
Lian tersenyum ketika dipeluk pria tua itu karna tahu pasti grand pa khawatir .
" I,m okey opa tak ada yang terluka " kata Lian .
" Ya aku tahu aku akan memberikan pelajaran bagi orang sudah yang berani mengusik cucu ku " kata grand pa marah
" Ya opa " kata Lian lalu melepaskan pelukan grand pa nya sambil tersenyum
'" Ya sudah istirahat lah ,Nathan awasi istrimu " kata grand pa yang lalu keluar dari kamar Nathan
" Ya opa " kata Nathan
Karna selama ini ia banyak diam dan tak pernah ikut campur Tapi mendengar nyawa cucu mantu nya bersama cicit nya terancam tuan Ben pun memerintah kan orang kepercayaan nya untuk menjeblos kan mereka ke penjara atau hukum alam akan berlaku bila mereka masih bebas berkeliaran .Yang lalu menghubungi orang kepercayaan nya.
Nathan yang tahu sepak terjang sang kakek hanya diam Tak mau membantah Dan duduk menemani sang istri makan setelah hampir habis Nathan pun berdiri .
" Sayang makan dulu ya biar aku bicara dulu dengan grand pa " kata Nathan
" Ya sayang " kata Lian yang menikmati makanan nya .
Sedang kan disisi Lain dua orang pria menyekap pria yang menjadi incaran mereka .
"''Kata kan siapa orang yang menyuruh mu atau kami akan menghabisi mu " ancam pria itu .
" Aku bekerja sendiri aku tak disuruh " kata pria itu yang sudah berjanji dengan sang bos Kalo tidak keluarganya dalam bahaya .
" Baik lah kau tak mau mengaku kan.. Karna keluargga mu jadi taruhan nya " kata pria itu menatap tajam pria yang terikat .
" Kata kan atau kau....."
." Akh ......." kata pria itu . Yang rupanya sudah mengigit lidah sendiri nya sampai mati .
" Sialan kaya yakuza jepang saja " kata pria itu . Yang bingung karna pria itu membunuh dirinya sendiri .
" Lalu bagaimana ini . ?" kita salah satu pria itu.
" Kita antar ke club lagi dan awasi siapa yang mengurus nya Dan kita akan tahu siapa yang mengenalnya " kata pria itu Yang tak lain Chris dan Bin .
" Baik ayo lakukan " kata keduanya. Yang membuat pria itu seperti hidup Lalu menyamarkan penampilan nya Untuk mengantar mayat yang bunuh diri itu.
Kembali ke club malam .Dan Chris dan Bin pun berubah menjadi orang lain
Setelah tugas selesai kedua nya pun berbaur di club lalu mengawasi gerak gerik setiap orang Yang duduk dekat
Mayat pria itu
__ADS_1
Disisi lain Ayse bingung karna Jhon belum pulang . Dan Ayse pun gelisah
Apalagi tadi sore ia mendengar kabar dari Emma . Lian ditembak orang tak dikenal
" Ya Allah mudahan tak terjadi apa apa " kata Ayse khawatir
Tok.....tok.....tok.....
Ceklek .....
"' Abang kenapa pulang larut malam " kata Ayse langsung memeluk Jhon
" Maaf aku harus menjemput tuan besar dan nyonya .Dan ponselku lowbat Maaf aku lupa mengabari mu " kata Jhon Yang tahu pasti Ayse khawatir.
" Ya tapi lain kali jangan ulangi aku takut terjadi apa apa dengan mu " kata Ayse
cemberut .
Jhon pun lalu membalas pelukan Ayse . Dan mencium istrinya itu . Agar Ayse tenang .Lalu mengendong nya kekamar tidur mereka .
" Jangan khawatir aku bisa menjaga diri "
kata Jhon yang mengecup bibir Ayse .
Sedangkan Ayse hanya pasrah menatap wajah tampan suaminya itu Apalagi ketika Jhon menyusup kan tangan nya di balik pakaian Ayse dan melepaskan semua nya
terbuai seketika karna ulah tubuh seksi Jhon. yang kekar
Sedangkan di mansion Rayyan Bunda papah dan mantan mertua Lian baru saja berkumpul di ruang tengah . Mereka cukup kaget mendengar sore tadi Lian di tembaki
orang tak dikenal .
