
Nathan terkulai lemas berjalan di lorong rumah sakit . Kenyataan Lian masih hidup tak bisa ia abaikan begitu saja. Nathan menyuruh Gee untuk menjemputnya
pulang Dan mengantarnya ke sebuah rumah kecil di pinggir danau .
" Tuan muda ngak pa pa" kata Gee.
" Aku ngak pa pa jangan katakan pada siapapun aku disini " kata Nathan
" Baik tuan saya permisi saya akan telpon Dion untuk tuan " kata Gee.
" Ya terimakasih " kata Nathan . Yang terduduk lemas di sofa utama rumah mungil yang ia bangun seminggu sebelum kecelakaan Lian terjadi.
Rumah yang akan ia tinggal bersama Lian karna ia akan melamar gadis itu secara resmi gagal total akibat kecelakaan Naas itu. Yang mengakibat kan Lian hilang.
" Hiks......hiks ...... hiks ... kau tak berubah
kau juga tetap ramah .Kenapa aku tak menyadarinya sejak awal kalo kau benar benar Ana" kata Nathan yang lalu merebahkan tubuh nya disofa Dengan mata yang basah . Dan tak lama Nathan pun terlelap.
Dion dan Emma Yang datang kesana membawa makanan terpaku melihat bos nya itu tertidur lelap Dengan mata sembab.
" Ya ampun yon kasihan sekali bos " kata Emma.
" Tolong ambilkan batal didalam..Dia sudah seperti orang gila bila seperti ini " kata Dion yang tak tega pada bos nya itu.
" Dia kabur dari pengantin nya " kata Emma
" Ya kurasa begitu " kata Dion.
" Bisa kah kau membuatkan nya sop hangat sayang biar aku carikan bahannya disekitar sini " kata Dion .
" Ya kasihan dia Carikan daging yang kwalitas bagus " kata Emma yang mengambil kan selimut untuk Nathan .
Sedang kan di mansion Rayyan Bunda dan Papah Bian sedang packing .Karna mereka harus kembali ke indonesia secepatnya .
" Apa dia sudah tidur " kata papah Bian.
" Biarkan saja, nanti ketika mau berangkat kita bangunkan " kata papah Bian Yang tak bisa lama lama meninggalkan kantor nya dijakarta.
" Ya tak perlu barang banyak pakaiannya juga sudah banyak dirumah " kata bunda.
********
Dirumah sakit mommy sheila dan daddy Paul baru saja masuk kamar Nathan dan disana hanya menantunya yang tertidur.
" El kemana suami mu nak " kata Mommy
" Hah .... bukannya tadi dia tidur " kata Eli kaget .Suami hilang tampa ia tahu kemana
" Aku tidak tahu maaf aku tertidur tapi tadi ia masih tidur disini " kata Eli
__ADS_1
" Astaga kemana pergi dia . Anak itu paling hobby menghilang tampa pamit " omel mommy sheila.
" Apa dia pulang keapartemen nya " kata daddy Paul
" Entah lah " kata Mommy yang lalu membereskan barang barang Nathan dan
rantang bekas makan yang masih bau wangi sop daging
" Ada apa sayang ?" kata daddy .
" Dia makan daging iga atau sop daging aneh....... biasanya dia tak pernah mau makan seperti itu " kata mommy sheila.
" Mungkin dia lapar mom, aku melihat rantang itu sudah ada ketika aku datang " kata Eli
" Ya mungkin ada seseorang yang membawakan nya khusus untuknya " kata mommy lalu memasukan semua barang Nathan kedalam tas pakaian
************
Sedangkan Nathan baru saja sadar Setelah mencium bau masakan karna ia lapar .sedari tadi sore
" Sudah bangun bos " kata Dion.
" Kau disini yon " kata Nathan
" Iya Emma sedang memasak untuk kita " kata Dion.
" Bos ....." kata Dion bingung harus menjawab apa .
" Apa benar Lian masih hidup " kata Emma Yang membawakan sop untuk Nathan dengan mangkok besar.
" Ya bisa kah kau bantu aku Em Apa Ana masih mengingatku Aku rindu padanya ." kata Nathan . .Yang membuat Dion tak percaya .
" Sebentar bapa serius kan " kata Emma menatap Nathan .
" Ya coba tanyakan Kak Rayyan dimana dia sekarang Mereka sudah membawanya pulang siang tadi " kata Nathan.
