
Nathan membawa Lian langsung kekamar nya Grand pa yang melihatnya tersenyum Lalu mengikuti Nathan kekamarnya
" Apa dia tidur lagi Nat ?" tanya grand pa
" Iya opa , aku mengawasinya .Aku tak mau terjadi apa apa dengan nya .Jadi aku tadi mampir ke kantor kak Rayyan.
" Ya mungkin di masa kehamilan muda
wanita itu macam macam..Dan Lian masuk dalam kategori pemalas. Biarkan saja nanti juga kalo sudah masa mengidam nya lewat Dia akan seperti biasa lagi "kata grand pa
"Iya opa , Dion pun sudah mewanti wanti Agar Nathan bersikap santai juga mom dan bunda Lian opa Karna ini masa masa Lian memang tak labil Jadi Nathan harus slalu mengawasi nya " kata Nathan Yang lebih perhatian lagi pada sang istri Agar sang istri bisa meraya nyaman
" Apa istri Dion sudah melahir kan Nat " kata opa . Sambil menyelimuti Lian
" Belum opa tinggal dua bulan lagi " kata Nathan .
"' Syukurlah dia juga sudah menikah dan bahagia Kini tinggal Alexa. Kalo kau punya teman yang baik jodohkan dengan saudari mu itu Jangan biarkan dia sendiri " kata Opa menarik nafas dalam.
" Ya opa mudahan saja Alexa segera menyusul Katrina " kata Nathan .Yang tak mau saudarinya itu terus menjomblo.
Sedangkan di rumah Lukas . Grace baru saja muntah muntah dan sempat pusing Sehingga Lukas harus membawa pulang. Yang membuat para karyawan nya menatap heran pada keduanya. Namun Lukas tak perduli. Apa pun omongan orang padanya kini ia tak perduli lagi . Karna ia memang bawahan Grace . Tapi Grace tetap lah istrinya..
" Bagaimana dengan istri saya dokter " kata
Lukas Yang mengendong Callan . Ketika dokter keluar kamarnya selesai memeriksa Grace Yang sedang beristirahat.
" Itu biasa bagi orang hamil muda tuan . Slamat ya tuan Lukas ini anak kedua anda
" kata dokter tersenyum
" Ya Tuhan trimakasih . Trimakasih dok jadi menantu saya hamil lagi kata Mami Lukas senang mendengar nya
" Iya nyonya, Anda akan menambah cucu lagi ." kata dokter
" Syukurlah ..... kita akan membuat pesta kecil lusa Dan .kami berharap dokter bisa datang kesini " kata papi Lukas senang karna Callan akan punya adik. Karna papi Lukas memang berharap Callan punya adik
" Trimakasih tuan pasti saya akan datang bersama istri dan putri saya " kata dokter
" Itu harus bawa kerabat mu juga " kata papi Lukas yang memang sudah lama mengenal keluargga dokter Darwin Dan keluargganya .
" Ya tuan , Kalo begitu saya permisi dulu tuan " kata dokter berpamitan.
__ADS_1
" Ya aku sudah mentransfer biaya nya ke rekeningmu win " kata Lukas pada teman sekaligus tetangga nya Yang tinggal tak jauh dari rumah mereka.
" Iya Luk trimakasih " kata dokter itu yang diantar Lukas sampai pintu utama rumah mereka.
Setelah dokter pergi Lukas pun masuk kedalam rumah. Lalu memberikan Callan pada sang mami.
" Mami senang Luk, kini Callan punya adik Dan itu akan membuat rumah ini jadi hidup dan ramai " kata Mami Lukas tersenyum bahagia
" Ya mi, tapi aku takut....." kata Lukas.
" Hei.... ayolah nak bersikap lemah lembut lah Kami ingin kau bahagia .Jangan egois lagi . Lihat lah Nathan dan asisten nya itu . Mereka hidup bahagia Tak ada drama sedih dalam karier dan percintaan mereka. Apa kau tak ingin hidup normal dan bahagia nak " kata mami menatap Lukas.
