
Setelah latihan keduanya pun kembali kekamar . Dan di kamar Lian tak melihat Nathan .
."Apa dia masih bersama kak Rayyan ya , ah sudahlah aku tidur duluan aja " kata Lian Yang sudah lelah apa lagi tadi ia sempat berkelahi dengan para penjahat .
*******
Paginya Lian sudah bersiap untuk berangkat ketika Rayyan memanggilnya
" Lian ....." kata Rayyan
" Ya kak ada apa ?" kata Lian heran
" Sini " kata Rayyan yang berdiri bersama orang baru Yang baru Lian lihat
Karna ia merasa asing .
.
" Ini Bin dia pengawal bayangan mu slama ini . Papah yang mengirim nya untuk mu Tadi malam Nathan sudah bertemu dengan nya . Oh ya ikut kakak keruang kerja kak Ray dan kau Bin Kembali lah
" Baik tuan muda senang bertemu anda nona " kata Bin ramah
" Sama sama Bin " kata Lian Yang lalu mengikuti Rayyan keruang kerja nya
"Ini pakai lah untuk berjaga juga sepulang dari kantor dan menjelang malam pasti banyak musuh yang mengincar mu de . Kak Ray tak bisa mengawasi mu setiap saat " kata Rayyan .
" Ya kak trimakasih " kata Lian yang tahu kakak nya sangat perduli padanya . Sedari kecil ia sangat mengenal pria tampan itu Yang slalu memanjakannya. Jujur Lian merasa takut berjauhan dengan sang kakak Tapi kini ia harus brani menatap dunia . Karna kini ia sudah menikah Dan Rayyan punya kehidupan sendiri Yang tak mungkin mengawasinya
" Ini baju anti peluru " kata Lian kaget menatap Rayyan
" Ya untuk berjaga jaga di Amerika hampir sama seperti indonesia mereka bisa lolos mengunakan kekuasaan dan uang Apalagi di dalam banyak polisi kurup dan curang Jadi kakak tak mau terjadi apa apa dengan mu Apalagi penikahan kalian sudah dekat " kata Rayyan
" Ya kak " kata Lian yang lalu memeluk baju model kulit ketat yang persis baju senam ketat yang pastinya tubuh Lian terlihat seksi bila memakainya
" Ya sudah berangkat lah Chris akan menjaga mu " kata Rayyan
" Ya kak trimakasih " kata Lian yang berlalu menuju teras Dan turun menuju mobil nya lalu berangkat kekantor . Karna tadi subuh Nathan sudah pergi dan Berangkat lebih dulu . Karna ada urusan
Mobil pun melaju cepat membelah jalanan Yang padat dengan aktivitas pagi
Yang membuat Lian duduk tenang di sebelah Chris Yang setia mengantarnya
Kemana pun .
" Chris kapan kak jhon dan Ayse berangkat " kata Lian yang tadi tak sempat bertemu Ayse karna ulah Nathan .Yang
menggauli nya subuh tadi
" Mungkin tadi pagi nona " kata Chris Yang santai sambil membawa mobil
" Syukurlah akhir nya mereka bisa bersatu , kau sendiri kapan Chris " kata Lian melirik Chris
" Tunggu saja nona pasti ada waktunya " kata Chris yang membuat Lian tersenyum
__ADS_1
Dan tak terasa keduanya sampai di kantor .
*******
Lian lansung masuk kamar kecil ketika sudah sampai di mejanya .Dan memasang baju yang Rayyan berikan Karna untuk keamanan sendiri
"' Lian " kata Emma kaget ketika Lian keluar dari toilet .
" Pagi Em ...." kata Lian
" Aku pikir siapa kau mengangetkan ku , karna kemaren aku dengar kau di cegat preman dan di tolong big bos " kata Emma.
" Ah cuma preman biasa Em " kata Lian yang lalu duduk dikursinya..
" Tapi tetap harus hati hati beb Kau sekarang bukan lagi sekertarisnya Tapi juga istrinya Pasti nya banyak orang yang akan mengincar mu " kata Emma khawatir karna bagaimana pun di negara ini menurut nya kejahatan lebih tinggi
.
" Ya beb " kata Lian yang memang tadi memasang baju rompi nya
********
Sorenya Lian pulang lebih dulu karna Nathan sedang meeting dengan katrina dan Alexa
" Sayang hati hati ya " kata Nathan yang memeluknya ketika berpisah di lift .
" Ya ..... oh ya besok dua hari lagi Family day perusahaan Dan hari ini aku harus mengambil keputusannya " kata Nathan
" Ya " kata Nathan yang memeluk istrinya itu . Lalu mengecup bibir Lian .
