ini untuk kebaikan mu " bisik daddy paul pelan yang membuat Nathan mengepalkan tangannya .


" Ayolah sayang jangan marah kau masih bisa hidup bahagia " kata Mommy merangkul putra tunggalnya itu.


Nathan terdiam lalu membuang nafas kasar .Bathin nya bergejolak karna marah Tapi iya juga tahu tak mungkin Nathan mempermalukan kan kedua orang tuanya di depan kerabat mereka. Janji suci pun terucap dan lalu bertukar cincin . Namun disaat membuka tirai penutup wajah


" Elisabet " kata Nathan melihat sepupu Rose itu


"Cium.....cium...... cium.......


Suara kerabatnya pun riuh memberi semangat untuknya. Namun wajah Lian terlintas dipikirannya .


" Sorry ...... go home kita akan bercerai nanti" bisik Nathan yang dikira mencium sang pengantin


Huh.......huh.......hore....


Nathan pun langsung meninggalkan Altar begitu saja. Yang membuat Dion ikut mengejarnya


" Apa kau terlibat yon " kata Nathan menatap tajam Dion


" Maaf bos kami sudah mencegahnya bersama katrina tapi aunty tetap ......." kata Dion mengantung


" Antar aku kerumah sakit urus surat cerainya " kata Nathan .


" Hah..... tapi bos. tunggu sampai 30 hari Agar kita tak dapat masalah " kata Nathan


-" Ok ..... urus semua kalo dia minta sesuatu berikan saja aku tak perduli " kata Nathan


" Bos ..... tapi....."


" Apalagi antar aku kerumah sakit " kata Nathan yang lalu masuk kedalam mobil Dion


Dion pun tak menjawab Tapi langsung masuk kedalam mobil dan menuju rumah sakit.


" Bos apa kau tak ingin memberinya kesempatan dan belajar mencintai nya Eli tak terlalu buruk. " kata Dion.


" Tidak karna Lian masih hidup " kata Nathan.


" Cit.........Dion pun langsung menghentikan mobilnya kaget.

__ADS_1


" Bos jangan bercanda " kata Dion .


" Kau pikir aku bercanda kalian semuanya mengira aku gila kan .Aku berhalusinasi ya kan . Kalian lah yang gila . Cepat jalan aku mau tidur " teriak Nathan yang membuat Dion kembali melajukan mobilnya menuju rumah sakit


Sedangkan Di gereja semua kaget Karna Nathan meninggalkan mempelai wanita begitu saja setelah pernikahan.


" Sayang maafkan Nathan ya dia sedang sakit tadi kami memaksanya datang " kata Mommy .


" Ya ngak papa aunty kita akan kesana bicara dengannya " kata Eli santai karna sudah diberi tahu sebelum nya.


Orang tua Eli hanya mengusap dadanya


pelan Dengan apa yang terjadi . Karna memang mereka juga ikut memaksa agar Nathan mau berubah dan pulih seperti semula karna mommy nya bersahabat.


" Maaf kan aku san bila ini membuat putrimu tak nyaman " kata Mommy shela.


" Itu sudah resiko nya karna dia sudah bersedia tapi sekarang ia istri sah Nathan " kata mommy sandra.


Setelah dari gereja mereka pun menuju rumah sakit dan membesuk Nathan dikamarnya .


" Astaga ..... kasihan sekali " kata Mommy melihat Nathan terlelap setelah minum obat.


" Maaf nyonya tuan Nathan baru saja tidur tadi setelah di periksa . Sedangkan Elisabet dan keluargga duduk disofa terdiam menatap Nathan.


" Aku akan mempertahan kan mu Nat walau kau menolak ku. Aku akan melayani mu dengan baik. " kata Eli .dalam hati.


" Eli menginap lah disini kasihan suamimu rawat dia " kata mommy Sandra


" Ya mi biar aku yang mengurus nya " kata Eli. Sedangkan mommy Sheila dan daddy Paul tersenyum .


***********


Sekitar jam 7 malam Nathan terjaga dan melihat Jam tangannya.


" Astaga kenapa dia disini " kata Nathan Yang lalu meninggal Eli yang terlelap diranjang sebelah. Dan menuju ruang direktur rumah sakit yang tadi siang ia temui.


Tok.....tok..... tok.....


" Masuk ......" kata suara dari dalam.


Ceklek......


" Tuan Nathan masuk dan duduklah " kata dokter Bill.


" Aku ingin kau mengatakan sesuatu dimana nona Berliana Mutiara dirawat " kata Nathan to the point


Dokter Bill tersenyum ia sudah menduga pasti Nathan akan menanyakan itu padanya.

__ADS_1


" Dia sudah pulang tadi siang dia mengalami amnesia tak permanen Tapi nona Lian baik baik saja karna tak ada tulang yang patah Dan kondisinya juga sudah lumayan membaik..Kenapa anda tak menemui keluargga nya saja Tuan Rayyan sendiri yang membawanya kemari " kata Dokter Bill.


__ADS_2