" Iya mi Lukas akan berusaha " kata Lukas Yang kini sudah mulai yakin ia benar benar bisa mencintai Grace
" Iya boy buang jauh jauh gengsi mu itu. Lihat lah Callan dan bahagia kan Istrimu itu yang terbaik untuk mu.Papi akan mengundang besan papi besok Aku ingin mereka menginap disini biar kita bisa berkumpul bersama. Dan undang juga teman taman mu "kata papi Lukas yang senang cucu nya akan bertambah
" Iya pi mami akan buat pesta nya semeriah mungkin dan suruh Grace mengudang semua sahabatnya itu " kata mami Lukas tersenyum Yang tak bisa lagi menyembunyikan rasa bahagianya .
Lukas hanya tersenyum lalu mencium pipi Callan .
" Kau pasti senang nak punya saudara. Dan kau akan punya teman di rumah Dan tak akan kesepian lagi " kata Lukas
" Ya sudah mi Lukas balik lagi kekantor titip Grace ya mi " kata Lukas.
" Ya kau tak perlu khawatir Semangat lah bekerja demi anak anak mu " kata papi.
" Ya pi " kata Lukas tersenyum lalu kekamar sebentar untuk mencium kening Grace .Dan lalu pergi kembali kekantor nya
***********
Di mansion grand pa Lian baru saja bangun. Dan Lian cukup kaget karna dia sudah berada dikamar Nathan
" Astaga ....pasti dia langsung membawaku pulang " kata Lian yang ingat tadi ketiduran di kantor Dan ia bersandar di bahu suami nya
Lian pun tersenyum Karna Nathan sangat perhatian padanya. Bahkan suami nya itu slalu menuruti kemauan nya.
"Kau sudah bangun sayang " kata Nathan Yang baru keluar dari kamar mandi
" Iya apa kita jadi ke dokter hari ini " kata Lian
" Iya sayang habis makan malam ya" kata Nathan sambil mencium kening Lian
__ADS_1
" Aku belum mandi " kata Lian
" Tak masalah istriku tetap cantik biar bau kecut " kata Nathan yang memeluk Lian
" Hahaha ...... geli sayang " kata Lian Yang lalu mengelus rambut Nathan dan mengecup bibir nya Karna suami nya itu sedang bermain didadanya .
" Apa kau ingin...... " kata Nathan yang tak bisa membendung hasratnya lagi
" Mhem " jawab Lian yang membiarkan suaminya itu bermain di wilayah favoritnya
Kedua nya pun lalu bergumul ria. Karna Lian sekalian mandi. Dan setelah itu kedua nya sholat dan makan malam Karna Nathan ingin memeriksa kandungan .Lian .
" Grand pa kami berangkat dulu ya , kami ingin memeriksa cicit opa "kata Nathan
" Ya hati hati Aku berharap dia sehat " kata grand pa tersenyum
" Ya opa dia pasti akan sehat " Kata Lian Yang sudah hamil 5 minggu Sambil mengusap perutnya..
" Ya itu harus karna daddy nya akan membuat kalian sehat ya kan Nat " kata grand pa tersenyum
" Iya opa " kata Nathan Lalu pergi bersama Lian dan Gee menuju rumah sakit terbaik dengan fasilitas lengkap
Nathan memang sudah memesan pada teman nya semasa SMA yang seorang spesialis kandungan..Karna ia ingin Lian di periksa secara menyeluruh dan juga dengan masalah kesehatan nya .
" Bagaimana Mey apa dia sehat " kata Nathan ketika Lian sudah dicek kesehatan nya . Dan tinggal di usg .
" Kesehatan nya sangat baik kita usg dulu ya biar kau bisa melihat titir kecebong nya " kata Mey tersenyum
" Cih..... kau ini " kata Nathan tersenyum
" Hahaha..... nona Ana kau beruntung bisa memiliki nya Tapi aku penasaran padamu bagaimana kau bisa menaklukan patung batu ini .Karna dulu semasa sekolah Nathan seperti patung berjalan " Sindir Mey
" Hah..... bagaimana bisa " kata Lian terkekeh.
" Ya karna dia cuek dan juga tak banyak bicara jadi kami menggelari nya patung batu hidup " kata Mey tertawa.
" Hahaha .... " Lian pun ikut tertawa.
" Nat lihat lah ke layar monitor kecebong nya ada dua Kau hebat bisa sekaligus menanam dua kecebong Nat " kata Mey
" Hah..... kembar dok " kata Nathan dan Lian kaget bersamaan .
__ADS_1
" Iya ....." kata dokter.