Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 16 Cerita Lian.


__ADS_3

Lian cepat cepat berlari mengambil Air meneral .Dan memberikannya pada Dion.


Glek.....glek......huh.......


" Kenapa sih bos senang banget bikin kaget orang . sampai keselek nih " kata Dion kesal.


" Iya pa kasihan sampai kaget " kata Lian.


" Sudah ayo pergi " kata Nathan cuek tampa merasa bersalah dan melangkah keluar dari ruangannya


" Ih kenapa dengan nya ?" kata Dion bertanya pada Lian


" I don't know " kata Lian mengangkat kedua tangannya .Dan lalu mengikuti Nathan dari belakang.


" Memang nya kau tak tahu dia akhir akhir ini jadi aneh " bisik Dion yang berjalan disebelah Dion.


" Ngak kak. biasa aja sih, memangnya kenapa kak?" kata Lian heran. Lalu menatap Dion.


" Ah sudah lah .Lupakan " kata Dion .


Ketiganya pun lalu turun ke area parkiran . Dion mengendarai mobilnya sendiri . Karna Nathan tak mengizinkannya ikut naik ke mobilnya. Karna merasa terancam kalo Dion mencuri perhatian Lian .


...................................


Ketiganya duduk menghadapi hidangan yang cukup lezat. Karna Nathan membawa keduanya di restoran cukup mahal.Ssmbil ngobrol ringan . Menikmati makan siang.


" Lian kau bekerja disini saja setelah lulus " kata Dion. Disela ketiganya sedang menikmati hidangan.


" Lihat nanti kak " jawab Lian.


" Apa dulu waktu sekolah kau masuk sekolah akselerasi " tanya Nathan.


" Iya pa , biar cepat selesai. Karna sekolah itu membosankan " kata Lian.


" Hah ....terus kenapa kuliah ?" tanta Dion.


" Beda kak kuliah sama sekolah . Kalo SMA pake seragam.Kalo kuliah pake baju bebas. Kita bisa main bareng teman teman sepulang dari kampus. Kalo SMA kan ribet harus antar jemput dan diawasi. " kata Lian.


" Apa orang tuamu melarang mu bergaul ?" tanya Nathan penasaran.


" Tidak pa, tapi teman temanku sering mengajak ku main ke mall .Tampa izin dan sepengetahuan orang tua. .Jadi itu membuat orang tuaku marah. .Aku sering pergi main sebelum menyelesaikan tugas sekolah.Jadi membuat aku keteteran dan lalai dan lupa mengerjakan tugas . Karna beberapa kali orang tuaku dipanggil kesekolah. .Dan itu membuah papah dan mamah ku marah besar.


" Astaga...apa dulu kau suka malas. ?" tanya Dion.

__ADS_1


" He...he.... he. . iya kak, kadang aku suka terlambat. Membuat orang tuaku pusing lalu mengirim ku kesekolah Asrama . Yang ada Akselerasinya . " kata Lian jujur. Karna dulu sewaktu SMP .Lian sangat usil dan nakal. Yang membuat Orang tuanya kewalahan. karna ia Super aktif.


" Ha....ha....ha......kurasa wajar Li, karna kakak juga dulu bandel waktu sekolah .Setelah kuliah baru mulai dewasa " kata Dion.


" Wah seru dong kak . Sama kaya Lian sampe bolos segala. Tapi sekarang tidak lagi " kata Lian.


" Iya karna ada masanya kita sudah mulai berpikir dewasa " timpal Nathan. Yang juga mengalami masa masa remaja yang cukup brutal. Yaitu berkelahi dengan teman teman satu sekolahnya.


" Apa bapa juga begitu dulu ?" tanya Lian .


" Ya semua orang pasti mengalami fase remaja. Namun tak semua sama Tergantung tiap individu " kata Dion .


" Iya kak betul , Kadang aku sangat malu mengingatnya.Tapi aku bersyukur kakakku slalu mengingatkan ku " kata Lian.


"'Tapi kau anak yang cukup cerdas Lian , kau bisa menyelesaikan sekolahmu dengan cukup baik " kata Nathan memuji.


" Trimakasih pa, tapi bagiku biasa saja " kata Lian merendah.


" Bos benar Li, kau cukup pintar dan cerdas. juga mandiri. jarang ada gadis semuda dirimu pandai menempatkan waktu. Apalagi menyelesaikan kuliah dengan baik " kata Dion.


" Trimakasih kak. Mungkin itu berkat didikan orang tua ku.Yang slalu perhatian dan juga peka. terhadap ku. Yang masih labil " kata Lian.


