Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 85


__ADS_3

Lian hanya tersenyum mendengar sindiran Alex dan Katrina . Karna bila ia terpancing semuanya akan kacau..Sedang Nathan masih makan dengan tenang.


" Jangan dimasukan kehati sayang mereka bercanda. Terserah kalian saja kalo sudah siap " kata mommy Sheila.


" Iya mom " kata Lian..


" Iya Ana Alex dan Katrina memang suka mengoda Nathan " daddy paul pun ikut menimpali.


" Iya dad Ana tahu " kata Lian yang memang mengerti bahwa Alex dan katrina menyindirnya Karna mereka juga tahu rahasianya pernikahan kontrak Lian dan Nathan.


Setelah selesai makan mereka pun ngobrol di ruang keluargga . Karna disanalah biasanya mereka ngobrol. Lian memang sudah mulai nyaman dengan keluargga Nathan .Walau ada rasa sedikit rasa sayang tapi Lian belum berani mengatakannya


" Ana kudengar Grace sedang dicari Lukas dikantor tadi siang Ada urusan apa dia mencarinya. Bukan nya magang mereka sudah selesai.


Lian yang ditanya langsung memandang Nathan... Agar Nathan bisa menjelaskannya Dan Nathan mengerti isyarat Lian padanya.


" Dia menghamili Grace kat , dan tadi Lukas sedang mencari Grace ." kata Nathan.


" Astaga. gila si Lukas , terus Grace nya kemana sekarang ? " kata Katrina menatap Lian..


Lian hanya mengeleng. Tak ingin memberi tahu siapa pun .Karna akan tambah rumit masalahnya.


" Kurang ajar si Lukas awas saja dia bila bertemu , Dia seorang player bagaimana bisa mempermainkan gadis polos seperti mereka" kata Katrina.


"'Wah itu perlu dilaporkan ke aunty Bety Kat biar mereka tahu mereka punya cucu " kata Alex ikut bicara.


" Tapi pa Lukas sudah menyuruh Grace untuk mengugurkan nya kak" kata Lian.


" Oh My good . gila ya tuh anak " kata Alex


" Biar mom nanti yang bicara pada aunty Bety pasti dia mau . mengambil bayi itu. Karna dia sangat menginginkan seorang cucu. " kata mommy sheila.

__ADS_1


"'Kuharap Lukas bisa sadar dan berhenti jadi player kasihan Grace anak itu sangat baik " kata katrina Yang tahu banyak Tentang Lian dan dua temannya itu.. Sebab itu lah ia berharap Nathan serius pada Lian. yang polos Walau dengan penuh drama. Tapi Katrina memang menginginkan Lian menjadi adik iparnya ketimbang Rose atau Jenny atau Clara Yang berambisi pada Nathan karna uang dan ketenarannya.


" Ya begitulah.." kata Alex yang memang teman sekolah Lukas dari Sejak SMP. dan mereka juga masih berkerabat dari orang tua Katrina


Lian tak banyak bicara . Ia hanya mendengarkan saja . Apalagi Grace temannya Ia berharap Grace aman selama di mansion sang kakak. Karena Lian juga sudah bercerita pada Rayyan kakaknya


Setelah lama ngobrol akhirnya mereka pun masuk kamar masing masing tak terkecuali Nathan dan Lian juga ikut dan mereka masuk kamar dan tidur.


Keduanya saling diam sibuk dengan pikiran masing masing Karna Nathan masih memikirkan bagaimana caranya agar bisa bertemu dengan Rayyan.


" Ana apa kau sudah tidur ?" tanya Nathan yang lalu melihat Lian diam . Yang sudah memejamkan matanya.


" Cepat sekali dia mengantuk" gerutu Nathan yang merengkuh tubuh Lian dalam pelukannya Karna ia sangat mencintai gadis mungil itu. Yang ingin Lian mencintai nya tampa paksaan dan juga tekanan Ia ingin Lian mencintainya apa adanya. Dan Nathan juga ingin tahu banyak tentang keluarga Lian .


Lian hanya memejamkan mata . Sebenarnya ia juga belum mengantuk . Tapi ketika merasakan Pelukan Nathan yang hangat akhirnya membuatnya terlelap juga.


********


" Apa bapa sudah bangun " kata Lian kaget.


