
Nathan tersenyum ketika karyawan nya itu kaget . Namun memang kenyataan nya Lian istrinya dan itu tidak ia publikasikan sebelum resepsi .Dan ketika Resepsi nanti pun Nathan hanya memberi undangan terbatas karna tak ingin para wartawan datang. Dan mengusik hidupnya.
Ketika meeting selesai Lian dan Nathan kembali ke hotel .
" Apa kita jalan jalan hari ini " kata Nathan menatap Lian yang sedang membaca koran.
" Nanti malam saja ya sayang -" aku lelah kita istirahat dulu saja ya " kata Lian
" Baiklah aku pikir istri ku ini ingin belanja dan membeli suvenir untuk teman teman nya. " kata Nathan
" Ya nanti sekalian " kata Lian tersenyum lalu meletakan koran nya dan mendekati Nathan lalu duduk dipangkuan nya. Karna Lian pun juga ingin punya waktu berdua dengan suami nya itu
" Baiklah " kata Nathan yang lalu memeluk istri kecil nya itu Sambil mencium semua wajah Lian Dari bibir mata hidung dan leher Yang membuat Lian geli Dan mereka tertawa bersama Sambil berpelukan dan melihat pemandangan indah Keluar jendela yang terlihat jelas Dari gedung tempat mereka menginap.
" Ya ampun warna laut nya biru sayang " kata Lian
" Iya Dubai sangat luar biasa Gedung gedung pencakar langitnya sungguh indah tertata rapi Dan masyarakatnya banyak yang dari kalangan menengah keatas . Yang membuat penduduknya makmur. karna tambang minyak dan tempat wisata yang menarik.." kata Nathan sambil memeluk Lian dari belakang lalu menaruh kepalanya di caruk leher sang istri
" Aku mencintai sayang " kata Nathan mencium pipi Lian Lalu kedua nya duduk sambil bersantai menikmati waktu berdua.
Seminggu berlalu..................
Lian bergegas bangun ketika alarm berbunyi nyaring lalu membangun kan Nathan
" Sayang ayo bangun aku mandi duluan ya " kata Lian yang bergegas masuk kamar mandi
" Ya " kata Nathan .Yang masih bermalas malasan .
Lian pun bergegas berpakaian dan ketika sudah rapi lalu keluar dari kamar .
" Sayang tunggu " kata Nathan yang beranjak dari ranjang .
" Apa sayang aku sarapan dijalan saja ya " kata Lian
" Apa Chris sudah menjemput mu " kata Nathan yang memang hari ini Lian mulai berangkat dengan Chris pengawal nya sendiri Karna kesepakatan mereka berdua Setelah tahu rencana Kurt Dan Untung nya Rayyan bertindak cepat . Karna hari ini ia dan Lian memulai babak baru Untuk bermain peran masing masing.
" Sudah sayang dia sudah menunggu ku depan " kata Lian yang bergegas merapikan tas nya .
__ADS_1
" Aku berangkat ya I love you " kata Lian Yang mencium pipi Nathan dan lalu keluar kamar untuk berpamitan dengan Grand pa
" Hati hati sayang " teriak Nathan
" Ya " kata Lian yang lalu menuju ruang makan Untuk membuat bekal sarapan yang akan Lian makan dimobil .
" Grand pa Lian berangkat dulu ya " kata Lian menyalami grand pa
" Ya sayang hati hati jangan lupa makan sarapan mu " kata grand pa Yang mengingatkan sambil mengusap kepala cucu mantunya itu dengan sayang .
Setelah pamitan Lian pun berangkat kekantor . Karna posisi sekertarisnya dalam masa akhir jabatan Lian lebih dulu kekantor Rayyan untuk mengambil berkas Dan lalu membawanya kekantor Nathan karna disela membuat laporan ia juga belajar mengelola perusahaan sang kakak.
" Pagi Em maaf terlambat " kata Lian
" Pagi juga beb, istri bos sih biar terlambat tetap tak akan dimarahi " kata Emma tersenyum .