" Oh ya kau berasal dari asia Ana ?" tanya Nathan .


" Negara yang bagus kita juga punya cabang disana " kata Nathan.


" Oh ya , Bapa hebat bisa mendirikan banyak cabang . Pantas saja bapa terkenal " kata Lian kagum pada bosnya itu.


" Itu jelas Li, bos Nathan kerja keras ekstra lembur Untuk bisa membesarkan perusahaan nya .Yang kini sudah punya 191 kantor cabang seluruh dunia dan 81 000 setiap kota Di seluruh dunia. Sekarang ia tinggal menikmati hasilnya " kata Dion.


" Wow keren ........ pantas saja pa Nathan termasuk salah satu pebisnis muda di majalah bisnis " kata Lian.


" Trimakasih itu hanya sebuah kebetulan saja " kata Nathan merendah. Karna Lian memujinya.


" Tapi itu sebuah perjuangan yang nyata pa, buktinya bapa bisa sukses .Bapa hebat karna punya perusahaan sendiri" kata Lian .


" Iya dong ......so pasti lalu kenapa kau tak kerja dikantor kami saja setelah lulus ?" tanya Dion.


" Mhem......untuk masalah itu aku pikirkan nanti saja kak " kata Lian. Karna Lian juga punya bisnis sendiri Dan juga akan mewarisi perusahaan milik sang bunda. Jadi tak mungkin ia bekerja di perusahaan orang lain.Dan menelantarkan usaha warisan orang tuanya.


" Sudah selesai ayo kembali " kata Nathan.


" Sudah pa, " kata Lian

__ADS_1


Nathan pun lalu memangil pelayan dan meminta bill. Setelah pembayaran selesai .Ketiganya pun kembali ke kantor. Untuk kembali bekerja seperti biasanya.


Nathan cukup senang hari ini.Ada celah untuk bisa mendekati Lian. Gadis itu cukup ramah dan supel menurutnya. Walau sedikit bar bar. Namun Lian tahu menempatkan dirinya.


.....................................


Sepulang dari kantor Lian menyiapkan koper untuk persiapan 4 hari ke dapan .Agar apa yang ia perlukan tidak ketinggalan .Karna akan ribet bila mepet waktu untuk packing .


Apalagi waktu kerja padat dan juga cukup menguras tenaga. Jadi di waktu senggang Lian menyempatkan menyicil menata baju bajunya untuk seminggu di luar negeri


" Berarti lho keliling Eropa Li " kata Ayse.


" Iya Ay, tapi aku ngak tahu nanti disana bisa jalan jalan ngak " kata Lian.


" Asyik...dong Li. wah enak banget Li. bisa berkeliling dengan penebangan gratis walau ngak belanja. Tapi paling tidak kau bisa melihat kemegahan tiap negara " kata Ayse.


" Ya tapikan aku kerja Ay bukan plesir " kata Lian.


" Sama saja itu tetap kesempatan yang bagus. Yang jadi karyawan tetap aja pasti ngiri sama lho Li, bisa ikut keliling melihat kantor cabang " kata Ayse.


" Ya juga sih .Ay. cuma aku ngak tahu kerja ku nanti disana seperti apa " kata Lian.


" Hei ....kok pesimis sih...santai beb. Percaya diri dong. Mana Lian yang energik. Masa belum berangkat sudah mewek " ledek Ayse.


" Hehehe..... makasih Ay, nanti kalo sempat ku belikan suvenir deh " kata Lian


" Harus , dan ingat tuh dua buntut disebelah juga. Kalo ngak bakal cuap cuap mulutnya ngedumel " kata Ayse.


" Hahaha........itu mah ngak aneh Ay, sumpal aja tuh pake donat pasti diam " kata Lian terkekeh.


" Masih kurang beb. kasih pizza juga " kata Ayse tertawa.


Hahaha.........keduanya pun tertawa bersama. Karna sudah biasa bila kumpul . Mereka slalu punya cerita yang bakal jadi tertawaan .


" Oh ya tadi aku dapat coklat Ay cobain deh enak " kata Lian yang lalu mengambil kotak coklat di tasnya .


" Wow.....ini coklat mahal dapat dari mana?" tanya Ayse


" Ngak tahu sudah ada di mejaku.Ketika aku datang. Kayanya dari secret admiral deh " kata Lian.


" Hah.........serius lho ngak tahu orangnya??"tanya Ayse.


Lian hanya mengangkat kedua tangannya . Karna ia memang tak tahu. Karna tak mungkin bosnya .

__ADS_1


__ADS_2