Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 84


__ADS_3

Lian langsung membersihkan diri setelah masuk kamar . karna memang semua pakaian sudah Nathan siapkan untuknya dikamar . Bahkan tak ada yang kurang. Nathan memang sangat mengutamakan semua Kebutuhan Lian. Apalagi masalah pakaian dan perawatan juga alat make up yang sudah disiapkan Nathan bahkan dengan kualitas terbaik.


Untuk itu Lian tak ragu lagi. Karna belum menjadi istrinya saja Nathan sudah menyiapkan semuanya ..Apalagi sudah menjadi istrinya pasti akan lebih lengkap dan komplit tampa batas..Karna semuanya terjamin. Tampa ia harus meminta.


Cek Lek .


Lian baru menyelesaikan ritual mandi. ketika Nathan sudah menunggunya dengan dengan bertelanjang dada didepan kamar mandi.


" Apa bapa belum mandi juga " kata Lian yang tak berani menoleh pada Nathan .Dan melewatinya begitu saja Dengan berbaju handuk kimono.


" Biar begini juga masih wangi " sahut Nathan.


" Mana ada bau kecut begitu. sana bapa mandi dulu......!!! " kata Lian .


" Ngak percaya , sini cium " kata Nathan mendekati Lian untuk mengodanya.


" Ih........ bapa apaan sih jangan dekat dekat " kata Lian yang berjalan mundur.


" Supaya kau tahu aku masih wangi " kata Nathan sambil memainkan alisnya.


" Ngak perlu , iya masih wangi .." kata Lian yang kesal digoda Nathan.


Hahaha.............. Nathan pun tertawa gemas.


Melihat Lian yang ketakutan di godanya. Namun Nathan makin mendekatinya. Yang membuat Lian makin mundur dan gelagapan. Apa lagi posisinya ia masih dengan baju kimono.


" Bapa mau ngapain sih ,dekat dekat sana mandi dulu " kata Lian gugup. Karna Nathan tersenyum melihat nya yang ketakutan.


" Kenapa ? kau takut . kita juga sering melakukannya kan , Lagi pula kita di kamar apa yang kau takutkan " kata Nathan yang semakin mendekati Lian.


" Bukan takut, bapa biar mandi . pasti mom dan daddy sedang menunggu kita . Cepat nanti kelamaan saya mau sholat " kata Lian Yang makin mundur.


" Ok... sayang aku mandi dulu ya " kata Nathan tersenyum dan berbalik masuk kekamar mandi. Dan menghilang di balik pintu.


" Huh.......Lian pun lega .Dan membuang nafas panjang karna Nathan hampir menyentuhnya. Padahal ia sudah berwudhu. Lian pun langsung cepat cepat berpakaian dan sholat. Takut Nathan kembali mengodanya . Yang membuat dada nya serasa mau copot karna gugup.


Lian pun sudah terlihat cantik dan rapi ketika Nathan keluar dengan rambut basah. Yang masih bertelanjang dada dan handuk sepinggang. Lian pun menyisir rambutnya Dan memakai bedak tipis sebelum keluar kamar . Karna biar terlihat rapi dan anggun.


" Sudah cantik " bisik Nathan yang membuat Lian kaget ketika Nathan berdiri dibelakangnya Entah sejak kapan Nathan dibelakangnya. Karna Lian pikir Nathan masih berpakaian.

__ADS_1


Deg........


" Em.....bapa mau apa " kata Lian ketika Nathan memeluknya dari belakang .Yang membuat jantung Lian berdegup kencang.


" Hanya ingin memeluk istriku yang cantik ini " kata Nathan yang menempelkan pipinya di pipi Lian yang berdiri tegang..


" Cepat pa, kenapa masih belum berpakaian juga " kata Lian gugup.


" Aku ingin memeluk mu sebentar " kata Nathan yang mencium pipi Lian lembut dan mencium tengkuknya . Yang membuat Lian merinding. Dan ingin melepas tangan Nathan . Namun pergerakannya terbaca. Nathan lebih dulu memeluknya semakin erat dan merasakan dada bidang Nathan. menempel di punggungnya.


" Pa lepas kita sudah ditunggu " kata Lian .


" Tidak akan Mom dan dad pasti mengerti " kata Nathan yang lalu mencium tengkuk Lian lagi . Lalu menggeser rambut Lian yang membuat Lian geli ketika Nathan mengecupnya. dan menyesapnya.


" Pa....... jangan " kata Lian yang berbalik badan dan ........


