
Lian pun langsung masuk kekamarnya. Dan mengunci pintu Lalu bersandar dibalik pintu sambil memegang bibirnya.
" Ya ampun apa yang kulakukan " kata Lian yang lalu menuju tempat tidur nya dan menangis di bantalnya
" Aku merindukannya tapi dia sudah jadi milik orang lain " kata Lian lirih..... Mengingat Nathan . sampai sampai ia mencium Aska. sebagai pelampiasan
" Apa aku salah....." kata Lian yang lalu mengingat apa yang ia lakukan pada Aska.
" Ah bodoh ..... bodoh kamu Li, kenapa tak.bisa menahan diri " kata Lian karna rindu dengan Nathan ia melampiaskannya pada Aska.
********
Sedangkan Nathan gelisah diatas tempat tidurnya Nathan pun bangun Karna tak bisa tidur Karna rindu dengan Lian Yang belum bisa ia temui.
" Maaf kan aku Ana, berikan aku waktu sedikit lagi Agar aku bisa menyelesaikan semuanya. Dan aku bisa menemui mu Dan mengikat janji untuk selamanya " kata Nathan memeluk gulingnya erat. Mengingat ciuman panas mereka dikamar ini . Yang membuat Nathan tak bisa melupakan bayangan Lian sedetik pun .
" Aku akan menyelesaikan dengan cepat " kata Nathan . Lalu memejamkan matanya untuk bisa tidur ..Walau hatinya resah takut Lian benar benar lupa padanya.
Di sebuah hotel Eli mengamuk dan menangis ketika melihat dua garis merah di testpack yang ia beli.
" Sialan prak......prak...... brak......."
" Kenapa aku bisa hamil Padahal Nathan belum sempat tidur sekalipun denganku. Ah........sialan ......harus nya aku tidur dulu dengan nya. Agar Nathan mengakui ini anaknya . Agar pernikahan ini berhasil " kata Eli mondar mandir untuk berpikir
" Ayo Eli pikirkan ini kesempatan untuk mu " kata Eli mondar mandir mencari ide Untuk bisa menjebak Nathan .Dan ia harus mengaturnya agar bisa bertahan dengan Nathan.
" Iya kami akan hidup bahagia dan nyaman Ayo Eli pikirkan cara yang bisa membuat Nathan mempertahankan mu. " kata Eli ..Karna ia yakin hidup dengan Nathan tak perlu bekerja keras dan mencari keuntungan lain . Karna pengusaha sekelas Nathan uangnya tak akan habis walau ia kuras berapa pun sehari. Karna milyuner muda itu sudah mempunyai aset yang tak terhitung jumlahnya.
**********
Matahari pagi masuk dari sela sela jendela . Yang membuat Lian kaget dan karna ia lalai menjalankan ibadah subuhnya.
" Yah telat " kata Lian melihat jam dinding diangka 8 Yang membuat ia malas beranjak dari tempat tidurnya .
" Yah payah lho Li ...... telat bangun bertambah nih dosa gue " guman Lian. Yang lalu mengingat kejadian tadi malam
Ketika ia mencium Aska.
"' Hadeh....... taruh dimana muka gue sampai ketemu tuh tentara " kata Lian
Yang memukul mukul kepalanya pelan Karna sikap bodoh ya . Yang agresif mencium Aska mana dibibir lagi.
" Ah..... malu gue..Li lho gila " bathin Lian karna memang tak menampik ia merindukan ciuman Nathan . Dan itu tak bisa ia abaikan Semua bayangan Nathan ada di otaknya.
__ADS_1
" Please Li lupakan dia move on...... ayo Li masih ada pria yang Lain " kata Lian bicara sendiri
Lalu Lian pun terdiam sambil menatap langit langit kamar. Apa salahnya bila ia menerima cinta Aska kembali toh Aska bilang ia masih jomblo dan sendiri. Agar bisa melupakan Nathan.
" Ah iya daripada aku bingung aku terima saja cintanya .. Dan lagi Aska juga sangat tampan Walau gaji nya kecil yang penting ia setia " kata Lian tersenyum. .Karna sudah waktunya move on dari masa lalu
Lian pun lalu bergegas masuk kamar mandi Untuk membersihkan diri setelah itu sholat dhuha dan sarapan pagi.. Lalu ia mengirim pesan untuk Aska..
" Dia sibuk nggak ya " kata Lian yang mengetik pesan ingin bertemu nanti malam Namun belum dibalas Aska.
" Kok masih centang satu " kata Lian gelisah mondar mandir dikamar menunggu Aska membalas pesannya.