" Iya aku sudah melihat mu beribadah. " guman Nathan pelan tapi masih terdengar oleh Lian.


" Kemari Lah " kata Nathan yang lalu memeluk Lian Karna sudah menjadi candu baginya. Dan Nathan tak pernah akan bisa melepaskan gadis mungil itu


" Tapi ini sudah pagi pa," kata Lian


" Biarkan saja, aku bosnya " kata Nathan sombong .


" Ih bapa walau bos juga perlu disiplin tidak seenaknya. " kata Lian. Seraya mengurai pelukan Nathan padanya. Namun Nathan kembali memeluknya.


" Biarkan begini sayang , aku mencintaimu " kata Nathan. Yang membuat hati Lian trenyuh dengan perkataan Nathan. Entah sejak kapan ia mulai menyukai bosnya itu. Tapi kini Lian tak menolak bila Nathan bersikap manis padanya

__ADS_1


" Apa bapa serius ?" tanya Lian


" Apa kau pikir aku bercanda sayang , bukannya aku sudah berjanji aku akan bertanggung jawab pada mu dan ingin menemui kakak dan orang tuan mu " kata Nathan


" Apa kau yakin tapi kita berbeda " kata Lian yang berbalik menatap Nathan intens.


" Hei aku tidak main main " kata Nathan yang tadinya tak menyangka punya perasaan spesial pada sekertaris itu. Tapi hari ini ia tak ingin menyembunyikan perasaannya lagi. Karna Nathan ingin Lian jadi miliknya.


.


" Aku mencintaimu Ana , sangat mencintaimu , " kata Nathan yang lalu merengkuh tubuh Lian dalam pelukannya. Dan Lian membiarkannya. Karna tak menapik ia juga mulai Menyukai bosnya itu..Yang slalu memberinya perhatian lebih.


" Tidurlah bila kau masih ngantuk" kata Nathan memeluknya erat.


Lian hanya diam Karna nyaman dipeluk Nathan Karna bosnya itu tak pernah kasar padanya. Dan slalu memperlakukannya dengan manis. Dan terkesan sangat memanjakannya.


Lian yang aslinya sangat manja dan Nathan tak keberatan. Lian bersikap seperti itu mengingat usia mereka yang terpaut jauh. Dan malah Nathan sangat menyukainya..Bila Lian bersikap Manja padanya.


" Tidur lah nanti aku akan membangunkan mu " kata Nathan mencium pucuk rambut Lian dan menciumnya berkali kali. Entah sadar atau tidak Nathan tahu. ia terjebak sendiri dengan penikahan palsunya. Yang membuatnya tak bisa begitu saja melepaskan Lian. Karna kini baginya Lian bukan sekedar sekertaris saja Tapi juga wanita yang sangat ia cintai. Lepas Lian menolaknya. Ia akan memperjuangkannya.


******


Sedang kan Ayse dan Grace yang berada di mansion pagi ini sudah duduk santai di taman . Menikmati harumnya bunga mawar yang harum karna musim berbunga.


" Aku ngak tahu harus bagaimana berterimakasih pada Lian Ay. " kata Grace


" Bertrimakasih lah dengan bersikap baik Grace dan jaga janin mu itu saja yang Lian minta. Kita semua memakluminya. Jangan membuat kesalahan lagi untuk kedua kalinya " kata Ayse .


" Trimakasih Ay , aku menyayangi kalian. Kalian adalah sahabat terbaik ku. " kata Grace lirih.


" Kau juga sahabat kami , jadi tak perlu sungkan bercerita . " kata Ayse yang mengusap punggung Grace.

__ADS_1


" Trimakasih Ay " kata Grace yang lalu bersandar di bahu Ayse. ia tak tahu lagi harus pergi kemana selain teman temannya. karna tak mungkin ia pulang mempermalukan kedua orang tuanya. Dan Grace berjanji ia akan pulang setelah ia bisa hidup mandiri suatu hari nanti. Dan siap menceritakan tentang kesalahannya. pada orang tuanya. Yang tak sengaja ia lakukan..Karna dia pikir Lukas serius menyukainya. Tapi ternyata ia hanya permainan belaka. Yang tak pernah Grace duga sebelumnya.


__ADS_2