
Lian kembali kemejanya dengan santai
Lalu sambil mengisi data tabel untuk hasil kerjanya. Agar tak keliru.
" Sedang apa ? " tegur Nathan ,yang muncul tiba tiba.
" Astaga pa , bikin kaget saja " kata Lian yang memegang dadanya. Yang tak menyangka bos nya itu menghampiri mejanya.
" Anu........ini pa bikin data kerja. Biar ngak keliru " kata Lian sambil mengaruk lehernya yang tak gatal
" Lalu ...?" tanya Nathan yang sedikit berjongkok. Sehingga wajahnya sejajar dengan wajah Lian. Yang membuat Lian gugup .Karna merasakan hembusan nafas Nathan.
" I...itu nanti bisa terlihat mana yang sudah diisi atau belum . Agar saya tidak lupa " kata Lian tergagap.
Lian tak berani menoleh kesamping. Karna
wajah bosnya itu hanya berjarak dua senti .
Kalo ia bergerak sedikit saja . Maka pipinya tersentuh .
" Bagus .....kerja yang cukup kreatif. Dari mana kau belajar ?" tanya Nathan .Yang masih tetap dengan posisinya.
" Dari ibu saya pa, " kata Lian . Yang berusaha menelan salivanya.
" Ibu yang cerdas,. pastinya anaknya juga cerdas dan pintar " kata Nathan memuji.
" Thanks you bos , apa bapa butuh sesuatu " kata Lian .
" Tidak aku hanya ingin kau menemaniku mencari kado .Untuk seorang teman. Karna istrinya baru saja melahirkan " kata Nathan.
" Aish ...katanya ngak butuh , tapi maksa " bathin Lian
" Apa harus pa. Kenapa bapa ngak bersama sepupu bapa saja " kata Lian memberi saran .
" Apa kau tak mau " tanya Nathan.
" Bu.....bukan pa, maksud saya kan biar bapa lebih santai Atau dengan kekasih bapa saja " kata Lian.
Nathan pun lalu berdiri tegak. Dengan memasukkan dua tangannya ke kantong celana . Yang membuat Lian langsung menghela nafas lega .Karna sedari tadi ia tegang Akibat merasakan hembusan nafas bosnya .Yang membuatnya merinding .
Lian memang tak menampik banyak dekat dengan banyak pria. Tapi sebatas kenal saja .Lian hanya bisa manja pada papah dan kakaknya Dan juga sepupunya.Dan belum ada yang pernah dekat dengannya sedekat tadi. Yang hampir mengikis jarak. Dan membuat nya gugup.Juga tegang ulah bosnya itu.
" Baiklah Tapi mulai besok kau akan mendapat hukuman Karna kau menolak perintah atasanmu" kata Nathan
" Hah.......yang benar saja pa, saya bekerja sesuai waktu. Dan tugas saya juga sudah beres. Tapi kenapa harus di campur adukan dengan urusan pribadi .Ya pa jangan gitu .Saya juga capek " protes Lian kesal.
Karna ia juga pengen istirahat .Dan besok pagi Lian kembali untuk bekerja lagi. Dan itu sudan menjadi rutinitas.
" Hei... siapa yang mencampurkan urusan pribadi dan kantor, tidak ada .saya hanya bertanya " kata Nathan. Merasa salah bahwa ia seakan memaksa.
" Trus tadi bapa ngancam pake hukuman itu apa?" kata Lian yang lalu menggeser kursinya. Dan menatap brani bosnya itu.
__ADS_1
" Mana ada ? saya hanya bertanya " kata Nathan penuh penekanan.
" Cih......pake ngak ngaku .mana ngotot " bathin Lian .Yang lalu mengerucutkan bibirnya
Nathan yang melihat Lian . Sangat gemas melihatnya. Entah kenapa sekertarisnya itu sangat imut bila kesal. Dan terlihat lucu.
" Ok ...anggap saja saya salah dengar pa " kata Lian .
" Ya Kamu salah dengar " kata Nathan lalu pergi meninggal.meja Lian kembali di ruangannya.
" Ada apa dengan nya ? " guman Lian .Yang merasa bos nya itu akhir akhir ini menjadi aneh.
............................
Sedangkan Nathan meraup wajahnya kasar. Karna tak berhasil mengajak Lian keluar. Jelas jelas Lian menolaknya.
" Ada apa dengannya ?" apa aku kurang tampan. Uang banyak .Mobil bagus rumah mewah . Seorang bos dan mau apa saja bisa ku penuhi i . Tapi dia menolak . Apa dia buta tak bisa melihat .....Aish...." kata Nathan kesal.