" What .... jadi dia benar masih hidup " kata Emma yang lalu menghubungi Ayse dan meminta menghubungi Rayyan bos nya. Ingin tahu kebenaran yang dikatakan Nathan
Cukup lama ketiganya menunggu Nathan gelisah. Sedang Dion sambil memakan sop panas istrinya dengan lahap .
kring.... kring.....kring......
" Ya Ay gimana ?" kata Emma Yang cepat meraih ponselnya.
" Hiks.......hiks ... benar Em Lian masih hidup Tapi dia mengalami amnesia ringan Dia sudah dibawa pulang Bunda dan papah Bian 10 menit yang lalu ke indonesia Untuk terapi memulihkan ingatan nya " kata Ayse terisak.
" Baiklah Ayse trimakasih infonya kami menunggu kabarmu . Kabarkan slalu perkembangan .Lian ya " kata Emma sambil melirik Nathan .
" Ya Em, tapi bagaimana kau tahu Lian masih hidup " kata Ayse .Dari sebrang sana .
__ADS_1
" Big bos sudah bertemu dengannya tapi Lian tak mengenalnya " kata Emma .
" Ya Allah kasihan ..Ya sudah akan aku kabari kalian nanti Kalo Kak Rayyan memberitahu perkembangannya. ." Kata Ayse Yang juga ikut terharu karna sahabat mereka. selamat .Dan masih hidup.
********
Nathan pun makan dengan lahap setelah tahu kemana Lian pergi..Jelas saja kini ia harus mengurus semuanya dengan rapi ..Karna Nathan tak ingin Lian tahu ia sudah menikah .
" What....... jadi bapa sudah menikah astaga bagaimana bisa " kata Emma kaget ketika ketiganya ngobrol dan Nathan meminta Dion mengurus semuanya .
" Aku sudah mengurus semuanya bos Tapi semua harus menunggu proses Tapi bagaimana kalo Elisabet ngak mau berpisah " kata Dion. menatap Nathan
Berikan apa yang ia mau , Aku tak perduli "kata Nathan
" Tapi Uncle dan aunty pasti terkejut bos
karna itu pilihan mereka. " kata Dion.
" Biarkan saja kenapa mereka membuat masalahku jadi rumit Padahal aku sudah bilang tidak mau . Dan tak seorang pun ada yang percaya Semua orang menganggap ku gila tak waras "kata Nathan mengomel
Emma dan Dion hanya diam Tak brani bicara Karna bagaimana pun Nathan benar Kadang ikatan bathin yang terikat membuat hubungan terjalin kuat .
" Aku akan mengurus semuanya sampai selesai baru ketemu Ana " kata Nathan.
Karna hanya Nathan dan keluargganya yang memanggil Lian dengan panggilan Ana. Dan juga sang grand pa
*********
Di pesawat Lian masih terlelap pengaruh obat Papah Bian sampai harus menggendong nya Ketika memasuki pesawat. Dan sempat minta izin karna dikira pingsan Tapi karna ada rekomendasi dari dokter . Akhirnya semuanya berjalan lancar karna memang Lian harus mereka bawa pulang Untuk memulihkan ingatan nya. Karna harus mulai dari rumah masa kecilnya.
" Dia belum bangun sayang " kata papah Bian yang juga bangun dari lelap nya ketika mereka masuk pesawat..
" Belum bi ,mungkin tidurnya sangat panjang karna dia lelah berbulan bulan
Baru bisa tidur tenang sekarang " kata bunda Aira .
" Ya kasihan untung dia selamat " kata Papah Bian mencium kening putri bungsunya itu.
" Tidurlah sayang aku akan menunggunya " kata papah Bian Yang tahu istrinya itu juga mengantuk Dan belum tidur menunggu nya terlelap Ketika kelelahan mengangkat Lian .Karna Papah Bian tak mau pramugara mengangkat putrinya itu
" Eugh.......... bun..... pah kita di mana " kata Lian yang bangun
" Kita masih di pesawat sayang ..Tidurlah lagi bila masih mengangguk ya " kata papah Bian mengusap kepala Lian
" Hah........ bukannya tadi kita masih di mansion " kata Lian kaget.
"' Iya ... tapi karna ada urusan kita langsung pulang " kata papah yang mengusap kepala putrinya itu pelan pelan
Yang membuat Lian tersenyum ..
__ADS_1