Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 184


__ADS_3

Setelah ngobrol Lian pun ikut bersama prof Jack untuk berkunjung kerumah nya.


" Lian aku mencari mu " panggil Grace. Yang berlari tergopoh gopoh menghampiri Lian dan Prof Jack


" Siang Prof ." kata Grace mengatur nafasnya ..


" Hei..... kau ini senang sekali lari lari ayo ikut " kata Prof Jack.


" Mau kemana Li ?" tanya Grace.


" Ke rumah Prof Jack makan makan " kata Lian tersenyum. Lalu menarik tangan Grace ..Dan berjalan mengikuti Prof Jack di belakang nya.


********


Sedangkan Nathan sedang meeting bersama Jeb dan Brian untuk wacana pembukaan cabang baru di daerah Emirat arab.


" Apa tak terlalu riskan Nat disana cukup gersang lahan nya . " kata Jeb


" Kita tidak membangun tapi bekerja sama dengan penduduk setempat kan " kata Nathan .


" Apa kau yakin prospek kedepannya akan bagus Mengingat dubai baru going on .


" Aku yakin ...karna dubai termasuk negara Yang cepat berkembang lihat saja Burj khalifah sudah penuh para investornya Kenapa ngak kita coba . Lagi pula di sana tempatnya eksotis dan lautnya biru bro " kata Nathan.


" Ok aku ikut saja. Kalo itu menguntung kan kenapa tidak . Yang penting ada pemasukan . Dan perusahaan berjalan lancar dan tak ada masalah Seperti negara Swedia dulu Yang sempat kita ragukan Akhirnya berkembang pesat " kata Jeb .


" Ya itu lah yang aku maksud Aku sendiri Yang akan kesana Dan melihat situasi dan tempat nya ." kata Nathan.


" Apa kau akan membawa Dion " kata Jeb.


" No dia sibuk mengurus kantor aku masih punya sekertaris handal " kata Nathan


" Cih..... sekertaris yang mana lagi hah..... kau ini menikah lah bro ..Jangan terlalu lama menjomblo Karatan tuh selang airmu " ejek Brian .


" Cih ...Kau Bri santai aku tak butuh nasehatmu .Urusi saja para wanita mu itu Aku bisa mengurus diriku sendiri." kata Nathan yang terlihat tenang.


" Hahaha..... ingat Nat umurmu sudah kepala tiga . Cari lah wanita yang bisa kau tiduri Paling tidak biar otak dan pikiranmu tidak tegang " kata Jeb menimpali..

__ADS_1


" Apa kita mau lajut membahas pekerjaan atau yang lain . Kalo sudah aku akan pergi " kata Nathan cuek .Karna ia tak ingin membuang waktu.


" Wow ....wow ... santai bro jangan emosi Kira hanya bercanda " kata Jeb.


" Ayolah kawan jangan terlalu serius ,itulah sebabnya kau belum punya kekasih dan menikah karna terlalu serius " kata Brian menyindir


" Hei.... Bri kau lupa dia punya kekasih sayang riwayatnya sudah tamat " kata Lukas yang baru datang .


Brak.........


Nathan pun mengebrak meja Lalu menatap Lukas tajam .


" Jaga bicara mu Luk , aku pikir kau teman yang baik Tapi rupanya kau hanya pecundang . Lihatlah nanti ketika dia datang. Aku yakin dia bisa menghancurkan mu Untuk kedua kalinya..Apa kau lupa itu ." kata Nathan .


" Ih.....takut . seram sekali Zombie nya pasti mengerikan sekali Ok ...aku tunggu Bagaimana orang mati bisa bangkit lagi ingin menghancurkan ku " ledek Lukas mengejek . Karna sampai hari ini ia belum bisa menaklukan Grace . Bahkan Grace di bela kedua orang tuannya.


" Baik lah tunggu saja . Kau manusia Yang tak tahu berterima kasih Aku yakin suatu hari nanti kau akan hancur " kata Nathan tersenyum sinis Mengingat Lukas sempat minta bantuannya ..


" Wow..... wow.... ayo lah teman kalian ini kenapa Tak baik saling bermusuhan begini " kata Jeb Yang merasa tak enak hati Melihat dua temannya itu


" Ok jeb Bri. kurasa pertemuan ini sudah cukup Aku harus kembali kekantor " kata Nathan yang tak mau membuang waktu nya . Lalu melangkah pergi meninggalkan ruang rapat. Yang membuat Jeb menatap tajam Lukas.