Sedangkan di kantor Aska sedang rapat dengan para staff dan atasannya.
" Lettu Aska siap bertugas " kata sang atasan
" Siap pa laksanakan " kata Aska Yang tak pernah menolak tugas apapun dari sang atasan . Tapi entah mengapa hari ini hati yang ragu. Karna ada hati yang ia tinggalkan .
" Kenapa bro kok mantap di mulut lain di wajah " senggol temannya Lettu Marwan
" Yah ..... kepo urus aja tuh bini dirumah " kata Aska.
" Cih .... jangan menjomblo lama karatan tuh kran air . Percuma punya wajah tampan tapi ngak punya bini " sindir Marwan.
" Masa....... bukti kan bro jangan cuma omongan pangkat lancar jaya tapi asmara payah " kata Marwan mengejek.
" Dia kan menunggu nawang wulan bro Tapi belum turun juga padahal selendang nya sudah kumal buat iler sang letnan " ledek teman yang lain.
" Hahaha...... biasa ingin memeluk bulan tapi tak sampai . Mana gadisnya hanya di khayalan doang " ledek Marwan
" Terserah kalian deh " kata Aska Yang memang pasrah tiap kali jadi bulan bulanan teman temannya. Tapi tetap cuek dan tak perduli . Juga tak ambil pusing Karna memang ia belum bisa melupakan Lian Dan teman temanya mengangap bahwa Aska patah hati akut . tak bisa move on.
Lalu Aska pun kembali mengaktifkan ponselnya setelah rapat selesai.
Ting.......
** kita ketemuan ya nanti malam ada yang ingin aku bicarakan ***
" Yes......." .kata Aska senang lalu tersenyum bahagia . Yang membuat ketiga teman seangkatan melongo Melihat tingkahnya . Yang pergi begitu saya dengan senyum merekah.
" Ada apa dengannya " kata Marwan
" Mana kita tahu " kata yang lain mengangkat kedua bahunya.
__ADS_1
******
Malam nya Aska asyik berkumpul dengan teman temannya Di sebuah cafe karna salah satu anggota mereka ada yang berulang tahun dan yang berpasangan mengajak sang istri . Karna sebulan lagi mereka akan dikirim ke perbatasan palestina.
Aska yang memang membuat janji dengan Lian di cafe itu Agar sekalian tak repot Gelisah menunggu Lian datang.
" Kenapa bro , kok dari tadi tengok tengok belakang terus " tegur Marwan memperhatikan Aska yang gelisah.
" Biasa kali ada yang mau lewat " kata Beni menyindir "
" Lah kan banyak toh pada nongkrong dekatin aja lumayan " kata Bian atasan Aska
" Thanks kapten sudah janjian kok " kata Aska yang tak mau menanggapi serius candaan temannya
Tak lama ponsel Aska pun berdering .Lian menelponnya.
" Bro aku sudah didepan naik taksi nanti pulangnya diantar ya aku malas bawa mobil takut macet " kata Lian.
" Ok tunggu di sana aku jemput " kata Aska yang memutuskan pembicaraan. Yang membuat teman teman nya semua menatap Aska Begitu juga dengan dua atasannya.
Aska pun bergegas beranjak dari tempat duduknya ..Lalu menghampiri Lian yang berdiri di depan cafe menunggu nya.
" Masya Allah cantik sekali malam ini " kata Aska kagum Karna Lian tampil cantik dengan gaun dipadu kardigan soft yang membuatnya terpesona.
" Kau terlalu memuji say " kata Lian tersenyum walau sedikit gugup .
" Ayo kesana say kebetulan disana banyak teman temanku " Kata Aska yang lalu merangkul mesra pinggang Lian
hingga Lian tersenyum manis dengan sikap romantis Aska.
" Astaga ...... lihat bro ngak mimpi kan gue " kata Marwan menatap Aska yang mengandeng mesra Lian .
Yang membuat semua orang terkejut
Dan ...." wow..."
" Oh ya ... cantik ini teman temanku juga itu dan itu atasan ku" kata Aska Mengenalkan
Lian pada teman teman nya .
" Hai...... kami temannya Aska Kata mereka serempak sambil berbisik bisik .
" Hai .... juga .. salam kenal aku Lian " kata Lian memperkenalkan diri Sambil tangan nya merangkul lengan Aska erat .Dan Aska pun menggenggam tangan Lian. Yang membuat semua mata tertuju pada Kemesraan pasangan baru itu tampa berkedip
__ADS_1