Setelah pintu lift terbuka keduanya berpisah .Dan Lian menuju parkiran
Terlihat Chris menunggu nya dengan sabar sambil bermain ponsel
" Maaf sudah membuat mu menunggu Chris " kata Lian
" Tidak apa apa nona " kata Chris yang memang bekerja dari sejak sang kakak membawanya ke kantor Rayyan umur Chris yang tak jauh dari Lian Membuat Rayyan ingin Chris juga membantunya
Hingga Chris harus berlatih keras .Ketika Jhon mengatakan ia akan jadi tangan kanan nona muda suatu hari nanti
" Ayo ....." kata Lian yamg lalu duduk di samping Chris .
" Chris apa kak Ray memberi mu baju rompi anti peluru juga seperti kak Jhon " kata Lian .
.
" Ya nona itu sudah lama " kata Chris yang memang kadang mengawal Rayyan. Hari ini Rayyan di kawal Bin karna Jhon cuti .Dan Chris mengawal Lian
Mobil pun melaju diantara hiruk pikuknya kota yang padat penduduk .Lian cukup tenang ketika Nathan mengirim pesan
Akan pulang . Dan ketika hendak menuju jalan kemansion .Bunyi senjata menyerang belakang mobil mereka .
" Dor...... dor.......dor
__ADS_1
" Nona awas " kata Chris yang melindungi Lian
" Chris ayo cepat keluar " kata Lian
Yang membuat Chris membuka pintu dan berlindung . Kita harus berlari nona kearah rumah pertokoan itu " kata Chris .
" Ayo " kata Lian mengeluarkan sumpit kecil nya dalam tas .Yang menjadi warisan dari sang bunda.
Dor ..... dor...... dor Yamg membuat beberapa orang yang berjalan di trotoar berlari ketakutan Karna penembak tak terlihat .
"' Sepertinya mereka tak sendiri nona " kata Chris yang mengeluar senjata dari balik bajunya. Ketika kedua nya bersembunyi .Sebagian orang yang melihat kejadian itu menelpon polisi
Karna sepertinya penebaknya masih mengintai mereka
.
Tak lama para polisi datang Chris dan Lian tetap tenang ketika polisi memeriksa mobil mereka dan ....
Dor...... dor..... dor.......tembakan kearah polisi pun terlihat jelas yang membuat kedua polisi itu bersembunyi .Lian yang melihat dari arah mana keluarnya menyuruh Chris untuk mengikutinya .
" Mereka seperti nya di gedung itu Chris ayo kita lihat biar kan para polisi itu jadi umpan " kata Lian
" Tapi nona , nona bisa dalam bahaya " kata Chris .
" Hei .... tenang lah tak mungkin aku mati tampa perlawanan kan " kata Lian lalu menuju sebuah gedung apartemen yang Lian curigai .
Benar saja ketika mereka hendak menaiki tangga .Tiga orang pria berpakaian hitam sedang menenteng senjata dan tas ransel .Chris ingin menembak nya ketika Lian menahan nya . Lalu mengeluar kan sumpitnya
" Auw....... auw....." kata salah seseorang Yang membuat temannya kaget karna temannya roboh .Dan Lian kembali meniup sumpitnya pada dua pria itu .
" Akh...... awas ada penyusup " kata salah seorang yang juga kena dan
" Auw...... sialan apa ini " kata pria yang merasakan lehernya sakit
ketiga nya terkapar lemas membuat Chris menatap Lian . Dan melihat benda kecil ditangan Lian
" Bagaimana nona bisa melakukannya nona " kata Chris heran .
" Aku diajarin bunda ini sumpit dari pendalaman kalimatan. Berguna untuk melumpuhkan musuh pada jamannya .." kata Lian .
" Ayo pergi nona " kata Chris .
" Tidak mereka tidak hanya bertiga pasti masih ada lagi kau dengar itu ,ayo sini " kata Lian mendekati jendela dan
Duar ......... mobil Lian meledak juga mobil polisi . Untuk nya dua polisi itu cepat menghindar
" Gila.... mereka sepertinya dari arah gedung itu nona " kata Chris Yang lalu mengambil tas ransel milik tiga pria yang terkapar itu .
" Apa mereka mati ?" kata Chris bergidik ngeri. pada nona nya itu Yang bisa mengunakan senjata rahasia
" Tidak mereka hanya akan lumpuh .Karna di jarum nya ada racun kalajengking " kata Lian Yang berjalan lebih dulu . Meninggalkan Chris yang bengong Lalu menyusul Lian dari belakang
.
__ADS_1