Nathan pun lalu mengangkat dua kakinya keatas meja. Sambil bermain main dikursi kebesarannya. Lalu menebak nebak apa kesenangan seorang Lian.
Nathan pun lalu mengirim pesan pada seseorang. Untuk tahu kesenangan wanita. Yang membuat Nathan bertanya tanya
Nathan : apa kesukaan wanita ?
Lukas : belikan saja bunga atau coklat .
Nathan : bagaimana kalo dia menolak.?
Nathan : kalau masih ngak mau ?
Lukas : Dia normal kan bukan lesbi ?
Nathan : kau gila dia masih normal. tapi dia menolak ku.
Lukas : itu lah masalahnya dia gila mungkin . Makanya nggak mau kau ajak pergi.
Nathan : kau tak memberi saran malah masalah bro
Lukas : gadis mana yang berani menolak seorang Nathan?
Nathan : sekertaris ku.........
Lukas: Hahahaha............pantas mungkin dia punya sudah pacar !!!!
Nathan : **** you😠😠ðŸ˜
Nathan lalu meletakan ponselnya diatas meja .Ada sedikit kesal dihatinya. Lalu membuka laptopnya dan kembali mengecek email yang masuk.
...................................
Lian melemparkan tasnya keatas tempat tidur . Lalu merebahkan tubuhnya . Hanya dengan memakai kaos dalam dan hot pants.Karna pintu kamar sudah ia kunci.
__ADS_1
" Big bos kenapa ya akhir akhir ini jadi aneh " kata Lian berpikir.
" Mana tadi sempat ngancam. segala lagi . Untung aku protes Lagian malas banget belanja " kata Lian.
Lalu Lian pun memejamkan kan mata nya .Untuk menghilangkan rasa penat . Seharian memikirkan tugas kantor yang menumpuk.
..............................
" Woi kok bengong , nanti ada jin nempel." kata Alex .Yang duduk disebelah Nathan.
" Kepo pengen tahu urusan orang " kata Nathan.
" Yah mulut tuh lancip ya asal ngomong " kata Alex
Lagian lho sudah jadi kebiasaan lho gangguin orang sih " kata Nathan.
" Siap suruh ngelamun hah.... biasa nya juga nongkrong di bar " kata Alex
"'Malas " jawab Nathan.
" Cari pacar bro biar ngak bete dirumah , Lagian duit kalo ngak dihabiskan jamuran " kata Alex
" Mana bisa begitu " kata Nathan .
" Bisa saja. Makanya jangan jadi jomlo akut . Cari pasangan buat menyalurkan tuh emosi sesat lho " kata Alex sambil menekan kepala Nathan dengan telunjuk jarinya .Dan lalu meninggalkannya seorang diri duduk diruang tengah . Sambil menatap langit langit atap
Bukan tampa alasan Nathan menyendiri. sebenarnya ia ingin mencari pasangan yang tulus mencintainya. Apa adanya dirinya. Namun belum ia dapatkan . Karna banyak wanita mendekatinya . Karna hanya kedudukannya dan uangnya
.Nathan lalu terlelap sendiri diruang tengah. Karna lelah berpikir. Dan bermimpi indah
Dan ketika sadar saat dinihari. Nathan terbangun sendiri Lalu bergegas masuk kamarnya. Karma hawa dingin malam yang menusuk kulit.
...........................
Paginya Nathan lalu sempat mampir ke toko coklat .Untuk membeli coklat Ketika ia mengingat pesan Lukas.
" Brak ...............
" Astaga ,hei kemana mata mu sampai tak melihat orang disini....!!" teriak seorang nenek. Karna tampa sengaja .Nathan menabrak nya.
" Maaf nek saja tak sengaja " kata Nathan pada nenek tua itu.sopan.Karna dia yang salah. Tak fokus pada jalanan. Karna mengingat coklat apa yang harus ia beli.
" Nek ini ganti ruginya " Kata Nathan yang lalu menyerahkan segepok uang. Karna
"'Hei aku tak minta ganti rugi Ambil.lagi uangmu ini terlalu banyak" kata nenek tua itu.
" Tidak nek, itu buat nenek belanja " kata Nathan
" Aish kau ini , baik lah aku tak menolak Semoga kau mendapatkan gadis yang baik " kata nenek itu.
" Trimakasih nek semoga saja begitu " kata Nathan tersenyum..Lalu pergi ke toko coklat . Untuk mencari coklat cantik . Dan tersenyum manis.
__ADS_1