" Kenapa kau juga menyukainya kan " kata Nathan ketika wajah mereka tampa jarak dan pelukan Nathan semakin erat .


" Kita sudah mpt.......mpt........


Nathan langsung ******* bibir Lian ketika ia ingin bicara dan nathan menahan tengkuk Lian Sehingga ciuman keduanya makin dalam . dan Lian merasakan ada gelayar aneh di dadanya Nathan ********** dengan lembut yang membuat Lian terbuai .Dan semakin . lama semakin menuntut Tangan Nathan semakin liar menarik resleting gaun Lian dan meremas pungung Lian . entah berapa lama keduanya bertukar saliva. Ketika ketukan pintu


Tok......tok.....tok.......


Membuat Lian mendorong tubuh Nathan menjauh darinya dan buru buru membuka pintu.


Cek lek


" Ya bi kamu segera kesana " kata Lian ketika pintu terbuka


" Baik nona " kata Pelayan yang tersenyum dan lalu pergi meninggalkan .Lian yang mematung. Dan terasa tangan seseorang memperbaiki resleting gaunnya yang tadi sempat turun.


" Ayo " kata Nathan yang sudah terlihat rapi. Yang membuat Lian kaget Nathan cepat sekali pemakaian pakaiannya . Padahal 5 menit yang lalu mereka masih


" Ayo kenapa bingung ....." kata Nathan


" Iya sebentar"' kata Lian yang lalu menuju cermin dan memperbaiki penampilannya dan merapikan rambutnya.


Sedangkan Nathan hanya tersenyum melihatnya. Lian sedang merapikan penampilannya. Setelah selesai keduanya pun lalu keluar dari kamar dan menuju ruang makan .Terlihat Alex dan katrina juga sudah duduk tenang di kursinya.

__ADS_1


" Kok lama sekali apa saja yang kalian lakukan dikamar hah......" sindir Alex


" Maaf kak tadi Lian kelamaan mandi " kata Lian membuat alasan


" Tak perlu minta maaf sayang dia hanya menggoda mu " kata Nathan yang menarik kursi untuk Lian untuk duduk. Dan Lian pun lalu duduk disebelah Nathan .


" Ck......... kau ini aku memang sedang mengodanya .Pasti kau yang membuat nya lama tertahan dikamar kan " kata Alex.


" Kalo tahu kenapa bertanya " kata Nathan cuek Sambil membalik piringnya.


" Sudah ayo makan ,daddy tambah lapar kalo mendengar kalian berdebat " kata Paul menengahi.


Lalu meraka pun makan dengan tenang begitu juga Lian yang memilih salad sayur dan dan buah untuk makan malamnya . karna ia tak brani mengambil daging yang dihidangkan. yang tak bisa ia makan.


" Hei .... kenapa makan mu cuma itu sayang .coba yang ini " kata mommy Menegur Lian Lalu mengambil kan daging cincang untuk Lian .Namun Nathan langsung menyodorkan piringnya.Karna tahu Lian tak bisa memakannya


" Nathan aku ingin memberikan ini pada Ana" kata mommy heran . Karna Nathan menyodorkan piringnya buat diisi sang mommy .


" Ana vegetarian mom, dia tak suka makan daging ya kan sayang " kata Nathan yang tahu Lian seorang muslim.


" Maaf mom , Ana......


" Oh ngak pa pa pantas saja kulitmu bagus karna tak memakan daging . karna sayur dan buat itu menyehatkan " kata Mommy sheila yang bisa memakluminya.


" Tapi kalo kau hamil kau harus makan daging walau sedikit biar bayinya sehat " kata Daddy paul ikut menimpali


Uhuk.......uhuk.......


Lian pun langsung memberikan Nathan segelas air untuk Nathan .ketika Nathan terbatuk batuk Yang mendengar perkataan sang daddy . Yang membuat Alex dan Katrina saling pandang dan tersenyum.


" Uncle benar biar bayi nya lahir kuat


Dan sehat juga cepat tumbuh ya kan uncle " kata Alex menyindir


" Iya .....benar , tapi belum saatnya " jawab Nathan .


" Cih ..... kau ini kenapa harus menundanya " goda katrina juga .


" Kami masih ingin bersenang senang dulu bersabarlah . Nanti kalo sudah waktunya kami buatkan yang banyak " kata Nathan .

__ADS_1


Yang membuat Lian menoleh pada Nathan . Dan Nathan hanya tersenyum penuh arti pada Lian.


" Iya kan sayang .." kata Nathan Sambil mengaruk lehernya yang tak gatal.


__ADS_2