" Ish kau ini oh ya Em nanti kalo aku sudah pindah Apa kau masih mau kerja disini Tapi kalo besok kau mengantikan ku paling tidak asisten mu harus punya mental kuat karna Big bos mu itu pasti akan keluar lagi gigi taringnya " kata Lian
" Hahaha..... ia Li, kau betul waktu kamu nggak ada saja dia marah marah sama Eli . Entah kenapa cuma kamu saja pawang terbaik nya " kata Emma terkekeh
" Itulah makanya suruh Dion nyari sekertaris yang handal atau teman kita yang butuh kerja disini Em " kata Lian .
" Ya begitu lah maklum mereka terbiasa hidup mewah Pengen nya enaknya saja tampa bekerja Jaman sekarang mana ada yang gratis .Kalo ada aku sih juga mau" kata Lian .
" Hahaha .....kau ini Li, kamu ngak kerja aja tuh big bos sudah tajir ngak perlu kerja duit datang sendiri beda dengan ku " kata Emma
" Lah Dion juga gaji nya besar Em Sampai bisa beli mobil bagus lihat garasinya penuh " kata Lian membalas
" Ya tapi kan pendapatan nya kan standar Hasil jerih payah Lah sedangkan kalian berdua sama sama tajir . Walau pun nyuruh Jhon juga uang tetap jalan " kata Emma yang tahu Lian akan memegang perusahaan Rayyan
"' Ya tapi nganggur juga ngak enak Em ngapain sekolah tinggi tinggi kalo ijasah ngak ke pake " kata Lian
" Ya benar Li, sekarang memang kita harus mandiri tak boleh tergantung pada pria. Ya syukur syukur suami suami kita baik dan sayang sama kita pas kaya Grace kan kasihan " kata Emma.
" Iya Em, kasihan Grace aku sendri ngak tega lihatnya . Apalagi Ayse sudah mau nikah sama Jhon . Tambah nelangsa dia melihat kita bahagia. Walau dalam hati kecilnya pasti dia juga pasti ingin hidup bahagia ya ngak " kata Lian
" Iya Li mudahan saja Grace bisa dapat jodoh yang baik suatu hari nanti. " kata Emma berdoa
__ADS_1
" Aamiin " kata Lian mengamini
" Mhem ... mhem......." dehem seseorang
" Eh maaf kak Alexa " kata Lian kaget
" Pagi bu " kata Emma yang juga ikut kaget
" Tumben pagi pagi sudah curhat " kata Alexa
-" Oh biasa kak lagi curhat tentang percintaan kita " kata Lian
" Oh ya.....enak dong ada teman cerita Aku belum punya dan ngak bisa curhat " kata Alexa berpangku tangan
" Kita doakan bu cepat dapat deh oh ya ibu ada perlu kesini " kata Emma
" Iya nanti kita ada meeting untuk akhir tahun Tapi aku ingin kalian ikut serta kali ini Kita juga akan meraya kan ulang tahun dengan lomba lomba " kata Alexa
" Wah seru dong , boleh kak nanti kita atur ya jam berapa meeting nya " kata Lian
" Sekitar jam 11 siang acaranya kita pilih tempat yang nyaman " kata Alexa
" Baik bu , nanti kita akan kesana setelah Menyelesaikan pekerjaan " kata Emma
" Ok .....aku tunggu dah Ana Em " kata Alexa tersenyum
" Ya bu " kata Emma
" Dah juga Kak " kata Lian tersenyum lalu kembali fokus pada pekerjaannya . Begitu juga Emma yang membuat Kedua nya lupa ketika Nathan lewat .
" Tumben " kata Nathan Yang merasa tak disapa dua bawahan nya itu
" Oh mungkin pas sibuk " kata Nathan Yang lalu masuk keruang nya Dan mempersiapkan semua berkas dan juga surat surat penting yang akan ia tanda tangani .
" Lah...... apa big bos sudah lewat Em kok belum ada panggilan " kata Lian yang lalu menyiapkan berkas dan laporan nya untuk keruangan Nathan
" Astaga.....kita lupa big bos lewat " kata Emma
__ADS_1
" Hahaha biarlah " kata Lian yang menuju ruangan Nathan sambi tertawa kecil