" Dimana sekarang adikmu itu " kata papah
" Di rumah grand pa Nathan pah , aku sudah menghubungi Nathan kalo papah ada disini bersama bunda " kata Rayyan
" Ya biar kan dulu mereka tenang " kata Papah
" Apa Lian terluka " kata ayah Aska yang ikut datang untuk resepsi pernikahan Lian karna bunda Aira sengaja membawa mereka sekalian berlibur
" Tidak om dia baik baik saja karna Lian memakai pakaian anti peluru " kata Rayyan Yang membuat mantan mertua Lian itu saling pandang satu sama Lain
" Wajar saja mereka mengincarnya karna pastinya mereka ingin membuat milyuner muda itu hancur " kata ayah Aska
" Ya besan kau benar memang pengaruh nya membuat banyak orang yang iri. Karna pastinya banyak orang merasa tersaingi . Padahal berbisnis itu tergantung cara kita mencari klein , bersikap dan saling bekerja sama masalah rezeki serahkan pada yang diatas . " kata papah
__ADS_1
" Kau benar besan itu bagi yang sadar Tapi bagi yang tak sadar mereka akan menganggap mereka penghalang bagi kesuksesan mereka Dan itu lah mereka berusaha menyingkir kan pesaing bisnis seperti bermain politik . Dan mereka memakai politik bisnis untuk jalan mempermulus usaha mereka " kata mertua Lian yang juga pensiunan tentara
" Hahaha..... rupanya kau sudah terbiasa
juga besan itu memang banyak terjadi bahkan di jepang dan china itu lebih sadis
mereka memakai mafia " tawa papah Bian
" Pah bukan nya di luar negri saja Di indonesia juga banyak cuma kita saja yang tidak tahu .Mereka bekerja rapi . Dan brani membayar preman Juga memakai aparat yang disuap dan bisa melakukan pembunuhan tampa diketahui orang lain Makanya itu dinamakan elit politik " kata bunda yang kadang banyak punya pesaing yang mencoba mengusik nya .Namun bunda Aira tetap santai
" Ya kau benar besan macam macam orang di luar sana yang bekerja Tapi kita
tak tahu cara kerjanya. Yang penting kita harus menjaga diri saja " kata ibu Aska yang tahu jangan kan elit bisnis di komplek
perumahan saja banyak orang yang Arogan dan sombong .
Mereka pun asyik ngobrol bersama sampai seorang pelayan datang untuk mengabari makan malam sudah siap
Disisi lain Lian baru saja memasang pakaian nya Setelah mandi Karna mereka akan bertemu papah dan bunda nya Yang juga datang bersama kedua orang tua Aska .Yang membuat Nathan
merasa sedikit gugup
" Ada apa " kata Lian menatap Nathan Yang bingung memilih pakaian nya
" Mencari yang cocok dan nyaman " Kata Nathan .
" Masa tapi seperti orang bingung saja Ayo lah ini juga bagus kok , ngak usah bingung ketemu papah biasa saja . Dia juga papah mu sekarang " kata Lian
" Ya cuma ini kedua kali nya aku bertatap muka langsung " kata Nathan
" Ya aku tahu " kata Lian yang tahu Nathan pasti cangung bertemu sang papah Yang cukup tegas itu dan terkesan galak dan cuek .Padahal papah nya itu
sangat baik dan penyayang .
" Pakai ini saja nanti kemalaman " kata Lian membantu Nathan berpakaian sambil mengecup bibir suaminya Agar santai karna terlihat tegang . Apa lagi tadi sore Lian dalam bahaya Dan Nathan pasti akan di interogasi sang papah .
" Ya sayang " kata Nathan yang memakai kaos putih panjang yang nyaman dipakai dengan celana panjang kaos hitam . Yang terkesan rapi tapi santai
Setelah itu kedua nya pun berangkat karena kedua nya sudah makan malam Dan tak lupa berpamitan dengan opa
Nathan tak memakai sopir malam ini
Keduanya juga sudah memakai pengaman.
Karna Nathan tak ingin kecolongan lagi
__ADS_1
Dan