" Aku hanya kesal dia tak membantu ku membuat Grace menyerah . Dan malah mendukungnya .Gara gara kekasihnya itu Kantor ku belum pulih sepenuhnya Dan dia Malah bertanam saham Dengan uang yang aku pinjam " kata Lukas kesal.


" Itu bagus kan karna dia memang berbisnis Kurasa kau juga begitu Mana ada didunia ini ada yang gratis bro. .Dan lagi itu kesalahan mu sendiri. Lagi pula kenapa sih kau tak mau mengalah saja Dengan istrimu sendiri . Dia hanya ingin melindungi putra mu Luk . Ingat dia bisa membalas mu nanti bila ia sudah dewasa. " kata Jeb


" Sepertinya kau juga ikut membelanya Jeb " kata Brian


" No aku hanya memberi saran Berdamai lah Ada saatnya kita lemah dan hancur. Jadi untuk melihat kedepan jangan mencari masalah Karna kita tidak tahu. Apa yang akan kita hadapi nanti " kata Jeb


Jleb....


Lukas dan Brian pun terdiam .Tak bisa berkata apa apa..Karna bagaimana pun Nathan masih berjaya diatas mereka. Memukul genderang perang dengan teman Sama artinya mencari musuh dan Kalo bisnis terpuruk pastilah tak ada teman. Apalagi Nathan masih punya banyak pengaruh Dan perusahaannya stabil. Tampa terpengaruh dengan indeks saham yang turun naik .


******


Disisi Lain Gee menemani Nathan makan siang di sebuah restoran Yang dulu menjadi favorit Lian.

__ADS_1


" Apa yang sedang kau lakukan sekarang An" kata Nathan dalam hati sambil menikmati makan siang nya.


" Bos..... apa kita langsung kembali kekantor " tanya Gee.


" Ya Gee , tapi ya lihat nanti " kata Nathan


" Seperti nya bos terlihat tenang hari ini ." bathin Gee Yang melihat bosnya itu berubah beberapa hari ini.


********


Di tempat Mansion Rayyan .Lian baru saja duduk santai dengan Grace .Sepulang dari rumah prof Jack sore hari


" Luar biasa ya Li, nyonya Celine sangat baik dan ramah pantas saja Prof Jack setia dengan istrinya " kata Grace


" Ya sayang nya mereka hanya punya satu putra " kata Lian yang ingin punya anak banyak.


" Itu sudah cukup Li, Yang penting mereka hidup bahagia. " kata Grace.


" Oh ya bagaimana dengan Lukas Apa ia masih bersikap arogan pada mu." kata Lian.


" Entah lah Li, aku tak bisa menebaknya kadang ia baik. kadang juga ia berubah kasar...Aku memang belum percaya sepenuhnya . Mungkin karna dia tak bisa mencairkan cek itu sepenuhnya Jadi melampiaskan nya padaku Karna Mami dan papinya juga membelaku Dan mengatakan itu hak Callan yang tak boleh di ganggu gugat. Bahkan mereka merubah wasiat mansion atas nama Callan " kata Grace.


" Astaga .pastinya dia dalam masalah Dan kalo dia berani macam macam denganmu Aku yakin dia akan hancur sendiri Grace " kata Lian


" Ya itu seperti yang kau rencanakan Li, semuanya berjalan baik. Jadi aku aman Aku yakin dia harus berpikir dua kali Untuk menyingkirkan ku dengan Callan


Karna mami sangat menyayangi cucunya . Dan mereka sudah memastikan test DNA juga . Kalo Callan asli cucu mereka " kata Grace tersenyum


" Syukurlah Grace . Jangan lengah tetap hati hati. Dia bisa menjebak mu. Kau harus pintar menjaga diri mu dan juga Callan.


" kata Lian yang bersyukur Grace bisa diakui menjadi menantu. Walau lukas belum sepenuhnya iklas. Karna masih ingin mengambil balik uang yang ia berikan. Seperti orang yang menjilati ludahnya sendiri .


" Nona .....ada tamu " kata bi Maria yang menghentikan obrolan Lian dan Grace.


" Siapa ?" kata Lian ..


" Aku " kata suara bariton pria yang mengangetkan keduanya

__ADS_1


" Nathan ...." kata Lian dan Grace kaget bersamaan .


__ADS_2